Karakteristik Republik Kuba Beserta Sejarah Perjuangan Revolusi Kuba

Mungkin sebagian besar dari kita sudah tidak asing dengan negara satu ini. Negara Kuba juga dikenal sebagai negara kepulauan sebab negara ini tersusun dari Pulau Kuba, Isla de la Juventud dan juga beberapa kepulauan kecil lainnya. Republik Kuba yang memiliki ibu kota bernama Havana tersebut berada di Karibia bagian utara tepatnya terletak di pertemuan Laut Karibia, Teluk Meksiko, dan juga Samudra Atlantik.

  • Bisa dikatakan jika Republik Kuba merupakan pintu gerbang ke arah Laut Karibia serta letaknya yang berada di tengah antara selatan dan utara Amerika, atau berada di pintu masuk Teluk Meksiko yang memiliki jarak sekitar 170 km dari Amerika Serikat.
  • Tidak hanya itu saja, daratan Kuba merupakan daratan terluas yang berada di paling ujung barat Kepulauan Antilles.
  • Kepulauan yang dimiliki oleh Kuba terbentang memanjang sekitar 1.250 km yang terdiri dari 4.195 pulau.
  • Karena posisinya yang berada di tengah dan tempat pertemuan tiga lautan, tidak heran jika negara ini sering dilewati oleh badai. Salah satu badai yang pernah menerjang negara Kuba yaitu Badai Sandy, di mana saat itu melanda bagian timur Kuba pada tahun 2012.
  • Meskipun sering menjadi jalur badai, posisi negara Kuba cukup strategis dan banyak negara tertarik untuk menguasai negara Kuba.
  • Negara Kuba termasuk negara paling luas di Hindia Barat. Secara geografis, negara Kuba memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan negara – negara lain yang terdapat di Amerika.
  • Sebagian besar daratan di Kuba merupakan daratan rendah yang dikelilingi oleh bukit. Untuk wilayah pegunungan sendiri bisa ditemukan di bagian ujung timur Kuba. Untuk puncak tertingginya berada di Pico Turquino dengan tinggi mencapai 2.005 meter di atas permukaan laut yang terletak di sisi selatan negara Kuba.
  • Sedangkan di sisi bagian selatan dari pulau Kuba, daratan cukup datar dan cukup sering mengalami tsunami. Bentuk tsunami di Kuba cukup berbeda dan biasanya diawali dengan angin topan terlebih dahulu.

Batasan – Batasan Wilayah Republik Kuba

Meskipun Republik Kuba dikelilingi oleh perairan, negara ini memiliki batasan – batasan wilayah antara lain:

  • Terdapat Kepulauan Haiti yang terletak di sisi timur Kuba.
  • Kepulauan Bahama yang berada di sebelah timur laut dari Negara Kuba.
  • Pada bagian selatan, Negara Kuba berbatasan dengan Kepulauan Cayman, Laut Karibia, serta Republik Jamaika.
  • Di bagian barat Kuba berbatasan dengan negara Meksiko serta Teluk Meksiko, dan di bagian utara terdapat negara Amerika Serikat.

Oleh karena itu, tidak heran jika lokasi negara Kuba cukup strategis dan banyak pelabuhan ditemukan di wilayah pesisir Kuba.

Penduduk Republik Kuba

  • Jumlah populasi penduduk yang tinggal di negara Kuba yaitu sekitar 11 juta jiwa dengan tingkat kepadatan penduduk mencapai 102 jiwa/km2.
  • Hampir sebagian besar penduduk tinggal di kota Havana dengan jumlah penduduk mencapai 2 juta jiwa.
  • Berdasarkan hasil survey yang dilakukan pada tahun 2012 tercatat bahwa jumlah penduduk berkulit putih ada sekitar 64,1%, sedangkan penduduk berkulit hitam berjumlah 9,3% dan penduduk mestizo atau campuran sebesar 26,6%.
  • Terdapat juga penduduk pertama di Kuba yang bernama Suku Ciboney. Menurut sejarah, Suku Ciboney pertama kali tiba di Kuba melalui jalur laut dengan mengikuti angin pasat ke arah barat dari pantai Venezuela, menelusuri daratan Karbia.
  • Adapun suku lain yang juga tinggal di negara Kuba yaitu Suku Arawakan. Kedatangan Suku Arawakan ke Kuba terjadi sebanyak dua gelombang imigrasi, gelombang pertama (sub – Tainos) terjadi pada 900 tahun masehi yang secara perlahan mendesak Suku Ciboney ke arah barat.
  • Sedangkan pada gelombang kedua terjadi pada Suku Tainos yang terdesak ke arah timur pantai Kuba, yang terjadi pada abad ke 15.

Sejarah Singkat Revolusi Kuba

Terjadinya Revolusi Kuba membuat perubahan yang sangat berarti bagi rakyat Kuba pada saat itu. Revolusi Kuba terjadi saat masa pemerintahan Batista yang dikenal dengan gaya pemimpinannya secara diktator dan otoriter.

Hingga akhirnya muncullah Fidel Castro dan kelompoknya yang berhasil menggulingkan Batista dengan melakukan penyerangan ke pangkalan militer Mocada di Santiago pada tanggal 26 Juli 1953. Serangan tersebut berhasil membawa rakyat Kuba untuk semangat revolusi dalam menggulingkan pemerintahan Batista. Akan tetapi, Castro tidak berhasil dan dipenjara pada tahun 1955.

Tidak hanya kelompok Castro, ada pula kelompok pejuang lain di Kuba yang bernama The Revolutionary Directorate dan dipimpin oleh Jose Antonio Ecchevarria. Akan tetapi Ecchevarria gugur saat melakukan perlawanan terhadap Batista.

Meskipun banyak muncul kelompok pejuang lainnya, justru Castro menjadi tokoh yang paling dikenal selama masa revolusi dan juga sebagai simbol perlawanan rakyat Kuba. Setelah bebas dari penjara, Castro masih melakukan perjuangan dengan mencari dukungan dari luar negeri seperti Mexiko dan Amerika Serikat.

Usaha yang dilakukannya membuahkan hasil. Dengan mendapat bantuan dari Mexico, Casto melakukan penyerangan menggunakan kapal untuk menghadapi pasukan Batista. Hingga pada akhirnya pada bulan Maret 1958 pasukan Batista berhasil dikalahkan. Batista pergi ke Amerika Serikat pada tanggal 1 Januari 1959 dan menjadi tanda telah berakhirnya pemerintahan Batista. Dan berakhir dengan diangkatnya Castro sebagai presiden Kuba.

Fakta Menarik Tentang Republik Kuba

  1. Pabrik Cerutu

Cerutu menjadi salah satu ciri khas dari negara Kuba. Bahkan kualitas dan mutu cerutu Kuba termasuk yang terbaik. Salah satu pabrik cerutu yang berada di Havana dan sudah sangat terkenal bernama Real Fabrica de Tobaco yang dibangun pada tahun 1845. Pabrik cerutu ini dapat menghasilkan ratusan cerutu setiap harinya. Ada hal menarik bagi wisatawan yang datang berkunjung ke pabrik ini yaitu adanya larangan untuk memotret, hal ini bertujuan untuk melindungi para pekerja agar tidak terekspos keluar.

  1. Tidak Ada Yang Buta Huruf

Meskipun Kuba berada di dalam tekanan embargo Amerika, negara ini mempunyai tingkat literasi yang sangat tinggi yakni sekitar 99,8%, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan Amerika. Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari kebijakan Fidel Castro saat memimpin Kuba yang menerapkan Cuban Literacy Program. Padahal sebelumnya tingkat literasi hanya sekitar 60 – 70 persen saja, dan dalam satu tahun berhasil meningkat hampir 100%.

  1. Tidak Ada Mobil Baru

Rakyat Kuba hanya diperbolehkan mempunyai mobil keluaran sebelum tahun 1959 saja. Justru hal tersebut banyak dicari oleh para wisatawan yang tertarik ingin mengelilingi Kuba dengan mobil antik. Di Kuba ada sekitar 60 ribu mobil tua buatan Amerika yang masih berfungsi dengan baik. Sedangkan mobil baru hanya dimiliki oleh pemerintah saja.

  1. Memiliki Banyak Dokter

Kesehatan di Kuba sangat mendapat perhatian dari pemerintah. Tidak heran jika Kuba memiliki banyak dokter dan bahkan telah dikirim ke negara – negara yang membutuhkan tenaga medis. Di bidang kedokteran sudah sangat maju, bahkan negara ini berhasil mempunyai 1.2000 hak paten medis internasional dan salah satunya berupa vaksin paru-paru yang sudah sangat terkenal di dunia. Anehnya vaksin tersebut tidak ditemukan di Amerika.

  1. Balet Menjadi Olah Raga Kebanggan

Banyak orang beranggapan jika tinju adalah olah raga terkenal di Kuba. Namun tinju menjadi kalah pamor dengan olah raga bisbol. Namun bagi masyarakat Kuba, balet adalah olah raga utama negara tersebut. Ada salah satu kutipan mengenai balet, “Balet Rusia mengesankan karena keunggulannya, balet Prancis kaya emosional, sedangkan balet Kuba adalah perwujudan kedua hal tersebut.”

Demikian penjelasan mengenai Republik Kuba. Semoga dapat bermanfaat. Jika ada informasi tambahan terkait penjelasan di atas, silahkan untuk menulis di kolom komentar.