15 Negara Penghasil Beras Terbesar di Dunia

Salah satu potensi sumber daya alam yang sangat bermanfaat bagi makhluk hidup terutama manusia adalah beras. Perlu kita ketahui manfaat dari beras yang luar biasa bagi kelangsungan hidup manusia di dunia ini. Di planet bumi inilah ada sebuah makanan yang berasal dari beras, dan karena potensi sumber daya manusia yang mumpuni, maka terbentuklah makanan yang bernama nasi. Salah satu contoh dalam pemanfaatan sumber daya alam adalah melestarikan padi untuk meningkatkan jumlah produksi beras. Kini perlu kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang berperan dalam 2 hal, yaitu sebagai produsen dan konsumen. Mayoritas masyarakat Indonesia memang menggunakan beras sebagai makanan sehari-hari, bahkan tiga kali dalam sehari.

Baca Juga :

Negara Penghasil Beras

negara penghasil berasBanyak negara-negara yang mulai memproduksi beras yang mereka kelola sendiri. Bahkan negara-negara tersebut dibanding Indonesia lebih berkembang dalam cara pengelolaannya. Hal tersebut membuat rekor baru di dunia ini bahwa ada 10 negara penghasil beras terbanyak dan pengelolaan terbaik. Seperti hal 10 negara penghasil kopi  terbesar didunia yang kini juga menjadi memiliki nama dari jenis kopi tersebut. Berikut adalah 10 negara yang menjadi negara penghasil beras di dunia yang diurutkan dari rating terbawah :

15. Paraguay 

Paraguay menjadi negara ke 15 yang dapat mengekspor beras ke negara lain sekitar 407 ribu ton setiap tahunnya.

14. Guyana 

Guyana juga termasuk dalam negara pengekspor beras terbesar walaupun dengan negara yang cukup kecil. Namun Guyana dapat mengirimkan lebih dari 536 ribu ton setiap tahunnya.

13. Uruguay 

Setiap tahun negara Uruguay dapat mengirimkan sekitar 750 ribu ton beras kepada negara lain. Ini membuktikan bahwa Uruguay juga termasuk dalam negara dengan penghasil beras terbanyak didunia.

12. Kamboja

Kamboja juga termasuk dalam jajaran negara pengekspor beras terbesar di dunia. Karena negara Kamboja ini dapat mengirimkan 1,1 juta ton berat pada setiap tahunnya.

11. Pakistan 

Pakistan juga merupakan negara penghasil beras yang paling banyak di dunia. Pakistan bisa mengekspor beras kepada negara lain sekitar 4 juta ton beras setiap tahunnya. Pakistan mengalahkan indonesia untuk bidang ekspor beras terhadap negara lain.

10. Jepang

Merupakan salah satu negara kepulauan yang ada dunia ini yang mempunyai pulau terbanyak sekitar 6.800-an pulau dan sebagian besar pulau di Jepang adalah pegunungan. Mempunyai pertumbuhan penduduk yang pesat didunia, nomor dua setelah Amerika Serikat. Ketika negara mempunyai pegunungan tentunya negara tersebut juga mempunyai struktur tanah yang baik untuk bercocok tanam, salah satunya adalah padi. Hal tersebut tentunya tidak menutup kemungkinan jika Jepang juga mempunyai penghasilan bumi yang berupa beras.

Tentunya yang hasil panen dari padi dan mempunyai penghasilan beras berkisar hingga 10 juta ton yang menjadikan Jepang sebagai peringkat 10 dari seluruh negara penghasil beras. Namun karena negara tersebut juga mempunyai jumlah dan perkembangan penduduk maka tidak menutup kemungkinan juga untuk mengimpor beras hingga 700 ribu ton. (Baca Juga : Pengertian Bencana Alam )

9. Brasil

Negara paling timur di Benua Amerika ini dan berbatasan dengan Pegunungan Andes serta merupakan tempat pertanian ekstensif yang mempunyai hutan tropis, ternyata juga menjadi salah satu negara penghasil beras terbanyak peringkat 9 di dunia. Brasil yang merupakan negara yang meraih kemerdekaan pada tanggal 7 September 1822 dari Portugis ini mempunyai penghasilan beras 12 juta ton.  Disisi lain ternyata Brasil juga melakukan ekspor berasa ke negara lain sekitar 800 ribu ton, namun hal tersebut tidak menurunkan grade negara Brasil sendiri. Hal itu terbukti ketika Brasil menjadi sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Amerika Latin. (Baca Juga : Negara Penghasil Kopi Terbesar di Dunia )

8. Filipina

Ternyata negara yang pernah menjadi kolonia Kerajaan Spanyol sepanjang masa 256 tahun ini juga menjadi negara penghasil beras peringkat 8 terbesar didunia. Negara republik ini mempunyai penghasilan beras berkisar 18 juta ton yang juga di konsumsi oleh penduduknya sendiri. Padi bukit yang terletak di lereng perbukitan Banaue menjadi ciri khas yang membuat terkenal negara ini. Hal tersebut dikarenakan dari semua bentuk-bentuk permukaan bumi yang ada, Padi bukit merupakan salah satu bentuk permukaan bumi yang bermanfaat dari semua bentuk permukaan bumi. Apalagi negara ini terletak di utara garis lintang utama (garis katulistiwa), yang menunjukkan negara ini mempunyai iklim tropis. (Baca Juga : Garis Lintang )

7. Myanmar

Burma merupakan negara yang mempunyai luas 680 ribu km persegi, memiliki penduduk sekitar 50 juta jiwa dan termasuk negara penghasil beras terbesar didunia. Nama Burma merupakan nama lain dari Myanmar yang dahulu diakui oleh beberapa negara yang ada di Asia Tenggara. Namun karena ada beberapa negara yang sudah tidak mengakui legitimasi kekuasaan junta militer untuk tetap menggunakan nama “Burma” maka nama negara tersebut resmi diganti menjadi Myanmar. Atas dukungan PBB, Myanmar sebagai pengganti nama negara tersebut sekarang sudah mulai di akui di tingkat internasional.

Perlu diketahui pula, negara ini mempunyai sistem yang luar biasa dalam bercocok tanam. Sistem tersebut diberi nama “Primus Interpares” yang mempunyai kualitas sistem yang sangat kuat. Sehingga saat ini negara tersebut masuk peringkat 7 terbesar di dunia sebagai negara penghasil beras. Sistem cocok tanah yang kuat dan jenis tanah yang mendukung, tentunya menjadi ukuran pertama kenapa masyarakat mayoritas bercocok tanam padi. Hasil dari sistem tersebut dapat membuahkan penghasilan besar sekitar 28 juta ton yang tidak hanya dikonsumsi oleh masyarakatnya sendiri, namun juga di ekspor ke negara lain sekitar 700 ribu ton. (Baca Juga :  Bentuk- bentuk Permukaan Bumi )

6. Thailand

Merupakan negara pernah mendapat klasemen pertama di tahun 2009 dan enam kali menjadi tuan rumah dari Southeast Asian Games 2007. Negara ini juga mengalami peningkatan ekonomi pada tahun 1999 hasil dari ekspor yang kuat, walaupun pernah mengalami krisis ekonomi pada tahun 1997 dikarenakan tekanan spekulatif. Thailand salah satu negara yang mempunyai ciri munson dan beriklim tropis ini ternyata juga menjadi negara penghasil beras peringkat 6 negara terbesar penghasil beras didunia. Walaupun mempunyai tanah yang genting karena selalu panas dan lembab, negara ini mempunyai penghasilan beras sekitar 34 jutan ton  yang tidak hanya dikonsumsi oleh penduduk sendiri.  Namun juga dikonsumsi penduduk dari negara lain yang berkisar 11 juta ton ya di ekspor. (Baca Juga : Planet Bumi )

5. Vietnam

Negara terpadat penduduknya nomor 13 di dunia ini ternyata mempunyai iklim munsoon tropis yang mempunyai curah hujan yang lebat. Hal itu menyebabkan kelembapan yang merata di Vietnam. Namun hal tersebut malah meningkatkan perekonomian di negara tersebut. Walaupun perang Vietnam menghancurkan perekonomian, ternyata negara Vietnam saat ini malah menjadi negara penghasil beras peringkat 5 terbesar di dunia. Padahal negara ini terkenal sebagai negara produser minyak terbesar ketiga di Asia Tenggara.

Hal itu tidak membuat bangga negara ini dengan begitu saja, tentunya minyak saja tidak cukup, perlu adanya penghasilan di bidang lain untuk meningkatkan perekonomian. Karena iklim yang ada di negara ini tentunya tidak mustahil ketika mempunyai penghasilan beras sekitar 45 juta ton. Selain penghasilan yang besar untuk memenuhi kebutuhan penduduk di negara tersebut, ternyata juga melakukan ekspor beras ke negara lain sebesar 6 juta ton. (Baca Juga : Potensi Sumber Daya Manusia )

4. Bangladesh

Negara dengan demokrasi parlementer ini mempunyai iklim yang bersifat tropis tentunya seperti Indonesia. Negara yang mempunyai musim panas dan dingin, namun mempunyai perbedaan tenggang waktu saja. Walaupun negara ini masih  termasuk negara berkembang, namun mempunyai penghasilan beras sekitar 52 juta ton. Hal tersebut membuat Bangladesh menjadi negara terbesar penghasil beras peringkat 4 di dunia ini. (Baca Juga : Potensi Sumber Daya Alam Hutan )

3. Indonesia

Negara yang merdeka pada tahun 1945 ini ternyata mempunyai potensi sumber daya alam yang luar biasa. Walaupun Indonesia pernah dijajah banyak negara dalam tempo yang panjang, namun negara ini mempunyai rekor dunia dalam salah satu bidang perekonomian. Negara ini masuk peringkat ke tujuh penghasil beras terbanyak di dunia yang tidak melakukan ekspor beras ke negara lain. Pada kenyataannya negara ini mempunyai penghasilan beras sekitar 70 juta ton, karena iklim Indonesia yang sangat mendukungnya. (Baca Juga : Iklim di Indonesia )

2. India

Negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi 8% tercepat di tahun 2003 ini ternyata juga salah satu negara yang mempunyai penghasilan beras terbesar kedua di dunia. Negara yang terdiri dari 28 distrik ini selalu memproduksi beras sekitar 153 juta ton untuk mencukupi kebutuhan penduduknya. Namun dibalik hal tersebut, ternyata India juga melakukan ekspor beras sekitar 11 juta ton untuk negara lainnya. (Baca Juga :  Pemanfaatan Sumber Daya Air )

1. China

Merupakan negara yang mempunyai tentara aktif terbesar di dunia, senjata nuklir dan belanja militer terbesar kedua didunia. Salah satu negara komunis dengan popularitas penduduk terbesar di dunia dan mempunyai 7 sungai terpanjang di China. Walaupun negara ini tidak suka menekankan kesamarataan ekonomi penduduknya, namun ternyata negara ini adalah negara penghasil beras terbesar pertama didunia. Mempunyai penghasilan beras berkisar 206 juta ton yang tentunya lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduknya yang juga begitu banyak. China juga negara pengekspor beras yang berkisar 400 ribu ton. (Baca Juga :  Sungai Terpanjang di China )

Dari 10 negara penghasil beras terbesar didunia tersebut dapat kita simpulkan bahwa beras merupakan salah satu kebutuhan pokok dalam bidang pangan. Walaupun tidak menjadi makanan pokok dalam semua negara didunia ini, namun padi mempunyai potensi sumber daya alam yang sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia di planet bumi ini.

Artikel Terkait” state=”closed

Artikel Lainnya

fbWhatsappTwitterLinkedIn