Ciri-Ciri Bioma Samudra dan Penjelasannya

Beberapa dari kalian pasti pernah mendengar dan mengetahui tentang apa itu Bioma. Pada dasarnya bioma adalah sebuah kumpulan dari berbagai macam ekosistem yang ada. Ada banyak sekali jenis bioma yang tersebar di seluruh dunia. Berdasarkan informasi yang ada, terdapat beberapa bioma yang bisa kita ketahui. seperti bioma tundra, bioma gurun, bioma hutan hujan tropis, bioma stepa. Bioma sabana, dan bioma taiga. Setiap bioma yang tersebar tersebut memiliki ciri khasnya sendiri yang digunakan untuk dapat membedakan antara satu dengan yang lain. Keberadaan dan kondisi dari bioma sangatlah penting hal ini dikarenakan ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi dan dipengaruhi oleh setiap bioma yang ada.

Bioma adalah salah satu faktor yang sangat unik dan sangat tergantung pada kondisi dari alam. Ketika suatu bioma mengalami kerusakan, maka efek yang akan muncul tentunya akan sangat besar. Hal ini lah yang menjadikan banyak sekali usaha untuk tetap melestarikan dan menjaga dari bioma itu sendiri. Salah satu unsur yang dapat dipengaruhi oleh keberadaan dari suatu bioma adalah dinamika perubahan atmosfer. Hal tersebut juga bisa mempengaruhi tentang perubahan iklim yang terjadi di Bumi.

Kali ini kita akan membahas mengenai ciri-ciri bioma samudra atau ada juga yang menyebutnya sebagai bioma lautan. Bioma yang satu ini disebut sebagai salah satu bioma terbesar dan tertua yang ada di bumi. Hal ini karena sekitar 70% dari luas prosentase bumi, di tutup oleh samudra atau laut itu sendiri. Jika berbicara mengenai ciri-cirinya, maka ada beberapa hal yang perlu diketahui, seperti

CIRI-CIRI BIOMA SAMUDRA

  • Bioma samudra merupakan salah satu bioma terbesar yang ada di bumi, sebagaimana yang telah kita bahas di atas. Bioma yang satu ini menutupi hampir 70% dari luasan bumi. Selain itu bioma yang satu ini juga dibagi menjadi lima bagian utama. Pembagian ini disesuaikan dengan jumlah samudra yang kita ketahui, yaitu pasifik, akrtik, hindia, Atlantik dan laut bagian selatan.
  • Ciri-ciri bioma samudra yang selanjutnya adalah memiliki 4 zonasi utama berdasarkan tipe kedalamannya. Pembagian ini juga dapat digunakan untuk membagi jenis makhluk hidup yang tinggal di dalamnya. Zonasi terebut adalah zona litoral yang merupakan sebuah kawasan pasang dan surut air laut. Zona neritik yang merupakan kawasan laut dangkal. Zona Batial yang merupakan zona remang-remang. Dan Zona Abisal yang merupakan zona terdalam dan paling gelap.
  • Bioma samudra juga dibagi menjadi tiga bagian utama berdasarkan intensitas cahaya yang masuk. Zona pertama adalah zona eufotik yang masih dapat ditembus oleh cahaya dan cinderung hangat. Zona kedua adalah disphotic, salahs atu zona yang cukup dalam dan tidal sepenuhnya bisa ditembus oleh cahaya. zona terakhir adalah zona afotik, yang merupakan zona terdalam dan tidak dapat di tembus oleh cahaya. Pada zona afotik suhu air sangatlah dingin, selain itu zona yang satu ini juga sangat minim nutrisi.
  • Bioma samudra adalah sebuah bioma yang selalu bergerak tak seperti zona yang lain. pergerakan ini sendiri disebabkan oleh adanya dorongan angin dan beberapa pergerakan perubahan suhu yang ada.
  • Bioma samudra memiliki kecenderungan curah hujan yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan bioma yang lain. Hal ini dikarenakan tingkat penguapan tinggi yang dimiliki oleh bioma samudra.
  • Cuaca dari bioma samudra sangatlah tidak terprediksi, perubahan cuaca terkadang akan terjadi secara mandadak dan masif.
  • Bioma samudra merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi iklim terestrial atau daratan. Tinggi rendahnya curah hujan sebuah daratan sangat dipengaruhi oleh kecepatan penguapan yang terjadi di laut.
  • Bioma laut sendiri memiliki suhu normal atau suhu rata-rata 39 fahrenheit atau 4 celcius. Akan tetapi jika kita melihat setiap bagian samudra yang ada, maka suhu akan dipengaruhi oleh iklim dan kondisi dari kawasan samudra tersebut berada.
  • Bioma samudra merupakan salah satu penyumbang oksigen yang ada di bumi. Sekitar 5% produksi oksigen dunia dihasilkan oleh fitoplankton dengan bantuan dari rumput laut.
  • Bioma samudra memiliki jumlah flora dan fauna yang jauh lebih besar dan lebih banyak jika dibandingkan dengan flora dan fauna terestrial. Tak sedikit flora dan fauna yang ada di bioma samudra masih belum teridentifikasi secara penuh.

Dengan fungsi dan manfaat yang sangat besar yang bisa kita temukan dari beberapa ciri-ciri bioma samudra di atas. Maka tak mengherankan jika bioma yang satu ini merupakan salah satu dari beberapa bioma yang harus dijaga keberadaannya. Penjagaan ini lebih terpaku pada prosedur penjagaan kualitas ekosistem yang ada. Hal ini dikarenakan kerusakan pada salah satu bagian dari bioma samudra ini akan memberikan efek yang cukup besar pada kondisi dan keberlangsungan dari bioma tersebut. Semoga inforamsi tadi bermanfaat.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Biogeografi