Australia Barat: Karakteristik, Ekonomi dan Sumber Daya Alamnya

Australia merupakan sebuah negara sekaligus benua yang masih menjadi bagian dari negara di benua Oseania. Negara ini tersusun atas negara-negara bagian dengan wilayah terbesarnya bernama Australia Barat.

Karakteristik Australia Barat

Australia Barat adalah salah satu negara benua Australia yang memiliki luas wilayah mencapai 32,9 persen atau sepertiga dari luas daratan Australia (belum termasuk Kawasan eksternal). Dapat dikatakan jika Australia Barat merupakan negara bagian paling luas di Australia dengan luas mencapai 2.527.013 km persegi.

Beribu kota di Perth, negara bagian ini berbatasan dengan kawasan perairan dan daratan, seperti:

Menurut International Hydrographic Organization (IHO) menyatakan jika air yang berada di bagian selatan Australia menjadi bagian dari Samudera Hindia. Sedangkan di Australia sendiri menkukuhkan secara resmi sebagai Samudera Selatan.

Total panjang perbatasan wilayah di bagian timur mencapai 1.862 km dan sepanjang 20.781 km untuk garis pantainya. Hampir sebagian besar negara bagian Australia Barat terdiri atas kraton Yilgarn (sangat tua) dan kraton Pilbara.

Kraton atau craton merupakan bagian paling stabil dari lempeng benua dan sudah tidak mengalami deformasi tektonik dalam kurun waktu lama. Kedua kraton tersebut bergabung dengan Daratan Tinggi Dekkan (India), Madagaskar, Kawah Karoo dan Zimbabwe (Afrika Selatan), dan Archean Eon di Ur yang merupakan superkontinen tertua di planet Bumi (berusia 3 – 3,2 miliar tahun lalu).

Sebagian besar wilayah Australia Barat adalah dataran rendah dengan ketinggian rata-rata mencapai 400 meter di atas permukaan laut, berelief rendah, dan tidak terdapat limpasan permukaan. Semakin ke kawasan pesisir maka semakin rendah, bahkan membentuk curam terjal seperti di Darling Range atau Darling Scarp dekat Perth.

Iklim di Australia Barat khususnya yang berada di bagian barat daya adalah iklim mediterania yakni terasa kering saat musim panas dan basah Ketika musim dingin. Sedangkan curah hujan tahunan rata-rata mencapai 300 mm untuk di tepi kawasan Wheatbelt dan 1.400 mm di daerah terbasah dekat Northcliffe.

Akan tetapi ketika memasukki bulan November sampai dengan Maret, suhu udara meningkat dan terjadi penguapan berlebih, sehingga menjadikan beberapa wilayah mengalami kekeringan ekstrim.

Sekitar dua pertiga dari bagian tengah Australia Barat tergolong gersang dan jarang dihuni. Namun masih ada kegiatan lain yang bisa ditemukan di bagian ini yakni pertambangan.

Untuk Australia Barat bagian utara, Kimberley, beriklim monsun yang amat panas dan curah hujan mencapai rata-rata 500 – 1.500 mm per tahun. Namun ada musim tanpa hujan atau kemarau amat panjang yang terjadi pada bulan April hingga November.

Penduduk Australia Barat

Hampir sebagian besar penduduk Australia Barat merupakan keturunan dari bangsa Eropa, terutama Inggris. Hal ini berawal di tahun 1826 ketika Albani (kota pelabuhan di Australia Barat) diduduki secara permanen oleh bangsa Eropa (Inggris) untuk mencegah klaim dari Perancis atas sepertiga barat benua.

Di tahun 1980-an, jumlah populasi di Australia Barat mengalami peningkatan tajam akibat adanya arus imigrasi dari negara bagian lain sebagai dampak adanya ledakan di area pertambangan Goldfield.

Akan tetapi Australia Barat menolak arus imigan yang berasal dari Inggris, Irlandia, atau tempat-tempat lain di Kerajaan Inggris hingga awal abad ke 20.

Hingga saat ini, populasi tertinggi di Australia Barat berada di Perth yang merupakan ibu kota negara bagian. Sedangkan sisanya berada di Bunbury, Geraldton, Kalgoorlie-Boulder, Albany, Karratha,Broome, dan Port Hedland.

Selain Inggris, terdapat etnik lain yang juga dapat ditemukan di Australia Barat, antara lain:

Dalam kehidupan sehari-hari, Bahasa Inggris menjadi Bahasa utama negara ini. Namun untuk etnik tertentu masih bisa ditemukan penduduk dapat berbahasa Mandarin, Italia, Vietnam, Cantonis, dan Tagalog.

Lebih dari setengah penduduk Australia Barat beragama Kristen dan sekitar 32 persen tidak beragama. Ada pula yang tidak menyebutkan agamanya. Beberapa diantaranya menyebutkan beragama Katolik dan Anglikan.

Kondisi Ekonomi dan Sumber Daya Alam

Perekonomian negara Australia Barat sangat bergantung dari kegiatan pertambangan mineral dan minyak bumi. Sumber daya alam yang dimilikinya menjadi sumber pendapatan tidak hanya bagi Australia Barat saja, namun juga seluruh Australia.

Australia Barat menyumbang sekitar 58 persen dari ekspor mineral dan ekspor energi Australia, bahkan menghasilkan PDB sebesar 4,64% dari total PDB Australia. Tidak hanya itu saja, jasa keuangan, asuransi, jasa properti dan konstruksi memberikan sumbangan terhadap perekonomian Australia Barat.

Permintaan pasar luar negeri untuk mineral dan minyak bumi juga terus meningkat seperti Republik Rakyat Tiongkok (bijih besi) dan Jepang (LNG). Hal ini membuat Australia Barat menjadi produsen bijih besi terbesar di dunia sebesar 32 persen dari total dunia.

Hasil pertanian juga turut menyumbang pendapatan negara bagian ini, seperti wol, domba, daging sapi, jelai, canola, lupin, dan kacang-kacangan. Di bagian utara terdapat perkebunan kayu cendana terbesar di dunia dengan hasil olahan berupa minyak cendana, dan telah menyumbang sekitar 40 persen pasar minyak cendana dunia.

Fakta Menarik Australia Barat

  1. Perth yang merupakan ibu kota dari Australia Barat menjadi kota paling terisolasi di dunia. Sebagai gambaran kota terdekatnya yakni Adelaide yang berjarak 2.200 km. Bahkan jarak Perth ke Jakarta lebih dekat jika dibandingkan dengan ke Canberra.
  2. Terdapat dermaga kayu terpanjang bernama Dermaga Busselton. Panjangnya mencapai 1.800 meter atau sekitar 25 menit berjalan kaki ke perairan teluk Geographe.
  3. Australia Barat memiliki danau berwarna merah muda alami bernama Hutt Lagoon yang terletak di antara Port Gregory dan Kalbarri.
  4. Hewan endemic Australia Barat bernama quokka yang masuk ke dalam keluarga marsupial. Keunikan hewan ini terletak dari wajahnya yang selalu terlihat tersenyum. Tidak heran jika quokka mendapat julukan hewan paling bahagia di dunia.
  5. Lampu-lampu di Perth dapat dilihat dari luar angkasa. Hal ini telah dibuktikan oleh seorang astronot bernama John Glenn. Dari sanalah Perth dikenal sebagai kota lampu.
fbWhatsappTwitterLinkedIn