Negara Jamaika: Karakteristik, Kondisi Ekonomi, dan Faktanya

Negara Jamaika merupakan sebuah negara yang berada di kawasan Laut Karibia, benua Amerika. Negara ini berbentuk pulau yang cukup besar dan menjadi pulau terbesar kedua setelah pulau milik negara Kuba dan Hispaniola di Laut Karibia.

Negara Jamaika termasuk salah satu negara Persemakmuran Inggris dan menjadikan Ratu Elizabeth II sebagai Kepala Negara. Menurut sejarah ketika Christopher Columbus datang ke negara ini, dia sempat membuat takut penduduk asli Jamaika, etnis Taino, dengan fenomena gerhana bulan.

Kata Jamaika sendiri berasal dari bahasa Arawak yakni ‘xaymaca’ yang mempunyai arti pulau hutan dan air.

Karakteristik Negara Jamaika

Negara yang masih berada di dalam kawasan Karibia ini, masuk sebagai bagian dari Amerika Utara. Ada dua kota besar di Jamaika yakni Kingston (ibu kota) dan Montego Bay.

Luas negara Jamaika mencapai 10.990 km persegi. Jika dilihat secara astronomis negara Jamaika berada di antara garis lintang 17o LU – 19o LU dan di antara garis bujur 76o BB – 79o BB. Serta dikelilingi oleh:

  • Sisi utara berbatasan dengan: negara Kuba, negara Haiti, dan negara Dominika.
  • Sisi timur berbatasan dengan: negara Haiti
  • Sisi selatan berbatasan dengan: laut Karibia, negara Honduras, negara Nikaragua, negara Costa Rica, dan negara Panama.
  • Sisi barat berbatasan dengan: laut Karibia

Hampir sebagian besar daratan di Jamaika berupa area bukit dan pegunungan yang dikelilingi oleh dataran rendah berupa pantai sempit. Hanya sekitar 20% daratan di Jamaika berupa area yang datar.

Dataran tinggi di Jamaika berupa kawasan batu kapur dengan tinggi rata-rata mencapai 460 m di atas permukaan laut. Jamaika mendapat julukan berupa negeri Kokpit karena memiliki banyak pegunungan dan juga dataran terjal berbentuk kokpit.

Salah satu pegunungan utama di Jamaika dengan kondisi geografis tergolong terjal yakni Pegunungan Biru (Blue Mountain) yang memiliki tinggi mencapai 2.256 meter di atas permukaan laut.

Iklim di negara Jamaika cukup bervariasi sesuai dengan tempat dan ketinggian. Setidaknya terdapat dua iklim yang dimiliki oleh negara Jamaika, yakni iklim tropis yang berada di dataran tinggi, berlaku pada sisi angin dari arah pegunungan, sedangkan iklim semiarid cukup mendominasi di sisi bawah angin.

Suhu udara negara Jamaika cukup konsisten di sepanjang tahun yakni berkisar 25 hingga 30 derajat celcius untuk kawasan dataran rendah. Untuk dataran yang lebih tinggi, suhu udara dapat mencapai 15 hingga 22 derajat celcius, bahkan pada puncak Blue Mountains (titik tertinggi di Jamaika) dapat mencapai 10 derajat celcius.

Penduduk Negara Jamaika

Hampir sebagian besar penduduk Jamaika merupakan keturunan dari Afrika yang dibawa oleh bangsa Spanyol dan saat itu mereka dijadikan budak di Jamaika. Sedangkan penduduk asli Jamaika yakni Suku Arawak telah dibantai habis oleh bangsa Spanyol.

Selain berasal dari keturunan Afrika, ada juga penduduk Jamaika yang merupakan percampuran dari bangsa kulit putih dengan keturunan Afrika. Mereka dikenal dengan sebutan Afro-Eropa.

Terdapat etnis minoritas lain yang dapat ditemukan di Jamaika antara lain etnis Tiongkok, bangsa kulit putih, campuran, dan lain sebagainya.

Mayoritas penduduk Jamaika memeluk agama Kristen Protestan (70%). Terdapat juga agama lain yang mempunyai pengikut sedikit yakni Katolik, Aglikan, Rastafarian, Islam, dan sebagian kecil Yahudi.

Bahasa resmi negara Jamaika yakni bahasa Inggris. Namun bahasa lisan utama dan sering digunakan sehari-hari adalah Kreol berbasis bahasa Inggris yang disebut Jamaican Patois (Patwa). Menurut sebuah survei, ditemukan jika penduduk Jamaika menggunakan Bahasa Inggris Standar Jamaika, monolingual bahasa Patois, dan dwibahasa.

Kondisi Perekonomian Dan Sumber Daya Alam Negara Jamaika

Negara Jamaika terkenal sebagai penghasil bauksit terbesar di dunia. Bauksit sendiri merupakan bahan dasar dari alumunium. Tidak heran jika sektor pertambangan dan pabrik alumunium menjadi bagian dari perekonomian paling penting di Jamaika.

Selain pertambangan, sektor pertanian juga menjadi sektor penting lainnya yang banyak ditemukan di dataran rendah Jamaika. Hasil pertanian utamanya berupa tebu, tanaman perkebunan (pisang, kopi, jeruk, rempah-rempah), dan peternakan.

Meskipun memiliki pantai yang indah, namun jumlah pantai yang dimiliki oleh Jamaika tidak terlalu banyak jika dibandingkan dengan negara lain yang berada di kawasan Karibia. Meskipun begitu sektor pariwisata tetap menjadi sektor terpenting dalam mendukung perekonomian Jamaika.

Jamaika telah menjadi ikon penting terutama dalam wisata airnya. Tempat terkenalnya berada di Ocho Rios dan Teluk Montego di sebelah utara. Di tempat-tempat tersebut para wisatawan dapat melihat keindahan bawah laut dengan beragam ikan warna-warni serta terumbu karang.

Sumber daya alam utama Jamaika berupa bauksit, gypsum, batu kapur, marmer, pasir, dan juga silica.

Fakta-Fakta Negara Jamaika

  1. Di Jamaika terdapat sebuah klub golf, bernama The Manchester Golf Club yang berdiri pada tahun 1868. Klub golf ini menjadi klub tertua di belahan bumi bagian barat.
  2. Obeahism yang merupakan sebuah praktek voodoo dari Jamaika. Praktek ini dianggap sebagai suatu kejahatan dan akan mendapat hukuman jika terbukti melakukannya.
  3. Di Jamaika terdapat sebuah kupu-kupu terbesar kedua di dunia bernama Swallowtail.
  4. Negara Jamaika memiliki banyak sumber mata air panas yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit. Sumber mata air panas ini lebih dikenal sebagai air penyembuh dari Jamaika.
  5. Semboyan atau motto penduduk Jamaika yakni “Out of Many, One People” yang mempunyai arti Dari Sekian Banyak, Hanya Satu Rakyat.
  6. Ganja memang banyak dibudidayakan di Jamaika, namun tidak untuk dikonsumsi sebagai rokok. Justru ganja dimanfaatkan untuk tujuan keagamaan dan meditasi.
  7. Burung Nasional Jamaika adalah Trochilus polytmus dan bunga nasionalnya yakni Lignum vitae.
fbWhatsappTwitterLinkedIn