Karakteristik Kabupaten Natuna Hingga Fakta-Faktanya

Jumlah pulau – pulau yang dimiliki oleh Negara Indonesia tidaklah sedikit, dari yang berukuran paling besar hingga paling kecil dan tidak berpenghuni. Letak pulau – pulau tersebut juga tersebar di sepanjang garis khatulistiwa. Bahkan tidak sedikit beberapa diantaranya terletak di garis terluar wilayah Indonesia. Seperti Timor Leste serta Papua yang juga berbatasan daratan langsung dengan Negara Papua Nugini.

Bahkan negara yang berbatasan dengan daratan Indonesia, rentan menjadi wilayah yang saling diperebutkan jika tidak terdapat batasan yang jelas antar kedua negara. Tidak heran jika setiap negara yang memiliki batasan wilayah dengan negara lain harus memiliki batasan yang jelas terhadap wilayah kekuasaannya serta penjagaan yang ketat baik di darat maupun di laut.

Salah satu wilayah di Indonesia yang berada di garis depan atau terluar wilayah yakni Kabupaten Natuna. Mungkin sebagian besar dari kita sudah tidak asing dengan kabupaten ini. Kabupaten ini sering terjadi konflik perebutan kekuasaan wilayah antara Indonesia dengan negara di sekitar hingga masuknya kapal – kapal penangkap ikan yang berasal dari China di sekitar wilayah Natuna.

Lalu bagaimana karakteristik, batasan wilayah hingga fakta – fakta yang dimiliki Kabupaten Natuna, berikut penjelasannya.

Karakteristik Kabupaten Natuna

  • Kabupaten Natuna masih berada di dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Kabupaten ini tepatnya terletak di bagian paling utara Selat Karimata, tidak heran jika Natuna menjadi tempat yang amat strategis bagi jalur pelayaran Internasional dari Jepang, Korea Selatan, Hongkong dan Taiwan.
  • Kabupaten yang beribu kota bernama Ranai ini memiliki luas sekitar 2.009,85 km persegi dengan jumlah penduduk sekitar 76.192 jiwa pada tahun 2017. Sedangkan untuk pembagian daerah administratifnya, Kabupaten Natuna terdiri atas 15 kecamatan, 6 kelurahan dan 70 desa.
  • Seperti halnya dengan sebagian besar pulau yang terdapat di Indonesia, Kabupaten Natuna juga beriklim tropis basah dengan suhu rata – rata yakni 26 derajat celcius yang sangat dipengaruhi oleh perubahan mata angin.
  • Sedangkan kelembaban udara di Kabupaten Natuna berkisar antara 60% – 85% dengan curah hujan rata – rata yaitu 2.530 mm dan jumlah hari hujan sebanyak 110 per tahun.
  • Hampir di sepanjang tahun cuaca dapat berubah – ubah. Cuaca di Kabupaten Natuna tidak dapat diprediksi bahkan bisa berupa angin kencang, gelombang yang memiliki tinggi lebih dari tiga meter, serta badai.

Jika dilihat dari bentuk fisik, Kabupaten Natuna tersusun atas daratan berbukit dengan gunung berbatu. Meskipun begitu, masih banyak juga ditemukan daratan rendah serta landai di sekitar pinggir pantai.

Tidak heran jika Kabupaten Natuna memiliki ketinggian yang cukup beragam yakni antara 3 meter hingga 959 meter di atas permukaan laut, serta kemiringan berkisar 2 sampai dengan 5 meter.

Sedangkan struktur tanahnya termasuk ke jenis tanah podsolik merak kuning yang berasal dari batuan dengan tanah dasar berbahan granit, alluvial, tanah organosol serta gley humus.

Batasan Wilayah Kabupaten Natuna

Seperti yang telah disinggung di atas, Kabupaten Natuna merupakan kepulauan yang terletak paling utara pada Selat Karimata.

  • Kabupaten ini berbatasan dengan Malaysia Timur serta Kalimantan Barat di bagian timur
  • Provinsi Sumatra Selatan dan Provinsi Jambi di bagian selatan.
  • Untuk di bagian barat berbatasan dengan negara Singapura, Malaysia dan Riau
  • Di bagian utara Kabupaten Natuna berbatasan dengan negara Vietnam dan Kamboja.

Penduduk Kabupaten Natuna

Penduduk yang tinggal di Natuna berasal dari berbagai suku dengan sebagian besar yaitu suku Melayu sekitar 85%. Sedangkan sisanya berasal dari Jawa, Tionghoa, Batak, Minangkabau, Banjar, Bugis dan lain sebagainya.

Sebagian besar penduduk banyak bertempat tinggal di wilayah Bunguran Timur dengan jumlah penduduk terkecil berada di Suak Midai.

Sedangkan untuk kecamatan terpadat berada di Midai dan kecamatan dengan jumlah penduduk terjarang berada di Bunguran Utara.

Di bidang agama, mayoritas penduduk Kebupaten Natuna beragama Islam (96,82%) di tahun 2017. Sedangkan sisanya beragama Kristen Protestan, Buddha, Katolik, Konghucu, dan Hindu.

Sumber Daya Alam Kabupaten Natuna

  • Hampir sebagian besar wilayah di Kabupaten Natuna dapat dijadikan sebagai tempat budidaya pertanian, baik berupa persawahan, perkebunan hingga peternakan.
  • Luas wilayah untuk usaha padi mencapai 144,75 Ha yang terdiri atas sawah irigasi dan nonirigasi.
  • Sedangkan luas perkebunan di Natuna sekitar 2.460 Ha untuk tegal atau kebun dan dalam bentuk ladang (huma) seluas 4.140 Ha.
  • Untuk komoditas yang diproduksi dari hasil pertanian berupa padi, jagung, ubi kayu, kedelai, ubi jalar, kacang tanah, sayur mayur, karet, kelapa, sagu hingga cengkeh.
  • Sektor perikanan menjadi penyumbang terbesar dari total keseluruhan produksi yaitu sekitar 96,91% (tahun 2017). Jumlah ini termasuk jumlah produksi yang berasal dari laut, budidaya laut, budidaya air tawar hingga rumput laut.
  • Kabupaten Natuna juga terkenal akan penghasil minyak bumi dan gas. Diperkirakan ada sekitar 1.400.386.470 barel cadangan minyak bumi dan 112.356.680.000 barel gas bumi.

Fakta – Fakta Kabupaten Natuna

  1. Dahulu Natuna dikenal sebagai wilayah Pulau Tujuh yang terdiri atas Bunguran Barat, Bunguran Timur, Jemaja, Midai, Siantang, Serasan, dan Tambelan. Pulau – pulau tersebut tersebar di perairan Laut Cina Selatan. Kecuali Tambelan, keenam pulau yang lain menjadi satu di dalam wilayah Kabupaten Natuna.
  2. Kabupaten Natuna terbentuk berdasarkan Undang – undang No 53 Tahun 1999 yang merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kapulauan Riau.
  3. Meskipun sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Natuna cukup melimpah, namun belum dapat dikelola secara maksimal. Dengan jumlah wilayah perairan sekitar 98,84 persen, hanya sekitar 36% yang baru dimanfaatkan dan 4,3% oleh Kabupaten Natuna.
  4. Terdapat ladang gas D-Alpha yang berada sekitar 225 km di bagian utara Natuna pada ZEEI (Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia) dengan total cadangan berkisar 222 trillion cubic feet (TCT) serta gas hidrokarbon yang dapat diperoleh yakni sekitar 46 TCT. Dengan jumlah tersebut, tidak heran jika ladang tersebut menjadi salah satu yang terbesar di Asia.
  5. Kabupaten Natuna juga terkenal dengan wisata pantai yang sangat indah dan salah satunya terdapat di Alif Stone Park dengan luas mencapai tiga hektar. Di sini terdapat ribuan batu berukuran besar atau batu Megalith yang tersebar di sepanjang pesisir pantai Pulau Bunguran.

Itulah tadi penjelasan mengenai Kabupaten Natuna. Tidak heran karena lokasinya yang berada di jalur pelayaran internasional, wilayah ini menjadi perebutan dengan negara China. Tidak heran jika Indonesia terus berupaya melindungi pulau berharga ini agar tidak dimiliki oleh negara lain. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.

fbWhatsappTwitterLinkedIn