13 Manfaat Atmosfer bagi Kehidupan di Bumi

Bagaimana jadinya jika rumah kamu tidak memiliki atap? Kira-kira segawat itulah jika bumi tidak punya atmosfer. Semua benda langit yang berbahaya bisa masuk ke dalam bumi dan menghancur yang ada di dalamnya. Ibarat sebuah payung raksasa, atmosfer adalah lapisan terluar yang menangkis meteor dan komet, serta melindungi bumi dari ancaman lainnya.

Beberapa tahun terakhir ini dunia sangat memperhatikan ancaman pemanasan global yang berpotensi merusak lapisan atmosfir bumi. Bahkan negara kita Indonesia yang saat ini memiliki hutan tropis terbesar dapat diharapkan menjadi penyeimbang kondisi atmosfer yang saat ini sangat mengkhawatirkan (baca:  jenis hutan hujan tropis).

Atmosfer sendiri sebenarnya adalah lapisan udara yang terdiri dari berbagai macam unsur dan senyawa kimia dan menutupi seluruh permukaan bumi. Jika kita uraikan satu persatu maka atmosfer tersusun dari nitrogen (78%), oksigen (21%), argon (1%), air (0-7%),  ozon (0-0.01%), dan karbondioksida (0.01-0.1%) dan gas lainnya. Selain tersusun dari gas-gas di atas, atmosfer juga memiliki lapisan dimulai dari lapisan atmosfer yang paling dekat dengan bumi, kemudian stratosfer, mesosfer, ionosfer dan eksosfer yang merupakan lapisan atmosfer yang paling jauh dari bumi.  Di bawah ini adalah manfaat atmosfer yang akan dijelaskan berdasarkan tiap lapisan yang menyusunnya.

  1. Manfaat Lapisan Troposfer

Sebagaimana kita ketahui bahwa semesta kita memiliki begitu banyak benda langit dengan warna dan ukuran yang berbeda-beda. Baik secara langsung atau pun tidak banyak dari benda langit yang memiliki radiasi negatif yang efeknya dapat menggangu organ tubuh manusia dan makhluk biologi lainnya.

Meski pun letaknya jauh di sana, tapi dengan ukuran dan daya yang kuat efek radiasi tersebut bisa masuk ke dalam bumi.  Nah, di sinilah fungsi dari lapisan troposfer yaitu, melindungi kita dari sengatan radiasi negatif benda-benda langit.

Pada lapisan troposfer ini tercipta perubahan cuaca yang tentunya bermanfaat untuk manusia, khususnya menciptakan siklus alam yang harmonis.

  1. Manfaat Lapisan Stratosfer

Lapisan kedua adalah stratosfer. Tidak seperti lapisan troposfer yang masih bisa merasakan perubahan suhu serta cuaca secara signifikan, lapisan stratosfer tidak ada pola perubahan cuaca yang berarti. Oleh karena sifat alamnya yang dapat dibaca dengan mudah dan sangat jarang terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba, maka manusia memanfaatkannya untuk dijadikan jalur lalu lintas pesawat. Jika kamu pernah naik pesawat, maka waktu itu kamu terbang di lapisan stratosfer ini.

  1. Manfaat Lapisan Mesosfer

Di lapisan ini ada pergeseran udara yang berakibat terciptanya suhu yang sangat panas di lapisan mesosfer. Tentunya ini bukan berita buruk, karena suhu panas yang ada di atas sana justru sangat bermanfaat bagi kita yang hidup di bumi. Fungsinya adalah sebagai pengikis benda-benda langit yang jatuh ke bumi, sehingga dengan panasnya tersebut meteor dan benda langit lainnya sudah habis terbakar sebelum menyentuh bumi. Kalau pun ada kejadian hujan meteor dan ada serpihannya yang jatuh ke bumi, itu berari meteor tersebut sangatlah besar dan memiliki kecepatan tinggi, sehingga masih ada sisa-sisanya yang lolos dan jatuh ke bumi.

  1. Manfaat Lapisan Ionosfer

Dari namanya kita dapat mengetahui kalau lapisan ini memiliki muatan listrik. Kita dapat memanfaatkan muatan listrik tersebut untuk memantulkan gelombang radio, sehingga lapisan ini sangat berguna untuk kegiatan telekomunikasi.

Pada lapisan ini sering terjadi kenaikan temperatur yang cukup tinggi, akibat proses penyerapan radiasi dari sinar ultra violet.

  1. Manfaat Lapisan Eksosfer

Sebagai lapisan terakhir, lapisan termosfer adalah tameng pertama yang melindungi bumi dari batu meteor, komet, dan benda langit lain yang tertarik oleh gravitasi bumi. Benda langit yang mendekat akan terbakas dan lenyap atau jika benda tersebut sangatlah besar, lapisan termosfer akan mengikisnya habis-habisan agar ketika jatuh meteorit atau benda lain menjadi sangat kecil dan tidak menimbulkan kerusakan yang signifikan.

Selain manfaat di atas, gas-gas yang menjadi komposisi atmosfer juga memiliki manfaatnya masing-masing, antara lain sebagai berikut:

  1. Nitrogen, gas ini merupakan unsur terbanyak yang berada di dalam atmosfer. Gas ini bermanfaat sebagai bahan makanan bagi tumbuhan.
  2. Oksigen, ini gas yang sangat dibutuhkan manusia dan makhluk hidup lain, yaitu untuk pernapasan. Dalam insdutri kesehatan bahkan oksigen dikemas kedalam bentuk tabung. Zat ini tersedia banyak di daratan rendah. Semakin tinggi letak daratan dari permukaan bumi, maka jumlah oksigen di sana akan semakin sedikit.
  3. Karbondioksida, gas yang tidak berbau dan tidak berwarna ini sangat dibutuhkan oleh tanaman dalam proses fotosintesis mereka. Walau pun gas ini menggangu pernafasan manusia, tapi kita dapat memanfaatkannya sebagai pemadam api, juga untuk pembuatan sodium karbonat, sodium bikarbonat, dan bahan kimia lainnya.
  4. Neon, umumnya digunakan untuk lampu listrik. Selain itu juga bisa dimanfaatkan dokter untuk melihat hasil rontgen, dan bisa dijadikan indikator tegangan tinggi.
  5. Ozon, lapisan ozon sangat penting dalam menyerap sebagian radiasi matahari. Selain itu gas ini juga mulai dimanfaat untuk memusnahkan bakteri dalam air dan mulai dipakai untuk membuat air mineral yang bersih dari bakteri.
  6. Argon, salah satu unsur yang digunakan untuk mengisi lampu listrik bersama zat neon. Biasanya lampu yang menggunakan argon lebih hemat dalam pemakaian listrik.
  7. Metana, gas yang satu ini mudah terbakar dan dimanfaatkan sebagai bahan bakar.
  8. Helium, selain dimanfaatkan untuk mengisi balon meteorology dan balon reklame, gas ini juga digunakan sebagai bahan bakar penggerak roket.
  9. Hidrogen, gas ini sering dimanfaat untuk pembuatan amonia dalam industri pupuk.

Manfaat lain dari atmosfer adalah menjaga agar suhu udara di bumi lebih stabil. Jadi, ketika siang tidak terlalu panas, dan ketika malam tidak terlalu dingin. Tanpa adanya atmosfer, maka suhu di bumi pada siang hari diprediksikan sekitar 93ºC dan menurun dratis ketika malam menjadi -184ºC. Dengan suhu tersebut sangat mustahil manusia bisa hidup.

Itu dia manfaat atmosfer berdasarkan lapisan dan zat-zatnya. Sudah menjadi kewajiban kita manusia sebagai makhluk paling cerdas di bumi untuk memelihara dan menjaga semua lapian atmosfer bumi. (baca: cara menanggulangi efek rumah kaca dan pemanasan global) Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah pengetahuan kita semua.