10 Manfaat Waduk bagi Lingkungan dan Makhluk Hidup

Keberadaan waduk yang sengaja dibuat oleh manusia ini tidak tanpa maksud apa- apa. Manusia sengaja membendung aliran sungai (baca: ciri-ciri sungai bagian hulu dan hilir) dan menjadikannya waduk pastinya mempunyai maksud dan tujuan tertentu. Tujuan atau maksud dari manusia membentuk waduk ini sekaligus menjadi manfaat dari waduk (baca: waduk terbesar di Indonesia) itu sendiri. Hal ini karena setiap sesuatu hal yang sengaja dibuat oleh manusia pastilah yang mempunyai nilai lebih yang bersifat positif. Dengan kata lain sesuatu tersebut mengandung manfaat yang dapat dirasakan oleh manusia. Karena waduk ini biasanya kita temukan di suatu wilayah tertentu, maka waduk ini mempunyai manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara umum.

Pengertian waduk

Waduk yang merupakan perairan berbentuk bendungan (baca: bendungan terbesar di dunia), maka debit air yang muat di waduk pun biasanya sangat banyak. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari, baik dalam operasional maupun investasi. Maksudnya, stock air di waduk biasanya selain digunakan untuk minum, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya, waduk juga digunakan untuk mengairi lahan masyarakat yang mempunyai profesi sebagai petani. Oleh karena itulah keberadaan waduk ini sangatlah berguna atau bermanfaat. Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi manfaat yang dapat dihadirkan oleh waduk ini. Berbagai macam manfaat waduk antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai sumber pengairan lahan maupun sawah

Fungsi waduk yang paling utama dan paling terasa di masyarakat adalah waduk sebagai salah satu sarana untuk mengairi lahan atau persawahan. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya selain dikenal sebagai negara maritim, Indonesia (baca: letak geografis Indonesia) juga sangat dikenal sebagai negara agraris. Negara agraris mempunyai arti bahwa sebagian besar penduduk Indonesia ini bekerja di sektor pertanian (baca: pertanian lahan basah dan lahan kering) maupun perkebunan atau bisa dikatakan sebagai hal- hal yang berbau cocok tanam.

Cara mendapatkan hasil tanaman yang subur 

  • Untuk menghasilkan tanaman yang subur (baca: ciri-ciri tanah yang subur dan tidak subur) dan berbuah banyak sehingga menguntungkan, pastinya membutuhkan perjuangan yang tidak sedikit.
  • Perjuangan para petani dimulai dari pemilihan bibit yang unggul, kemudian perawatan tanaman seperti pupuk dan juga pengairan harus diperhatikan sungguh- sungguh.
  • Selain itu, menjaga tanaman dari serangan hama juga salah satu hal yang sangat perlu diperhatikan. Sehingga bisa dikatakan bahwa untuk menjadi petani yang sukses dengan hasil yang berlimpah, pasti mempbutuhkan kesabaran, ketelitian dan juga kekonsistenan.

Dari beberapa hal yang perlu diperhatikan tersebut, salah satunya adalah masalah pengairan. Ketika lahan yang ditanami tumbuhan berkuran cukup luas atau bahkan luas, maka akan membutuhkan banyak sekali debit air. Sumber air biasa, misal sumur tidak akan cukup untuk mengairi lahan berhektar- hektar luasnya. Maka dari itulah waduk sengaja dibuat oleh masyarakat agar dapat menampung banyak air sehingga nantinya akan bisa digunakan bersama- sama untuk mengairi persawahan. Dengan demikian semua petani dapat mengairi lahan mereka sehingga bisa mendapatkan hasil pertanian seperti yang diharapkan, yakni hasil yang berlimpah ruah.

  1. Sebagai pembangkit listrik tenaga air

Manfaat yang selanjutnya dari adanya waduk adalah sebagai pembangkit listrik. Pembangkit listrik, seperti yang kita ketahui bersama bisa dibentuk dengan beberapa bantuan atau hal. Listrik ini setidaknya bisa dibangkitkan oleh tenaga air (PLTA), tenaga uap (PLTU), tenaga angin (baca: jenis-jenis angin), dan tenaga nuklir. Biasanya pembangkit listrik tenaga air ini memenfaatkan aliran sungai (baca: manfaat sungai) untuk dapat menggerakkan turbin atu kincir air.

Tenaga kincir air yang selalu berputar inilah yang dapat meghasilkan tenaga listrik. Seperti halnya waduk. Waduk ini terkadang juga mempunyai aliran di bagiannya yang berasal dari aliran sungai (baca: ekosistem sungai). Maka aliran yang berada di waduk inilah yang digunakan untuk menggerakkan turbin atau kincir air untuk dapat menghasilkan tenaga listrik. Meskipun demikian, tidak semua waduk mempunnyai aliran yang deras yang dapat dibunakan untuk menghasilkan tenaga listrik. Artinya bahwa tidak semua waduk dapat digunakan sebagai tempat pembangkit listrik tenaga air.

  1. Memenuhi kebutuhan air dalam kehidupan sehari- hari

Fungsi dari waduk yang selanjutnya adalah memenuhi kebutuhan air di kehidupan sehari- hari. tidak bisa dipungkiri bahwa manusia selalu membutuhkan air dalam kehidupannya sehari- hari, baik untuk minum, mencuci, mandi, dan lain sebagainya. Sekarang ini hampir di setiap rumah sudah mempunyai sumber airnya masing masing, baik berupa sumur milik pribadi maupun menyalur dari sumur umum yang disediakan pemerintah. Jika masyarakat perkotaan, sebagian besar menggunakan jasa dari perusahaan penyedia air. Lalu, apakah sumber air yang masyarakat miliki dan disalkurkan di rumah- rumah ini tidak bisa habis? Tentu saja bisa.

Saat di musim kemarau (baca: pembagian musim di Indonesia), dimana hujan (baca: proses terjadinya hujan) lama tidak turun, maka akan berdampak pada persediaan air yang ada di dalam tanah. Hal ini banyak menyebabkan sumur- sumur mengering karena persediaan air di dalam tanah (baca: tanah liat) menipis. Ketika hal seperti ini terjadi, maka kita akan kesulitan mendapatkan air padahal setiap harinya kita membutuhkan air. Ketika kondisi seperti ini tiba maka masyrakat bisa memanfaatkan air yang ada di waduk. Karena waduk merupakan akumulasi dari aliran sungai (baca: ekosistem sungai), maka biasanya waduk akan lebih tanah terhadap musim kemarau sehingga airnya dapat digunakan oleh manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya sehari- hari.

  1. Menyediakan stok atau persediaan air minum

Selain air waduk yang menyediakan air untuk kehidupan sehari- hari, yakni memenuhi berbagai macam kegiatan manusia yang menggunakan air, persediaan air di waduk pun juga dapat digunakan sebagai air minum. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya semua makhluk hidup di dunia ini pasti membutuhkan minum, baik manusia, binatang maupun tumbuh- tumbuhan. Apabila musim kemarau datang, dimana banyak ditemukan sumber air yang mengering, maka air waduk dapat digunakan sebagai alternatif air minum bagi manusia.

Namun jika bagi binatang, maka air waduk dapat langsung dimanfaatkan sebagai air minum yang akhirnya dapat menyelamatkan hidup binatang yang ada di sekitar waduk tersebut. Maka dari itulah kita perlu menyadari bahwa waduk ini mempunyai peranan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk hidup yang hidup di kerak Bumi. Maka dari itulah kita harus menjaga kebersihan waduk agar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan minum sehari- hari ketika sumber minum yang biasa digunakan tidak bisa digunakan lagi.

  1. Sebagai tempat tumbuh berbagai macam biota air

Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari (termasuk urusan kebersihan dan juga minum), waduk juga bermanfaat sebagai tempat hidup berbagai macam binatang- binatang yang hidup di air. Sehingga dapat dikatakan bahwa waduk tidak hanya berguna bagi manusia (meskipun dibagun oleh manusia), namun juga bagi makhluk hidup yang lainnya. Berbagai macam biota air tumbuh di waduk, khususnya biota air tawar. Karena hampir semua waduk merupakan waduk air tawar.

Biota- biota yang hidup di air ini terdiri atas binatang maupun tumbuh- tumbuhan. Ada pula zooplankton dan fitoplankton yang hidup di lingkungan waduk. Selain itu juga terdapat berbagai macam organisme- organisme air. Selain hewan dan tumbuhan kecil- kecil, juga terdapat berbagai jenis ikan air tawar, udang, hewan- hewan amfibi dan lain sebagainya. Selain binatang ada pula berbagai macam tumbuh- tumbuhan yang hidup di air maupun disekitar waduk. Tumbuhan- tumbuhan yang dapat kita temui seperti halnya lumut, dan juga tumbuhan- tumbuhan yang biasa hidup di sekitar air lainnya.

  1. Sebagai tempat budidaya ikan air tawar

Waduk juga dapat bermanfaat sebagai tempat untuk membudidayakan ikan air tawar. Ya, karena memang waduk mempunyai air yang tawar. Ikan air tawar ini dapat berkembang dengan sendirinya. Kita bisa memberikan bibit pada awalnya. Kemudian untuk merawatnya agar ikan tumbuh dan berkembang, kita bisa menanam beberapa tumbuhan air untuk menjadi makanan dari ikan tersebut. Atau biasanya ikan juga akan memakan fitoplankton dan juga zooplankton yang ada di waduk tersebut,

Dengan demikian waduk akan sangat bermanfaat karena ikan- ikan tersebut pastinya juga dapat memberikan manfaat bagi manusia. Selain bisa menjadi sumber makanan bagi manusia dan juga beberapa binatang, keberadaan ikan- ikan di dalam waduk tersebut juga bisa membangkitkan gairah manusia untuk memancing di sekitar waduk tersebut. Dengan demikian, akan banyak orang yang berwisata atau berdatangan untuk memancing ikan, khususnya bagi orang- orang yang memang mempunyai hobi memancing,

  1. Merupakan tempat untuk budidaya tanaman air tertentu

Selain bisa digunakan sebagai tempat bududaya ikan air tawar, keberadaan waduk juga bisa digunakan untuk budidaya tanaman air tertentu. Siapa bilang air hanya bisa digunakan untuk membudidayakan binatang- binatang saja? Tenyata ada beberapa jenis tanaman yang bisa hidup di atas permukaan air. Bukan seperti ganggang dan sejeninsnya, namun tanaman inipun tetap bisa dilihat dari daratan.

Misalnya adalah kangkung air dan enceng gondok. Kedua tanaman ini seringkali kita lihat menutupi permukaan- permukaan air yang tenang, seperti waduk ataupun danau. Keduanya apabila tumbuh dengan subur (baca: ciri-ciri tanah subur dan tidak subur) maka bisa menutupi semua permukaan air. Lalu, apakah tumbuhan- tumbuhan tersebut bisa dimanfaatkan? Tentu saja bisa. Kangkung air dapat digunakan untuk menjadi pakan ternak. Sementara enceng gondok dapat digunakan untuk membuat berbagai macam jenis kerajinan seperti tas, kursi, menja, dan barang- barang lainnya yang bisa dibuat dengan menggunakan anyaman. Industri kerajinan enceng gondok ini sangat diminati oleh wisatawan- wisatawan mancanegara.

  1. Menyediakan berbagai macam sumber makanan bagi manusia

Sudah dijelaskan di atas bahwa enceng gondok dapat menjadi tempat untuk membudidayakan jenis- jenis binatang maupun tumbuh- tumbuhan air tawar. Hal ini secara tidak langsung mempunyai arti bahwasannya waduk menyediakan berbagai macam sumber makanan bagi manusia.

  1. Sebagai sarana hiburan dan rekreasi

Selain mempunyai fungsi untuk memenuhi kebutuhan jasmani manusia, waduk juga bisa menjadi sarana pemuas kebutuhan rohani manusia. Waduk bisa digunakan sebagai sarana rekreasi atau piknik bersama keluarga atau sendiri saja. Waduk hampir menyerupai danau sehingga akan ada banyak ketenagan yang kita dapatkan apabila memandang permukaan airnya. Selain dinimkati keindahannya, akan ada beberapa aktivitas yang bisa kita lakukan seperti memancing, atau bermain kereta air jika memang disediakan. Namun dengan melihat pemandangan di sekitar waduk saja kita sudah bisa terhibur karena keindahannya.

  1. Sebagai tempat edukasi atau pendidikan

Selain fungsi ekologi dan juga rekreasi, waduk juga bisa menghasilkan fungsi edukasi. Waduk bisa digunakan sebagai sarana pembelajaran, penelitian dan juga pengembangan. Tentu saja bidang yang berkaitan adalah yang berhubungan dengan lingkungan maupun sosial, karena keberadaan waduk sedikit banyak akan mempengaruhi kehidupan masyarakat yang ada di sekitarnya.

Itulah beberapa fungsi atau manfaat yang dimiliki oleh waduk. Kita telah mengetahui bahwasannya waduk sebagai tempat yang sengaja dibuat oleh manusia ini mempunyai fungsi yang banyak, oleh karena itulah kewajiban kita sebagai manusia untuk melestarikan, dan menjaganya dari kerusakan agar tetap bisa berfungsi seperti yang telah ditetapkan sebelumnya.

fbWhatsappTwitterLinkedIn