Negara Iran: Karakteristik – Perekonomian Dan Kekayaan Alam

Sebagai salah satu negara yang berada di kawasan Asia Barat atau yang lebih dikenal sebagai Timur Tengah, ternyata sudah memiliki sejarah yang amat panjang. Menurut sejarah, kerajaan pertama sudah berdiri sekitar tahun 550 SM, jadi jangan heran jika Iran masuk sebagai daftar negara tertua di dunia.

Sampai pada tahun 1935 negara Iran masih bernama Persia dan sering digunakan di dunia Barat. Pada tahun 1959, diumumkan oleh Mohammad Reza Shah Pahlavi, baik Iran maupun Persia masih bisa digunakan, sedangkan nama Iran merupakan bahasa yang digunakan oleh bangsa Arya dengan artinya “Tanah Bangsa Arya”.

Karakteristik Negara Iran

Negara Iran yang berada di dekat Teluk Persia ini mempunyai luas wilayah mencapai 1.648.000 km persegi dan beribu kota di Teheran. Hampir sebagian besar daratan Iran berupa pegunungan kasar yang memisahkan basin drainage atau dataran tinggi.

Di wilayah barat mempunyai populasi yang tinggi dan juga terdapat beberapa pegunungan yang sangat menonjol seperti Pegunungan Zagros, Pegunungan Kaukasus dan Pegunungan Alborz yakni tempat Gunung Damavand berada serta menjadi titik tertinggi di Iran dengan tinggi 5.604 meter di atas permukaan laut.

Sedangan di bagian timur kondisi alamnya cukup berbeda, terdiri dari gurun dan dataran rendah dengan wilayah tak berpenghuni. Di kawasan ini terdapat Dash-e Kavir yang mengandung mineral garam dan terkadang muncul juga danau garam.

Secara geografis negara Iran berbatasan dengan:

Sebagian besar wilayah di Iran beriklim kering, setengah kering dan subtropis di sepanjang pesisir Kaspia. Di bagian utara yang berbatasan dengan Laut Kaspia memiliki suhu yang amat rendah dan lembab sepanjang tahun.

Penduduk Negara Iran

Tidak jauh berbeda dengan negara Indonesia, penduduk Iran terdiri atas beberapa kelompok etnik dengan beragam agama. Populasi penduduk Iran tumbuh dengan pesat dengan jumlah penduduk sekitar 80 juta jiwa, akan tetapi selama beberapa tahun terakhir terjadi penurunan jumlah kelahiran dan diperkirakan penduduk Iran hanya sekitar 105 juta jiwa di tahun 2050.

Negara Iran menjadi salah satu negara tujuan para pengungsi yang berasal dari Afganistan dan Irak. Tidak heran jika sejak revolusi 1979, sekitar 5 juta warga Iran beremigrasi ke sejumlah negara di dunia.

Hampir sebagian besar penduduk Iran menggunakan bahasa Persia sebagai bahasa sehari – hari dan bahasa resmi, ada pula bahasa minoritas yang penting seperti Arab, Neo-Aram, Armenia dan Georgia. Meskipun begitu ada juga masyarakat yang menggunakan bahasa daerah tersendiri tergantung di mana mereka tinggal.

Menurut CIA World Factbook, penduduk Iran berasal dari etnik Etno-linguistik Indo-Eropa sebesar 79% yang terdiri dari:

  • Persia: 61%
  • Kurdi: 10%
  • Lur: 6%
  • Baloch: 2%

Dan sisanya berasal dari etno-lingustik berbeda yang terdiri atas:

  • Azerbaijan: 16%
  • Arab: 2%
  • Turkmen dan suku Turki: 2%
  • Dan lain-lain: 1%

Agama resmi yang dianut oleh masyarakat Iran yakni Islam Syiah Dua Belas Iman dengan jumlah sekitar 95%, Islam Sunni 8% dan sisanya berupa agama minoritas seperti Kristen, Baha’i, Yahudi, Mandean, Yezidi, Zoroaster, dan Yarsani sebesar 1%.

Kondisi Ekonomi Dan Kekayaan Alam Negara Iran

Sistem perekonomian negara Iran menggunakan percampuran Ekonomi Perencanaan Sentral dengan sumber minyak, di mana bekerja sama dengan perusahaan pemerintah serta perusahaan swasta yang berdampak pada meningkatnya perekonomian Iran sejak dua abad yang lalu.

Negara Iran mengandalkan sektor jasa yang bergerak di bidang pertanian, pertambangan (minyak dan gas alam), dan cukai. Bahkan negara Iran juga melakukan kerja sama di bidang perdagangan dengan beberapa negara seperti, Rusia, Republik Rakyat Tiongkok, Jerman, Italia, Prancis, Jepang, dan Korea Selatan.

Perang yang berkepanjangan telah merubah perekonomian di Iran dan terus menurun akibat banyaknya negara besar yang tidak ingin bekerja sama dengan Iran. Hal ini disebabkan karena Iran mendukung adanya teroris serta kepemilikan senjata nuklir.

Padahal sumber daya alam berupa minyak bumi adalah yang terbesar kedua setelah Arab Saudi. Meskipun begitu, negara ini mengalami kesulitan untuk mengekspor minyak bumi yang dimilikinya dan semakin sulit setelah Amerika Serikat memberikan sanksi embargo kepada Iran.

Akibatnya, perekonomian Iran merosot, terjadi inflasi, nilai tukar pun turun dan tidak ada investor. Tidak hanya minyak, Iran juga memiliki sumber daya alam lainnya berupa gas, tembaga, kromium, seng, batu bara dan mangan.

Fakta Menarik Negara Iran

  1. Di tahun 2002, Google digunakan sebagai alat intelijen oleh kepolisian Iran. Dan pemerintah saat itu ingin adanya internet nasional yang prosesnya diawasi oleh pemerintah.
  2. Kota Teheran yang juga menjadi ibu kota negara Iran ini memiliki tingkat polusi udara terburuk di dunia. Bahkan ada sekitar 27 orang mati akibat polusi udara yang berdampak menimbulkan penyakit.
  3. Di Iran hanya ada satu sungai yakni Sungai Karun yang dapat dilewati oleh kapal boat dan untuk rute pendek saja.
  4. Negara Iran mengontrol 50% pasar telur ikan di Laut Kaspia. Telur ikan ini berasal dari ikan sturgeon yang lebih dikenal dengan nama caviar.
  5. Selain minyak, kapet adalah komoditas utama negara Iran. Kapet atau permadani sudah ada di Iran sejak lebih dari 2500 tahun yang lalu.
  6. Kucing Persia yang saat ini sudah terkenal di seluruh dunia berasal dari dataran tinggi Iran. Pedagang Italia membawa kucing persia ke Eropa pada abad ke-17.