Lapisan Ionosfer : Pengertian, Ciri-ciri, Suhu dan Fungsi

Sebagai satu- satunya planet yang mempunyai karakteristik unik dan paling cocok ditempati oleh makhluk hidup, planet bumi memerlukan pelindung khusus. Mengapa planet Bumi memerlukan pelindung khusus? Hal ini karena planet di tata surya di bumi  ditempati oleh banyak sekali makhluk hidup. Dan makhluk hidup beserta semua kalangsungan hidup yang ada di dalamnya ini tidak bisa menerima kondisi ekstrim yang sewaktu- waktu terjadi dan menimpa Bumi dari arah luar angkasa. Bila hal seperti ini terjadi (Bumi tidak ada yang melindungi), maka kemungkinan besar kelangsungan hidup di planet bumi ini akan musnah. Bahkan tidak akan ada kehidupan di Bumi. Oleh karena keadaan Bumi harus dilindungi dengan perlindungan yang ekstra demi kelangsungan makhluk hidup yang ada di dalamnya, maka dari alam sendiri pun sudah disiapkan pelindung tersebut.

Untuk melindungi bumi dan juga kehidupan yang berlangsung di dalamnya, secara alamiah bumi telah memiliki pelindungnya. Pelindung bumi ini merupakan suatu lapisan udara yang siap menjaga bumi dari gangguan apapun yang kemungkinan terjadi dari luar angkasa.  Pelindung bumi ini merupakan lapisan udara yang tebal dan juga berlapis- lapis. Pelindung bumi ini adalah lapisan atmosfer bumi.

Berbicara mengenai lapisan- lapisan atmosfer Bumi, kita perlu mengetahui apa sajakah nama- nama lapisan dari atmosfer bumi ini. Atmosfer bumi ini setidaknya mempunyai sekitar lima lapisan. Kelima lapisan dari atmosfer Bumi ini adalah troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer atau ionosfer, dan eksosfer. Itulah kelima lapisan atmosfer Bumi diurutkan dari yang paling rendah hingga yang paling tinggi jaraknya dari permukaan Bumi. Masing- masing lapisan atmosfer tersebut mempunyai karakteristik yang bermacam- macam.

Nah, kali ini kita akan membahas salah satu dari lapisan atmosfer tersebut. Lapisan atmosfer yang akan kita bahas pada artikel kali ini adalah lapisan atmosfer yang berada di urutan keempat dari bawah atau kedua dari atas. Lapisan yang akan kita bahas lebih lanjut adalah mengenai lapisan termosfer atau ionosfer.

Pengertian Lapisan Ionosfer

Lapisan ionosfer ini lebih dikenal sebagai nama lain dari lapisan termosfer. Beberapa ahli ada yang menyebutkan bahwasannya ionosfer ini adalah perpanjangan dari lapisan termosfer. Ionosfer tidaklah dianggap sebagai lapisan baru atau lapisan atmosfer yang terpisah. Hal ini karena keberadaan lapisan ionosfer ini seperti berada di tengah- tengah lapisan tersebut.

Inosfer sendiri merupakan bagian dari atmosfer bumi yang mengalami peristiwa ionisasi yang disebabkan oleh radiasi sinar matahari. Lapisan ionosfer ini merupakan lapisan yang mempunyai peranan penting bagi keelektrikan atmosfer dan juga membentuk batas dalam lapisan magnetosfer.

Ciri- ciri Lapisan Ionosfer

Lapisan- lapisan ionosfer yang memuat lima lapisan ini mempunyai sifat yang berbeda- beda antara satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu, untuk mengenali masing- masing dari lapisan ini kita perlu mengetahui karakteristik dari masing- masing lapisan ini.

Untuk dapat mengetahui karakteristik dari masing- masing lapisan, dapat kita lihat dari ciri- ciri lapisan tersebut. Seperti halnya dengan lapisan- lapisan yang lain, ionosfer ini mmpunyai ciri- ciri khusus, ciri- ciri dari lapisan ionosfer antara lain:

  1. Merupakan sebuah lapisan dimana semua atom- atom yang berada di wilayah ini mengalami ionisasi.
  2. Memiliki suhu atau temperatur di antara 0 derajat hingga 70 derajat Celcius
  3. Lapisan ini tersusun atas tiga lapisan, yaitu: Lapisan E atau lapisan Kennelly Heavyside yang berada pada jarak atau ketinggian 100 hingga 200 kilometer. Ada pula sumber yang menyatakan bahwa lapisan ini berada di ketinggian 85 hingga 150 kilometer (dengan rata- rata 100 kilometer). Pada lapisan ini, terjadilah proses ionisasi yang tertinggi. Ada yang menyatakan bahwa lapisan ini dikenal sebagai lapisan ozon. Lapisan ini mempunyai suhu yang berkisar antara minus 70 derajat Celcius hingga 50 derajat Celcius.
  4. Lapisan F atau lapisan Appleton yang berada di ketinggian 200 hingga 400 kilometer.

Lapisan yang pertama dan juga lapisan yang kedua (lapisan E dan F) ini merupakan lapisan yang sangat berguna bagi perkembangan telekomunikasi manusia. Karena kedua lapisan ini dapat memantulkan geombang radio ke bumi, baik gelombang yang panjang maupun yang pendek. Sehigga hal ini akan menyebabkan manusia bisa memanfaatkan teknologi radio sebagai alat komunikasi dalam radius tertentu. Lapisan atom yang berada pada ketinggian 400 hingga 800 kilometer. Pada lapisan ini, semua materi berada dalam bentuk atom. Lapisan ini menerima panas matahari secara langsung sehingga suhu pada lapisan ini sangatlah tinggi. Bahkan di duga bahwa lapisan ini mempunyai suhu sekitar 1200 derajat Celcius.

Itulah beberapa ciri ataupun karakteristik yang dimiliki oleh lapisan ionosfer ini. Perlu diketahui, meskipun ciri- ciri yang disebutkan hanya sedikit, namun itu adalah sifat yang bisa membedakan lapisan ini dengan lapisan yang lainnya.

Pembentukan Lapisan Ionosfer

Lapisan- lapisan atmosfer yang tersusun rapi ini ternyata mempunyai sejarah pembentukan. Sejarah pembentukan ini diketahui karena adanya penelitian dari para ahli mengenai hal tersebut. Demikian pula dengan lapisan ionosfer ini yang mempunyai sejarah pembentukan. Lapisan ionosfer ini terbentuk karena adanya akibat dari adanya reaksi kimia tertentu. Reaksi kimia yang berakibat menjadi terbentuknya lapisan ionosfer inilah yang belum bisa dijelaskan karena terbatasnya sumber yang menjelaskan tentang hal tersebut.

Suhu di Lapisan Ionosfer

Lapisan- lapisan yang menyusun atmosfer Bumi mempunyai suhu yang berbeda dari masing- masing lapisannya. Umumnya lapisan atmosfer ini semakin ke atas akan mempunyai suhu yag semakin rendah. Namun adakalanya juga ditemukan sifat lapisan yang semakin ke atas justru semakin tinggi suhunya. Hal ini karena semakin tinggi keberadaan lapisan tersebut akan semakin dekat sinar matahari sehingga akan mendapatkan penyinaran secara langsung.

Di dalam lapisan ionosfer ini kita akan menemukan suhu akan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya ketinggian. Dengan kata lain, di dalam lapisan ionosfer ini semakin tinggi lapisan maka akan semakin tinggi suhu yang akan dirasakan.

Fungsi Lapisan Ionosfer

Lapisan- lapisan yang menyusun atmosfer bumi merupakan lapisan yang mempunyai banyak fungsi yang sangat diperlukan oleh manusia dan makhluk hidup lainnya serta sangat dibutuhkan oleh manusia. Setiap lapisan yang menyusun atmosfer ini mempunyai fungsi atau manfaatnya masing- masing. Demikian halnya dengan lapisan inosfer ini.

Secara umum, ada beberapa manfaat dari lapisan ionosfer yang dapat dirasakan oleh manusia secara langsung maupun tidak langsung. Beberapa manfaat atau fungsi dari lapisan ionosfer antara lain adalah:

  1. Memantulkan gelombang radio ke bumi

Fungsi pertama yang dihasilkan oleh lapisan ionosfer yang dapat dirasakan oleh manusia adalah sebagai tempat dipantulkannya gelombeng radio. Dengan adanya sifat ini, maka seluruh manusia yang ada di bumi dapat merasakan adanya gelombag radio. Hal ini tentun saja menjadi kabar gembira bagi manusia. karena dengan adanya gelombag radio ini maka komunikasi akan semakin lancar. Orang- orang dapat mengetahui berbagai macam informasi yang dapat diniknmati dalam radius tertentu.

  1. Sebagai lapisan ynag melindungi bumi dari jatuhnya meteor

Setiah harinya, ada benda langit yang jatuh yang menimpa bumi. Benda langit yang jatuh dari sistem tata surya tersebut dikenal dengan meteor. Sebelum masuk ke dalam permukaan bumi, benda langit tersebut akan terlebih dahulu menerobos masuk dan melewati atmosfer bumi. Pada saat melewati atmosfer bumi inilah benda langit tersebut akan bergesekan dengan atmosfer bumi kemudian ketika sampai di lapisan ionosfer, meteor yang jatuh tersebut akan dibakar. Pembakaran meteor oleh lapisan ionosfer inisangat berguna sekali. Hal ini karena apabila tidak dibakar di lapisan ionosfer, maka meteor- meteor tersebut akan senantian jatuh mencapai permukaan bumi. Dan kita pun bisa membayangkan sendiri apa yang akan terjadi apabila setiap harinya adal meteor yang jatuh dan menimpa permukaan bumi.

  1. Sebagai lapisan yang menghasilkan cahaya indah, yakni aurora

Fenomena alam munculnya aurora yang seringkali terlihat di langit kutub bumi, ternyata terjadi di lapisan ini. ya, ari lapisan inilah kita bisa menikmati cahaya indah yang menari- nari di langit malam di kutub utara dan selatan bumi. (baca : proses terjadinya aurora)

Itulah beberapa manfaat yang dihasilakn dari lapisan ionosfer untuk kehidupan manusia dan juga melindungi bumi. Selain manfaat yang disebutkan di atas, masih banyak manfaat lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang mungkin saja tidak dirasakan langsung oleh manusia.

Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai lapisan ionosfer. Meskipun hanya sedikit, semoga informasi ini kelak bisa bermanfaat bagi kita semua.

, , ,
Oleh :
Kategori : Meteorologi