Negara Jepang: Karakteristik – Perekonomian dan Faktanya

Negara yang terkenal dengan sebutan negeri matahari terbit ini berada di benua Asia tepatnya berada di kawasan Asia Timur. Negara Jepang termasuk negara kepulauan, terdiri atas 6.852 pulau yang tersebar dari utara hingga ke selatan dengan 4 pulau utamanya yakni Hokkaido, Honsu, Shikoku dan Kyushu.

Negara Jepang terbentuk sejak 660 SM, tidak heran jika Jepang merupakan salah satu negara tertua di dunia. Pembentukan negara Jepang dilakukan oleh Kaisar Jimmu untuk pertama kalinya dan menjadi pelopor mata rantai monarki di Jepang hingga saat ini.

Karakteristik Negara Jepang

Negara Jepang berada di bagian ujung barat Samudera Pasifik serta berada di sisi timur benua Asia. Hampir sekitar 70% hingga 80% merupakan wilayah pegunungan serta hutan, meskipun begitu negara ini termasuk negara terpadat di dunia.

Secara geografis, batasan – batasan negara Jepang antara lain:

  • Sisi utara berbatasan dengan: Negara Rusia dan Laut Okhotsk.
  • Sisi timur berbatasan dengan: Samudera Pasifik.
  • Sisi selatan berbatasan dengan: Laut China Timur dan Taiwan.
  • Sisi barat berbatasan dengan: negara Korea Selatan, Republik Rakyat Tiongkok, Rusia, dan Laut Jepang.

Jepang masuk di dalam kawasan beriklim sedang dengan 4 musim dalam setahun. Meskipun begitu, negara Jepang terbagi menjadi 6 zona iklim, antara lain:

  • Hokkaido, daerah paling utara ini memiliki musim dingin terpanjang dan beku dengan musim panas yang sejuk.
  • Laut Jepang, laut ini berada di sisi barat Pulau Honshu terkadang hembusan angin dari barat laut membawa salju lebat. Terkadang suhu udara menjadi lebih tinggi dan menyebabkan angin fohn.
  • Dataran Tinggi Tengah, daerah ini berada di perdalaman dengan perbedaan suhu antara musim panas dan musim dingin sangat mencolok. Perbedaan suhu juga terjadi antara malam hari dan siang hari.
  • Laut Pedalaman Seto, merupakan kawasan pegunungan di Chugoku dan Shikoku, sehingga kawasan ini terlindungi dari hembusan angin musim. Tidak heran jika sepanjang tahun tempat ini beriklim sedang.
  • Samudera Pasifik, wilayah yang berada di sisi timur tersebut, mengalami musim dingin yang begitu dingin namun salju yang turun tidak banyak. Saat musim panas udara menjadi begitu lembab.
  • Kepulauan Ryukyu, berada di barat daya Jepang daerah ini beriklim subtropis. Ketika musim dingin suhu udara cendrung menghangat dan menjadi tinggi saat musim panas.

Penduduk Negara Jepang

Bisa dikatakan penduduk negara Jepang memiliki kesamaan dalam hal etnis, budaya dan bahasa meskipun berada di wilayah yang berbeda. Suku dominan negara Jepang dan merupakan suku asli yakni suku Yamato, sedangkan sisanya merupakan suku Ainu dan suku Ryukyu.

Untuk pemberian kewarganegaraan Jepang pada bayi bisa dilakukan jika ayah atau ibu mereka berkewarganegaraan Jepang, ayah berkewarganegaraan Jepang yang meninggal sebelum bayi lahir, atau bayi yang lahir di Jepang dengan kondisi ayah atau ibu tidak diketahui atau tidak memiliki kewarganegaraan.

Dalam kegiatan sehari – hari penduduk Jepang menggunakan bahasa Jepang sebagai bahasa ibu dan itu berlaku di semua tempat. Bahkan untuk orang asing sekalipun, mereka dituntut untuk dapat berkomunikasi menggunakan bahasa Jepang.

Ekonomi Negara Jepang

Jepang berkembang menjadi salah satu negara maju yang di Asia, bahkan perekonomian negara ini termasuk yang terbesar. Kemajuan perekonomian di Jepang mencangkup seluruh bidang dengan didukung adanya teknologi canggih mulai dari pertanian, industri, telekomunikasi, konstruksi, otomotif, tekstil, pengolahan makanan dan lain sebagainya.

Untuk pendapatan negara, negara Jepang sangat mengandalkan sektor jasa. Bahkan sebanyak tiga perempat dari total produk domestik bruto merupakan sektor jasa.

Selain jasa, Jepang juga mengandalkan kegiatan ekspor produk berupa alat transportasi, elektronik, bahan kimia,dan mesin listrik. Bahkan menurut para pengamat ekonomi, Jepang dan negara – negara maju lainnya di Asia dapat mendominasi dunia di tahun 2030.

Kekayaan Alam Negara Jepang

Bisa dikatakan jika kekayaan alam atau sumber daya alam yang dimiliki Jepang cukup terbatas. Jepang harus mengimpor batu bara, gas cair hingga minyak dari negara luar.

Meskipun begitu, negara Jepang tetap masih bisa memanfaatkan kekayaan alam yang ada yakni dari sektor perhutanan, perikanan, dan pertanian.

  • Kekayaan Hutan

Dari kekayaan alam hutan, Jepang berhasil melakukan ekspor kayu berkualitas tinggi ke negara Republik Rakyat Tiongkok dan Korea Selatan, dengan jumlah pendapatan sebanyak 436 milyar yen di tahun 2015.

  • Kekayaan Perikanan

Bagi Jepang ikan adalah kekayaan alam paling penting, sebab negara ini memiliki zona ekonomi eksklusif dan perairan teritorial terbesar ke-6 di dunia. Bahkan negara ini masuk anggota Komisi Penangkapan Ikan Paus Internasional dan biasa melakukan perburuan paus di Samudera Selatan dan Samudera Pasifik Utara untuk dilakukan penelitian.

  • Kekayaan Pertanian

Pertanian menjadi sektor yang mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Di Jepang ada sekitar 4 juta rumah tangga petani, padahal lahan pertanian terus mengalami penyusutan sehingga dibuatlah program untuk mengkonsolidasikan lahan pertanian sejak tahun 2014.

Fakta – Fakta Negara Jepang

1. Sering mengalami gempa bumi

Gempa bumi menjadi suatu fenomena alam yang bisa terjadi di Jepang. Hal ini disebabkan karena Jepang berada di kawasan cincin api pasifik atau the ring of fire, yang merupakan tempat pertemuan dua lempeng tektonik paling aktif di dunia.

2. Jadwal kerata api yang tepat waktu

Kereta menjadi alat transportasi favorit bagi sebagian besar masyarakat Jepang, karena murah, cepat dan tepat waktu. Bahkan jika kereta mengalami keterlambatan 1 menit saja, para petugas akan menginformasikan dan meminta maaf kepada setiap penumpang.

3. Budaya kerja tinggi

Hampir sebagian besar masyarakat Jepang adalah penggila kerja dan sangat menghargai waktu. Bahkan mereka dapat bekerja hingga 100 jam per bulan hingga menyebabkan karoshi atau kematian akibat kelelahan bekerja.

4. Terdapat pasar ikan terbesar di dunia

Pasar Tsukiji merupakan pasar tertua sekaligus pasar ikan terbesar di dunia. Bahkan setiap harinya dilakukan lelang ikan laut hingga 2.080 ton.

5. Mengenal Kebersihan Sejak Dini

Sejak duduk di bangku sekolah dasar, setiap siswa diwajibkan untuk melakukan kegiatan bersih – bersih sekolah. Mereka dituntut untuk membersihkan kelas, lorong sekolah hingga toilet secara bersama – sama.