Categories
Bencana Alam

9 Ciri-Ciri Daerah Rawan Banjir dan Penjelasannya

Ketika kita berbicara mengenai musim hujan, maka ada banyak hal yang bisa kita bicarakan sebenarnya. Namun, salah satu hal yang bisa dikatakan cukup menarik untuk kita bicarakan adalah mengenai masalah banjir. Kejadian banjir, merupakan salah kejadian dan masalah yang bisa dikatakan cukup sering terjadi di berbagai daerah.

Masalah ini merupakan salah satu masalah penting yang banyak menjadi kendala dan bisa dikatakan sangat penting untuk ditanggulangi secepatnya. Ada banyak sekali dampak yang ditimbulkan oleh banjir. Salah satunya adalah dampak banjir terhadap ekonomi masyarakat. Selain itu banjir juga memiliki dampak yang cukup besar terhadap kegiatan manusia setiap harinya. Ketika banjir tiba maka akan banyak sekali sendi-sendi masalah akan muncul.

Jika kita memahami mengenai pengertian bencana alam, maka kejadian banjir adalah salah satu hal yang bisa dikatakan cukup sering terjadi. Ada banyak sekali tindakan pencegahan banjir yang dilakukan oleh pemerintah baik pemerintah pusat dan daerah yang saling bekerja sama. Hal ini dikarenakan banjir merupakan salah satu bencana yang banyak menyerang negara-negara di dunia.

Ada beberapa jenis-jenis banjir yang bisa kita temukan dan yang banyak terjadi. setiap jenis memiliki daerahnya sendiri-sendiri yang bisa dikatakan memiliki karakteristik. Daerah yang disebut sebagai daerah banjir pun bukan daerah yang sembarangan terjadi banjir. Ada beberapa ciri-ciri daerah rawan banjir yang harus dipenuhi untuk bisa menjadikan kawasan tersebut sebagai daerah banjir. Beberapa ciri-ciri tersebut seperti

1. Daerah memiliki topografi khusus

Hal yang satu ini sangat berhubungan erat dengan relief permukaan bumi. Sebagaimana yang kita ketahui, beberapa daerah banjir terkadang merupakan sebuah daerah cekungan, sehingga ketinggiannya berada di bawah ketinggian tanah normal. Bisanya daerah dengan kategori ini banyak terjadi banjir air yang bisa saja berupa banjir bandang atau banjir biasa. Daerah cekungan ini biasanya memiliki ketinggian muka tanah yang berada di bawah atau sama dengan ketinggian permukaan laut.

2 Kawasan Banjir alami

Untuk ciri-ciri daerah rawan banjir yang satu ini masih memiliki hubungan dengan tingkat ketinggian tanah. Namun, biasanya daerah ini lebih ke berupa daerah penampungan air. Bentuk daerah yang satu ini bisa saja seperti daerah rawa atau daerah yang berada di kawasan delta sungai.

3 Daerah Aliran Sungai

Pada dasarnya tidak semua kawasan aliran sungai bisa dikatakan sebagai kawasan rawan banjir. Ketika kawasan DAS yang masih dalam kondisi normal dan baik maka tidak akan menjadi kawasan banjir. Namun, ketika terjadi kondisi DAS tersebut rusak dalam kondisi yang kritis dan parah barulah menjadi kawasan yang rawan banjir.

4. Daerah Dengan Curah Hujan Tinggi

Ketinggian curah hujan suatu daerah akan sangat berhubungan erat dengan Dinamika perubahan atmosfer. Daerah dengan kawasan iklim tropis merupakan darah yang cukup tinggi curah hujannya. Indonesia sendiri memiliki beberapa kawasan yang memiliki curah hujan cukup tinggi jika dibandingkan dengan kawasan daerah lain.

5. Daerah dengan Sistem Drainase Buruk

Biasanya hal ini banyak terjadi dan banyak sekali ditemukan pada kawasan perkotaan. Kawasan dimana sistem drainasi dan sistem penyerapan air oleh tanah sangat berkurang sangat tinggi. Hal ini biasanya diperparah dengan banyaknya tumpukan sampah yang menghambat laju dari debit air yang ada. Maka bukan suatu hal yang mengherankan ketika banyak sekali kota-kota besar yang menghadapi masalah banjir sebagai masalah tahunan.

6. Kawasan Tepi Pantai

Daerah pesisir merupakan salah satu daerah dengan ciri-ciri daerah rawan banjir yang bisa kita temukan. Untuk daerah pada pesisir ini biasanya yang sering terjadi adalah banjir rob. Banjir ini tidak terjadi dan berhubungan dengan curah hujan. Biasanya lebih dipengaruhi oleh adanya efek bada tropis yang muncul. Salah satunya adalah dengan timbulnya pergantian iklim.

7. Kawasan Muara sungai

Muara sungai merupakan salah satu ciri-ciri daerah rawan banjir yang selanjutnya. Biasanya banjir yang terjadi pada kawasan muara sungai ini sangat dipengaruhi oleh kondisi daerah aliran sungai tersebut. Ketika terjadi kerusakan pada kawasan tersebut, secara otomatis aliran sungai akan menjadi terganggu dan dapat menimbulkan banjir yang cukupĀ  besar.

8. Daerah perbukitan gundul

Banjir lumpur merupakan salah satu jenis banjir yang sangat mungkin terjadi pada kawasan ini. Ketika vegetasi pada kawasan tersebut berkurang, maka laju air hujan tidak akan bisa tertahan. Air yang bercampur dengan lumpur bisa memberikan efek kerusakan yang cukup berbahaya dan sangat mengkhawatirkan.

9. Kawasan sekitar gunung berapi

Pada kawasan yang satu ini yang sering muncul adalah terjadinya banjir lahar dingin. Banjir lahar dingin ini akan terjadi ketika puncak gunung mengalami curah hujan yang sangat tinggi. Biasanya banjir yang terjadi akan dibarengi juga dengan membawa bebatuan yang cukup membahayakan.

Itu tadi beberapa ciri-ciri daerah rawan banjir yang bisa kita ketahui. setiap daerah memiliki ciri-ciri khusus dan jenis banjir yang berbeda pula. Setiap karakteristik daerah tersebut akan memberikan dampak yang berbeda dan penanganan yang berbeda pula. Semoga informasi tadi bermanfaat.