10+ Fakta Gunung Jayawijaya yang Jarang Diketahui

Gunung Jayawijaya adalah sebuah gunung yang berada di Papua dan termasuk gunung paling tinggi di Indonesia. Gunung ini sangat terkenal di kalangan pecinta alam, tidak hanya keindahannya saja namun juga sangat menantang. Dan berikut beberapa fakta menarik mengenai gunung Jayawijaya.

  1. Gunung Jayawijaya juga mempunyai nama lain yakni gunung Carstensz Pyramida.
  2. Tinggi gunung Jayawijaya mencapai 4.884 meter di atas permukaan laut. Selain itu gunung ini membentang dari provinsi Papua hingga ke negara Papua Nugini.
  3. Gunung Jayawijaya merupakan bagian dari pegunungan Jayawijaya yang terbentuk akibat benturan lempeng benua Australia dengan lempeng Pasifik di zaman Miocene Tengah sekitar 15 juta tahun lalu.
  4. Puncak gunung Jayawijaya bernama puncak Jaya sangat terkenal di seluruh dunia, sebab puncak tersebut diselimuti oleh lapisan salju.
  5. Menurut para peneliti salju yang menutupi puncak gunung Jayawijaya adalah peninggalan dari zaman es.
  6. Gunung Jayawijaya ditemukan pertama kali oleh pelaut dan navigator Belanda bernama Jan Carstensz ketika kembali ke negara Belanda pada tahun 1632. Oleh karena itu bagian puncak gunung ini diberi nama puncak Carstensz.
  7. Awal mula penemuan gunung bersalju ini membuat banyak orang tidak mempercayainya, sebab tidak mungkin terdapat gunung bersalju di kawasan khatulistiwa yang terkenal beriklim panas. Hingga kemudian dilakukan ekspedisi pada tahun 1899 untuk membuktikan kebenaran penemuan Jan Carstensz.
  8. Puncak gunung Jayawijaya memiliki salju abadi dan tidak ada gletser di bagian puncaknya. Gletser hanya ditemukan dibagian lereng yang diberi nama Gletser Carstensz dan menjadi satu-satunya gletser tropis di negara Indonesia.
  9. Dengan tinggi mencapai 4.884 meter di atas permukaan laut menjadikan gunung Jayawijaya sebagai salah satu puncak tertinggi di dunia, atau dengan kata lain masuk ke dalam The Seven Summits bersama dengan gunung Everest, gunung Kilimanjaro, gunung Elbrus, gunung Aconcagua, gunung Mckinley, dan gunung Vinson Massif.
  10. Status gunung Jayawijaya sebagai bagian dari The Seven Summit masih diperdebatkan. Berdasarkan Dick Bass, pencetus World’s Seven Summit, gunung Kosciuzko adalah anggota ke-7 di The Seven Summit. Namun Reindhold mengatakan jika puncak gunung Jayawijaya memang pantas masuk sebagai anggota ke-7 The Seven Summit karena mempunyai jalur pendakian ekstrim dan terjal dibandingkan dengan gunung Kosciuzko.
  11. Iklim di puncak gunung Jayawijaya cendrung selalu berubah-ubah. Ketika hujan turun tidak hanya hujan air saja, namun juga dapat hujan es dan hujan salju.
  12. Orang pertama yang berhasil mencapai puncak gunung Jayawijaya yakni Heinrich Harrer dari Austria pada tahun 1962 bersama ketiga anggota lainnya yakni Russell Kippax, Bertus Huizenga dan Robert Philip Temple.
  13. Butuh biaya yang tidak sedikit jika ingin mendaki gunung Jayawijaya. Rata-rata operator tur pendakian di Indonesia menawarkan harga lebih dari Rp50 juta untuk mendaki gunung Jayawijaya. Harga tersebut diberikan karena jalur pendakian gunung cukup sulit ditambah peralatan yang digunakan juga mahal.
  14. Gunung Jayawijaya masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Lorentz dan mendapa status sebagai warisan dunia UNESCO sejak tahun 1999.
  15. Menurut laporan BMKG tahun 2016, diperkirakan lapisan salju di gunung Jayawijaya akan mencair sepenuhnya pada tahun 2022 akibat pemanasan global yang terus terjadi sepanjang tahun.
  16. Pada puncak gunung Jayawijaya dapat ditemukan berbagai macam fosil hewan laut yang berusia jutaan tahun seperti kerang. Menurut para ahli dahulu gunung Jayawijaya berada di dasar laut kemudian mengalami dorongan ke atas bersamaan berpisahnya daratan Papua dengan Australia pada jutaan tahun lalu.
fbWhatsappTwitterLinkedIn