Sponsors Link

15 Negara Dengan Jumlah Bahasa Terbanyak di Dunia

Sponsors Link

Negara Dengan Jumlah Bahasa Terbanyak bisa menjadi referensi anda dalam mencari tahu, mana saja negara yang memiliki jumlah bahasa terbanyak. Setiap Negara memiliki bahasa yang berbeda-beda, mungkin beberapa Negara masih menggunakan bahasa yang sama. Tetapi akan ada aksen dan beberapa istilah yang berbeda. Bahasa sendiri adalah kemampuan yang dimiliki oleh manusia yang digunakan untuk berkomunikasi dengan sesama, umumnya bahasa lebih menggunakan tanda misalnya gerakan dan juga kata. Dalam sebuah kajian linguistik menyebutkan ada 7000 bahasa di dunia  yang berbeda. (Baca Juga : Negara penghasil Kopi Terbesar di Dunia)

Tentunya 7000 bahasa memang tidak sebanding dengan negara yang ada, tetapi dalam satu negara bisa memiliki banyak bahasa. Adanya banyak bahasa tentu mengundang ketertarikan banyak orang, karena dalam satu daerah saja atau dalam wilayah tanah 2000 km saja, jika dilihat di Indonesia sudah memiliki lebih dari 10 bahasa yang berbeda.

Negara Dengan Jumlah Bahasa Terbanyak

Apa sebenarnya tujuan bahasa ? tentu anda sudah tahu kan bahasa merupakan alat komunikasi, lalu alat pemersatu Negara dan menjadi identitas suatu Negara. Jika sebuah Negara memiliki banyak bahasa yang berbeda dalam satu wilayah kenapa hal tersebut bisa terjadi ? sebenarnya bahasa yang bisa berbeda dalam satu wilayah terpengaruh oleh banyak faktor, diantaranya adalah orang asing atau imigran yang datang, Negara yang berbatasan langsung dengan Negara lain, dan juga bahasa yang terpengaruh oleh orang lain seperti para pedagang dan juga para wisatawan. Sehingga dalam satu wilayah bisa muncul banyak bahasa yang berbeda. Dalam dunia ada beberapa Negara yang mengadopsi bahasa yang banyak, Negara apa saja ?

15. Rusia (129 Bahasa)

Jika anda melihat di peta dan Globe (baca : Fungsi Atlas Peta dan Globe) lama, Rusia adalah pecahan Uni Soviet, Russia tentu memiliki keberagaman bahasa dengan bahasa utama yakni Russia. Bahasa Rusia ini dianggap bahasa utama ketika Rusia masih bersatu dengan Negara lain dan membentuk Uni. Agar perserikatan memiliki bahasa yang resmi dan juga digunakan oleh semua daerah. Setelah pecah, Rusia diambil menjadi bahasa utama Negara Rusia. Bahasa di Rusia berjumlah 129 dan dikuasai oleh lebih dari bahasa di Eropa. Bahasa Rusia merupakan 1.87% dari total bahasa yang ada di dunia. Ada beberapa rumpun bahasa diantaranya Slavia, Slavia Timur dan Indo-Eropa (Baca: Danau Terluas di Benua Eropa)

14. Sudan (134 Bahasa)

Sudan merupakan Negara penutup atau Negara terakhir yang memiliki bahasa pendamping terbanyak yakni 134 bahasa. Dengan bahasa ibu atau bahasa utama Arab dan pendamping bahasa Ingrris. Masyarakat Sudan banyak menggunakan bahasa pendamping lainnya yang mungkin agak mirip dengan bahasa Arab. Padahal jika didengar kembali berbeda dari bahasa standar Arab. Total bahasa sudan yakni 1.94% dari keseluruhan bahasa yang ada di dunia. Sudan menjadi Negara yang terpisah dua bagian, dimana bagian terluas di Afrika dan bagian sisanya berada di tanah Arab, tanah Sudan berisi lahan dan juga Gurun (Baca: Fungsi Gurun Pasir). Selain bahasa yang banyak ada juga keunikan dari Sudan yakni menjadi Negara terluas kesepuluh di dunia.

13. Kanada (145 Bahasa) 

Kanada menggunakan bahasa resmi Inggris dan juga Perancis. Namun Kanada ternyata memiliki 145 bahasa pendamping termasuk kedua bahasa resmi tersebut. Dari 145 bahasa ini ada Slavey, Chipweyan, Cree dan bahasa lainnya yang diakui oleh Negara Kanada. Umumnya bahasa tersebut adalah bahasa daerah, layaknya bahasa sunda atau batak di Indonesia.  Negara yang memiliki 10 Provinsi dan 3 teritori memang terbagi dengan cukup banyak, makannya bahasa pendampinnya pun cukup banyak.

12. Filipina (180 Bahasa) 

Selain di Asia Timur tepatnya di Tiongkok. Asia Tenggara juga memiliki negara dengan bahasa terbanyak yakni Indonesia dan Filipina atau biasa disebut Filipina merupakan Negara yang mungkin terkenal akan menggunakan bahasa Inggris dan juga Filipina, Meskipun mereka salah satu Negara yang termasuk pintar dan mahir bahasa Inggris di Asia Tenggara. Kenyataannya mereka memiliki bahasa pendamping hampir 180 bahasa. Memang banyaknya bahasa masih kurang dari Indonesia, namun jumlah tersebut sudah mampu membawa Filipina masuk ke Negara dengan jumlah bahasa terbanyak. (Baca: Kenampakan Alam di Asia Timur)

11. Kongo (216 Bahasa) 

Negara yang berada di Benua Afrika ini menggunakan bahasa yang banyak yakni sekitar 216 bahasa. Dimana bahasa Kongo digunakan oleh sebagian besar masyarakat di Kongo. Mereka juga menggunakan bahasa Perancis untuk menjadi bahasa penunjang selain bahasa utama. Ada bahasa Kasai, Swahili yang terkenal dan bahasa Lingala dan lainnya yang totalnya lebih dari 200 bahasa. (Baca: Danau Terluas di Benua Afrika)

10. Brazil (229 Bahasa) 

Brazil menjadi salah satu Negara dengan penduduk paling banyak di daratan Amerika Serikat. Negara ini berbatasan dengan pegunungan Andes serta di satu sisi dengan Samudera Atlantik. Negara ini menjadi Negara yang terletak paling timur di benua Amerika. Brasil atau lebih dikenal dengan Negara Brazil merupakan Negara yang jarang menggunakan bahasa Inggris, meskipun Negara mereka dekat dengan Amerika yang notabene berbahasa Inggris. Kenyataannya sangat sulit menemukan orang Brazil yang bisa berbahasa Inggris. Bahasa yang umum digunakan atau bahasa induk dari Brazil adalah Portugis. Sedangkan masih ada 229 lebih bahasa di Brazil yang digunakan secara berbeda-beda.

9. Australia (245 Bahasa) 

Negara dengan keindahan alam laut (Baca: Pembagian Zona Kedalaman Laut) dan lingkungannya ini memiliki bahasa yang beragam. Bahkan di jaman kolonial Australia dianggap sebagai benua buangan dimana orang Eropa yang dianggap tidak berguna untuk Negara harus dialihkan ke Australia. Sebagian orang merasa bahwa bahasa Inggris Australia terkesan aneh dan jelek. Namun kenyataanya mereka memang memiliki bahasa dan logatnya sendiri yang terdengar khas dan sekarang menjadi identitas Negara. Australia kaya bahasa, tingkat baca di Australia juga sangatlah tinggi. Persentase penduduk yang bisa saja mencapai 99% termasuk anak-anak. Hal ini  menunjukan banyak juga atau beragam juga bahasa yang digunakan di Australia. Penduduknya menggunakan 245 bahasa termasuk bahasa Indonesia, lho.

 

8. Kamerun (281 Bahasa) 

Kamerun  menjadi Negara yang wajar ketika disebut memiliki banyak bahasa. Karena republic ini merupakan kesatuan dari Afrika (Baca: Negara-negara di Afrika) Tengah dan juga juga Barat. Kamerun juga berbatasan langsung dengan banyak Negara seperti Kongo, Gabon dan juga Teluk Bonny. Sehingga keragaman bahasa sudah jelas akan terjadi. Kamerun merupakan Negara yang memiliki bahasa induk dua yakni bahasa Perancis dan juga bahasa Inggris. Untuk itu banyak orang di Kamerun tidak bermasalah dengan orang asing yang datang ke Kamerun. Namun bahasa yang digunakan Kamerun mencapai 281 bahasa dan menambah deretan Negara yang menggunakan bahasa yang banyak.

7. Meksiko (289 Bahasa)

Sebagai Negara yang berbatasan langsung dengan Amerika Serikat dan Amerika Utara, Meksiko merupakan Negara yang paling terlihat dan terdengar tidak asing bahasanya. Karena banyak orang Meksiko yang menekankan untuk menggunakan bahasa ibu atau bahasa sendiri dimanapun berada. Negara yang terkenal akan makanan nachos ini memiliki 289 bahasa yang berbeda, dimana bahasa 280 merupakan bahasa daerah atau bahasa wilayah setempat. Sedangkan bahasa utama nya menggunakan bahasa spanyol. Hampir 99.3% populasi dan masyarakat Meksiko menggunakan bahasa spanyol.

 

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Thursday 27th, April 2017 / 08:15 Oleh :
Kategori : Geografi Dasar