9 Solusi Kebakaran Hutan di Indonesia

Kebakaran hutan di Indonesia adalah sebuah bencana alam yang patut kita waspadai dan juga kita cegah sebisa mungkin agar tidak menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Di Indonesia sendiri seringkali terjadi kebakaran hutan yang sebagian besar terjadi karena human error ataupun karena cuaca yang sangat panas sehingga rumput yang sangat kering bisa menjadi terbakar.

Berikut adalah beberapa solusi kebakaran hutan :

1. Penghentian Pembakaran Hutan dan Lahan Gambut

Salah satu faktor penyebab kebakaran adalah pembakaran yang disebabkan oleh perusahaan perkebunan (meski tidak semuanya). Maka dari itu sebaiknya tidak lagi melakukan pembakaran hutan untuk perluasan lahan dan juga pembakaran lahan gambut. Karena hal tersebut tentunya dapat merugikan berbagai pihak.

Aritel terkait : Kerusakan Hutan

2. Memulihkan Hutan dan Lahan Gambut

Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan maka dari itu lebih baik untuk memulihkan hutan yang sudah mulai tandus dan menyuburkan lahan gambut. Masyarakat diajak untuk bisa reboisasi hutan dan juga menjaga agar pohon pohon yang ditanam nantinya dapat tumbuh dengan baik serta merawatnya sebaik mungkin.

Baca juga :

3. Tidak Melakukan Pembakaran Di Sembarang Tempat

Hal ini sangatlah penting, dimana sebagian orang banyak yang lalai terhadap apa yang telah ia lakukan. Misalnya, seseorang yang membakar rumput kering kemudian ditinggal begitu saja dan tidak menunggu hingga api benar-benar sudah mati. Jangan pernah melakukan pembakaran di sembarang tempat seperti tempat yang memiliki tumbuhan ataupun benda yang rawan terbakar seperti kayu.

4. Meningkatkan Upaya Kepedulian Masyarakat Terhadap Lingkungan

Tindakan ini perlu dipraktekkan di lingkungan masyarakat agar mereka peduli terhadap lingkungannya sendiri. Dengan melakukan penyuluhan dan juga materi pembelajaran tentang kepedulian lingkungan dan juga manfaat hutan bagi manusia, tentu mereka akan lebih peduli terhadap lingkungan yang mereka tinggali untuk tidak melakukan hal-hal yang merugikan.

5. Melatih Masyarakat Untuk Sigap Menanggulangi Kebakaran

Dengan memberikan pelatihan praktik langsung di lapangan akan memberikan dampak positif kepada masyarakat agar sigap dalam menanggulangi kebakaran. Mereka dipersiapkan untuk menanggulangi kebakaran sebaik mungkin dan sebisa mungkin untuk meminimalisir agar kebakaran tidak merambat kemana-mana.

Baca juga : Penyebab Angin Topan

6. Melengkapi Fasilitas Untuk Kebakaran Hutan

Hal ini yang memang harus pemerintah utamakan. Dimana disetiap daerah yang memiliki titik api paling tinggi harus disediakan fasilitas untuk menanggulangi kebakaran hutan tersebut. Baik itu berupa perangkat lunak ataupun perangkat keras.

7. Tidak Melakukan Pembakaran Apabila Berangin

Apabila kondisinya sedang berangin kencang lebih baik untuk tidak melakukan pembakaran. Karena hal ini tentunya akan membahayakan hutan. Dimana api nanti akan terbawa angin dan nantinya dapat merambat ke tempat lain.

Baca juga :

8. Memberikan Sanksi Tegas

Memberikan sanksi tegas bagi siapapun yang dengan sengaja telah melakukan pembakaran hutan yang tidak meminta ijin terlebih dahulu ataupun yang tidak punya ijin untuk membakar hutan demi kepentingan sendiri. Tindakan seperti ini dibuat agar mereka lebih sadar akan lingkungannya sendiri.

9. Melakukan Sistem Tebang Pilih

Dengan memberlakukan sistem tebang pilih akan mengurangi dampak kebakaran hutan yang terjadi. Dengan menerapkan sistem tebang pilih maka akan memberikan kesempatan untuk area hutan tertentu untuk memepertahankan spesies pohon tertentu.

Baca juga :

Faktor Penyebab Kebakaran Hutan

Selain solusi untuk mencegah kebakaran hutan, berikut adalah fakor penyebab terjadinya kebakaran hutan :

  • Pembakaran Untuk Perluasan Lahan Baru

Hal seperti ini sangat sering terjadi, terutama untuk wilayah perindustrian. Dimana mereka akan membakar hutan disekitar untuk perluasan lahan baru yang nantinya akan dipergunakan untuk kepentingan sendiri.

  • Kemarau yang Berkepanjangan

Kemarau yang berkepanjangan dan jarangnya hujan turun dapat mengakibatkan kebakaran hutan. Hal ini sangat tidak bisa dihindari dan dicegah. Maka dari itu warga sekitar harus siap tanggap untuk menanggulangi kebakaran hutan bila musim kemarau berkepanjangan telah tiba. ( baca : Hujan Buatan )

  • Penebangan Hutan Liar

Banyak orang yang melakukan penebangan hutan liar tanpa memikirnya dampak negatif bagi lingkungan sekitarnya. Penebangan hutan liar dapat menyebabkan banjir, erosi dan juga tanah longsor.

Artikel terkait : Cara Mencegah Banjir

  • Membuang Putung Rokok Sembarangan

Kebiasaan membuang putung rokok sembarangan seringkali terjadi di berbagai tempat. Hal ini tentunya akan memberikan dampak buruk apabila putung rokok yang dibuang dekat dengan rumput yang mudah terbakar ataupun bahan yang mudah terbakar. Karena nantinya kebakaran yang kecil lama kelamaan akan menjadi kebakaran besar apabila tidak segera ditangani.

  • Pembakaran yang Disengaja

Hal ini sering kali terjadi dan banyak orang yang tidak mengakui perbuatannya. Padahal perbuatan melakukan pembakaran hutan yang disengaja akan memberikan dampak bagi lingkungan warga sekitar maupun bagi ekosistem hutan itu sendiri.

Dampak Kebakaran Hutan

Dampak yang terjadi akibat kebakaran hutan antara lain adalah sebagai berikut :

  1. Menipisnya lapisan ozon  Lapisan ozon adalah pelindung bumi dari radiasi sinar matahari. Jika lapisan ozon semakin meninpis maka dapat menyebabkan bumi menjadi lebih panas atau sering disebut dengan global warming. ( baca : Cara Menanggulangi Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global )
  2. Pencemaran udara – Pencemaran udara adalah sesuatu yang merugikan bagi manusia maupun hewan. Hal ini sangat tidak bisa dipungkiri, dimana apabila terjadi kebakaran hutan maka pencemaran udara tidak bisa kita hindari. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan reboisasi. ( baca : Cara Menjaga Kelestarian Udara )
  3. Sumber bahan industri perkayuan menjadi hilang – Kayu adalah sumber utama dalam produksi industri rumah tangga. Beberapa industri seperti furniture akan kehilangan bahan utamanya dan tentu saja hal ini akan berdampak pada ekonomi perusahaan mereka. Tidak hanya ekonomi saja, tapi juga persaingan dalam perdagangan.
  4. Dapat menimbulkan banjir – Karena hutan yang berfungsi untuk menyerap air sudah tidak ada, kemungkinan besar akan menimbulkan banjir.
  5. Ekosistem di dalam hutan akan menghilang – Hutan yang terbakar secara otomatis juga akan menghilangkan ekosistem yang terdapat pada hutan itu sendiri dan juga akan memunculkan beberapa hama.
  6. Asap dari kebakaran hutan dapat mengganggu aktifitas maupun kesehatan manusia. ( baca : Bahaya Kabut Asap Kebakaran Hutan di Indonesia )
  7. Dapat menyebabkan erosi tanah – Erosi tanah dapat terjadi apabila terjadi proses penghancuran mineral batuan. Hal ini bisa terjadi pada hutan yang terbakar maupun hutan yang tandus.
  8. Menyebabkan terjadinya sedimentasi sungai – Sedimentasi sungai terjadi karena pengaruh dari lingkungan. Dimana debu dan sisa pembakaran akan mengendap di sungai dan menimbulkan pendangkalan.
  9. Hilangnya beberapa mata pencaharian penduduk  Beberapa penduduk yang bermata pencaharian sebagai petani kebun apabila hutan yang menjadi tempat mereka mencari uang tiba-tiba terbakar maka mereka akan kehilangan untuk mendapatkan rezeki yang nantinya hal ini juga dapat meningkatkan angka kemiskinan di Indonesia.
  10. Dapat menurunkan devisa negara – Devisa negara bisa menurun drastis apabila banyak hutan yang terbakar. Karena hutan di Indonesia adalah salah satu sumber yang sangat penting untuk meningkatkan devisa negara.
  11. Menurunnya kualitas air – Menurunnya kualitas air disebabkan oleh hilangnya fungsi ekologis dari hutan. Fungsi ekologis dari hutan adalah dalam hal daur hidrologis. Apabila hutan terbakar akan memberikan dampak hilangnya kemampuan hutan dalam menyerap dan menyimpan air. ( baca : Manfaat Penampungan Air )

Itulah pembahasan tentang solusi kebakaran hutan serta faktor penyebab dan dampak buruk yang terjadi bagi manusia, hewan maupun lingkungan.

, , ,
Oleh :
Kategori : Bencana Alam