Categories
Hutan

5 Jenis Jenis Hutan Berdasarkan Tinggi Tempatnya

Hutan (baca: fungsi hutan), seperti yang telah kita ketahui bersama bahwasannya dibedakan menjadi beberapa macam atau beberapa jenis. Ada berbagai macam jenis hutan yang pastinya telah kita ketahui bersama sebelumnya. Dari berbagai mecam jenis hutan tersebut, dikelompokkan menurut beberapa macam kategori. Dari sekian banyak bidang pengelompokkan atau kategori, ada satu kategori yang mungkin saja tidak terlalu sering dibahas. Kategori ini juga membagi hutan menjadi beberapa jenis. Kategori yang dimaksud adalah jenis hutan berdasarkan ketinggian tempatnya.

Hutan berdasarkan ketinggian tempatnya dibagi menjadi 5 macam. Sebelum kite membahas satu per satu mengenai jenis hutan berdasarkan ketinggian tempatnya ini, kita akan lebih dulu mengetahui maksud dari ketinggian tempat itu sendiri. Jadi, ketinggian yang di maksud adalah posisi daratan (baca: ekosistem darat) yang menjadi tempat tumbuhnya pohon- pohon tersebut dilihat dari permukaan laut (baca: macam-maca laut). Beberapa jenis jenis hutan berdasarkan tinggi tempatnya adalah sebagai berikut:

  1. Hutan pantai (beach forest)

Jenis hutan yang pertama berdasarkan ketinggian tempatnya adalah hutan pantai (baca: ekosistem pantai) atau beach forest. Sesuai dengan namanya, hutan pantai ini merupakan hutan yang letaknya di daerah pantai (baca: manfaat pantai). Bila dilihat dari jenis tanamannnya, yang termasuk hutan pantai ini adalah hutan bakau (baca: ciri-ciri hutan bakau) atau hutan mangrove.

Hutan mangrove ini seringkali kita temui di pantai yang memiliki ombak tenang. Hutan bakau atau hutan mangrove ini tentunya memiliki karakteristik khusus yang mampu membedakannya dengan hutan lainnya, karena hutan bakau atau mangrove ini merupakan hutan yang khas. Beberapa karakteristik atau ciri hutan mangrove atau hutan bakau ini diantaranya adalah:

  • Memiliki akar nafas yang menyembul ke permukaan
  • Selalu tergenang air
  • Mempunyai daun yang berlapis tebal untuk mengurangi penguapan
  • Lingkungan sekitar hutan mempunyai kadar garam yang tinggi
  • Tanahnya mengandung oksigen yang kurang atau hanya sedikit oksigen

Itulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan mangrove atau hutan gambut ini. Karakteristik yang disebutkan cukup untuk membedakan hutan ini dengan hutan lainnya.

  1. Hutan gambut

Jenis hutan berdasarkan ketinggian tempatnya selanjutnya adalah hutan gambut. Hutan gambut ini merupakan suatu ekosistem lahan basah yang terbentuk oleh karena adanya penimbunan atau pengendapan bahan- bahan organik di lantai hutan yang berasal dari reruntuhan vegetasi di atasnya dalam kurun waktu yang lama. Beberapa karakteristik atau ciri hutan gambut (baca: ciri-ciri tanah gambut) ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Tanah (baca: tanah padas, tanah liat, dan tanah podsol) yang ada di hutan tersebut bersifat basah dan gembur
  • Gambut sendiri terbentuk dari akumulasi material- material organik yang berasal dari reruntuhan vegetasi yang berada di atasnya
  • Penimbunan material ini terjadi karena lambatnya laju dekomposisi dibandingkan dengan penimbunan bahan organik yang berada di lantai hutan tersebut.

Itulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan gambut. Dari ciri- ciri atau karakteristik yang telah disebutkan maka cukup mudah bagi kita untuk mengenal hutan gambut.

  1. Hutan dataran rendah (lowland forest)

Jenis hutan berdasarkan ketinggian tempatnya selanjutnya adalah hutan dataran rendah. Sesuai dengan namanya, hutan dataran rendah ini merupakan hutan yang berada di kawasan dataran rendah. Ketinggian dataran rendah yang dimaksud adalah 0- 1200 meter diatas permukaan air laut. Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan dataran rendah ini antara lain sebagai berikut:

  • Berada di dataran rendah, yakni terhitung dari 0 hingga 1200 meter dari permukaan air laut
  • Memiliki curah hujan (baca: proses terjadinya hujan) yang melimpah
  • Memiliki iklim yang hangat dan stabil
  • Suhu yang dimiliki rata- rata 25ᵒ C
  • Banyak ditumbuhi jenis flora dan fauna

Itulah karakteristik yang dimiliki oleh hutan dataran rendah. Contoh hutan dataran rendah adalah hutan hujan tropis yang banyak terdapat di Dangkalan Sunda seperti di Sumatera dan juga Kalimantan.

  1. Hutan pegunungan rendah (sub-mountaine forest)

Hutan yang selanjutnya yang menjadi bagian dari jenis hutan berdasarkan ketinggian tempatnya adalah hutan pegunungan rendah. Hutan ini merupakan hutan yang berada di wilayah pegunungan namun tidak terlalu tinggi. Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Berada di wilayah pegunungan yang tidak terlalu tinggi
  • Ketinggian tempat sekitar 1.300 hingga 2.500 meter di atas permukaan air laut.
  • Banyak memerikan manfaat bagi masyarakat yang tinggal di gunung maupun yang ada di dawah wilayah gunung tersebut.
  • Manfaat hutan ini yang ditebarkan antara lain sebagai daerah resapan air/ tangkapan air, dan juga flora fauna yang dijadikan sumber makanan atau obat- obatan.

Itulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan pegunungan rendah ini. Oleh karena manfaatnya yang banyak, maka hutan ini harus kita usahakan kelestariannya.

  1. Hutan pegunungan atas (mountaine forest)

Jenis hutan yang terakhir dilihat dari ketinggian tempatnya adalah hutan pegunungan atas. Hutan pegunungan atas merupakan hutan yang berada di wilayah pegunungan bagian atas. Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan ini antara lain adalah sebagai berikut:

  • Berada di wilayah pegunungan bagian atas, yakni di atas 3.500 meter dari permukaan air laut
  • Berfungsi sebagai cagar alam (baca: cagar alam di Indonesia) dan taman wisata
  • Termasuk ke dalam tipe hutan hujan tropik pegunungan
  • Jenis flora yang tumbuh seperti pohon- pohon dan liana serta epiphyte

Itulah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan pegunungan atas ini. Oleh karena fungsinya yang menjadai cagar alam, maka kita harus menjaga kelestarian hutan ini.

Itulah beberapa jenis hutan jika dilihat dari ketinggian tempatnya. Dari jenis- jenis hutan yang telah disebutkan di atas maka kita mengetahui bahwa hutan berdasarkan ketinggian tempat ini memiliki karakteristik masing- masing yang khas dimilikinya.