Sponsors Link

30 Manfaat Batubara di Kehidupan Sehari-hari

Sponsors Link

Batu bara merupakan salah satu hasil dari alam yang memberikan banyak kontribusi bagi kehidupan manusia. Batu bara adalah salah satu sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan penggunaannya dapat dilakukan dalam berbagai bidang. Batu bara merupakan hasil alam yang dibutuhkan oleh orang banyak dalam kehidupan sehari- hari. Bahkan sumber energi yang paling baik yang dapat kita dapatkan dengan sumber yang mudah adalah batu bara ini. Beberapa manfaat dari batu bara yang dapat kita rasakan antara lain sebagai berikut:

  1. Menghasilkan produk gas

Batu bara menjadi salah satu energi yang dapat menghasilkan suatu produk gas. Gas alam (baca: Daerah penghasil gas alam terbesar di Indonesia) yang dapat keluar ini berasal dari batu bara yang masih ada di dalam tanah. Batu bara yang ada di dalam tanah dapat secara langsung menghasilkan gas alam. Proses pengambilan gas alam yang dihasilkan oleh batu bara alami ini memerlukan sebuah alat teknologi yang canggih. Selanjutnya, gas alami yang dihasilkan oleh batu bara murni tersebut akan diolah di tempat pertambangan dan bisa menjadi berbagai produk, misalnya untuk bahan bakar industri, pembangkit listrik tenaga gas, serta produk hidrogen dan juga solar. Teknologi yang mengambil gas dari batu bara alami ini telah diterapkan oleh berbagai negara di dunia. Beberapa negara yang telah memanfaatkan batu bara ke dalam berbagai aplikasi ini antara lain adalah China, Australia, India, Jepang dan juga Indonesia.

  1. Bahan bakar pendukung produk industri alumunium

Batubara adalah salah satu bahan bakar yang mendukung industri alumunium. Bahan ini dapat kita peroleh sebagai hasil sampingan dari proses oksidasi besi pada aktivitas industri baja. Bahan bakar batubara ini akan mendukung proses pengolahan oksidasi besi yang akan menghasilkan panas yang tinggi. Baja yang dihasilkan akan dipisahkan berdasarkan kualitas yang dimilikinya. Kemudian produk yang tidak mempunyai syarat baja tertentu akan kembali diolah menjadi alumunium. Gas dan juga panas kokas dari batubara ini dapat memisahkan beberapa produk baja sehingga dapat menghasilkan produk alumunium yang dipakai untuk berbagai jenis industri, seperti industri pertanian, peralatan dapur, konstruksi serta industri lainnya.

  1. Sebagai bahan bakar yang berbentuk cair

Minyak merupakan salah satu bahan bakar yang dibutuhkan oleh orang banyak dan persediaannya akan cepat habis apabila digunakan dengan boros. Minyak (baca: Negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia) berasal dari fosil binatang dan manusia zaman purba. Maka dari itulah untuk menunggu persediaan minyak kembali dibutuhkan waktu ratusan bahkan ribuan tahun lamanya. Batubara ternyata bisa juga dijadikan bahan bakar berbentuk cair yang bisa menggantikan bahan bakar minyak. Pada dasrnya pengolahan batubara menjadi bahan bakar yang berbentuk cair akan merubah batubara bubuk atau bongkahan yang kemudian dilarutkan dalam suhu yang tinggi.

Produk batubara yang cair ini dapat dimurnikan dengan proses ulang dan dapat menghasilkan bahan bakar minyak yang kualitasnya super, bahkan kualitasnya ini lebih baik dari bahan bakar minyak yang kita dapatkan dari kilang- kilang minyak pada umumnya secara langsung. Namun sayangnya proses penggunaan batu bara menjadi sumber bahan bakar ini belum banyak diterapkan oleh banyak negara. Benua (baca: benua di dunia) yang baru menerapkan bahan bakar alternatif batubara ini baru di Afrika (baca: karakteristik benua Afrika). Maka dari itulah di Afrika sudah bisa mengatasi kekurangan minyak bumi dengan energi alternatif batubara ini. Dengan demikian satu langkah sudah dicapai dengan aman untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari- hari.

  1. Sebagai sumber tenaga pembangkit listrik

Salah satu manfaat terpenting dari batubara adalah sebagai sumber tenaga pembangkit listrik. Umumnya kita mengetahui sumber energi pembangkit listrik yang umum adalah pembangkit listrik tenaga air, pembangkit listrik tenaga uap, pembangkit listrik tenaga surya, dan ada lagi pembangkit listrik tenaga batubara. Ada beberapa negara yang menjadikan batubara sebagai sumber energi utama pembangkit listrik, diantaranya adalah China, India, Jepang, Australia, Jerman, dan lain sebagainya. Untuk menghasilkan listrik, maka batubara ini dikonversikan ke dalam bentuk uap panas dan menjadi sumber tenaga yang menghasilkan listrik. Untuk menghasilkan listrik ini akan melalui beberapa tahapan atau proses terlebih dahulu. Beberapa tahapan atau prosesnya antara lain sebagai berikut:

  • Prosesnya akan diawali dengan penghancuran batubara oleh mesin penggiling yang nantinya akan berubah bentuk menjadi biji halus, dan kemudian akan dibakar dengan menggunakan mesin dengan menggunakan sistem ketel uap.
  • Kemudian uap yang telah dihasilkan tersebut akan ditambung di tempat khusus yang kemudian disalurkan ke turbin yang berisi kumparan magnet.
  • Kumparan magnet tersebut kemudian bergerak cepat yang akan menghasilkan energi listrik.

Itulah beberapa proses yang dilewati dari bentuk batubara yang kemudian akan menghasilkan energi listrik. Proses tersebut akan dilakukan sebanyak dua kali sehingga sangat hemat. Selain itu tenaga yang dihasilkan pun mencapai tegangan 400 ribu volt, luar biasa bukan?

  1. Membantu industri produk semen

Batu bara ternyata juga merupakan bahan hasil bumi atau galian yang dapat membantu dalam industri produksi semen, bahkan bisa dikatakan sebagai bahan bakunya. Meskipun  bukan sebagai bahan baku dalam hal materialnya, namun batubara digunakan dalam proses pembakarannya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwasannya semen merupakan bahan yang sangat dibutuhkan oleh manusia, dimana semen merupakan salah satu bahan baku dalam membuat konstruksi gedung atau bangunan. Semen sendiri terbuat dari campuran kalsium karbonat, oksida besi, oksida alumunium serta silica. Batu bara berperan sebagai bahan makar untuk mengolah bahan- bahan tersebut hingga membantuk semen. Hal ini bisa dilakukan oleh batubara karena batubara  bisa menghasilkan suhu yang sangat tinggi, bahkan mencapai 1500 derajat Celcius.


  1. Membantu industri produk baja

Baja adalah salah satu bahan yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dari baja, bisa dihasilkan berbagai macam barang yang bisa membantu kehidupan manusia sehari- hari seperti peralatan kesehatan, peralatan pertanian, peralatan transportasi, bahkan juga mesin- mesin yang digunakan dalam rumah tangga. Industri baja sangat penting keberadaannya. Dan iperlu kita ketahui bersama bahwa industri baja ini sangat bergantung pada ketersediaan batubara. Yang biasanya batubara digunakan sebagai bahan bakar, dalam industri baja ini batubara berperan sebagai bahan yang sangat penting. Produksi baja mentah banyak menggunakan metalurgi batubara dari bahan batubara kokas. Produksi baja ini melibatkan karbon dan juga bahan besi. Karbon ini sangat diperlukan untuk memanaskan bahan besi dan akan mengubahnya menjadi baja. Karbon yang dibuat dari batubara akan menghasilkan panas yang sangat tinggi sehingga mendukung produksi baja. Panas yang dihasilkan dari batubara ini memang sangat dasyat sehingga sangat mendukung dalam kegiatan perindustrian.

  1. Membantu dalam industri kertas

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa panas yang dihasilkan oleh batubara ini sangat tinggi  sehingga banyak digunakan dalam perindustrian. Selain industri semen dan juga baja, batubara juga digunakan dalam industri kertas. Industri kertas banyak terdapat di Indonesia. Tidak dipungkiri bahwa kebutuhan akan kertas juga sangat meluap. Kertas banyak dihasilkan dari pepohonan. Kertas terbuat dari komponen utama yang berupa serat sel dari kayu. Sel serat  dari kayu ini akan bisa didapatkan setelah melalui serangkaian proses yang sangat rumit.  Proses yang sangat rumit tersebut pada akhirnya akan mampu memisahkan bagian serat dengan ukuran tertentu. Batubara sangat mumpuni dalam hal ini karena panas yang dihasilkan batubara sangat stabil di dalam satu mesin pengolahan serat yang digunakan untuk industri bahan baku kertas. Jika kita menggunakan bahan bakar selain batubara, mungkin  beberapa produk dari kertas tidak akan bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari- hari.

  1. Industri bahan kimia

Olahan batubara memberikan manfaat yang banyak bagi manusia. Batubara yang telah melewati berbagai macam proses dapat menghasilkan industri- industri sampingan yang juga memberikan banyak manfaat bagi manusia. Hasil dari olahan batubara menjadi sumber energi dapat menghasilkan suatu bubuk batubara yang bertekstur sangat halus dengan ukuran yang sangat kecil. Produk bubuk batubara yang sangat kecil ini bisa digunakan untuk membuat berbagai macam bahan lain, misalnya adalah cairan fenol dan juga benzena. Fenol dan juga benzena ini sangat penting untuk beberapa industri kimia. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa industri kimia sangat berperan penting dalam kehidupan manusia.

  1. Industri Farmasi

Industri farmasi merupakan industri yang mencetak obat- obatan yang digunakan dalam dunia medis. Siapa sangka ternyata batubara merupakan bahan tambang yang mempunyai peranan sangat penting bagi industri farmasi ini. Berbagai macam produk kimia yang dihasilkan dari industri sampingan batubara ini ternyata bisa menjadi bahan utama dalam pembuatan obat- obatan. Seperti produk olahan batubara yang telah diubah menjadi bahan- bahan kimia, bahan- bahan kimia tersebut diolah kembali dan melewati berbagai proses pemurnian dengan teknologi canggih sehingga dapat dimanfaatkan dan dijadikan obat- obatan. Lalu, apakah obat- obatan yang dibuat dengan bahan yang mengandung batubara bisa dikonsumsi dengan aman? Tenang saja, karena industri ini telah melewati berbagai macam sertifikasi, sehingga dikategorikan aman, bahkan sangat aman untuk mendukung produksi farmasi.


  1. Produksi logam silikon

Batubara merupakan barang tambang yang sangat bermanfaat, salah satunya dalam pembuatan logam silikon. Apa itu logam silikon? Logam silikon merupakan salah satu hasil sampingan dari pengolahan baja oleh batubara. Logam silikon dapat menghasilkan berbagai jenis komponen yang berperan untuk mendukung industri produksi bhan bakar cair. Bahan bakar cair ini contohnya pelumas mesikn, resin serta berbagai macam produk kecantikan atau kosmetik. Proses pengolahan silikon ini agar bisa menghasilkan produk tertentu maka harus diolah dengan proses pemurnian sehingga tidak bisa apabila kita menggunakannya secara langsung.

  1. Produksi karbon aktif

Karbon aktif merupakan salah satu produk yang mungkin jarang kita dengar namanya. Karbon aktif merupakan produk yang digunakan untuk mendukung sistem kerja filter yang banyak digunakan pada mesin pengolah kualitas udara dan juga mesin untuk cuci darah. Lalu, bagaimana karbon aktif ini dihasilkan, dan dari manakah? Karbon aktif ini dihasilkan dari sisa hasil pembakaran batubara dalam industri pembangkit listrik, produk pembakaran untuk menjalankan industri serta sisa bahan bakar batu bara itu sendiri.

  1. Produksi bahan pengeras

Batubara digunakan untuk  pembakaran dalam industri baja. Panas yang ditimbulkan oleh batibara ini mampu memisahkan produk baja sesuai dengan kualitas atau tingkat kekerasannya. Hasil sampingan yang dieroleh bahan baja akan menghasilkan baja ringan atau alumunium. Bahan- bahan pengeras ini banyak digunakan dalam pembuatan alat- alat industri, seperti alat transportasi maupun olahraga.

  1. Produksi serat

Batubara juga berguna dalam produksi bahan serat seperti nilon dan juga rayon. Perlu kita ketahui bersama bahwasannya kedua serat tersebut sangat berperan penting dalam industri pembuatan plastik. Batubara digunakan sebagai bahan pembakaran. Panas yang dihasilkan batubara akan mendukung proses pengolahan biji plastik. Hasil sampingan pengolahan dari biji plastik ini dapat membentuk serat khusus yang bisa kita dapatkan dari limbah plastik. Serat yang dihasilkan ini kemudian akan  dijadikan rayon dan juga nilon.

  1. Produksi bahan metanol

Salah satu bentuk bahan bakar cair yang banyak digunakan untuk menggerakkan berbagai macam industri adalah metanol. Metanol didapatkan dari proses pemurnian batubara yang masih berada di dalam tanah menjadi gas. Proses ini menghasilkan hasil sampingan yang berupa bahan cair yang lalu dimurnikan dan bisa menghasilkan bahan metanol.

  1. Produksi naftalen

Hasil olahan batubara ada yang berbentuk cair, salah satunya adalah naftalen. Naftalen merupakan jenis bahan kimia caik khusus yang didapatkan dari hasil olahan batubara. Batubara yang dihancurkan kemuadian akan menghasilkan bahan sampingan yang berupa bubuk halus. Bubuk halus ini kemudian dimurnikan ulag sehingga bisa menghasilkan produk naftalen.

  1. Produksi Fenol

Fenol merupakan produk bahan bakar minyak yang banyak digunakan untuk menggerakkan mesin- mesin dalam dunia industri. Fenol ini mampu menghemat pemakaian bahan kimia yang biasa didapatkan dari minyak murni. Fenol ini dihasilkan dari tar batubara yang bentuknya berupa bubuk halus.

  1. Produksi benzena

Benzena juga merupakan salah satu bahan bakar cair, namun penggunaannya biasa digunakan dalam industri transportasi di dunia. Benzena ini didapatkan dari hasil pengolahan ulang batubara yang menghasilkan bubuk halus. Benzena ini biasanya didapatkan dari pengolahan batubara untuk pertambangan atau pembangkit listrik.

  1. Produksi pupuk pertanian

Pupuk pertanian kimia tidak lepas dari batubara dalam proses pengolahannya. Produksi pupik pertanian selalu membutuhkan gas khusus atau pembakaran khusus yang bisa diberikan dari batubara. Beberapa macam produk kimia bahkan dihasilkan dari dari olahan sampingan dari sisa pembakaran batubara. Berbagai jenis produk olahan sampingan batubara ini akan dimurnikan dengan menggunakan perlengkapan khusus sehingga bisa membentuk bahan- bahan pembuat pupuk kimia.

  1. Produksi garam amoniak

Garam amoniak merupakan hasil dari pengolahan batubara. Uap atau gas yang dikeluarkan dari dari oven kemudian untuk menampung kokas inilah yang menghasilkan garam amoniak. Produk ini yang kemudian penting sebagai bahan khusus dari beberapa industri kimia seperti halnya pupuk pertanian atau bahan kimia lainnya.

  1. Produksi asam nitrat

Asam nitrat adalah salah satu bahan yang dihasilkan atau hasil olahan sampingan yang didapatkan dari produk gas oven kokas batubara. Batubara yang melewati proses pembakaran pada beberapa industri akan menghasilkan bahan kokas batubara ini. Kemudian uap dari kokas inilah yang akan dirubah menjadi bentuk asam nitrat.

  1. Produksi zat pelarut

Sebenarnya zat pelarut merupakan bahan yang memiliki peran penting dalam produksi bahan sabun, bahan kimia dan juga bahan farmasi. Bahkan saat ini zat pelarut yang digunakan dalam berbagai industri saat ini hanya bisa didapatkan dari proses pengolahan batubara.Zat pelarut ini didapatkan dari proses pengolahan batubara seperti proses gasifikasi atau pengambilan gas secara langsung dari sumber batubara tersebut. Zat ini didapatkan dari uap khusus yang dihasilkan dalam proses pengambilan gas.

  1. Produksi zat pewarna

Tidak hanya zat pelarut saja, namun batubara juga berperan dalam produksi zat pewarna. Zat pewarna sistetis banyak digunakan dalam industri garmen. Beberapa zat pewarna kimia dan pewarna khusus ternyata didapatkan dari proses batubara yang telah digiling sehingga menjadi bubuk yang ukurannya sangat kecil. Kemudian produk bubuk ini akan diolah kembali dan dicampur dengan beberapa pembuat warna khusus. Perlu kita ketahui bersama bahwa bahan pewarna sistetis yang didapatkan dari pengolahan batubara terbukti memiliki tingkat keamaanan dan juga kualitas yang lebih baik dibandingakan dengan yang dihasilkan oleh bahan- bahan lain.

  1. Produksi plastik

Batubara sangat mendukung dalam industri plastik sebagai bahan bakar. Panas (baca: pengertian lahar panas) yang dihasilkan batubara ini mampu membakar dengan baik beberapa komponen biji plastik. Panasnya batubara ini khusus sehingga sangat baik dalam menjaga kualitas plastik. Bahkan pewarna yang digunakan untuk mewarnai plastik pun beberapa diantaranya juga diperoleh dari pengolahan batubara.

  1. Komponen bahan sabun

Batubara merupakan salah satu bahan pembuat atau komponen dalam membuat sabun. Pabrik industri sabun membutuhkan hasil sampingan dari olahan batubara. Hasil sampingan ini hanya didapatkan dari batubara yang telah melewati proses pembakaran, pemurnian bahkan hingga tahap akhir.beberapa hasil sampongan dari olahan batubara ini berperan menjadi zat pelatur atau pengikat aroma pada sabun.

  1. Komponen produk aspirin

Produk aspirin merupakan salah satu hasil dari dunia medis untuk meredakan penurun nyeri penyakit dan juga meredakan berbagai macam penyakit lainnya. Produk aspirin ini ternyata pengolahanannya juga menyertakan batu bara. Dala pengolahan aspirin, memerlukan beberapa komponen yang akan kita dapatkan dari hasil pembakaran batubara. Dan biasanya pengolahan ini justri dilakukan dalam industri kimia dan bukan industri farmasi.

  1. Mendukung perekonomian negara

Batubara juga sangat membantu dalam perekonoloan negara. Bagaimana tidak? Batubara merupakan salah satu bahan yang sangat dibutuhkan oleh banyak negara. Ketika negara kita memiliki banyak tambang batubara, maka batubara bisa dijadikan komoditi ekspor yang akan memberikan keuntungan bagi negara (baca: negara berkembang), mengingat tidak semua negara memiliki tambang batubara yang melimpah.

  1. Mendukung perekonomian rakyat

Terbukti bahwa industri pertambangan batubara sangat membantu dalam perekonomian rakyat, khususnya rakyat yang bekerja dalam industri batubara. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa dalam pertambangan batubara masih mengandalkan para penambang. Selain itu dalam berbagai proses pengolahan batubara juga masih membutuhkan tenaga manusia. Nah, hal inilah yang akan menjadi ladang rizki bagi rakyat.

  1. Merangsang semangat kewirausahaan rakyat

Keberadaan tambang batubara di suatu daerah secara tidak langsung akan membangkitkan semangat rakyat dalam berwira usaha. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa keberadaan tambang batu bara pastinya akan membawa pembanungan- pembangunan lain seperti akses jalan raya, penginapan, dan lain sebagainya. Tentunya hal ini akan mengundang banyak pendatang sebagai pekerja. Nah peluang inilah yang bisa diambil warga di sekitar tambang batubara untuk mendirikan usaha, seperti penginapan ataupun warung makan.

  1. Membuka wilayah yang terisolasi

Biasanya tambang batubara terdapat di daerah yang termasuk di pedalaman atau di daerah yang masih tertutup. Pengolahan batubara sangat mendukung pembukaan wilayah terisolasi sehingga dapat meningkatkan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Pertambangan ini akan mndukung pengadaan berbagai macam fasilitas seperti jalan raya dan juga transportasi.

  1. Meningkatkan hubungan kerjasama dengan negara lain

Hal ini berhubungan dengan ekspor impor batubara. Tidak dipungkiri bahwa kegiatan ekspor dan impor batubara akan meningkatkan kerjasama kedua belah pihak. Dengan demikian akan menjalin kerjasama serta meningkatkan persahabatan diantara dua negara (baca: negara Islam terbesar di dunia).

Nah itulah diantaranya manfaat- manfaat yang bisa dihasilkan dari batubara, bahkan hingga keberadaan tambang batubara di suatu wilayah. Batubara adalah hasil tambang yang sangat berharga dan harus dijaga serta dipelihara dengan baik.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , , ,
Oleh :
Kategori : Ilmu Bumi