Categories
Ilmu Sosial

Negara Peru: Karakteristik, Kondisi Ekonomi dan Penduduknya

Negara Peru atau Republik Peru adalah sebuah negara yang berada di bagian barat Amerika Selatan. Berdasarkan sejarah, negara Peru menjadi tempat peradaban pra-Inca dan terus berkembang menjadi Kerajaan Inca.

Hingga akhirnya negara ini dikuasai oleh bangsa Spanyol dan menjadikan Peru sebagai Virreinato dan sumber emas serta perak utama bagi Kerajaan Spanyol. Peru menjadi negara merdeka dari kekuasaan Spanyol pada tanggal 28 Juli 1821 berkat terjadinya aliansi antara tentara Argentina, Jose de San Martin, dan tentara Neogranadine, Simon Bolivar.

Ada kemungkinan nama Peru berasal dari kata Biru, yakni nama seorang penguasa lokal yang tinggal tak jauh dari Teluk San Miguel, Kota Panama. Dan saat bangsa Spanyol tiba pada 1522 dan melakukan penyerbuan hingga ke daerah selatan, di sinilah mereka menamainya dengan Biru atau Peru.

Karakteristik Negara Peru

Negara Peru memiliki luas mencapai 1.285.216 km persegi, berada sepenuhnya di Belahan Bumi Selatan. Dapat dikatakan jika negara Peru termasuk negara megadiverse dengan beragam habitat mulai dari dataran gersang di pesisir Pasifik (bagian barat), pucak pegunungan Andes yang terbentang dari utara sampai dengan tenggara, hingga hutan hujan tropis Amazon di bagian timur.

Beribu kota di kota Lima, negara Peru mempunyai batasan dengan beberapa negara dan perairan, antara lain:

Kawasan pantai yang berada di bagian barat merupakan dataran sempit dan sebagian besar gersang, kecuali kawasan lembah yang terbentuk dari sungai musiman. Pada pegunungan Andes memiliki dataran tinggi atau sierra salah satunya Altiplano dengan titik tertingginya yakni Huascaran yang juga menjadi titik tertinggi Peru dengan tinggi mencapai 6.768 meter.

Negara Peru juga mempunyai wilayah berupa dataran luas yang tertutup oleh hutan Amazon, memanjang ke arah timur. Bahkan sekitar 60 persen wilayah negara Peru ditutupi oleh hutan.

Peru memiliki 54 cekungan hidrografi dengan 52 diantaranya merupakan cekungan pantai kecil yang mengalirkan air menuju Samudera Pasifik. Sedangkan dua lainnya adalah cekungan Amazon yang bermuara di samudera Atlantik serta cekungan endorheik di danau Titicaca, keduanya dibatasi oleh pegunungan Andes.

Pada cekungan endorheik sungai Amazon berawal, dengan panjang mencapai 6.872 km menjadikan sungai ini sebagai sungai terpanjang di dunia. Meskipun negara Brazil terkenal akan sungai Amazonnya, namun sekitar 75 persen berada di Peru.

Iklim Peru sangat bervariasi karena adanya lintang tropis, variasi topografi, pegunungan, serta dua arus laut (Humboldt dan El Nino). Untuk kawasan pesisir bersuhu sedang, curah hujan rendah, namun tingkat kelembaban tinggi.

Untuk kawasan pegunungan, hujan sering turun saat musim panas, serta kelembaban berkurang bersamaan dengan ketinggian puncak beku di pegunungan Andes. Sedangkan untuk kawasan Amazon curah hujan dan suhu termasuk tinggi, kecuali untuk bagian selatan dengan musim dingin yang amat dingin serta curah hujan musiman.

Ekonomi Dan Kekayaan Negara Peru

Perekonomian negara Peru berada pada urutan ke-48 di dunia berdasarkan pada Purchasing Power Parity dan pendapatannya masuk ke dalam menengah ke atas menurut Bank Dunia. Menurut sejarah, ekonomi Peru sangat berpengaruh pada kegiatan ekspor yang menyediakan mata uang kertas dalam pembiayaan impor serta pembayaran utang luar negeri.

Sektor jasa menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto sebesar 53 persen dan diikuti oleh bidang manufaktur sebesar 22,3%, industri (15%), dan pajak (9,7%). Seiring berjalannya waktu ekonomi Peru terus mengalami peningkatan karena adanya stabilitas makroekonomi, peningkatan investasi dan konsumsi, serta nilai tukar perdagangan.

Kegiatan ekspor juga menjadi andalan negara Peru dengan produk utama berupa tembaga, seng, emas, tekstil, dan tepung ikan.

Menurut Undang-Undang Peru bahwa sumber daya alam negara berupa perairan baik dangkal maupun bawah tanah, tanah, lapisan tanah dan tanah untuk kapasitas penggunannya (pertanian, kehutanan yang dilindungi).

Cadangan perak yang dimiliki oleh Peru menjadi yang terbesar di dunia selain memiliki emas, seng, dan timah.

Penduduk Negara Peru

Negara Peru termasuk negara dengan etnik yang beraneka ragam dan berkembang selama 5 abad. Sebelumnya etnik Amerindian mendiami Peru sebelum akhirnya bangsa Spanyol datang ke daratan Peru pada abad ke-16.

Saat ini penduduk Peru berasal dari beragam etnik, dengan etnik Mestizo menjadi etnik mayoritasnya. Terdapat etnik minoritas yang juga dapat ditemukan di Peru seperti Quechua, bangsa kulit putih, bangsa kulit hitam, Aymara, dan etnik lain yang tidak teridentifikasi.

Sebagian besar penduduk Peru tinggal di kota-kota besar termasuk area metropolitan Lima, Arequipa, Trujillo, Chiclayo, dan lainnya.

Berdasarkan Konstitusi Peru tahun 1993, bahasa resmi negara Peru adalah Spanyol, sedangkan untuk daerah lainnya yakni Quechua dan bahasa daerah lainnya. Bahasa Spanyol banyak dituturkan oleh pemerintah dan menjadi bahasa sehari-hari penduduk Peru.

Agama Katolik Roma menjadi agama yang paling banyak dianut oleh penduduk Peru sejak beradad-abad lamanya. Agama lainnya yang juga dianut oleh penduduk Peru yakni Kristen, Evangelican, Yahudi, Johavah’s Withnesses, dan lainnya.

Fakta Menarik Negara Peru

  1. Ada sekitar 20.375 jenis flora di Peru dan 5.500 diantaranya adalah endemik.
  2. Bunga Cantuta menjadi bunga favorit bagi Kaisar Inca.
  3. Kentang berasal dari negara Peru dan di negara ini terdapat 15.000 varietas kentang, 3.600 diantaranya termasuk kentang beracun.
  4. Ada lebih dari 55 varietas jagung yang dapat ditemukan di Peru.
  5. Setiap tahun ada sekitar 20.000 orang Peru yang dibunuh oleh suku Kanibal dari pedalaman hutan Amazon.