Negara Irak: Karakteristik – Perekonomian – Faktanya

Beberapa tahun terakhir, negara Irak banyak menarik perhatian dunia, akibat adanya konflik perang saudara selama bertahun – tahun. Republik Irak atau Irak berada di kawasan Timur Tengah atau Asia Barat yang terbentang dari wilayah Mesopotamia hingga ujung barat laut di Pegunungan Zagros dan bagian timur Gurun Suriah.

Menurut sejarah, Irak sudah dikenal sejak dahulu dengan sebutan Mesopotamia yang secara harfiah mempunyai arti “di antara dua sungai” dalam bahasa Yunani. Bahkan Irak menjadi daratan pertama tempat lahirnya peradaban pertama di dunia dengan budaya Sumeria, Akkadia, Babilonia dan Asyur yang berhasil menyebar ke beberapa daerah sekitar pada tahun 5.000 SM.

Karakteristik Negara Irak

Sebagian besar wilayah Irak merupakan daratan padang pasir, akan tetapi wilayah yang berada di pinggir sungai Tigris dan Eufrat adalah wilayah bertanah aluvial yang cukup subur. Pada bagian utara Irak merupakan daerah pegunungan dengan titik  tertingginya yaitu Chekha Dar (3.611 m) dan memiliki garis pantai yang cukup kecil dengan panjang 58 km di Teluk Persia.

Negara Irak yang beribu kota di Bagdad mempunyai luas wilayah sekitar 437.072 km persegi tersebut berada di antara garis lintang 29oLU – 38oLU dan 39oBT – 49oBT. Secara geografis, Irak berbatasan dengan:

Untuk iklim di negara Irak sebagian besar berupa iklim kering yang banyak mendapat pengaruh dari subtropis. Tidak heran jika rata-rata suhu udara di Irak dapat mencapai 40oC bahkan beberapa daerah dapat mencapai lebih dari 48oC.

Sedangkan pada saat musim dingin, tidak pernah mencapai lebih dari 21oC atau sekitar 15o – 19oC, ketika malam hari tiba, suhu udara bisa mencapai 2oC – 5oC. Negara Irak termasuk negara dengan curah hujan yang amat rendah yakni sekitar 250 mm per tahun, justru saat musim dinginlah curah hujan maksimum terjadi, dan daerah di pegunungan utara yang sering mengalami hujan bahkan menyebabkan banjir besar saat musim akibat salju yang turun dalam jumlah besar.

Penduduk Negara Irak

Jumlah penduduk Irak ada sekitar 37 juta jiwa di taun 2016, dan mencapai 35 juta jiwa di tahun 2013 setelah terjadi perang. Sebagian besar penduduk Irak berasal dari bangsa Arab (75 – 80%) dengan kelompok etnis lainnya yakni Kurdi (15 – 20%), Asiria, Turkmen Irak (5%), Persia, dan Armenia.

Untuk bahasa resmi yang digunakan yakni bahasa Arab dan Kurdi. Adapula bahasa – bahasa lain yang digunakan di beberapa daerah seperti bahasa Asiria, Turkmen, Amenia dan Persia. Ada pula bahasa Inggris namun penggunaannya hanya diucapkan oleh orang – orang tertentu.

Sedangkan agama yang paling banyak dianut oleh penduduk Irak yakni agama Islam (97%) dan sisanya berupa agama Kristen dan lain sebagainya sebesar 3%. Agama Islam sendiri terbagi menjadi 2 aliran:

  • Syi’ah: Banyak dianut oleh etnis Arab, sebagian etnis Turkmen dan Kurdi Faili, hampir semuanya pengikut Dua Belas Imam.
  • Sunni: Terdiri dari etnik Arab, Turkmen yang menganut Mazhab Hanafi dan juga etnik Kurid yang menganut Mazhab Syati’i.

Perekonomian Dan Kekayaan Alam Negara Irak

Negara Irak termasuk salah satu negara dengan pertumbuhan ekonominya yang cukup tinggi dalam 1 dekade terakhir. Hal tersebut dibuktikan dari besarnya Pendapatan Domestik Bruto sebesar US$652,3 milyar, pertumbuhan ekonominya 11% di tahun 2016.

Kenaikan tersebut disebabkan karena harga minyak yang naik dan juga stabilitas keamanan keuangannya. Bahkan pendapatan per kapita negara Irak mencapai US$17.200.

Tidak jauh berbeda dengan negara – negara di Asia Barat yang lain seperti negara Iran, Qatar, Arab Saudi dan lain sebegainya, negara Irak memiliki sumber daya alam yang melimpah berupa minyak bumi. Selain itu, Irak juga mengandalkan sektor yang berasal dari industri lain seperti tekstil, bahan konstruksi, berbagai macam produk kimia, pengolahan makanan, pengolahan pupuk hingga logam.

Sebagai negara yang pernah mengalami perang selama beberapa tahun, kondisi ekonomi Irak masih belum stabil. Meskipun terkenal sebagai salah satu negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia, dengan total cadangan minyak bumi sebesar 143 milyar barel, ternyata Irak menempati urutan ke-12 sebagai negara terkorup di dunia, menurut lembaga nonpemerintah Transparency International.

Hal itu pula yang menyebabkan terjadinya demo di seluruh Irak sejak tanggal 1 Oktober 2019. Para demonstran menuntut pemerintah untuk menekan kemiskinan, pemberantasan korupsi dan penyediaan lapangan pekerjaan.

Fakta – Fakta Negara Irak

  1. Negara Irak sering mengalami badai pasir setiap tahun selama 20 – 50 hari saat musim panas tiba. Badai pasir tersebut mencapai ketinggian15 meter yang disertai badai debu mencapai 3000 – 6000 kaki.
  2. Irak memiliki Epic of Gilgamesh yakni sebuah cerita tulisan pertama di dunia yang mengisahkan petualangan seorang raja legendaris yang berjuang untuk mempertahankan kota Irak Kuno.
  3. Salah satu tarian yang terkenal di Irak yakni hacha’a yang mirip seperti tari perut namun dengan banyak gerakan untuk leher, tangan serta gerakan pada pinggung. Tarian yang dilakukan oleh wanita ini mengharuskan penarinya memiliki rambut yang panjang sebab ada beberapa gerakan mengayunkan rambut ketika menari.
  4. Menurut Arkeolog yang bernama Leonard Woolley, pengukuran waktu 12 jam dalam 1 hari, membaca keberuntungan menggunakan bintang, ketakutan pada kucing hitam, semua berasal dari Irak.
  5. Pasca terjadinya Perang Teluk Perisa di tahun 1991, Amerika Serikat mendukung masyarakat Irak untuk melawan Saddam Hussein, akan tetapi Amerika tidak mau membantu warga Irak. Akibatnya Saddam berhasil membunuh para pemberontak dan sekitar 10 ribu orang terbunuh, 2 juta orang Irak melarikan diri.
  6. Gurun di Irak menjadi tempat tinggal beberapa hewan mematikan seperti ular viper dan kalajengking yang dapat tumbuh hingga 8 inchi.
  7. Irak Kuno menjadi tempat kelahiran penemuan penting bagi dunia yakni, satuan menit adalah 60 menit dan satu jam yaitu 60 menit, tulisan, peta pertama, kalender akurat pertama, dan sekolah pertama.