Categories
Laut

Karakteristik Laut Cina Selatan dan Konflik yang Terjadi

Laut atau samudera merupakan badan air terbesar di Bumi. Bentuk- bentuk permukaan Bumi terdiri atas perairan dan daratan. Bahkan, jumlah daratan dan perairan pun lebih banyak perairan dimana perairan ini mencapai 2/3 bagian dari Bumi. Dan badan air yang terbesar adalah laut atau samudera. Perbedaan air dengan samudera pada dasarnya adalah luasnya. Laut cenderung lebih sempit daripada samudera, meskipun keduanya memiliki air yang asin.

Meskipun apabila kita perhatikan samudera dan laut bergandengan dan menyatu, namun tetap saja ada batas- batas yang mengakhirinya. Beberapa samudera yang ada di Bumi antara lain adalah Samudera Hindia, Samudera Pasifik, Samudera Arktik, Samudera Atlantik, dan ada pula Laut Cina Selatan yang akhir- akhir ini diperdebatkan sebagai samudera atau laut karena luasnya. Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai laut cina selatan, yakni mengenai letak, karakteristik dan juga konflik- konflik yang menyertai laut tersebut.

Letak Laut Cina Selatan

Laut Cina Selatan merupakan laut yang terletak di sekitar Benua Asia. Hal ini tercermin dari namanya yang memakai nama Republik Rakyat Cina yang sekarang lebih dikenal dengan nama Tiongkok. Laut Cina Selatan merupakan bagian tepi dari Samudera Pasifik yang membentang dari Selat Karimata dan Selat Malaka hingga Selat Taiwa. Luas Laut Cina Selatan ini kira- kira 3.500.000 km persegi. karena letaknya yang strategis inilah maka Laut Cina Selatan banyak dilintasi oleh kapal- kapal dagang lintas benua atau tingkat internasional dan membuat laut ini merupakan jalur ramai dan penting.

Karakteristik Laut Cina Selatan

Laut Cina Selatan memiliki ciri- ciri khusus. sebenarnya setiap laut memiliki tampilan yang hampir sama antara satu dengan lainnya. Namun setiap laut pastilah memiliki ciri- ciri atau karakteristik. Adapun karakteristik yang dimiliki oleh Laut Cina Selatan antara lain sebagai berikut:

  • Memiliki letak strategis
  • Merupakan jalur penting pelayaran internasional
  • Memiliki banyak kekayaan alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia yang berada di sekitarnya

Nah itulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh Laut Cina Selatan, oleh karena keistimewaannya yang banyak maka laut ini menuai cukup banyak sengketa atau konflik. Konflik mengenai laut cina selatan ini sudah berlangsung bertahun- tahun lamanya antar berbagai negara. Untuk mengetahui konflik apa yang bersangkutan dengan Laut Cina Selatan, kita akan bahas di bawah ini.

Konflik yang Terjadi di Laut Cina Selatan

Laut Cina Selatan dalam sejarahnya menuai banyak kotroversi. Pasalnya ada beberapa konflik mengenai laut ini yang melibatkan beberapa negara. Adapun konflik ini sendiri munculĀ  sejak tahun 1947. Bagaimanakah ceritanya? Berikut merupakanĀ  point- point dari kasus konflik laut ini:

  • Konflik bermula tahun 1947 dimana pada saat itu Cina membuat peta yang mengklaim sebagian besar wilayah laut tersebut
  • Tahun 1949, Partai Komunis yang pada saat itu tengah berkuasa di Cina membuat garis putus- putus yang jumlahnya sembilan di seputar kawasan laut ini yang meliputi kawasan yang tengah disengketakan dengan Vietnam yakni Kepulauan Sratly dan dengan Filiphina yakni Scarborough Reef.
  • Tahun 1994, Filipina mengajukan ke Pengadilan Arbitrase di bawah Konvensi Hukum Laut PBB yang diratifikasi oleh 60 negara.
  • Tahun 1995, Cina semakin berani dengan melakukan pembangunan di pulau Mischief Reef dan Filipina mengajukan protes ke ASEAN.
  • Tahun 1997 kapal angkatan laut Filipina mencegah kapal Cina mendekat Scarborough Shoal yang berjarak 1.000 km dari Cina dan 230 km dari Filipina.
  • Tahun 2009, Cina mengajukan sembilan garis putus- putusnya kepada PBB yang kemudian ditentang oleh Vietnam dan Malaysia, dan diprotes oleh Filipina dan Indonesia.
  • Tahun 2003, Filipina membawa sengketa ini ke Pengadilan Arbitrase di Den Haag yang kemudian memancing kemarahan Beijing.
  • Tahun 2016 Pengadilan Arbitrase mengambil keputusan bahwa Cina tidak memiliki dasar hukum untuk mengklaim terotorial Laut Cina Selatan dan dianggap memperburuk sengketa regional. Filipina menyambut baik keputusan ini namun Cina masih tetap menolak mentah- mentah. Dan hingga kini belum ditemukan kesepakatan atau titik terang perdamaian mengenai sengketa ini

Nah itulah beberapa informasi yang dapat kami berikan mengenai Laut Cina Selatan. Laut Cina Selatan memang merupakan perairan yang luas dan juga kaya akan kekayaan alam sehingga dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan jutaan orang yang berada di sekitarnya. Kekayaan alam yang tiada habisnya ini membuat laut cina selatan begitu penting dan berharga. Semoga apa yang kami sampaikan ini bermanfaat untuk kita semua.