Hong Kong: Karakteristik -Sistem Ekonomi dan Penduduknya

Mungkin sebagian besar dari kita sudah tidak asing dengan salah satu negara di benua Asia ini, bahkan saat ini konflik panas sedang dihadapinya, nama negara tersebut yakni Hong Kong.

Banyak orang berpikir jika Hong Kong adalah sebuah wilayah yang berada di Republik Rakyat Tiongkok, padahal sebenarnya Hong Kong adalah sebuah negara semi merdeka yang berada di dalam Republik Rakyat Tiongkok (RRT).

Negara Hong Kong mempunyai nama resmi yakni Hong Kong Special Administrative Region. Pada tahun 1841 – 1997, negara Hong Kong mempunyai nama British Hong Kong dan saat itu berada di bawah kekuasaan Inggris, dan sejak tahun 1997 dikembalikan kembali ke Tiongkok dengan mengalami perubahan status menjadi satu negara dua sistem.

Tidak heran jika saat ini Hong Kong mempunyai sistem negara tersendiri, seperti bendera, paspor, mata uang, serta sistem ekonomi kapitalis. Untuk pertahanan negara Hong Kong masih mengandalkan RRT namun telah mempunyai kepolisian sendiri.

Karakteristik Hong Kong

Hong Kong berada di dekat Laut China Selatan atau sekitar 60 km sebelah timur negara Makau. Luas negara tersebut sekitar 1.104 km persegi yang tersusun atas beberapa pulau yakni Pulau Hong Kong, Pulau Lantau, Kowloon, New Territorities, dan lebih dari 200 pulau lepas pantai.

Dari total keseluruhan luas wilayahnya, sekitar 1.054 km persegi merupakan wilayah daratan dan 50 km persegi adalah perairan. Bahkan Hong Kong mengklaim teritorial lautnya sejauh 3 mil atau 5,6 km, dan batas wilayah negara Hong Kong yakni:

  • Bagian timur berbatasan dengan: Laut Cina Selatan.
  • Bagian selatan berbatasan dengan: Laut Cina Selatan.
  • Bagian barat berbatasan dengan: Laut Cina Selatan dan RRT.
  • Bagian utara berbatasan dengan: Kota Shenzhen, Sungai Sham Chun, dan RRT.

Hampir sebagian besar daratan Hong Kong berupa pegunungan yang curam, hanya sekitar kurang dari 25% daratan yang telah dibangun dan 40% dimanfaatkan sebagai cagar alam dan taman kota. Sedangkan vegetasi negara ini didominasi oleh hutan hujan sekunder, sebab hutan primer Hong Kong telah hancur akibat Perang Dunia II.

Titik tertinggi Hong Kong berada di Tai Mo Shan dengan ketinggian 975 meter di atas permukaan laut, bahkan wilayah pesisir Hong Kong cukup panjang sehigga tidak heran jika daratan tersebut mempunyai banyak pantai dan sungai. Untuk kawasan perkotaannya berada di semenanjung Kowloon, pesisir utara Pulau Hong Kong serta seluruh New Territories.

Penduduk Hong Kong

Jumlah penduduk yang berada di Hong Kong pada tahun 2018 berkisar 7.448.900 jiwa, dengan tingkat kepadatan mencapai 6.777/km2. Walaupun masih berada di kawasan RRT, warga Tiongkok tidak mempunyai hak untuk menetap di Hong Kong ataupun bepergian secara bebas di negara ini.

  • Hampir sekitar 93,6% masyarakat Hong Kong adalah keturunan Tionghoa yang berasal dari Taishan, Kanton, Chiu Chow, dan Hakka.
  • Selain keturunan Tionghoa, sekitar 6,4% merupakan non Tionghoa yang berasal dari India, Nepal, Pakistan, dan pengungsi Vietnam.
  • Sedangkan warga Inggris, Amerika, Kanada, Korea Selatan dan Jepang banyak bekerja di bagian keuangan dan komersial, bahkan warga Indonesia dan Filipina juga banyak bekerja di Hong Kong.

Sistem Ekonomi Di Hong Kong

Hong Kong terkenal menjadi salah satu pusat keuangan dunia dengan menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Pada sistem kapitalis tersebut Hong Kong menerapkan rendah pajak serta perdagangan bebas, bahkan mata uang Dolar Hong Kong pernah menjadi mata uang terbanyak diperdagangkan ke-8 di dunia tahun 2010.

Tidak hanya itu saja, perekonomian di Hong Kong yang begitu pesat menjadikan negara ini sebagai salah satu pusat perdagangan dan kantor pusat bagi korporat besar di kawasan Asia Pasifik.

Kekayaan Alam Hong Kong

Perlu diingat jika Hong Kong tidak memiliki sumber daya alam. Meskipun demikian Hong Kong tetap masih mendapatkan pendapatan negara yang berasal dari sektor jasa dan pelayanan, tidak heran jika Hong Kong mendapat julukan sebagai kota Jasa.

Selain itu, ada banyak kantor perusahaan dunia terdapat di Hong Kong serta menjadikan negara ini sebagai salah satu negara terbesar dalam melakukan investasi terhadap perusahaan asing. Bahkan untuk mendukung kegiatan tersebut, internet di negara ini cukup cepat yakni 15,7 Mbps, tidak heran jika Hong Kong menjadi salah satu negara dengan internet tercepat.

Hong Kong juga dikenal sebagai surga belanja dan terdapat lebih dari 200 walaraba di negara ini. Ribuan toko menjual berbagai macam barang mulai dari furniture, baju, hingga perhiasan berkualitas dengan harga yang murah dibandingkan dengan tempat lain.

Hal yang menyebabkan harga jual barang – barang menjadi lebih murah yakni penerapan pajak rendah, termasuk pajak makanan. Untuk para pekerja baik lokal maupun asing tetap dikenakan pajak pribadi sebesar 2% dan maksimal 15%, bahkan pajak 15% tersebut jarang terjadi.

Bahkan untuk meningkatkan nilai tambah barang impor, negara Hong Kong memberikan kebebasan bea impor.

Fakta Menarik Hong Kong

  • Pada tanggal 18 September 2011, UNESCO mendaftarkan Hong Kong National Geopark ke dalam Global Geopark Network. Hong Kong National Geopark yakni sebuah kawasan Geo-Area yang terbagi menjadi Kawasan Batuan Vulkanik Sai Kung dan Kawasan Batuan Sedimen Timur Laut New Territories.
  • Jumlah gedung pencakar langit (dengan lantai di atas 14) di Hong Kong mencapai lebih dari 1.200 gedung. Bahkan jumlahnya mengalahkan gedung pencakar langit di New York.
  • Hampir sebesar 90% atau lima juta  warga Hong Kong menggunakan alat transportasi umum. Dalam melakukan kegiatan sehari – hari mereka sangat bergantung pada transportasi.
  • Terdapat A Symphony of Lights yang merupakan pertunjukan cahaya dan suara terbesar di dunia. Pertunjukan tersebut diselanggakan oleh Hong Kong Tourism Board dan berlangsung selama 14 menit.
  • Di Hong Kong tidak akan ditemukan angka 4 untuk pemberian nomor bangunan, lantai, atau kamar sebab pengucapan angka 4 mirip dengan kata kematian. Justru angka 8 lebih mudah ditemukan karena melambangkam keberuntungan.