Negara Saint Vincent dan Grenadine: Karakteristik, Kondisi Ekonomi, dan Faktanya

Negara Saint Vincent dan Grenadine adalah sebuah negara yang berada di kawasan Karibia. Sama seperti negara-negara lain yang berada di Karibia, negara kepulauan ini juga ditemukan oleh Christopher Columbus pada tahun 1498.

Christopher Columbus memberikan nama pulau besarnya dari St. Vincent Saragossa. Sedangkan untuk pulau-pulau kecilnya berasal dari kota Granada yang berada di Spanyol.

Bahkan jauh sebelum kedatangan orang-orang Spanyol, penduduk asli Caribs yang tinggal di St. Vincent menyebut pulau tempat tinggal mereka dengan nama Youloumain untuk menghormati Youlouca, yaitu roh pelangi yang berada di pulau tersebut.

Beribu kota di Kingstown yang juga menjadi pelabuhan utama di Saint Vincent dan Grenadine, negara ini merupakan negara persemakmuran Inggris yang saat ini telah menjadi negara merdeka.

Karakteristik Negara Saint Vincent dan Grenadine

Negara Saint Vincent dan Grenadine merupakan negara kepulauan dengan pulau terbesarnya bernama pulau Saint Vincent seluas 344 km persegi. Selain itu terdapat beberapa pulau kecil yang disebut sebagai Granadine, apabila ditotal keseluruhan memiliki luas mencapai 45 km persegi.

Secara astronomi negara Saint Vincent dan Grenadine berada di pada garis lintang 13o15’ LU dan garis bujur 61o12’BB. Tidak hanya itu saja, Saint Vincent dan Grenadine berbatasan dengan beberapa negara yakni:

Negara Saint Vincent dan Grenadine sebenarnya terbagi menjadi dua bagian yakni pulau utama, Saint Vincent yang memiliki panjang sekitar 18 km dan lebar 11 km, serta pulau-pulau kecil yang dikenal dengan nama Kepulauan Grenadine, terbentang dari utara hingga selatan sejauh 60,4 km.

Hampir sebagian besar daratan miliki Saint Vincent dan Grenadine berupa gunung berapi yang cukup aktif yakni Gunung La Soufrière. Gunung ini menjadi gunung tertinggi di Saint Vincent dan Grenadine dengan tinggi mencapai 1.234 meter di atas permukaan laut.

Total keseluruhan pulau yang dimiliki oleh negara ini berkisar 32 pulau, 9 diantaranya merupakan pulau yang dihuni, antara lain:

  • Saint Vincent
  • Pulau Muda
  • Mustique
  • Bequia
  • Pulau Union
  • Canouan
  • Petit St Vincent
  • Palm
  • Mayreau

Negara Saint Vincent dan Grenadine termasuk negara dengan iklim tropis. Suhu udara rata-rata mencapai 18 hingga 31 derajat celcius, tergantung dari ketinggian tempat.

Kondisi Ekonomi dan Sumber Daya Alam Negara Saint Vincent dan Grenadine

Sektor utama perekonomian yang diandalkan oleh Saint Vincent dan Grenadine berasal dari jasa terutama pariwisata. Meskipun pariwisata di negara ini masih terbilang pada tahap berkembang.

Akan tetapi sejak Saint Vincent dan Grenadine dijadikan lokasi pengambilan gambar salah satu film terkenal, membuat negara ini semakin terkenal sehingga membuat banyak investor tertarik untuk berinvestasi di Saint Vincent dan Grenadine.

Selain itu, sektor pertanian juga membantu menyumbang pendapatan negara dengan hasil utama berupa pisang. Akan tetapi ketergantungan negara terhadap satu jenis tanaman saja yakni pisang, nyatanya memberikan hambatan terbesar bagi pembangunan negara. Hal ini dikarenakan banyak pulau di Saint Vincent dan Grenadine sering mengalami badai tropis dan merusak tanaman pisang.

Untuk meningkatkan perekonomiannya, Saint Vincent dan Grenadine juga mengandalkan sektor lain yakni manufaktur kecil dan sektor keuangan lepas pantai kecil yang memberikan pelayanan bisnis internasional.

Bahkan layanan keuangan internasional misal bursa saham dan aktivitas keuangan perantara tersedia di negara ini. Sebab terdapat undang-undang yang mengatur kerahasiaan bagi siapapun yang menggunakan pelayanan ini. Meskipun begitu tindakan ini menimbulkan kekhawatiran internasional.

Penduduk Negara Saint Vincent dan Grenadine

Mayoritas penduduk Saint Vincent dan Grenadine adalah keturunan dari Afrika. Terdapat pula kelompok minoritas lainnya yang merupakan keturunan dari India Timur, Ameridian, dan juga Portugis.

Berdasarkan sejarah, kelompok Garifuna muncul pertama kali di negara ini. Garifuna sendiri merupakan hasil perkawinan silang antara budak Afrika dengan orang-orang dari suku Arawak, Tainio dan Caribs.

Bahasa Inggris menjadi bahasa resmi negara Saint Vincent dan Grenadine. Akan tetapi sebagian besar penduduk Saint Vincent dan Grenadine berbicara Vincentian Creole. Bahasa Inggris hanya digunakan pada tingkat pendidikan, pemerintahan, keagamaan, dan acara yang bersifat formal.

Agama Kristen menjadi agama yang paling banyak dipeluk oleh penduduk Saint Vincent dan Grenadine. Meskipun begitu masih banyak penduduk yang juga beragama lain namun jumlahnya tidak banyak seperti Rastafarians, Hindu, dan Islam.

Fakta-Fakta Menarik Negara Saint Vincent dan Grenadine

  1. Salah satu pulau tidak berpenghuni di Saint Vincent dan Grenadine yakni Petit Nevis digunakan oleh para pemburu paus untuk menangkap paus punggung bengkok. Bahkan salah satu suku asli, Bequia, memperoleh izin untuk berburu paus ini setiap tahun di bawah pengawasan IWC (International Whaling Commission).
  2. Jika dilihat secara administratif, Saint Vincent dan Grenadine dibagi menjadi enam paroki. Lima diantaranya berada di pulau utara Saint Vincent dan yang lain di Kepulauan Grenadine.
  3. Setidaknya terdapat pasir berwarna emas, hitam, dan putih yang terdapat di pantai Saint Vincent dan Grenadine.
  4. Negara Saint Vincent dan Grenadine mempunyai Kebun Raya tertua di belahan bumi barat yang telah ada sejak tahun 1765.
  5. Burung nasional Saint Vincent dan Grenadine yakni Amazona guildingii.
fbWhatsappTwitterLinkedIn