Tanah Kapur : Pengertian, Karakteristik dan Prosesnya

tanah kapurAda berbagai macam jenis jenis tanah yang adapat kita temui di negara kita. salah satu macam tanah tersebut adalah tanah kapur. Ya, nama tanah kapur mungkin sudah sedikit akrab menyapa telinga kita. Lalu, apa itu tanah kapur? Apa ciri- ciri tanah kapur? Serta apa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh tanah kapur?

Tanah kapur disebut juga dengan tanah mediteran, yakni salah satu jenis tanah yang tidak memiliki unsur hara, atau memiliki unsur hara namun hanya dalam jumlah yang sedikit sekali. Tanah kapur ini disebit juga dengan tanah mediteran karena memiliki atri terbentuk dari bebatuan kapur yang yang telah lapuk dan hancur.

Bebatuan kapur biasanya berwarna putih. Oleh karen aitu tanah ini warnanya tidak hitam atau tidak gelap seperti tanah-tanah lainnya, namun memiliki warna lebih putih atau lebih terang dari tanah yang lainnya. Dalam artikel ini akan dijelaskan lebih detail dan lengkap mengenai tanah jenis ini.

Karakteristik Tanah Kapur

Seperti jenis tanah yang lainnya, tanah kapur juga memiliki ciri- ciri tersendiri. Ciri- ciri dari tanah kapur beserta sifat fisik tanah antara lain adalah:

  1. Tidak memiliki unsur hara, sehingga tanah jenis ini tidak subur

Ya, ciri pertama dan paling menonjol yang dimiliki oleh tanah kapur adalah bahwa tanah jenis ini merupakan  jenis tanah yang tidak subur karena tidak memiliki unsur hara atau humus. Karena tanah ini tidak subur, maka tanah kapur ini tidak cocok digunakan sebagai lahan pertanian. Karena jika digunakan sebagai lahan pertanaian, akan sangat sulit untuk mengembangka tanaman tersebut. Meskipun tidak cocok digunakan sebagai lahan pertanian, namun tanah ini masih bisa berkontribusi dalam bidang pertanian. (baca : ciri ciri tanah humus)

2. Sangat mudah untuk dilalui air

Tanha kapur merupakan tanah yang bersifat sangat mudah dilalui oleh air. Maka dari itu jika kita terjun ke sungai, kita akan lebih sering  menemukan jenis tanah di bawah aliran sungai tersebut adalah jenis tanah kapur.

3. Terbentuk dari pelapukan batuan kapur atau batu kapur yang sudah hancur

Tanah kapur ini  merupakan jenis tanah yang terbenruk dari pelapukan batuan kapur atau terbentuk oleh batuan kapur yang sudah melapuk dan hancur. Oleh karena itu tanah kapur ini memiliki warna tanah yang terang dan tidak segelap warna tanah lainnya.

4. Tanah ini hanya berkontribusi sedikit dalam bidang pertanian

Tanah kapur ini merupakan tanah yang tidak subur karena tidak memiliki unsur hara atau humus. Namun, tanah ini masih dapat berkontribusi dalam bidang pertanian. Kontribusi tanah kapur ini tergolong penting karena digunakan untuk menurunkan tingkat keasaman pada tanah, sehingga akan diperoleh tanah yang netral.

5. Merupakan tanah yang sangat cocok untuk pertumbuhan pahon jati

Meskipun tanah kapur merupakan tanah yang tidak subur dan tidak mendukung untuk perkembangan proses pertanian, namun ternyata ada satu jenis tanaman yang sangat cocok jika ditanam di jenis tanah ini. jenis tanaman tersebut adalah pohon jati. Sehingga tanah kapur ini lebih cocok digunakan sebagai lahan perkebunan pohon jati agar kelak diperoleh tanaman jati yang tumbuh subur, tinggi, dan menjulang.

6. Mengandung kalsium dan magnesium yang tinggi

Satu hal yang sangat bermanfaat dari tanah adalah kandungan berbagai macam zat atau unsur yang ada di dalam lapisan tanah. Tanah kapur juga merupakan salah satu jenis tanah yang mempunyai kandungan zat tertentu. kandungan zat yang paling tinggi yang terdapat pada tanah kapur adalah kalsium dan juga magnesium. Kalsium dan magnesium ini mempunyai banyak sekali manfaat bagi manusia.

Itulah beberapa ciri atau karakteristik yang dimiliki oleh tanah kapur ini. dari beberapa ciri ciri di atas kita sudah memeperoleh gambaran mengenai baik dan buruknya dari tanah kapur ini. Namun appaun jenis atau keadaan tanah, tanah tetap mempunyai manfaat yang besar bagi kehidupan manusia, tidak peduli apakah tanah tersebut merupakan tanah yang subur ataukah tidak.


Proses Terbentuknya Tanah Kapur

Tanah kapur merupakan tanah yang terbentuk dari pelapukan batuan kapur. Batuan kapur yang sudah tua akan melapuk lama- kelamaan akan menjadi tanah. Dan tanah yang terbentuk inilah yang dinamakan sebagai tanah kapur. Oleh karena itu tanah kapur memiliki warna yang terang sebagaimana batuan kapur tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Tanah Kapur
Berbagai jenis tanah, tanah apapun itu pasti memiliki kelebihan serta kekurangannya masing- masing, termasuk tanah kapur ini. tanah kaour juga memiliki kelebihan serta kekurangan tersendiri.

Kelebihan

Kelebihan yang dimiliki oleh tanah kapur antara lain sebagai berikut:

  1. Sebagai penurun tingkat keasaman pada tanah pertanian

Tanah kapur mempunyai fungsi dalam bidang pertanian sebagai  penurun tingkat keasaman pada tanah. Bagaimanapun juga, dalam bidang pertanian memerlukan tanah yang netral pada saat akan digunakan untuk menanam sesuatu. Ketika tanah yang akan digunakan terlalu asam, maka dapat diturunkan dengan mengambil sedikit dari tanah kapaur ini kemudian campurkan pada tanah yang akan ditanami.

  1. Bermanfaat untuk tanaman

Kalsium dan juga magnesium ynag terdapat pada tanah kapur sebenarnya merupakan zat yang sangat penting bagi tanaman. Kalsium (Ca) berfungsi sebagai penyusun dinding sel tumbuhan dan juga berfungsi sebagai penetralisir dari rancun dari dalam jaringan tanaman tersebut. Sedangkan magnesium (Mg) merupakan komponen dari klorofil yang berperan dalam pembentukan lemak dan juga minyak tumbuhan. Kekurangan kedua zat ini pada tanaman akan dapat menghambat perkembangan pada jaringan tanaman muda.

  1. Sebagai penghasil pohon jati dengan kulaitas super

Tanah kapur merupakan tanah yang paling cocok untuk menanam pohon jati. Sehingga jati yang ditanam di atas tanah kapur merupakan jati yang memiliki kualitas super. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya kayu jati sangat bermanfaat bagi manusia, khususnya dalam bidang pembangunan.


Kekurangan 

Itulah beberapa kelebihan yang dimiliki oleh tanah kapur. Lalu, apa saja kekurangan yang dimiliki oleh tanah kapur ini? Berikut adalah beberapa kekurangan dari tanah kapur:

  1. Tidak subur

Kerena tanah kapur ini tidak mengandung unsur hara, maka tanah ini memiliki sifat tidak subur, lain dengan jenis tanah lainnya.

  1. Air dari tanah jenis ini seringkali menimbulkan kerak

Air tanah yang mengandung kapur sangat sering menimbulkan kerak pada tempat- tempat yang dijadikan penampungan air tersebut. Sehingga tempat penampungan air tersebut dalam jangka waktu panjang akan dilapisi lapisan kapur yang menyerupai kerak. Beberapa tempat yang seringkali muncul kerak ini adalah bak mandi, ember, lantai kamar mandi, gayung, hingga peralatan rumah tangga yang digunakan untuk merebus air tersebut.

  1. Air rebusan rasanya asin dan mengandung kapur

Satu hal yang meungkin belum diketahui oleh orang- orang bahwa air rebusan dari air tanha kapaur ini mempunyai rasa asin dan juga mengandung campuran kapur. Sehingga air jenis ini akan sangat berbahaya apabila dikonsumsi dalam jangka panjang. Kandungan kapur yang tertelan dan masuk ke dalam perut akan menyebabkan beberapa timbulnya penyakit seperti infeksi saluran kencing, hingga kencing batu.

Itulah beberapa kerugian yang ditimbulkan dari tanah kapur ini. lalu, dimanakah kita bisa menemukan tanah kapur di Indonesia? Daerah- daerah yang mempunyai tanah kapur di Indonesia ini diantaranya adalah di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara dan juga Maluku. Demikianlah informasi mengenai tanah kapur. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

, , ,
Oleh :
Kategori : Tanah