7 Faktor-faktor Pencemaran Udara dan Dampaknya

Mengenai polusi udara yang akhir- akhir ini seringkali kita temui, sebenarnya ada faktor- faktor yang memicu keberadaannya. Bagaimanapun juga tidak ada suatu kondisi yang buruk tanpa adanya sebab sama sekali. Bahkan yang namanya bencana alam sekalipun, kita mampu menjelaskan penyebab kejadiannya secara ilmiah. Begitu pula dengan adanya polusi udara. Polusi udara merupakan kondisi yang sangat akrab dengan keberadaan asap dan juga limbah. Limbah- limbah tersebut nantinya akan menguap dan pada akhirmya mengotori udara. Sebenarnya, sebagian besar alasan terjadinya polusi udara adalah karena adanya aktivitas dari manusia itu sendiri.

Semakin modern zaman, kita akan semakin menemukan banyak aktivitas manusia yang akan menimbulkan polusi udara. Kita perlu mengetahui apa saja aktivitas tersebut agar kita mampu mengevaluasi diri dan lebih berhati- hati dalam melakukan sesuatu hal. Karena apabila dianggap sepele dan kita abaikan, pasti nanti ujungnya akan bertambah parah. Akibatnya manusia bisa menyesal di belakang. Lalu, apa saja sih faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya polusi udara ini? Yuk, kita bahas bersama- sama mengenai faktor-faktor pencemaran udara :

  1. Lalu lintas

Di zaman yang semakin modern, kebutuhan akan kendaraan bermotor seakan menjadi kebutuhan primer. Hampir setiap keluarga pasti mempunyai kendaraan bermotor, baik berupa sepeda motor maupun mobil. Rasanya ada yang kurang jika zaman sekarang ini tidak mempunya kendaraan bermotor, minimal ya sepeda motor. Kendaraan memang selalu menjadi pendukung utama aktivitas mobilitas masyarakat. Dengan kendaraan bermotor masyarakat akan lebih leluasa dalam melakukan aktivitas, termasuk aktivitas perekonomian. Semakin banyak seseorang bermobilitas, maka akan semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan hasil yang banyak. Dari pemikiran sederhana inilah masyarakat Indonesia menjadikan sepeda motor sebagai kebutuhan yang semi primer. Kendaraan bermotor dalam operasinya pastilah memerlukan bahan bakar, yakni dari jenis minyak Bumi.

Dalam teorinya, minyak Bumi yang digunakan sebagai bahan bakar kendaraan mengandung senyawa hidrokarbon yang kemudian dibakar menghasilkan senyawa karbondioksida dan air. Namun kenyataan memperlihatkan bahwa mesin tidak dapat sempurna dalam membakar hidrokarbon. Akibatnya kenalpot kendaraan mengeluarkan zat- zat yang berbahaya. Zat- zat berbahaya ini bahkan sering kita lihat sebagai kepulan asap yang berwarna hitam atau kecoklatan. Asap- asap inilah yang akan mengptori udara kita, sehingga menjadikan pencemaran udara.

  1. Pembangkit listrik

“Dengan listrik, hidup menjadi lebih baik” sering kita mendengar slogan tersebut. Memang benar sekali, listrik membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik. Bagaimana tida? Dengan listrik kita bisa mempunyai penerangan yang sangat memadai pada malam hari. Dengan listrik pula, kita bisa mengoperasikan berbagai macam mesin yang akan meringankan pekerjaan kita.

Listrik benar- benat menjadi sebuah anugerah yang tiada tara. Adanya listrik ini karena disebabkan adanya pembangkit listrik. Sebagian pembangkit listrik konvensional masih menggunakan bahan batu bara, gas dan minyak. Dari proses pembangkit listrik menghasilkan listrik ini terkadang pembakarannya tidaklah sempurna, sehingga akan menghasilkan gas yang berbahaya. Gas- gas berbahaya ini misalnya adalah sulfur dioksida, nitrogen oksida, carbon dioksida dan partikulat. Gas- gas ini pada akhirnya akan menyebabkan adanya pencemaran udara yang mengotori udara dan menimbulkan banyak sekali efek- efek negatif.

  1. Letusan gunung berapi

Penyebab terjadinya polusi udara yang ketiga adalah adanya letusan gunung berapi. Peristiwa letusan gunung berapi (baca: bahaya gunung api bawah laut) ini juga disebut sebagai erupsi (baca: pengertian erupsi). Erupsi (baca: erupsi campuran) yang dilakukan oleh gunung berapi diakibatkan oleh faktor- faktor alam. Faktor- faktor alam tersebut dapat terjadi karena sebab yang alamiah juga. Oleh karena itulah letusan gunung berapi dikategorikan sebagai bencana alam. Dengan demikian faktor yang menyebabkan polusi udara tidak hanya dari manusia saja.

Keberadaan gunung berapi bukanlah sesuatu yang sulit untuk ditemui di Indonesia. Indonesia mempunyai jalur gunung berapi sehingga gunung api di Indonesia ada banyak sekali (baca: gunung tertinggi di Indonesia). Gunung berapi di Indonesia banyak sekali yang masih aktif. Masing- masing gunung api tersebut mempunyai siklus untuk melakukan erupsi. Maka di Indonesia sering sekali terjadi erupsi gunung berapi (baca: penyebab gunung meletus). Gunung berapi ketika erupsi mengelurkan berbagai zat yang berbahaya. Gas- gas yang dikeluarkan gunung berapi  ini akan membumbung ke angasa dan bercamour dengan udara yang kita hirup. Oleh karena itulah erupsi gunung berapi menjadi penyebab polusi atau pencemaran udara.

Sponsors Link

  1. Pembakaran

Polusi atau pencemaran udara juga dapat disebabkan karena adanya pembakaran. Pembakaran dapat kita temukan dimana saja. Pembakaran yang dapat menyebabkan polusi udara ini misalnya adalah pembakaran sampah atau pembakaran barang- barang industri.

Sampah yang menumpuk biasanya akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan semakin lama semakin banyak. Salah satu solusi untuk mengurangi tumpukan- tumpukan sampah tersebut adalah dengan cara dibakar. Ketika sampah- sampah ini dibakar maka akan menghasilkan zat- zat yang berbahaya dan merugikan. Zat- zat polutan inilah yang nantinya akan mencemari udara. Udara yang terkena polutan ini nantinya akan bersifat sangat buruk dan terkadang mempunyai bau yang tidak enak sama sekali.

  1. Kebakaran hutan

Indonesia mempunyai bahyak sekali hutan di dalam daerah- daerahnya. Hutan- hutan yang ada di Indonesia ini sangatlah luas dan mempunyai fungsi yang sangat penting (baca: fungsi hutan). Hutan yang ada di Indonesia seringkali mengalami kasus. Salah satu kasus yang sering menimpa hutan di Indonesia adalah kebakara hutan. Kebakaran hutan dapat terjadi karena berbagai macam hal. Penyebab kebakaran hutan dapat disebabkan karena ulah manusia dan juga dari faktor alam.

Penyebab dari faktor alam adalah kondisi cuaca yang sangat panas pada saat musim kemarau tiba (baca: musim di Indonesia). Pohon- pohon yang ada di hutan akan terbakar ketika cuaca terlalu panas. Sementara penyebab dari ulah manusia ada banyak sekali, diantaranya adalah pembakaran yang disengaja, pembakaran karena ingin membuka lahan baru, membakar hutan untuk dijadikan pemukiman, dan lain sebagainya. Tanpa kita sadari, asap- asap yang ditimbulkan dari pembakaran ini akan mengirimkan gas- gas polutan yang mengandung banyak sekali zat merugikan. Zat- zat yang merugikan ini pada akhirnya akan merusak udara bersih yang kita hirup. Oleh karena itulah pembakaran hutan merupakan salah satu penyumbah polusi udara yang sangat besar.

  1. Limbah

Limbah menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan polusi udara. Limbah merupakan salah satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, baik skala kecil maupun skala besar. Limbah yang dimaksud adalah limbah rumah tangga, limbah usaha kecil, bahkan limbah pabrik atau industri. Limbah- limbah tersebut pada akhirnya akan dibuang ke tempat lain, sebagai salah satu sisa dari produksi atau kegiatan rumah tangga.

Limbah ini merupakan sampah dan tidak ada gunanya, maka dari itulah limbah dibuang. Limbah yang dibuang dengan cara yang tidak tepat maka terkadang menimbulkan masalh serius. Masalah yang dapat timbul diantaranya adalah timbulnya bau yang tidak sedap. Bau yang tidak sedap ini akan bercampur di udara yang akan menjadi polusi udara. Bau yang tidak sedap ini akan mengganggu pernafasan kita.

Sponsors Link

  1. Pembusukan sampah

Selain limbah, ada penyebab polusi udara yang lainnya melewati bau, yakni pembusukan sampah. Sampah yang ada di daratan (baca: ekosistem daratan) banyak sekali. Bayangkan saja jika di dalam rumah dalam satu hari bisa menghasilkan seranjang sampah, maka di dunia ini akan banyak sekali sampah yang akan dihasilkan dalam satu hari. Sampah ada yang bersifat organik dan bersifat non organik.

Sampah non organik sangat sulit membusuk , sehingga harus diupayakan hal- hal khusus untuk menanganinya. Sementara sampah organik merupakan sampah yang bisa membusuk. Pembusukan sampah ini bisa dilakukan dengan sengaja maupun tidak disengaja. Pembusukan sampah ini terkadang menimbulkan bau yang tidak enak. Bau yang tidak enak ini akan membuat udara menjadi tercemar dan terkadang membuat dada sesak ketika kita menghidrup udara.

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya polusi udara. Penyebab polusi udara ini dapat menjadi masalah serius jika tidak segera ditangani dengan baik. Setelah kita mengetahui berbagai penyebab dari polusi udara, maka kita seharusnya bisa menjauhi penyebab tersebut. Atau minimal kita bisa meminimalkan penyebab polusi udara tersebut, karena jika tidak kita akan menemukan dampak polusi udara yang sangat serius.

Dampak polusi udara

Polusi udara meskipun kita seringkali menganggap hal sepele, namun jika dibiarkan akan mengundang dampak yang sangat serius. Apa saja dampak yang dapat ditimbulkan dari polusi udara? Yuk, kita sebutkan bersama- sama.

  1. Terjadinya gangguan pernafasan pada paru- paru
  2. Mengganggu kesehatan kulit, sehingga tampak kusam
  3. Membuat penyakit asma menjadi kambuh
  4. Menutupi pandangan mata sehingga jarak pandang menjadi sangat pendek
  5. Mengalami stress dan mudah marah
  6. Menipiskan lapisan ozon
  7. Menyebabkan pemanasan global

Itulah beberapa dampak buruk yang dapat kita rasakan dari polusi udara yang terjadi. Selain yang telah disebutkan, masih banyak lagi dampak yang dapat ditimbulkan dari polusi udara baik yang kita sadari maupun tidak.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 02nd, December 2016 / 01:23 Oleh :
Kategori : Udara