Categories
Benua

Benua di Dunia beserta Penjelasannya

Benua merupakan daratan luas pada permukaan bumi. Terbentuknya benua ini melalui proses yang sangat panjang dan melibatkan berbagai peristiwa alam lainnya seperti :

Benua dapat dilihat dengan mudah jika melihat peta atau globe. Sejauh ini benua yang paling besar adalah benua asia dengan luasnya berkisar 29% dari luas muka bumi ini.

Sejarah terbentuknya benua

Saat ini telah ada beberapa teori yang mengemukaan mengenai peristiwa terbentuknya benua namun teori yang paling terkenal dan paling sesuai serta disetujui adalah teori yang dikemukakan oleh Alfred Lothar Wegener. Teori yang dikemukakan dinamakan sebagai teori apungan dan pergeseran benua yang dikemukakan pada forum geologi di frankrut, Jerman. Teori ini dirangkum dalam sebuah buku yang berjudul “asal usul benua dan lautan”. Pada awalnya teori tersebut sempat mendapatkan pertentangan dari beberapa kalangan ahlu geologi namun akhirnya lambat-laut teorinya diterima oleh banyak kalangan.

Teori mengenai terbentuknya benua di muka bumi ini meliputi beberapa tahap atau fase, adalah sebagai berikut ini:

1. Zaman Permian (kurang lebih 225 juta tahun yang lalu) – Pada awalnya di bumi terdapat satu benua raksasa saja yang dinamakan sebagai pangea. Di benua pangea ini terdapat dua bagian yaitu bagian utara dinamakan wilayah laurasia dan bagian selatan dinamakan sebagai wilayah gondwana. Benua ini merupakan benua pertama di bumi dan benua purba ini bertahan selama ratusan tahun.

2. Zaman trassic (kurang lebih 200 juta tahun yang lalu) – Pada zaman ini benua pangea terbelah menjadi dua karena adanya gejala-gejala alam seperti pergeseran lempeng tektonik bumi pada lapisan atmosfer sehingga muncullah samudera samudra atlatntik di antara bagian laurasia dan bagian gondwana. Kemudian seiring dengan berjalannya waktu, benua gondwana terbagi lagi menjadi tiga yaitu bagian amerika selatan, amerika dan india. Dalam posisi ini, letak laut thetys semakin disempitkan karena bagian amerika selatan, afrika dan india semakin bergerak kea rah utara.

3. Zaman jurrasic (kurang lebih 135 juta tahun yang lalu) – Pada zaman ini terjadi keretakan antara wilayah amerika utara dan wilayah Eurasia yang letaknya semakin menjauh sehingga semakin memperlebar luas dari samudra antlantik utara. Wilayah amerika selatan dan afrika semakin berjauhan dan menyebabkan meluasnya wilayah bagian samudera atlantik selatan sedangkan untuk india semakin bergerak menuju asia.

4. Zaman cratceous (kurang lebih 65 juta tahun yang lalu) – Pada zaman ini masih terjadi penyeimbangan letak dimana wilayah amerika selatan dan afrika terus menjauh dan india semakin bergerak menuju wilayah asia. Namun bagian eropa dan amerika masih dihubungkan dengan Greenland.

5. Zaman sekarang – Pada zaman sekarang atau juga disebut dengan zaman emas oleh para ahli gologi karena permukaan bumi sudah terbentuk dan letaknya sudah terbagi sedemikian rupa. Wilayah Greenland saat ini sudah terpisah dan tidak terhubung antara eropa dan amerika. Sedangkan bagian Australia mulai menuju ke utara dan terpisah dari benua antartika. Pulau india yang tadinya terpisah sudah bersatu dengan asia dengan melalui proses tabrakan sehingga timbulah pegunungan Himalaya hasil dari tabrakan kedua daratan tersebut.

Di muka bumi ini setiap benua memiliki ciri khas dan karakteristiknya masing-masing yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Berikut adalah penjelasan mengenai benua di dunia :

Benua Asia

benua asiaBenua Asia merupakan benua terluas di dunia dengan luasnya berkisar 44.180.000 km² atau sekitar 1/3 dari luas keseluruhan bumi. Benua eropa dan benua asia letaknya menyatu dan terkadang untuk menyebutnya menggunakan istilah benua Eurasia. Luas benua asia ini 4,5 kali lipat dibandingkan dengan luas benua eropa. Letak astronomis dari benua asia adalah 11° 16’ LS – 77° 41’ LU dan 26° 04’ BT – 169° 40’ BB.

Benua Asia kemudian dibagi menjadi 6 bagian yaitu asia barat, asia selatan, asia tenggara, asia timur, asia tengah dan asia utara. Negara Indonesia terletak di bagian asia tenggara bersama dengan negara Malaysia, singapura, Myanmar, laos, Vietnam, Thailand, brunei Darussalam, Filipina, kamboja dan timor leste. Benua asia memiliki batas-batas sebagai berikut:

  1. Batas sebelah utara adalah wilayah laut es utara
  2. Batas sebelah timur berupa samudera pasifik atau lautan teduh
  3. Di sebelah selatan terdapat samudera hindia
  4. Batas di sebelah selatan berupa benua afrika, laut tengah dan benua eropa

a. Iklim

Jika ditinjau dari letak astronomisnya, benua asia memiliki 4 macam iklim yaitu sebagai berikut ini:

  • Wilayah yang memiliki iklim panas (tropika) terletak pada 11° LS – 23 1/2° LU
  • Wilayah yang memiliki iklim sub tropika terletak pada 23 ½ ° LU – 40°LS
  • Wilayah yang memiliki iklim sedang terleteka pada 40° LU – 60° LS
  • Wilayah yang memiliki jenis iklim dingin terletak pada 66 ½ ° LU – daerah kutub utara

Variasi terjadinya perbedaan iklim ini dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah karena bentuk topografi atau tinggi rendahya tempat di daratan asia yang sangat beraneka ragam sehingga topografinya sangat kasar serta pembagian musim. Hal tersebut juga dikarenakan wilayah asia yang sangat luas dan letak benua asia yang berada pada beberapa samudera di bumi.

b. Bentang alam

Bentang alam di benua asia dapat dibedakan menjadi 4 macam yaitu sebagai berikut:

  • Rangkaian pegunungan, di dalam benua asia terdapat deretan pegunungan yaitu pegunungan Himalaya, pegunungan hindukush, pegunungan korakorum, pegunungan asia tengah, pegunungan sirkum pasifik dan pegunungan mediteran. Kemudian ada lagi pegunungan kin lin dan pegunungan kwen lun di daratan sekitar korea.
  • Daerah plato atau dataran tinggi, terdapat juga beberapa wilayah yang merupakan dataran tinggi di benua asia antara lain adalah dataran tinggi dekan yang terletak di semenanjung india bagian tengah. Di bagian sepanjang pantai barat terdapat dataran tinggi pegunungan ghast barat dan pada bagia timur terdapat pegunungan ghast timur. Terdapat juga pegunungan adams dan gunung pidurutalaga di wilayah sri lanka tengah dimana pegunungan tersebut merupakan salah satu pegunungan yang paling tua karena merupakan tebentuk dari karbon.
  • Daerah basin atau cekungan, di wilayah benua asia terdapat beberapa cekungan dimana cekungan ini kemudian terisi oleh air dan menjadi lautan seperti diantaranya adalah laut kaspia, danau Baikal, danau balkash, danau urmia dan laut mati dimana di dalam laut mati terdapat kadar garam yang sangat tinggi da tertinggi di dunia sekitar 26%.
  • Lembah-lembah sungai besar, di daratan asia juga terdapat lembah sungai atau delta sungai, delta sungai merupakan daratan yang terbentuk di sekitar hilir sungai dimana terbentuk dari endapan lumpur dan material lainnya yang dibawa oleh air sungai. Salah satu delta sungai yang terkenal adalah delta sungai gangga di india, sungai yangse, sungai obs, sungai huang ho, sungai amur, sungai Mekong, sungai lena, sungai yennesi dan sungai Indus.
  • Wilayah gurun dan hutan hujan tropis, gurun di wilayah asia sangat luas terletak di india, china dan daerah timur tengah. Sedangkan untuk wilayah hutan hujan tropis juga sangat luas di daerah Indonesia, Malaysia dan Filipina. (baca :ciri ciri hutan hujan tropis)

Benua Afrika

benua afrikaBenua afrika merupakan benua yang terbesar kedua setelah benua asia dengan luasnya berkisar pada 30.244.050 km². benua afrika ini dipisahkan dari wilayah eropa oleh laut tengah eropa dan berdekatan dengan benua asia dengan terusan suez yang memiliki lebar 130 km.

a. iklim

Di benua afrika keadaan iklimnya dapat dibagi menjadi berikut ini yaitu

  • iklim tropis basah, dimana wilayahnya meliputi sepanjang pantai barat pada bagian tengah hingga pantai timur
  • iklim gurun, dimana sebagian besar letaknya berada di bagian afrika utara dan lainnya berada di bagian afrika selatan
  • iklim sedang dengan suhu udaranya yang hangat
  • iklim mediterania
  • bentang alam

di dalam benua afrika memiliki beberapa teluk seperti teluk aden, teluk guinea dan teluk sidra. Benua afrika tidak terdapat banyak pulau hanya satu pulau yang cukup besar yaitu pulau madagaskar.

b. Keadaan penduduk

Saat ini benua afrika di huni oleh sekitar 861.000.000 jiwa dengan kepadatan penduduknya 28 per km². daerah yang paling banyak penduduknya adalah di sekitar lembah sungai nil, mesir, hal ini disebabkan karena letak tanahnya yang subur berbeda dengan daerah afrika lainnya yang tandus.

Benua Amerika

benua-amerikaBenua amerika terdiri dari dua bagian yaitu bagian utara dan bagian selatan. Bagian utara terdapat negara amerika serikat, kanada dan Alaska sedangkan bagian selatan meliputi bangsa latin seperti brazil, kolombia, meksiko dan lainnya. benua amerika terletak di astronomi 7° 12’ LU – 83° 07’ LS dan 52° 37’ BB – 172° 27’ BT. Titik atau daratan tertinggi di amerika adalah gunung mckienly dan titik terendahnya berada pada badwater, lembah maut, kalifornia.

Batas-batas benua amerika:

  • Batas barat: samudera pasifik
  • Batas timur: Samudera atlantik
  • Batas utara: laut akrtik
  • Batas selatan: perbatasan antara samudera pasifik dan samudera atlantik

Luas benua amerika seluas 42.188.569 km² dengan jumlahnya penduduknya sekitar 873 juta jiwa dan kepadatan penduduknya 74 jiwa per km². penduduk benua amerika terdiri dari dua golongan yaitu golongan pribumi yaitu suku Indian sedangkan lainnya adalah golongan pendatang orang kulit putih dari eropa dan orang kulit hitam dari afrika yang dahulu dijadikan budak.

Benua Australia

Benua-AustraliaBenua Australia merupakan satu-satunya benua yang menjadi satu negara. Benua Australia merupakan benua yang paling stabil di dunia dimana dalam sejarahnya tidak pernah terjadi ledakan gunung api, penyebab tsunami, angin topan bahkan intensitas gempa sangat terbatas. Luas benua Australia kurang lebih 7.682.300 km² dan terletak di bagian bumi selatan dengan letak astronomisnya adalah 9° LS – 45° LU dan 113° BT – 154° BT. Batas wlayah benua asutralia di bagian utara adalah laut tmor, laut arafuru dan laut koral sedangkan di sebelah barat dibatasi oleh samuder hindia sedangkan di bagian timur dibatasi oleh samudera pasifik.

Penduduk asli Australia disebut dengan suku aborigin yang sudah mendiami sejal 20.000 hingga 30.000 tahun yang lalu dan disinyalir berasal dari asia tenggara. Kemudian benua Australia menjadi tempat pembuangan bagi orang inggris sehingga penduduknya sekarang sebagian besar adalah para keturunan inggris. Jumlah penduduk Australia diperkirakan sebanyak 19.5 juta jiwa. Kepadatan penduduknya sangat jarang denga 2 per km². pertumbuhan penduduk di asutralia sangat lambat sehingga saat ini masih terdapat lahan kosong cukup luas.

Benua Eropa

benua eropaBenua eropa merupakan benua terkecil kedua setelah benua Australia dengan luasnya 10.600.000 km². letak astronomis benua eropa adalah 35° LU – 71° 06’ LU dan 9° 27’ BB – 66° 20’ BT. Luas benua eropa sekitar 10.800.000 km² atau sekitar 7% dari luas bumi. Batas benua eropa di bagian selatan adalah laut mediterania sedangkan di bagian selatan adalah samudera atlantik.

Diantara ke lima benua yang telah disebutkan hanya benua eropa yang tidak memiliki iklim tropis dimana iklimnya adalah sedang hingga dingin sehingga di eropa terdapat empat musim yaitu dingin, panas, gugur dan semi. Jumlah penduduk eropa sekitar 758 juta jiwa dengan kepadatan penduduknya 38 jiwa per km² dengan penduduknya merupakan orang kulit putih. Benua eropa sudah sangat terkenal dengan wisata dan arsitekturnya yang sangat klasik dan pendidikannya sudah sangat maju.

Benua Antartika

benua antaritkaBenua terakhir adalah benua antartika yang terletak di kutub selatan bumi dimana tempat ini merupakan yang paling dingin di bumi dan ditutupi salju sepanjang tahun. Luas benua ini adalah 14.000.000 km², namun benua antartika ini tidak banyak orang yang mengunjungi karena memiliki cuaca yang ekstrim.

Meskipun suhu udaranya sangat ekstim dan selalu berada dibawah -50° namun ada penduduknya yang bernama suku Eskimo. Mereka membuat rumah dengan es. Saat ini diperkirakan ada 1000 orang yang menghuni benua antartika meskipun suhu udara di benua antartika sangat dingin dan ekstrim bahkan hewan-hewan yang berada dibenua atartika ini tidak menjamin akan hidup lebih lama karena pengaruh cuaca yang ekstrim.