8 Bentuk Relief Dasar Laut – Penjelasan dan Manfaatnya

Laut (baca: macam-macam laut) adalah sebuah simbol kemakmuran dunia. Laut adalah sumber daya alam yang sangat mempunyai banyak manfaat. Manfaat yang dihasilkan dari laut tidak hanya untuk manusia melainkan juga untuk binatang dan jugga tumbuhan serta keseimbangan alam. Laut menjadi salah satu sumber daya yang sangat penting di planet bumi. Lautan atau samudera juga merupakan salah satu bentuk permukaan Bumi. Bentuk bumi (baca: bumi datar atau bulat) yang tidak rata tidak hanya kita jumpai di daratan (baca: ekosistem darat) saja, namun juga akan kita jumpai di dalam laut. Bentuk yang tidak rata di dalam laut ini kita sebut dengan relief di dalam laut. Relief bawah laut menjadi salah satu topik yang perlu untuk kita ketahui. Reoef bawah laut enjadi suatu pemandangan yang indah, namun di sisi lain juga menjadi sebuah kekayaan alam dan misteri yang sulit untuk dipecahkan. Relief bawah laut memancing keingintahuan manusia yang lebih dalam lagi mengenainya. Maka dari itulah kita akan membahas mengenai relief bawah laut atau relief dasar laut.

Pengertian Relief Dasar Laut

Relief, seperti yang kita ketahui bahwasannya relief merupakan sebuah bidang pemukaan yang tidak rata. Relief memiliki ketinggian serta rendah yang berbeda beda. Relief tidak hanya kitatemukan di benda- benda bernilai sejarah atau benda bernilai seni saja, namun juga bisa kita temukan di permukaan Bumi.  Permukaan Bumi terdiri atas daratan dan lautan, sehingga relief tidak hanya ada di daratan saja namun juga di bawah laut juga. Yang dimaksud dengan relief dasar laut merupakan perbedaan tinggi dan rendah bentuk permukaan bumi yang terdapat di bawah laut. Seperti halnya relief yang ada di daratan, relief dasar laut juga mempunyai kontur yang tidak berbeda dengan yang ada di daratan. Di bawah laut, kita juga akan menemukan dataran tinggi, dataran rendah, gunung, lembah, dan lainnya, yang membedakan hanya istilah atau namanya saja yang digunakan. Relief dasar laut bisa terjadi karena suatu proses. Proses terjadinye relief dasar laut ini juga akan kita bahas di artikel ini.

Proses Terjadinya Relief Dasar Laut

Relief bawah laut memiliki bentuk yang bermacam- macam. Relief bawah laut memiliki banyak bentuk. Relief bawah laut tidak hanya terjadi begitu saja. Relief bawah laut bisa terjadi karena adanya sebuah proses. Proses terjadinya relief dasar laut ini karena adanya proses- proses alam. Sebagai contoh adalah gunung laut yang terbentuk karena adanya proses vulkanisme. Selain itu ada pula entuk dari relief bawah laut lainnya yang terbentuk karena adanya aktivitas lempeng- lempeng tektonik yang ada di di bawah samudera (baca: daftar samudera di dunia). Lempeng- lempeng tektonik ini mempunyai aktivitas yang bermacam- macam sehingga mempengaruhi bentuk permukaan bumi termasuk juga yang berada di bawah laut.

Bentuk- bentuk relief permukaan bumi bisa berbentuk tonjolan baik tinggi maupun tidak tinggi, dan juga berbentuk cekungan baik yang dangkal maupun yang curam. Bentuk- bentuk relief dasar laut ada banyak sekali dan akan kita ketahui bersama dalam artikel ini.

Bentuk- bentuk Relief Dasar Laut

Pada dasarnya bentuk permukaan bumi tidak rata, hal inipun bisa kita lihat dari permukaan tanah atau daratan  di muka bumi yang tidak rata. Apa buktinya? Tentu sangat banyak bukti seperti itu. Kita manusia hidup di daratan dan di daratan kita menemukan banyak sekali pemadangan- pemandangan alam yang menakjubkan dari bentuk- bentuk permukaan Bumi. Ya, terkadang kita menemukan gunung, terkadang pegunungan, terkadang juga bukit dan perbukitan, sering kita menemui sungai (baca: ekosistem sungai) dan lautan, bahkan juga danau atau waduk (baca: ekosistem waduk), dan terkadang juga kita menemukan jurang atau ngarai. Semua ini merupakan aneka ragam bentuk permukaan bumi atau yang biasa kita sebut dengan relief permukaan bumi.

Selama ini kita juga mengenal bahwa permukaan bumi dibagi menjadi dua macam yakni daratan dan juga perairan. Apa perbedaan daratan dan perairan? Tentu saja perbedaannya adalah daratan tidak tertutupi air dan langsung terhubung dengan udara. Nah, lalu jika air yang menutupi permukaan bumi itu hilang, apa yang akan kita temukan? Ini dia yang akan kita bahas bersama dalam artikel ini. Relief dasar laut ini sama saja dengan bentuk relief permukaan bumi yang berupa daratan. Di dalam lautan atau di bawah samudera kita akan menjumpai berbagai macam bentuk relief seperti halnya tonjolan dan juga cekungan di atas permukaan bumi. Beberapa bentuk relief dasar laut antara lain sebagai berikut:

  1. Gunung laut

Bentuk dari relief dasar laut yang pertama adalah gunung laut. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya gunung merupakan tonjolan di permukaan bumi yang sangat tinggi. Gunung yang biasa kita temukan ada di permukaan bumi atau daratan, hal ini karena bisa langsung dilihat oleh mata. Namun tahukah Anda bahwa ternyata gunung juga ada di bawah laut. Gunung yang berada di bawah laut ini disebut dengan gunung laut. Gunung laut biasanya bisa melakukan erupsi dan mengeluarkan magma (baca: pengertian intrusi magma dan ekstrusi magma). Letusan gunung bawah laut bisa memberikan dampak yang begitu luar biasa. Apabila letusannya besar maka bisa sampai menimbulkan tsunami.

Sponsors Link

Gunung api bawah laut juga disebut dengan sea mount. Terbentuknya gunung api bawah laut ini karena adanya aktivitas vulkanisme. Di Bumi ini Samudra Pasifik merupakan samudera dengan gunung laut terbanyak dibandingkan dengan samudera lainnya. Kaki gunung laut tersebut berada di dasar laut, sementara puncak gunungnya bisa berada di bawah permukaan air laut maupun muncul ke atas permukaan laut. Mengenai gunung laut yang puncaknya berada di atas ataupun di bawah, ada contohnya di dunia ini. Contoh gunung laut yang puncaknya muncul di atas permukaan air laut yaitu Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda, Gunung laut di Eslandia dan juga GunungManua Loa yang berada di Hawai. Sementara gunung laut yang puncaknya berada di bawah permukaan laut ini contohnya adalag gunung api yang berada di Laut Banda.

  1. Palung laut

Palung laut adalah salah satu bentuk dasar lautan yang merupakan relief dasar laut. Palung laut adalah sebuah jurang yang sangat dalam, sempit, curam dan sangat gelap yang ada di dalam lautan. Palung laut juga dikenal dengan nama trog. Trog atau palung laut ini merupakan cekungan yang sangat dalam, sempit, curam dengan dinding terjal sehinga menyerupai bentuk huruf V. Palung laut juga merupakan daerah yang paling rendah di dunia. Kedalaman palung laut ini melebihi hingga 6.000 meter.

Dengan kedalaman yang fantastis, diperkirakan bahwa di palung laut tidak akan terdapat oksigen yang cukup dan kemungkinan cahaya matahari pun juga tidak bisa menembusnya. Jika cahaya atau sinar matahari tidak bisa menjangkau maka sudah dipastikan bahwa tanaman tidak bisa berfotosintesis, hal ini otomatis menyebabkan bahwa tidak ada tanaman yang bisa hidup di daerah palung. Tidak hanya tanaman saja, namun binatang yang hidup di daerah palung laut pun hanya binatang tertentu. Relief dasar laut yang berupa palung ini terbentuk karena adanya gerak lipatan kulit bumi atau patahan dasar laut. Palung laut apabila di daratan maka kita akan menemukannya sebuagai jurang. Palung laut ini keberadaannya sangat banyak sekali, beberapa diantaranya adalah:

  • Palung Jawa (Sunda), Palung jawa merupakan palung yang terletak di samudera Hindia dengan kedalaman mencapai 7.725 meter.
  • Palung laut Puerto Rico yang berada di Samudera Atlantik Barat yang memiliki kedalaman hingga 648 meter
  • Palung Banda yang derada di Laut Banda yang memiliki kedalaman hingga 7.60 meter
  • Palung Jepang yang berada di Samudera Pasifik bagian Barat memiliki kedalaman hingga 8.412 meter
  • Palung Solomon yang berada di Samudera Pasifik Selatan memiliki kedalaman hingga 9.140 meter
  • Palung Mindanau memiliki kedalaman hingga 10.500 meter yang berada di sebelah timur Philipina
  • Palung Mariana yang berada di Samudera Pasifik barat memiliki kedalaman hingga 10.900 meter dan dinyatakan sebagai palung yang paling dalam di dunia serta sebagai titik paling rendah di Bumi.
Sponsors Link

  1. Lubuk laut

Nama lain dari lubuk laut adalah ledok laut atau basin. Lubuk laut merupakan bentuk relief bawah laut yang berbetuk cekungan besar yang berada di dasar laut yang mana bentuknya menyerupai huruf U yang sangat dalam. Lubuk laut ada banyak sekali yang dapat kita temukan di dunia ini. Beberapa contoh lubuk laut yang ada di dunia ini antara lain Lubuk Banda, Lubuk Karibia, Lubuk Laut Sangihe yang mempunyai kedalaman sekitar3.820 meter, Lubuk Laut Sulu dengan kedalaman 5.000 meter, Lubuk Laut Aru dengan kedalaman 3.680 meter, Lubuk Laut Halmahera dengan kedalaman 2.030 meter, serta Lubuk Laut Sulawesi dengan kedalaman 6.220 meter. Lubuk laut merupakan cekungan yangbesar dan juga dalam.

  1. Paparan laut

Bentuk dari relief bawah laut yang lainnya adalah paparan laut. Paparan laut adalah bentuk relief dasar laut yang seringkali ditemui. Paparan laut juga disebut dengan dangkalan atau landasan kontinen. Yang dimaksud dengan paparan merupakan wilayah dasar laut yang dangkal. Paparan atau dangkalan ini merupakan bagian dari daratan pulau dan dapat menghubungkan satu pulau dengan pulau yang lainnya. Paparan ini berada di laut dangkal, paparan mempunyai kedalaman rata- rata 200 meter sehingga sinar matahari (baca: bagian- bagian matahari) masih bisa sampai ke relief dasar laut ini dan sangat memungkinkan bagi tumbuhan laut untuk melakukan fotosistensis. Karena dijamah oleh sinar matahari, maka paparan benua ini menjadi tempat berkumpulnya berbagai jenis ikan. Paparan memiliki lebar antara  0 hingga 1.200 kilometer yang dihitung dari garis pantai berada, dengan kemiringan 0 sampai dengan 1 derajat. Paparan benua atau paparan laut ini banyak kita temukan di Indonesia maupun di dunia. Beberapa contoh paparan yang ada di dunia antara lain adalah:

  • Dangkalan Sunda.

Dangkalan Sunda merupakan dangkalan yang terletak di antara Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Asia Tenggara. Dangkalan Sunda ini termasuk bagian dari Benua Asia.

  • Dangkalan atau Paparan Sahul

Dangkalan atau paparan Sahul merupakan dangkalan atau paparan yang terletak di antara Papua dan juga Benua Australia.

  • Dangkalan Laut Utara

Dangkalan laut utara merupakan dangkalan atau paparan yang berada di antara Inggris dengan Benua Eropa dan masih termasuk bagian dari Benua Eropa.

Nah itulah beberapa contoh paparan atau dangkalan yang ada di Indonesia dan juga di dunia.

  1. Punggung laut

Punggung laut juga merupakan salah satu bentuk dari relief bawah laut. Yang dimaksud dengan punggung laut adala perbukitan di dasar laut yang menjulang ke atas. Yang perlu ditekankan mengenai punggung laut ini, meskipun menjulang ke atas namun puncaknya tidak sampai ke atas permukaan laut. Bentuk permukaan bumi bawah laut ini berada di antara dua buah lempeng yang saling bergerak menjauh. Punggung laut ini merupakan bentuk permukaan bumi bawah laut yang mempunyai lereng. Lereng yang dimiliki oleh punggung laut ini mempunyai dua tipe lerang. Tipe lereng yang landai dari punggung laut disebut dengan rise. Sedangkan lereng yang curam dari punggung laut ini dinamakan dengan ridge. Di Indonesia kita juga dapat menemukan punggung laut diantaranya adalah Punggung Mascarene yang berada di Kepulauan Mauritius, Punggung laut Sibolga di Sumatera Utara dan Punggung Laut Walvis di Namibia.

  1. Ambang laut

Selanjutnya adalah ambang laut. Bentuk relief dasar laut yang  bernama ambang laut ini juga disebut dengan drempel. Ambang laut atau drempel merupakan perbukitan yang berada di dasar laut yang mana letaknya di antara dua laut dalam, sehingga memisahkan satu perairan dengan perairan lainnya. Dengan kata lain ambang laut merupakan perbukitan yang letaknya ada di bawah laut. Di Indonesia ini kita dapat menemukan beberapa ambang laut di perairan Indonesia. Ambang laut di wilayah perairan Indonesia antara lain yaitu Ambang laut Halmahera, Ambang laut Sulu, Ambang Laut Aru dan Ambang Laut Sulawesi.

  1. Pegunungan tengah samudera

Salah satu bentuk relief dasar laut adalah pegunungan tengah samudera. Pegunungan tengah samudera merupakan pegunungan yang berada di bawah laut. Pegunungan di tengah samudera ini juga dikenal dengan nama igir, yakni merupakan jalur gunung api yang berada di tengah- tengah samudera. Di bumi ini kita mengenal yang namanya lempeng- lempeng bumi. Lempeng- lempeng bumi ini ada yang di daratan ada pula yang di samudera. Dan jalur pegunungan tengah samudera ini mempunyai bentuk memanjang dan juga sekaligus menjadi pemisah antara dua buah lempeng samudera. Di bawah laut ada pula jalur gunung api yang dikenal dengan istilah ring of fire atau cincin api. Bentuk dari pengunungan di tengah samudera ini mirip dengan ambang laut. Meskipun ambang laut dan pegunungan tengah samudera ini mirip, namun keduanya tetaplah berbeda. Terdapat ciri khusus yang membedakan kedua relief dasar laut tersebut. Ciri khusus tersebut adalah pegunungan tengah samudera dapat mengeluarkan magma. Magma yang keluar tersebut menyebabkan daerah yang dilewati cicncin api tersebut sering mengalami gempa bumi, termasuk wilayah negara kita Indonesia. Di Indonesia, pegunungan tengah samudera yang paling terkenal adalah Cincin Api Pasifik. Cincin Api Pasifik ini mengelilingi sebuah cekungan di Samudera Pasifik.

  1. Ngarai bawah laut

Bentuk relief dasar laut yang terakhir adalah ngarai bawah laut. Ngarai bawah laut mempunyai nama lain yaitu submarine canyon. Ada cerita mengenai ngarai bawah laut, ngarai bawah laut awalnya merupakan sebuah daratan yang mempunyai kenampakan alam berupa sungai dan juga lembah. Lama- kelamaan air laut mengalami kenaikan dan dan hal ini menyebabkan daratan tersebut tenggelam dan kemudian terbentuklah ngarai bawah laut. Dengan kata lain ngarai bawah laut ini merupakan lembah yang berada di bawah permukaan  air laut. Ngarai bawah laut biasanya terletak pada permukaan paparan benua yang mempunyai kedalaman 2000 meter di bawah permukaan laut. Di Indonesia ini, ngarai bawah laut dapat kita temui di Selat Karimata dan Laut Jawa. Selat Karimata dan Lut Jawa merupakan bagian dari Paparan Sunda. Kedua ngarai bawah laut yang telah disebutkan tersebut awalnya adalah daratan dari benua Asia.

Manfaat Relief Dasar Laut

Relief bawah laut sama dengan relief permukaan Bumi yang memiliki banyak sekali betuk yang bermacam- macam. Relief dasar laut ada yang tinggi, ada yang rendah dan ada pula yang tidak terlalu tinggi maupun tidak terlalu rendah. Sepert halnya bentuk permukaan bumi yang mempunyai nilai manfaat, mrelief dasar laut ini juga memiliki manfaat tertentu. Berbagai manfaat yang dapat kita temukan dalam manfaat relief dasar laut antara lain sebagai berikut:

  1. Menambah keindahan pemandangan bawah laut

Salah satu manfaat yang dapat kita peroleh karena adanya relief bawah laut adalah kita dapat melihat pemandangan alam bawah laut yang begitu indah. Dasar laut yang tidak merata justru akan menambah indah pemandangan bawah laut. Ada gunung laut dan juga lembah bawah laut akan menjadikan pemandangan bawah laut tidak terlalu sepi. Bentuk permukaan bumi yang tidak merata akan menjadikan pemandangan laut lebih hidup, terlebih jika ditambah dengan adanya binatang laut dan juga tumbuh- tumbuhan laut yang banyak di bawah laut, semakin mendambah pemandangan laut menakjubkan.

  1. Menjadi bukti bahwa aktivitas alam bawah laut itu ada

Selain menambah pemandangan alam bawah laut yang semakin indah, fungsi atau manfaat relief bawah laut adalah untuk membuktikan bahwa ternyata ada aktivitas- aktivitas alami oleh bumi. Hal ini tidak terlepas dari proses terjadinya relief bawah laut.

  1. Menjadi tempat tinggal atau habitat bagi binatang dan tumbuhan laut

Manfaat dari dari relief bawah laut yang selanjutnya adalah dapat menjadi tempat tinggal atau habitat dari binatang ataupun tumbuhan yang ada di dalam laut. seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya gunung atau lembah memiliki perbedaan karakter. dengan demikian tentu saja binatang dan tumbuhan yang ada di dalamnya pun berbeda. nah, inilah yang menjadikan relief dasar laut menjadi tempat tinggal makhluk laut.

4. Dapat menjadi tempat penelitian

Relief dasar laut yang berbeda- beda mempunyai manfaat untuk bidang pengenmbangan penelitian dan juga ilmu pengetahuan. relief dasar laut dapat menjadi sebuah tempat atau fasilitas yang digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. dengan adanya relief dasar laut maka peneliti dapat melakukan penelitian sehingga dapt mengetahui keanekaragaman hayati yang ada di dalam perairan, khususnya di dalam samudera. tidak banyak orang yang tahu secara detail tentang keadaan bawah laut, hal ini karena keadaan bawah laut tidak terpampang dengan nyata dan langsung tidak dilihat langsung oleh mata. maka dri itulah bawah laut seolah menjadi laboratorium alam yang banyak menyimpan rahasia.

nah, itulah beberapa manfaat dari adanya relief bawah laut. relief bawah laut ini menjadi kekayaan alam yang dimiliki Bumi sehingga harus kita jaga dan lestarikan.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Tuesday 15th, August 2017 / 07:21 Oleh :
Kategori : Geomorfologi