9 Negara Yang Kekurangan Pria

Seiring berjalannya waktu, jumlah populasi di setiap negara di dunia juga mengalami perubahan. Bahkan saat ini ada beberapa negara yang mengalami ketidakseimbangan jumlah gender atau jenis kelamin penduduknya. Salah satu masalah ketidakseimbangan tersebut dapat dilihat dari jumlah penduduk pria yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah penduduk wanitanya.

Dan berikut ini adalah daftar negara dengan jumlah penduduk pria paling sedikit di dunia!

Negara Rusia

Negara Rusia yang memiliki luas wilayah daratan terluas di dunia ini ternyata mengalami permasalahan penduduk yakni kekurangan penduduk pria. Justru sebaliknya, Rusia mempunyai jumlah penduduk wanita jauh lebih banyak yakni sekitar 60 persen dari total keseluruhan penduduknya.

Dan hanya sekitar 40 persen dari total penduduk Rusia berjenis kelamin pria, tidak heran jika terjadi kesenjangan antara pria dan wanita di Rusia. Dengan kata lain perbandingan penduduk pria Rusia yakni 86 pria untuk 100 penduduk wanita.

Negara Lithuania

Salah satu negara yang berada di daratan Eropa Timur ini, berbatasan dengan negara Latvia di bagian utara dan negara Polandia di sisi selatan. Negara Lithuania mengalami krisis penduduk dengan jumlah pria lebih banyak dibandingkan dengan jumlah wanita.

Tercatat pada tahun 2015 jumlah penduduk wanita sekitar lebih dari 50 persen dan sisanya merupakan pria. Perbedaan jumlah penduduk antara wanita dan pria terlihat jelas di rentan usia 30 – 40 tahun.

Meskipun negara Lithuania termasuk negara dengan jumlah penduduk terbanyak di kawasan Baltik ini, ternyata penyebab mengapa jumlah penduduk pria lebih sedikit dibandingkan jumlah wanita yakni banyak pria Lithuania yang merokok, depresi, hingga bunuh diri sehingga pria-pria di negara tersebut memiliki harapan hidup rendah.

Negara Ukraina

Tidak berbeda jauh dengan negara tetangganya, negara Ukraina juga menjadi negara dengan jumlah penduduk pria lebih sedikit dibandingkan dengan wanitanya. Tidak heran jika saat ini banyak wanita yang tidak memiliki pasangan karena sedikitnya jumlah pria di Ukraina.

Perbandingan jumlah wanita di negara Ukraina mencapai 53,7 persen yang artinya jumlah wanita jauh lebih banyak, bahkan harapan hidup pria Ukraina jauh lebih pendek jika dibandingkan dengan harapan hidup wanita. Rata-rata harapan hidup pria Ukraina hanya sekitar 62 tahun.

Pengaruh imigrasi yang tinggi juga menjadi penyebab jumlah penduduk pria di Ukraina mengalami penurunan setiap tahunnya.

Negara Latvia

Sebagai negara bekas negara Uni Soviet, negara Latvia mengalami penurunan jumlah populasi manusia cukup drastis terutama untuk penduduk pria sejak Perang Dunia II. Bahkan perbandingan antara pria dan wanita di Latvia mencapai 85 persen, atau dengan kata lain 85 pria untuk 100 wanita.

Penyebab mengapa penduduk pria di Latvia mengalami penurunan yakni akibat masalah kesehatan seperti alkohol dan merokok, kecelakan saat mengemudi, hingga bunuh diri yang disebabkan karena masalah keuangan dan pengangguran. Meskipun jumlah wanita jauh lebih banyak dibandingkan dengan pria, ternyata negara Latvia dikenal juga sebagai negara dengan wanita tercantik di dunia.

Negara Armenia

Satu lagi negara yang merupakan pecahan dari Uni Soviet yakni negara Armenia yang berbatasan dengan negara Turki, Azerbaijan dan Georgia. Berdasarkan data di tahun 2014 jumlah populasi negara Armenia mencapai 2,9 juta, di mana jumlah pria ada sekitar 0,89 persen dari populasi wanitanya. Dengan kata lain 89 pria Armenia untuk 100 orang wanita.

Bahkan beberapa sumber mengatakan jika jumlah penduduk pria di negara Armenia hanya berkisar 350 ribu jiwa, dan sisanya adalah wanita.

Negara Belarusia

Negara Belarusia juga termasuk negara dengan jumlah pria paling sedikit di dunia. Negara ini adalah negara perpecahan dari Uni Soviet yang berbatasan dengan negara Rusia, Lithuania, Latvia, dan Ukraina termasuk sebagai negara pedalaman karena dikelilingi oleh beberapa negara serta tidak memiliki batasan wilayah perairan.

Tercatat juga jumlah populasi negara Belarusia sekitar 10 juta jiwa dengan etnis mayoritas berasal dari etnis Belarus dan etnis Rusia. Sedangkan jumlah penduduk pria di Belarusia hanya sekitar 1,3 juta jiwa, tidak lebih dari jumlah penduduk wanita.

Negara Estonia

Estonia atau yang memiliki nama resmi Republik Estonia merupakan sebuah negara yang terletak di kawasan Baltik, Eropa Utara. Negara ini juga berbatasan dengan Teluk Finlandia di sisi utara dan Laut Baltik di bagian barat, sert Rusia di sebelah timur.

Berdasarkan data, jumlah penduduk negara Estonia ada sekitar 1,4 juta jiwa dengan perbandingan jumlah pria sangat jauh dengan jumlah wanitanya. Jumlah penduduk pria ada sekitar 200.000 jiwa saja dan selebihnya merupakan penduduk wanita.

Negara Hungaria

Negara Hungaria termasuk negara pedalaman yang berada di Eropa Tengah. Negara ini dikelilingi oleh beberapa negara seperti Slovakia, Austria, Ukraina, Rumania, Kroasia, Slovenia, dan Serbia.

Negara yang terkenal akan sumber air panas terbesar kedua di dunia ini ternyata juga mengalami masalah kependudukan, yakni jumlah pria lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah wanita. Terjadi kesenjangan cukup besar yakni sekitar 0,98 persen penduduk pria dari jumlah penduduk wanitanya.

Negara Antigua dan Barbuda

Mungkin beberapa dari kita cukup asing dengan negara satu ini. negara Antigua dan Barbuda adalah sebuah negara kepulauan yang berada di Lat Karibia bagian timur. Diketahui jika jumlah populasi penduduk Antigua dan Barbuda hanya sekitar 90 ribuan saja.

Dan masalah kependudukan adalah salah satu yang dihadapi oleh negara ini, sebab terjadi perbedaan yang amat jauh antara jumlah pria dan wanitanya yakni sekitar 0,87 persen. Dengan kata lain 90 ribu penduduk Antigua dan Barbuda hanya sekitar 10 ribu jiwa adalah pria.

fbWhatsappTwitterLinkedIn