Categories
Geomorfologi

8 Kenampakan Alam dan Buatan di Indonesia

Bumi adalah salah satu planet yang memiliki kehidupan (Baca: Pengertian Bumi dan Lapisannya). Kehidupan di bumi memiliki berbagai macam jenis. Tiap jenis terbagi ke dalam setiap ekosistem. Ekosistem adalah tempat bertemunya interaksi antara biotik dengan biotik dan biotik dengan abiotik. Setiap ekosistem memiliki tempat karakter yang berbeda- beda. Perbedaan ini terjadi akibat dari relief permukaan bumi yang berbeda- beda. Perbedaan relief ini terjadi akibat adanya dua tenaga pembentuk permukaan bumi. Tenaga tersebut adalah tenaga endogen dan tenaga eksogen. Tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi. Tenaga endogen antara lain tektonisme, vulkanisme, dan seisme. Sedangkan tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi. Tenaga tersebut adalah erosi dan sedimentasi.

Bumi memiliki banyak ekosistem. Ekosistem bumi terbagi menjadi dua, yaitu darat dan air. Ekosistem darat antara lain hutan hujan, sabana, padang rumput, gurun, hutan gugur, taiga, tundra dan karst. Sedangkan ekosistem air terbagi menjadi dua, yaitu ekosistem air tawar dan ekosistem air laut. Ekosistem air tawar adalah ekosistem danau, rawa, dan sungai. Sedangkan ekosistem laut adalah ekosistem pantai, terumbu karang, dan laut dalam. Setiap daerah di bumi memiliki penampakan alam yang unik. Indonesia sendiri adalah Negara dengan penampakan alam yang indah, sehingga menjadi destinasi wisata yang cukup digemari. Di Indonesia sendiri, kenampakan alam terbagi menjadi kenampakan alam yang alami dan kenampakan alam yang buatan.

Kenampakan Alam di Indonesia

Kenampakan alam adalah kenampakan yang ada di lingkungan, dimana kenampakan tersebut terbentuk akibat dari tindakan yang dilakukan oleh alam sendiri. Tindakan yang dilakukan oleh alam adalah dua tenaga yang membentuk permukaan bumi. Akibat dari tenaga tersebut, bumi mengalami patahan dan lipatan. Hasil dari tenaga eksogen dan tenaga endogen, membuat permukaan bumi memiliki cekungan dan tonjolan. Setiap cekungan mewakili penampakan alam yang berbeda- beda.

Di Indonesia sendiri, memiliki permukaan yang banyak memiliki cekungan maupun tonjolan. Tonjolan pada permukaan bumi mewakili dataran tinggi, pegunungan, dan gunung di bumi. Sedangkan cekungan mewakili lembah, sungai, danau, maupun rawa. Setiap daerah memiliki ciri dan ekosistem yang berbeda- beda. Sebagai Negara dengan penampakan alam yang banyak, Negara Indonesia memiliki pemandangan alam yang indah. Pemandangan tersebut dimanfaatkan sebagai bagian dari promosi wisata di Indonesia. Penampakan alam di Indonesia berupa gunung, pegunungan, dataran tinggi, sungai, dan danau.

1. Gunung

Gunung adalah penampakan alam yang paling tinggi di bumi. Gunung di Indonesia, rata- rata adalah jenis gunung api, dan beberapa masih tergolong sebagai gunung api yang aktif. Hal ini menyebabkan tanah di Indonesia menjadi subur. Selain itu, dampak dari vulkanisme gunung api, membuat Indonesia memiliki kekayaan batu- batuan yang keluar saat gunung api meletus. Selain gunung api, di Indonesia banyak terdapat gunung yang memiliki kandungan batu bara di dalamnya.

Sehingga Indonesia masih dianggap sebagai salah satu produsen penghasil batu bara. Selain gunung dengan kandungan batu bara di dalamnya, di Indonesia banyak gunung dengan jenis gunung kapur. Gunung ini terbuat dari kapur, dan sering ditambang untuk di ambil kapurnya. Hanya saja gunung kapur memiliki sifat sebagai spon penyerap air. Dengan aktifitas penambangan kapur pada gunung kapur, akan menyebabkan hilangnya sumber- sumber mata air. Contoh gunung api yang aktif di Indonesia adalah gunung merapi, gunung semeru, gunung kelud, gunung bromo. Sedangkan gunung tertinggi di Indonesia adalah gunung jaya wijaya di papua.

2. Pegunungan

Indonesia adalah Negara dengan banyak gunung di dalamnya. Dengan banyaknya gunung, maka otomatis Indonesia memiliki banyak pegunungan. Pegunungan adalah jejeran atau barisan dari gunung- gunung. Pegunungan dapat terbentuk akibat dari aktivitas vulkanisme. Lava yang keluar dari gunung api, akan menjalar dan membeku, sehingga membentuk pegunungan.

Selain itu pegunungan juga dapat terbentuk akibat adanya patahan dan lipatan yang disebabkan oleh tenaga tetonisme. Pegunungan biasa di pakai sebagai tempat wisata dan tempat untuk usaha perkebunan. Hal ini karena pegunungan tidak terlalu landau seperti gunung, tetapi memiliki tanah yang subur dan udara yang cukup sejuk. Pegunungan yang ada di Indonesia antara lain pegunungan gayo di aceh, dan pegunungan jaya wijaya di papua.

3. Dataran Tinggi

Dataran tinggi adalah dataran luas yang berada di tempat yang tinggi. Dataran tinggi dapat terbentuk akibat adanya aktivitas vulkanisme. Gunung yang meletus dengan kekuatan ledakan yang sangat tinggi, sehingga puncak dari gunung tersebut menjadi datar. Gunung api yang mengalami kejadian seperti ini biasa disebut sebagai gunung api perisai atau maar. Dataran tinggi berada pada tempat yang tinggi, tetapi dataran tinggi berada pada ketinggian di bawah gunung dan pegunungan.

Dataran tinggi juga dapat terbentuk akibat aktifitas tektonisme. Di Indonesia sendiri terdapat banyak dataran tinggi. Dataran tinggi di Indonesia, biasa menjadi daerah dengan pemukiman di dalamnya. Selain itu, karena tempatnya yang sejuk, dataran tinggi banyak menjadi objek wisata. Dataran tinggi din Indonesia antara lain dataran tinggi dieng di jawa tengah.

4. Sungai dan Danau

Sungai adalah aliran air yang ada di permukaan bumi. Sungai dapat terbentuk akibat vulkanisme dan tektonisme. Akan tetapi sedimentasi dan erosi menyebabkan sungai memiliki banyak bentuk. Sungai berasal dari mata air yang ada di puncak gunung, dan berakhir di laut. Indonesia memiliki banyak sungai, akibat dari banyaknya gunung di Indonesia. Selain itu, sungai dijadikan sebagai saluran utama dari aliran lava, sehingga lava tidak bergerak sembarangan. Sungai terkenal di Indonesia adalah sungai musi, sungai barito, sungai bengawan solo, sungai brantas.

Selain sungai, Indonesia juga memiliki banyak danau. Danau di Indonesia dapat terbentuk akibat vulkanisme, atau proses sedimentasi pada sungai yang menyebabkan sungai terputus dan membentuk danau tapal kuda. Danau yang terkenal di Indonesia adalah danau toba di aceh.

Kenampakan Buatan di Indonesia

Kenampakan buatan adalah kenampakan yang terbentuk akibat perbuatan dari manusia. Kenampakan buatan terbagi menjadi menjadi dua, yaitu kenmpakan buatan yang terlihat seperti kenampakan alam, dan kenampakan buatan yang tidak seperti alam. Kenampakan alam buatan ini biasanya bertujuan sebagai tempat konservasi bagi hewan dan tumbuhan yang terancam punah.

Selain kenampakan alam buatan ini juga dimaksudnya untuk menampung air hujan. Kenampakan buatan yang tidak seperti alam adalah kenampakan yang memang di buat untuk kepentingan manusia. Kenampakan alam ini biasanya menjadi tempat hidup dan aktivitas bagi manusia. Kenampakan buatan di Indonesia adalah waduk, kebun binatang, pelabuhan, dan pemukiman penduduk

1. Waduk

Waduk adalah sebuah tempat penampungan air raksasa yang di buat oleh manusia. Selain itu, waduk juga sebagai penghalang aliran air sungai, sehingga aliran menjadi meninggi dan terlihat seperti danau yang besar. Waduk juga biasa di sebut sebagai bendungan. Waduk berfungsi sebagai salah satu penyedia air bagi masyarakat, selain itu waduk juga di pakai sebagai bagian dari system irigasi di sawah. Waduk di Indonesia sangat banyak. Contoh waduk di Indonesia adalah waduk gajah wungkur, bendungan sutami, bendungan karang kates, dan waduk jatiluhur.

2. Kebun Binatang

Kebun binatang adalah salah satu kenampakan buatan yang di buat seperti alam. Kebun binatang digunakan sebagai habitat serta tempat konservasi bagi hewan. Hewan- hewan yang ada di kebun binatang, tidak hanya untuk hewan yang terancam punah, tapi juga untuk hewan- hewan yang yang dapat dijadikan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat.

Kebun binatang di bagi menjadi dua, yaitu kebun binatang konvensional dan taman safari. Kebun binatang konvensional adalah kebun binatang biasa, dengan banyak kandang di dalamnya. Sedangkan taman safari adalah kebun binatang dimana binatang di dalamnya di biarkan bebas, tanpa kandang yang sempit. Taman safari lebih baik dari pada kebun binatang, karena binatang di dalamnya menjadi lebih bebas. Hanya saja, untuk taman safari membutuhkan tanah yang sangat luas. Hampir di setiap kota din Indonesia memiliki kebun binatang, akan tetapi hanya ada 2 taman safari di Indonesia, yaitu taman safari cisarua dan taman safari prigen.

3. Pelabuhan

Pelabuhan adalah tempat bersandar bagi kapal- kapal pelabuhan biasanya berada di tepi pantai yang dalam. Hal ini diperlukan, karena kapal besar akan susah bersandar jika tepian pantai tidak dalam. Pelabuhan adalah penampakan buatan yang tidak seperti alam.

Pelabuhan di buat oleh manusia agar manusia dapat naik turun kapal serta menaikkan dan menurunkan muatan menjadi lebih mudah. Indonesia adalah Negara kepulauan. Sehingga luas laut di Indonesia sangat besar. Oleh karena itu, Indonesia memiliki banyak pelabuhan. Contoh pelabuhan di Indonesia adalah pelabuhan tanjung perak, pelabuhan Banjarmasin, pelabuhan benoa, dan pelabuhan merak.

4. Pemukiman Penduduk

Pemukiman penduduk adalah tempat bagi manusia untuk hidup dan beraktivitas. Pemukiman penduduk adalah kawasan yang dipakai untuk segala aktivitas. Mulai aktivitas di lingkungan atau aktivitas berkerja. Pemukiman penduduk adalah penampakan buatan yang tidak seperti alam. Setiap daerah di bumi, pasti memiliki pemukiman penduduk. Pemukiman dengan luas dan jumlah penduduk yang sangat banyak akan menjadi sebuah kota.

Baca Juga: