4 Cara Mencegah Kepunahan Harimau Sumatra

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat keanekaragaman satwa yang cukup tinggi. Bahkan mungkin bisa dikatakan bahwa indonesia adalah salah satu negara yang memiliki banyak sekali jenis satwa. Persebaran flora dan persebaran fauna di Indonesia sendiri memiliki sangat luas. Tak sedikit pula daerah –daerah yang memiliki hewan endemik atau hewan khas yang tak bisa kita temukan di daerah laun.

Secara garis besar fauna yang ada di Indonesia sendiri dapat digolongkan menjadi tiga golongan besar, yaitu, fauna asiatis, fauna peralihan, dan fauna australis. Ketiga jenis golongan tersebut dipisahkan oleh garis khayal yang disebut sebagai garis wallace. Setiap satwa tersebut memiliki keunikan dan ciri khas yang sangat berbeda satu sama lain.

harimau sumateraSebagai negeri yang dianggap surga satwa dan fauna, maka tak mengherankan jika ada banyak sekali satwa di Indonesia yang mengalami nasib kurang baik. Tak sedikit satwa yang diburu dan kemudian di jual. Baik dalam bentuk masih hidup maupun sudah dalam kondisi diawetkan. Salah satu satwa yang selalu menjadi buruan adalah harimau Sumatra atau yang dalam bahas ilmiah disebut Panthera tigris sondaica. Harimau Sumatra ini sendiri merupakan salah satu dari beberapa flora dan fauna khas kepulauan Riau. Meskipun persebaran dari harimau sumatra ini hampir bisa ditemukan di setiap daerah pulau Sumatra.

Kini harimau sumatra ini sendiri merupakan salah satu hewan yang terancam punah. Jumlahnya di alam liar terus mengalami penurunan yang sangat drastis. Pada dasarnya ada beberapa cara mencegah kepunahan harimau sumatra yang bisa kita gunakan, seperti

1. Penetapan Satwa Langka dan Dilindungi

Cara yang pertama bisa dilakukan adalah dengan menjadikan harimau sumatra sebagai salah satu satwa langka dan dilindungi. Pada dasarnya penggunaan cara yang satu ini telah diterapkan sejak lama. Pemerintah indonesia melalui Kementrian Kehutanan saat itu telah menetapkan bahwa Harimau Sumatra merupakan salah satu satwa langka dan dilindungi oleh pemerintah. Hal tersebut dikarenakan jumlah populasinya yang sangat sedikit. Kini jumlah Harimau sumatra yang ada di alam bebas diperkirakan hanya sekitar 400-600 ekor saja. Dengan penetapan harimau sumatera sebagai satwa yang dilindungi, maka satwa yang satu ini akan mendapatkan perlindungan fasilitas dalam hal penyelematannya. Namun, meskipun telah dijadikan sebagai hewan langka dan dilindungi, perburuan pada hewan yang satu ini masih berlangsung.

2. Penangkaran

Salah satu cara mencegah kepunahan harimau sumatra yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan penangkaran. Pada dasarnya cara yang satu ini juga merupakan salah satu cara melestarikan flora da fauna yang hampir punah. Penangkaran sendiri dapat dibagi menjadi dua, yaitu secara in situ dan eks situ. Kedua metode penagkaran ini banyak sekali kita temukan, jika penangkaran in situ adalah penangkaran yang dilakukan di lokasi habitat hewan tersebut berada. Salah satu contohnya adalah seperti beberapa taman nasional yang ada di sumatra. Sedangkan penangkaran secara eks situ adalah cara penangkaran yang dilakukan di luar habitat aslinya. Salah satu contoh penangkaran eks situ adalah seperti kebun binatang.  Kedua jenis metode penangkaran ini, sedikit banyak dapat membantu meningkatkan jumlah populasi dari harimau sumatra.

3. Penegakan Hukum

Untuk yang satu ini pada dasarnya sudah ada, ketentuan hukum jelas yang dapat menjerat siapa saja. Ketentuan hukum ini bisa kita temukan pada  Undang-Undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Berdasarkan pasal 21 dalam undang-undang nomor 5 tahun 1990 poin (d) bahwa “setiap orang dilarang untuk memperniagakan, menyimpan atau memiliki, kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkannya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia”. Pelanggar dari ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana berupa hukuman penjara maksimal 5 tahun dan denda maksimum 100 juta. Dalam bidang yang satu ini pemerintah masih ingin melakukan refisi dan perbaikan terutama dalam hal lama masa penahanan dan denda yang diajukan.

4. Perbaikan Ekosistem

Sebagai salah satu flora dan fauna asli Indonesia yang terancam punah, maka penanganan kondisi Harimau sumatera ini memang harus diperhatikan dengan baik. Salah satu cara mencegah kepunahan Harimau Sumatra yang bisa dilakukan adalah dengan memperbaiki kondisi dari ekosistem yang ada. Salah satunya dengan cara melakukan pembangunan yang lebih ramah lingkungan. Pencegahan penebangan liar dan kebakaran hutan adalah salah satu cara yang baik dan bisa dilakukan. Ketika habitat dan ekosistem mereka terganggu, maka akan berdampak buruk pada pola hidup dari harimau sumatra itu sendiri.

Itu tadi beberapa cara mencegah kepunahan harimau sumatra yang bisa kita lakukan. Kondisi dari satwa yang satu ini memang cukup mengkhawatirkan dan membahayakan. Jika tidak ada tindakan pasti, maka kepunahan dari satwa yang satu ini bisa sangat dipastikan akan terjadi. Semoga informasi tadi bermanfaat.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Biogeografi
Video Edukasi

Bulan adalah satelit alami Bumi satu-satunya dan benda langit yang paling terang setelah Matahari. Bagaimana bila bumi tidak memiliki bulan? Simak videonya!

Rekomendasi Film

Inilah rekomendasi film science fiksi yang bikin kamu cerdas seketika karena bikin mikir banget!