10 Jenis-jenis Terumbu Karang di Indonesia

Indonesia adalah negara yang berbentuk kepulauan. Oleh karena itu, indonesia adalah salah satu negara di dunia yang memiliki jumlah perairan yang luas. Memiliki banyak pulau serta perairan yang luas, membuat keanekaragaman hayati di Indonesia sangat bervariasi (Baca: Keanekaragaman Hayati di Indonesia Flora dan Fauna). Indonesia sendiri adalah negara dengan banyak memiliki gunung api. Aktivitas gunung api atau vulkanisme adalah salah satu faktor pembantuk tanah yang subur (Baca: Dampak Vulkanisme dalam Kehidupan). Sehingga, jenis flora yang ada di Indonesia semakin beragam.

Tidak hanya flora yang beragam, tetapi fauna yang ada di Indonesia juga beragam. Mulai dari yang tidak dilindungi, hingga yang dilindungi (Baca: Flora dan Fauna yang Dilindungi di Indonesia). Indonesia adalah negara yang di apit oleh dua samudra dan 2 benua. Hal ini menyababkan flora dan fauna di Indonesia sendiri memiliki perpaduan dari 2 benua dan samudra. Sebagai daerah yang memiliki iklim tropis dan di lalui oleh garis khatulistiwa, ekosistem di indonesia sangat banyak. Mulai dari hutan di indonesia seperti hutan hujan tropis, hutan musim, atau savana. Selain itu, ekosistem di indonesia memiliki banyak bentuk dan beragam. Seperti ekosistem sungai, ekosistem rawa, maupun ekosistem laut.

Sebagai negara dengan luas lautan kurang lebig 3,1 juta km persegi, membuat ekosistem laut di indonesia termasuk yang terbesar di dunia. Salah satu mahkluk hidup yang banyak di indonesia adalah terumbu karang. Terumbu karang adalah sekelompoh biota laut yang bersimbiosis dengan tumbuhan laut seperti alga (baca: Terumbu Karang : Habitat, Jenis, dan Manfaatnya). Hal ini menyebabkan terbentuknya karang di dasar laut. Diperkirakan, luas terumbu karang di indonesia mencapai 60.000 km persegi. 1/8 jumlah terumbu karang dunia berada di wilayah indonesia.

Pengertian terumbu karang

Terumbu karang adalah salah satu makhluk hidup yang berada di dasar laut. Terumbu karang berfungsi sebagai habitat bagi tumbuhan laut, hewan laut, maupun mikrorganisme. Seperti halnya pada tumbuhan, terumbu karang juga melakukan fotosintesis dan mengeluarkan oksigen. Oleh karena itu, terumbu karang memerlukan sinar matahari untuk hidup. Biasanya terumbu karang dapat ditemukan hingga kedalaman 50 m, dimana sinar matahari masih dapat masuk. Terumbu karang termasuk makhluk hidup yang sensitif dengan perubahan, terutama perubahan suhu. Suhu ideal bagi terumbu karang berkisar kurang lebih 20 derajat celsius. Salah satu syarat lokasi hidup terumbu karang adalah lautan yang bebas dari polusi. Walau begitu, ada juga terumbu karang yang di temukan di laut dalam. terumbu karang ini tidak membentuk karang dari zat kapur, serta tidak memerlukan sinar matahari.

Terumbu karang adalah salah satu makhluk hidup yang mudah di temukan di sepanjang pantai. Terutama di pantai- pantai indonesia. Terumbu karang sendiri, memiliki berbagai macam jenis. Jenis-jenis terumbu karang di bedakan menjadi 4, yaitu berdasarkan tipenya, berdasarkan bentuk dan tempat tumbuhnya, berdasarkan letaknya, dan berdasarkan zonasinya.

A. Terumbu Karang Berdasarkan Tipenya

Terumbu karang berdasarkan tipenya dibagi menjadi dua, yaitu terumbu karang bertipe lunak dan terumbu karang bertipe keras.

  • Lunak: jenis terumbu karang ini adalah terumbu karang yang tumbuh di sepanjang pantai. Jenis terumbu ini tidak membentuk karang, dan cenderung subur karena mendapatkan sinar matahari yang cukup.
  • Keras: jenis terumbu ini adalaj terumbu karang yang membentuk batuan kapur di dalam laut. Jenis terumbu ini sangat rapuh dan rentan pada perubahan iklim. Terumbu karang ini adalah pembentuk utama ekosistem terumbu karang.

B. Terumbu Karang Berdasarkan Bentuk Dan Tempat Tumbuh

Terumbu karang jenis ini, dibagi menjadi 4 jenis, yaitu

  • Terumbu: terumbu adalah endapan dari batuan kapur. Endapan ini berbetuk seperti punggung laut yang menjadi salah satu pembentuk ekosistem pesisir.
  • Karang: karang adalah biota laut yang memiliki peran dalam pembentukan terumbu. Bentuk karang beruas- ruas seperti bambu.
  • Karang terumbu: karang terumbu adalah karang lunak yang tidak menghsilkan kapur. Karang terumbu banyak di jumpai di daerah pesisir pantai.
  • Terumbu karang: terumbu karang adalah ekosistem di dalam laut, yang pembuatan akibat adanya simbiosis antara hewan dan tumbuhan laut.

C. Terumbu Karang Berdasarkan Letaknya

Terumbu karang berdasarkan letaknya di bedakan menjadi 4, yaitu:

  • Terumbu Karang Tepi: terumbu ini adalah terumbu yang paling banyak ditemukan disekitar pesisir pantai. Terumbu ini bisa hidup hingga kedalaman 40 m. Terumbu ini berbentuk melingkar ke arah lautan lepas. Terumbu ini banyak ditemukan di Bunaken, Pulau Panaitan, dan Nusa Dua Bali.
  • Terumbu Karang Penghalang: Terumbu ini hampir sama dengan terumbu karang tepi. Hanya saja, terumbu ini letaknya jauh dari pesisir. Terumbu ini dapat tumbuh hingga kedalaman 75 m. Terumbu ini banyak ditemukan di Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Kepulauan Banggai Sulawesi Tenggara.
  • Terumbu Karang Cincin: terumbu karang ini bebentu seperti cincin. Terumbu ini banyak ditemukan di sekitar samudra atlantik.
  • Terumbu Karang Datar: terumbu ini adalah terumbu karang yang membentuk pulau- pulau. Terumbu karang ini, tumbuh dari dasar laut menuju permukaan laut. Terumbu karang ini banyak ditemukan di Kepulauan Seribu dan Kepulauan Ujung Batu Aceh.

D. Terumbu Karang Berdasarkan Zonasi

Terumbu karang berdasarkan zonasi dibagi menjadi 2, yaitu yang menghadap ke arah angin, dan membelakangi angin.

  • Terumbu yang menghadap ke angin: terumbu ini adalah terumbu yang lerengnya mengarah ke lautan lepas. Terumbu ini bisa hidup hingga kedalaman 50 m dan cenderung subur. Terumbu karang ini juga bisa disebut dengan pamatang alga.
  • Terumbu yang membelakangi angin: terumbu ini adalah terumbu yang umumnya bersifat keras. Bisa ditemukan pada kedalaman laut kurang dari 50 m. Bentuk terumbu ini seperti hampatan karang yang sempit.

Terumbu Karang Di Indonesia

Indonesia adalah salah satu pemilik ekosistem terumbu karang terbesar di dunia. Diperkirakan, terdapat 300 jenis jenis terumbu karang yang ada di Indonesia. Berikut ini 10 contoh terumbu karang yang ada di Indonesia.

 1. Acropora Cervicurnis

Acropora Cervicornis

Acropora Cervicornis

  • Jenis terumbu karang ini bisa hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaaan laut.
  • Terumbu ini berbentuk seperti pipa kecil yang ada di dalam laut. koloni terumbu ini dapat berkumpul hingga beberapa meter. Terumbu ini tersusun dari cabang- cabang dan membentuk terumbu karang yang lebat, serta cabang- cabang yang silindris.. Aksial koralit dari terumbu karang ini dapat dibedakan.
  • Memiliki kemiripan dengan terumbu karang Acropora Prolifera.
  • Terumbu karang ini biasanya berwarna coklat muda.
  • Hidup pada perairan yang jernih serta tidak berpolusi.  Serta tumbuh di bagian atas lereng atau lagun dangkal yang jernih serta di tengah- tengah karang. Terumbu karang ini banyak di jumpai di perairan Indonesia, Jamaika Serta kepulauan Cayman.

2. Acropora Elegantula

Acropora Elegantula

Acropora Elegantula

  • Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaan laut.
  • Terumbu karang ini berbentuk seperti semak dan berbentuk melebar. Cabang dari terumbu karang ini berbentuk horizontal yang menyabar serta tipis. Serta aksial koralit yang terlihat jelas. Saat terkena arus laut, terumbu karang ini akan bergerak dengan sangat lembut, seperti sedang menari akibat dari ukuran cabang yang hampir seragam.
  • Terumbu karang ini berwarna abu- abu, dengan warna ujungnya akan semakin berwarna muda.
  • Terumbu karang ini memiliki kesamaan dengan Acropora Aculeus
  • Terumbu karang ini mudah ditemukan pada perairan dangkal. Selain Indonesia, terumbu karang ini dapat ditemukan di Sri Langka.

3. Acropoda Micropthalma

Acropora Micropthalma

Acropora Micropthalma

  • Terumbu karang ini bisa hidup pada kedalaman 3-15 m dari atas permukaan laut.
  • Terumbu karang ini berbentuk melebar serta pipih, dengan luas bisa mencapai 2 m.
  • Tarumbu ini biasanya hanya terdiri dari 1 spesies, terdiri dari satu koralit kecil, yang membentuk satu terumbu karang. koralit kecil ini biasanya berjumlah banyak dengan ukuran yang sama.
  • Memiliki kemiripan dengan Acropora Copiosa, Acropora Parilis, dan Acropora Horrida.
  • Dapat ditemukan pada perairan yang keruh, serta lagun yang berpasir. Selain itu, dapat ditemukan pada perairan dangkal dan di atas karang. Selain di Indonesia, terumbu karang ini bisa di jumpai di Australia dan Papua.

4. Acropora Millepora

Millepora

Millepora

  • Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m.
  • Berbentuk bantalan dengan cabang yang pendek dan gemuk serta dengan ukuran yang sama. terumbu karang ini ada kemiripan dengan Acropora Aspera. Yang membedakan adalah radial koralit yang rapat serta aksial koralit yang terpisah- pisah.
  • Terumbu karang ini biasanya berwarna hijau, merah, biru, atau jingga.
  • Terumbu karang ini memiliki kemiripan dengan Acropora Covexa, Acropora Aspera dan Acropora Pulchra.
  • Mudah ditemukan pada perairan yang dangkal serta tidak berpolusi. Selain di Indonesia, terumbu ini juga ditemukan di Filipina dan Australia

5.  Acropora Humilis

Acropora Humillis

Acropora Humillis

  • Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 1-7 m
  • Berbentuk bercabang- cabang. Cabang- cabang dari terumbu karang ini berbentuk tebal. Memiliki koralit yang besar, dan memiliki rdial koralit dengan dua ukuran.
  • Terumbu karang ini juga desebut sebagai karang bercabang. Akibat dari bentuk karang yang bercabang- cabang.
  • Memiliki kurimbosa dengan warna ungu atau merah muda. Tapi warna yang sering di jumpai adalah krem, coklat, atau biru.
  • Hidup disekitar terumbu yang datar, selain itu juga bisa ditemukan pada lereng karang. Jenis terumbu karang ini banyak ditemukan pada perairan indonesia dan tersebar mulai dari laut merah hingga America Tengah dan Indo- Pasifik.

6. Acropora Hyacinthus

Acropora Hyacinthus

Acropora Hyacinthus

  • Terumbu ini hidup pada kedalaman 15-35 m
  • Berbetuk seperti piring dengan cabang yang tipis. Terumbu karang ini termasuk terumbu karang yang mudah rapuh. Koralit dari terumbu karang ini berbentuk mangkok, dengan bagian yang melebar.
  • Terumbu ini berwarna coklat, hijau, merah muda, abu- abu, dan biru.
  • Memiliki kemiripan dengan Acripora Cytherea.
  • Terumbu karang ini juga disebut sebagai karang meja. Hal ini karena bentuknya yang lebar seperti meja.
  • Dapat ditemukan disekitar lereng karang atau perairan yang dangkal. Selain di Indonesia, terumbu karang ini banyak dijumpai di Australia

7. Sidesratra Sidereal

Siderastrea Sidereal

Siderastrea Sidereal

  • Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 7-14 m
  • Pada beberapa kesempatan karang ini juga sering ditemukan berada di atas ketinggian 1 meter dari permukaan laut.
  • Terumbu karang ini membentuk koloni yang menyerupai batu bulat dan besar. Koloni terumbu karang ini bisa tersebar hingga beberapa meter. Beberapa terumbu karang ini berbentu sedikit lebih pipih dari biasanya.
  • Terumbu karang ini biasanya berwarna coklat atau abu- abu. warna dari terumbu karang ini biasanya seragam
  • Berada di perairan jernih dan bebas dari polusi. Selain di Indonesia, jenis terumbu karang ini banyak ditemukan di laut karibia.

8. Montipora Danae

Montipora Danae

Montipora Danae

  • Terumbu karang ini hidup pada kedalaman 3-15 m dari permukaan laut.
  • Berbentuk plat datar seperti kubah dengan koralit yang kecil. Selain itu, terumbu ini ada berbentuk seperti piring yang terbalik.
  • Terumbu karang ini berwarna coklat muda, ungu atau terkadang berwarna sangat cerah.
  • Terumbu karang ini memiliki kemiripan dengan MontiporaVerrucosa dan Montipora Palawanensis.
  • sifat dari terumbu karang ini tidak menjadi benalu bagi terumbu karang yang lain. Akan tetapi, terumbu karang ini memiliki kemampuan untuk tumbuh dengan sangat cepat. Sehingga mengambil banyak tempat di akuarium.
  • Dapat di temukan hidup di sekitar lereng karang bagian atas atau lagun yang jernih. selain di Indonesia, terumbu karang ini banyak ditemukan di Papua Nugini, Filipina, Jepang, hingga Madagaskar.

9. Montipora Aquituberculata

Montipora Aquituberculata

Montipora Aquituberculata

  • Terumbu ini hidup pada kedalaman 3-15 m
  • Berbentuk seperti corong dengan lapisan yang bersusun- susun. Terumbu karang ini terdiri dari koralit dengan dikelilingi papila yang tebal. Terumbu karang ini lama kalamaan akan mengerak sehingga tersusun menjadi seperti corong.
  • Terumbu Karang ini memeliki kemiripan dengan MontiporaPeltiformis.
  • Terumbu ini berwarna coklat atau jingga
  • Dapat di temukan hidup pada perairan dangkal dengan banyak karang. Daerah pesebarannya selain di Indonesia sama dengan Montipora Danae, yaitu Filipina Jepanng hingga ke Madagaskar. Akan tetapi, terumbu karang ini juga bisa ditemukan di Australia.

10. Acropora Grandis

Acropora Grandis

Acropora Grandis

  • Terumbu ini hidup pada kedalaman 3-15 m
  • Semakin dalam lokasi terumbu ini maka cabang akan semakin panjang dan terbuka. semakin dangkal, maka cabangnya akan semakin pendek.
  • Terumbu ini berwarna coklat, merah muda, biru, atau hijau. Pada ujungnya, warna akan semakin muda.
  • Dapat ditemukan hidup pada lereng karang bagian atas. Memiliki persebaran yang sama dengan Montipora Danae. yaitu Indonesia, Filipina, Jepang, hingga Madagaskar. selain itu, jenis terumbu karang ini tersebar hingga Indo- Pasifik. Terumbu karang ini banyak tumbuh di daerah yang beriklim tropis.

Baca Juga:

, , , ,
Oleh :
Kategori : Biogeografi