4 Jenis Jenis Hutan Berdasarkan Iklim

Setiap wilayah di Bumi ini mempunyai karaktersitiknya masing- masing. Karakteristik tersebut bisa dilihat dari keadaan wilayah, kesuburan tanah (baca: ciri-ciri tanah subur dan tidak subur), bentang alam, maupun cuaca (baca:  hubungan antara awan dan cuaca ) dan iklim (baca: iklim di Indonesia) . Hal yang berbeda- beda itu pula yang menyebabkan timbulnya jenis- jenis atau macam- macam apapun yang ada di alam. Hal ini pun tidak menutupi kemungkinan bagi hutan.

Hutan merupakan salah satu bagian dari alam. Kondisi hutan berbeda- beda antara satu dengan yang lainnya. Baik dilihat dari jenis tanaman, iklim, letaknya, fungsinya (baca: jenis hutan berdaskan fungsinya), dan lain sebagainya. Salah satu yang menimbulkan adanya jenis- jenis hutan ialah keadaan iklim yang berbeda- beda antara satu hutan dengan lainnya. Hal ini pula yang memicu timbulnya jenis- jenis hutan berdasarkan iklimnya.

Menurut iklimnya, hutan dibedakan menjadi beberapa jenis atau beberapa macam. Jenis- jenis hutan berdasarkan iklimnya adalah sebagai berikut:

  1. Hutan hujan tropis

Jenis hutan yang pertama berdasarkan iklimnya adalah hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis ini tentu nama hutan yang tidak asing lagi kita dengar di telinga kita. Ya, karena hutan hujan tropis ini merupakan jenis hutan yang banyak terdapat di Indonesia. Hutan hujan tropis ini adalah hutan khas daerah yang memiliki iklim tropis. Hutan hujan tropis mempunyai beberapa ciri atau karakteristik yang dimilikinya. Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan hujan tropis antara lain adalah sebagai berikut:

  • Terdapat di daerah yang mempunyai iklim tropis, yaitu wilayah yang dilalui garis ekuator (baca: garis astonomis pada peta, garis lintang, dan garis bujur)
  • Hutan terlihat hijau karena tumbuhan yang hidup di dalamnya adalah tumbuhan hijau yang subur
  • Pohon- pohon yang ada di dalam hutan mempunyai daun lebar sehingga membentuk kanopi
  • Biasanya pohon yang hidup di hutan tersebut memiliki ukuran yang tinggi
  • Mempunyai tingkat kelembaban udara yang tinggi
  • Memiliki vegetasi tanaman yang berlapis- lapis
  • Sinar matahari tidak menjangkau dasar hutan karena tertutup oleh kanopi- kanopi daun
  • Terdapat genangan air yang berada di dasar hutan
  • Memiliki daya regenerasi yang tinggi

Itulah beberapa karakteristik atau ciri- ciri yang dimiliki oleh hutan hujan tropis. Indonesia yang merupakan negara beriklim tropis mempunyai banyak sekali hutan hujan tropis. Dan wilayah yang banyak mempunyai hutan hujan tropis ialah Kalimantan dan juga Sumatra.

  1. Hutan musim

Jenis hutan berdasarkan iklim yang selanjutnya adalah hutan musim. Hutan musim merupakan hutan yang keberadaannya dipengaruhi oleh musim yang sedang berlangsung di duatu wilayah. Hutan musim ditumbuhi oleh pepohonan yang dipengaruhi oleh musim pula. Hutan musim memiliki beberapa ciri atau karakteristik tertentu. Karakteristik yang dimiliki oleh hutan musim atau ciri-ciri hutan musim antara lain adalah sebagai berikut:

  • Memiliki iklim yang hangat sepanjang tahun
  • Musim kemarau lebih panjang terjadi
  • Memiliki curah hujan (baca: proses terjadinya hujan) yang rendah
  • Pada umumnya tumbuhan yang hidup di hutan adalah jenis tumbuhan tropofit
  • Pada musim penghujan, maka tumbuhan akan memiliki daun yang sangat lebat. Namun ketika musim kemarau tiba maka tumbuhan akan menggugurkan daunnya.
  • Sinar matahari (baca: lapisan-lapisan matahari) dapat masuk ke dalam hutan
  • Dihuni oleh binatang- binatang yang khas

Itulah beberapa karakteristik atau ciri- ciri yang dimiliki oleh hutan musim. Hutan musim juga terdapat di wilayah Indonesia. Wilayah di Indonesia yang mempunyai hutan musim ini antara lain adalah wilayah Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan juga wilayah Nusa Tenggara.

  1. Sabana

Jenis hutan berdasarkan iklil yang selanjutnya adalah sabana/ savana/ hutan sabana. Sebenarnya hutan yang satu ini bisa dikatakan unik karena berbeda dengan hutan pada umumnya. Jika hutan pada umumnya atau hutan yang kita ketahui adalah hutan yang mempunyai banyak pepohonan yang tinggi, lebat dan menjulang ke atas, namun hal ini tidak akan kita temukan pada hutan sabana ini.

Hutan sabana merupakan jenis hutan yang hanya terdapat rumput dan diselingi oleh pepohonan yang jumlahnya beberapa dan degan jarak yang tidak beraturan. Sabana atau hutan sabana mempunyai karakteristik tertentu. Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh hutan sabana atau ciri-ciri sabana ini antara lain adalah:

  • Terdapat di daerah yang mempunyai iklim tropis atau daerah khatulistiwa
  • Mempunyai curah hujan musiman
  • Curah hujan sedang dan cenderung tidak teratur, yakni sekitar 100 hingga 150 mm per tahun
  • Mempunyai suhu yang panas sepanjang tahun
  • Mempunyai porositas dan drainase yang cukup baik
  • Bisa berubanh menjadi semak belukar atau hutan basah
  • Dihuni oleh binatang- binatang yang bersifat herbivora dan karnivora

Itulah beberapa ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh hutan sabana. Di Indonesia juga terdapat hutan sabana. Wilayah Indonesia yang mempunyai banyak hutan sabana (baca: bioma sabana)  adalah di  Nusa Tenggara Timur.

  1. Stepa

Selanjutnya adalah stepa. Stepa ini mirim atau hampir sama dengan sabana. Stepa merupakan padang rumput atau wilayah semi gurun yang ditutupi oleh rumput. Hal yang membedakan stepa dengan sabana ini adalah tidak adanya pepohonan yang menyelingi padang rumput yang tumbuh. Seperti halnya sabana, stepa (baca: bioma stepa) juga mempunyai karakteristik khusus. Karakteristik dari stepa antara lain adalah sebagai berikut:

  • Curah hujan tidak teratur, antara 250 hingga 500 mm per tahun
  • Suhu di siang hari sangat panas dan di malam hari sangat dingin
  • Memiliki kelembaban udara yang sangat rendah
  • Tanahnya tandus dan tingkat porositasnya rendah
  • Mempunyai iklim sedang

Itulah beberapa ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh bioma stepa. Di Indonesia, wilayah yang mempunyai stepa terbanyak adalah di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Itulah beberapa jenis hutan apabila dilihat dari iklimnya. Jenis hutan tersebut sangat penting keberadaannya dan harus tetap kita lestarikan demi anak cucu kita. Maka dari itulah kita senantiasa harus melakukan cara menjaga kelestarian hutan.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Hutan