Perbedaan Imigrasi dan Emigrasi pada Dinamika Populasi


Ada banyak sekali jenis mobilitas yang dilakukan oleh penduduk-penduduk di suatu negara (baca: negara terbesar di dunia). Mobilitas merupakan perpindahan penduduk (baca: manfaat sensus penduduk) dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Mobilitas di zaman modern merupakan hal yang sangat umum dilakukan. Salah satu jenis mobilitas adalah migrasi. Migrasi juga banyak jenisnya, salah satunya adalah emigrasi. Emigrasi merupakan perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Sehingga emigrasi merupakan keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lainnya dalam kurun waktu yang cukup lama. Orang yang melakukan kegiatan emigrasi disebut dengan emigran.

Kita sudah mengenal mengenai emigrasi yang merupakan kegiatan keluarnya penduduk suatu negara untuk tinggal di negara lainnya. Jika ada yang keluar maka akan ada pula yang masuk. Lawan dari emigrasi adalah imigrasi. Imigrasi merupakan peristiwa masuknya warga negara lain menuju ke dalam negeri. Maksudnya adalah apabila ada warga negara asing datang ke Indonesia dan tinggal di Indonesia maka orang itu dinamakan imigran. Imigran adalah seorang pendatang yang tinggal di dalam negeri sehingga mereka pun terkadang masih dipanggil orang asing.

Nah itulah pengertian dari imigrasi dan juga emigrasi. Dilihat dari pengertiannya maka perbedaan dari keduanya jelas terlihat pada aktivitasnya, yakni emigrasi adalah aktivitas keluar sementara imigrasi adalah aktivitas masuk. Selain dari aktivitasnya, ada perbedaan-perbedaan lain dari keduanya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan imigrasi dan emigrasi dilihat dari beberapa sudut.

Perbedaannya dilihat dari Segi Tujuan

Emigrasi dan imigrasi merupakan dua aktivitas yang saling berlawanan. Karena merupakan aktivitas yang berlawanan maka kedua aktivitas ini tentunya memiliki tujuan yang berlainan pula. Adapun tujuan dari masing -masing aktivitas ini tentu bersifat subjektif, yakni bergantung kepada pelakunya. Namun hal ini tidak akan menjadi masalah apabila kita menyebutkan beberapa tujuan dari kedua kegiatan di atas.

Tujuan Imigrasi

Imigrasi merupakan kegiatan masuknya warga negara asing ke dalam wilayah Indonesia dan akan tinggal di Indonesia selama kurun waktu tertentu. imigrasi ada yang bersifat permanen namun ada pula yang hanya sementara. Apabila melihat dari pengertian yang telah dikemukakan di atas maka terlihat jelas bahwa tujuan dari migrasi ini tergantung pelaku yang keluar dari suatu negara dan masuk ke dalam negara lain tersebut. Jadi, bisa disebut bahwa tujuan imigran melakukan imigrasi sama dengan tujuan emigrasi yang telah kita ketahui di atas. Karena imigrasi ini bukan program pemerintah, jadi tujuannya bisa bermacam-macam.

Tujuan Emigrasi

Apabila seseorang memutuskan untuk tinggal di negara lain, pastilah ada sesuatu yang istimewa ataupun ada sesuatu yang sifatnya memaksa agar seseorang bisa meninggalkan negaranya dan tinggal di negara (baca: negara Islam terbesar di dunia) lain. Secara umum beberapa tujuan yang dimiliki seseorang ketika akan meninggalkan negara asal dan menetap di luar negeri antara lain sebagai berikut:

1. Mengikuti keluarga

Salah satu alasan mengapa seseorang memutuskan untuk tinggal di luar negeri dan keluar dari negara asalnya adalah karena mengikuti keluarganya. Sekarang ini banyak kita temukan orang-orang Indonesia yang merupakan turunan warga Indonesia asli dengan warga negara asing. Jika demikian pastilah keluarganya ada dua, yang satu di Indonesia (baca: kekayaan alam Indonesia) dan yang satu di luar negeri. Nah, jika anak turunan tersebut kelak akan tinggal bersama keluarga di luar negeri, maka hal itu sah-sah saja.

2. Perkawinan

Tidak jauh dari alasan pertama, salah satu alasan mengapa seseorang melakukan emigrasi adalah karena perkawinan. Sekarang bukan merupakan hal tabu lagi jika warga negara Indonesia melakukan perkawinan dengan warga negara asing. Zaman yang semakin terbuka membuat persyaratan pernikahan beda negara menjadi lebih mudah. Nah, untuk mengikuti tempat tinggal suami atau istri seseorang tak segan untuk pindah kewarganegaraan.


3. Bekerja

Bekerja merupakan salah satu alasan yang kuat dan banyak dipilih orang-orang untuk pindah kewarganegaraan. Memang saat ini bekerja di luar negeri menghasilkan pundi-pundi uang yang lebih banyak daripada bekerja di dalam negeri, sehingga banyak orang yang lebih senang bekerja di luar negeri.

4. Mendirikan usaha

Selain bekerja, salah satu alasan orang-orang untuk tinggal di luar negeri adalah untuk mendirikan usaha. Hal ini banyak dilakukan oleh pengusaha-pengusaha yang tidak segan untuk mengambil resiko.

5. Tugas negara

Bagi seseorang yang telah mengabdikan diri untuk negara atau bekerja untuk negara (berada di lingkungan pemerintahan) maka sangat penting untuk menaati apapun yang telah menjadi keputusan negara, termasuk penempatan kerja. Jika negara (baca: negara penghasil batu bara) menginginkan seseorang ditempatkan di luar negeri maka mau tidak mau harus menepatinya. Dan hal inilah yang bisa menjadi salah satu alasan untuk tinggal di luar negeri.

Nah itulah beberapa tujuan secara umum yang dimiliki oleh orang-orang yang ingin tinggal di luar negeri dan meninggalkan negaranya. Tujuan-tujuan seperti diatas mungkin tidak dimiliki semua orang, tapi ada beberapa pihak yang memiliki tujuan seperti yang telah dijelaskan di atas.

Baca juga:

Perbedaannya dari Sisi Penyebab

Emigrasi dan imigrasi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh manusia bukan tanpa adanya sebab tertentu. Pada dasarnya penyebab dan juga tujuan ini juga sama, hanya saja penyebab bisa merupakan faktor dari luar, sementara tujuan adalah faktor dari dalam pelaku dan ingin dicapai. Ada beberapa penyebab mengapa seseorang melakukan kegiatan emigrasi maupun imigrasi. Karena emigrasi dan imigrasi merupakan kegiatan yang bertolak belakang, maka faktor-faktor yang menjadi penyebabnya pun juga berbeda. Adapun berbagai penyebabnya akan kita bahas bersama di bawah ini.


Penyebab Imigrasi

Sebenarnya untuk merincikan sebab-sebab imigrasi ini sedikit lebih sulit. Hal ini karena imigrasi adalah masuknya orang- orang dari negara lain ke suatu negara. Maka dari itulah sebab ini ada di pihak orang-orang yang melakukan imigrasi tersebut. Sementara apabila kita pandang dari pihak yang melakukan imigrasi, dari sudut pandang mereka maka mereka melakukan emigrasi. Sehingga penyebab dari imigrasi ini pun sejatinya sama. Namun untuk lebih jelasnya kita akan merincikan penyebab dari imigrasi ini.

  1. Negara kita lebih nyaman ditempati, baik dari segi sosial budaya maupun dari peraturannnya
  2. Memiliki banyak tempat-tempat menarik dan pemandangan yang indah
  3. Mencari kerja di negeri kita lebih mudah
  4. Benefit yang didapatkan lebih banyak di negeri kita
  5. Ada peluang usaha di negeri kita
  6. Pernikahan seorang warga asing dengan pemuda negara kita
  7. Faktor-faktor lainnya seperti adanya tugas dari pemerintah negara lain kepada rakyatnya yang mengharuskan ia tinggal di negara kita
  8. Kebutuhan akan tenaga profesional di dalam negeri sehingga mendatangkan ahli dari luar negeri

Nah itulah beberapa kemungkinan penyebab dari imigrasi yang ada di suatu negara. Apabila dilihat keduanya memang memiliki sebab yang sama, hanya saja sudut pandangnya yang berbeda. Kegiatan-kegiatan seperti ini ternyata membawa berbagai dampak di dalam negeri, dan kita akan membahas mengenai dampak tersebut.

Baca juga: Negara Dengan Agama Islam TerbanyakNegara Terkuat di Dunia.

Penyebab Emigrasi

Emigrasi merupakan keluarnya penduduk suatu negara untuk pindah tinggal di negara lain atau luar negaranya. Seseorang melakukan emigrasi kemungkinan karena disebabkan berbagai penyebab baik dari dalam dirinya sendiri maupun dari luar dirinya. Beberapa penyebab yang memungkinkan seseorang melakukan emigrasi antara lain sebagai berikut:

1. Perkawinan

Salah satu poin penting yang seringkali mendorong seseorang melakukan emigrasi adalah karena perkawinan. Bukan hal baru lagi sekarang ini kita menjumpai warga negara Indonesia menikah dengan warga negara asing. Kebanyakan adalah warga negara Indonesia wanita menikah dengan pria asing. Setelah menikah maka istri akan ikut bersama dengan suami.

Jika suami adalah warga negara asing, maka mau tak mau istri juga akan ikut dan tinggal di negara asing. Nah, pada saat itulah emigrasi ini terjadi. Emigrasi yang telah dilakukan karena sebab perkawinan sudah banyak ditemukan di Indonesia. Bahkan emigrasi dengan alasan perkawinan rata-rata selalu meningkat jumlahnya di setiap tahun, karena makin banyak warga Indonesia yang menikah dengan warga negara asing.

2. Ekonomi

Penyebab yang cukup kuat mendorong seseorang melakukan emigrasi adalah karena faktor ekonomi (baca: negara dengan ekonomi terbaik). Ekonomi merupakan hal yang sangat sensitif karena semua orang menginginkan ekonomi yang baik. Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia adalah negara berkembang dimana pertumbuhan penduduk masih tinggi dan tidak diimbangi dengan lowongan pekerjaan.

Hal ini lalu akan mencetak banyak pengangguran. Sebab sulitnya mendapat pekerjaan inilah banyak orang yang datang ke negeri seberang, merantau dan mengadu nasib disana. Setelah mendapatkan pekerjaan dan hidupnya dinilai baik maka teka segan orang tersebut akan berpindah jiwa dan menjadi penduduk dari negara baru tersebut. Hal ini juga banyak terjadi di Indonesia (baca: laut terdalam di Indonesia), terutama mereka yang bekerja sebagai pedagang ataupun asisten rumah tangga.

3. Keluarga

Keluarga juga merupakan penyebab seseorang melakukan emigrasi. Misalnya adalah seorang anak turunan dari warga negara Indonesia dengan negara asing. Ketika bayi sampai anak-anak, anak tersebut tinggal di Indonesia. Suatu saat orang tua yang dari Indonesia meninggal dan orang tua yang satunya kembali ke negara asalnya dan si anak juga ikut. Anak tersebut pindah ketika usia masih remaja, sekaligus pindah kewarganegaraan.nah, hal ini sudah dinamakan sebagai emigrasi. Contoh kasus seperti ini juga sudah banyak kita temukan di sekitar kita, terutama mereka yang dengan sudah bercerai dalam perkawinannya.

4. Rasa aman

Mencari kehidupan yang tenteram dan dipenuhi rasa aman memang menjadi tujuan setiap orang. Maka dari itulah manusia akan selalu menghindar drai rasa tidak aman. Nah mencari rasa aman ini bisa menjadi salah satu penyebab seseorang melakukan emigrasi. Apabila seseorang di negaranya sendiri memiliki banyak musuh atau terlalu banyak masalah yang dihadapinya, sebagian orang cenderung lebih memilih kabur daripada menyelesaikannya. Hal ini sudah terjadi secara nyata bahkan oleh tidak sedikit orang.

5. Pekerjaan

Pekerjaan juga menjadi salah satu penyebab mengapa seseorang melakukan emigrasi atau pindah ke luar negeri. Pekerjaan di luar sana mungkin lebih menggiurkan dengan benefit yang lebih besar dan pekerjaan yang lebih menantang pula. Di Indonesia sendiri sudah banyak orang yang melepaskan jabatan di perusahaan multinasional demi menggapai karir di perusahaan bergengsi di luar negeri. Dengan bekerja di perusahaan berkelas Internasional maka rating seorang karyawan tentu akan naik pesat dan hal ini menjadi impian bagi setiap karyawan teladan.

6. Dinas

Penyebab orang tinggal di luar negeri salah satunya karena dinas atau pemerintah. Tentu saja hal ini terjadi pada orang-orang yang bekerja pada pemerintah. Apabila pemerintah memerintahkan seseorang untuk bertugas di luar negeri, maka perintah inilah yang menjadi penyebab dia melakukan emigrasi.

7. Sosial Budaya

Sosial budaya yang tidak sesuai dengan keinginan atau tidak sesuai dengan kepribadian seseorang mungkin bisa menjadi suatu sebab emigrasi. Apabila lingkungan sosial budaya tidak sesuai maka hal itupun tidak akan membuat nyaman, maka dari itulah hal ini bisa menjadi salah satu sebab seseorang melakukan emigrasi.

Itulah beberapa faktor yang memungkinkan seseorang melakukan emigrasi. Selanjutnya adalah faktor-faktor yang memungkinkan terjadinya imigrasi.

Baca juga: Karakteristik Negara BerkembangKarakterisik Negara Maju.

Dampak Imigrasi

Kegiatan imigrasi juga akan memberikan dampak pada negara yang didatangi. Dampak-dampak dari imigrasi antara lain sebagai berikut:

  • Bertambahnya tenaga kerja yang siap bekerja di dalam negeri
  • Bertambahnya tenaga profesional yang siap berkarya untuk negeri
  • Bertambahnya pengaruh dari kemajuan atau kemodernan zaman
  • Bertambahnya pendapatan pajak bagi negara
  • Masuknya budaya dari negara lain yang memungkinkan terjadinya akulturasi budaya
  • Masuknya sifat-sifat individualisme, hedonisme, dan konsumerisme, terutama dari orang- orang yang datang dari negara- negara maju.
  • Masuknya pengaruh obat-obatan atau hal-hal lainnya yang bersifat buruk yang mana sebelumnya belum ada di negara asal.
  • Menambah kepadatan penduduk karena penduduk negara asal akan bertambah.
  • Masuknya budaya-budaya yang tidak sesuai dengan kepribadian negara asalnya.

Itulah beberapa dampak yang mungkin akan kita rasakan apabila imigrasi terjadi di dalam negeri. Memang ada banyak sekali dampak dan dampak-dampak tersebut bersifat positif maupun bersifat negatif.

Dampak Emigrasi

Emigrasi membawa dampak bagi negara, khususnya adalah negara yang ditinggalkan. Beberapa dampak dari adanya emigrasi antara lain sebagai berikut:

  • Kepadatan penduduk (baca: faktor penyebab Kepadatan penduduk) berkurang
  • Berkurangnya persediaan tenaga kerja
  • Berkurangnya tenaga profesional, apabila yang melakukan emigrasi adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi

Itulah beberapa dampak yang mungkin ditimbulkan dari adanya emigrasi. Sebaliknya, kegiatan imigrasi pun juga akan membawa dampak baik yang terjadi secara langsung maupun tak langsung.

Demikianlah paparan mengenai perbedaan imigrasi dan emigrasi serta perbandingan diantara keduanya. Memang emigrasi dan imigrasi ini suatu kegiatan pindah dari suatu negara ke negara lain. Yang membedakan keduanya hanyalah sudut pandangnya saja, sehingga kedua aktivitas ini cenderung mirip baik dari segi tujuan maupun penyebabnya.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 22nd, September 2017 / 06:02 Oleh :
Kategori : Ilmu Sosial