Negara Sri Lanka: Karakteristik – Penduduk – Faktanya

Sejarah mencatat jika negara Sri Lanka yang berada di kawasan Asia Selatan ini menjadi tempat pertama tulisan Buddha ditemukan. Tidak hanya itu saja, lokasinya yang amat strategis memungkinkannya dijadikan tempat pemberhentian pada masa Jalur Sutra hingga Perang Dunia II.

Negara Sri Lanka merupakan sebuah pulau yang dikenal dengan nama Lanka, berasal dari kata Lankadeepa (Bahasa Sansekerta) mempunyai arti tanah bersinar. Saat penjajahan Inggris pulau ini disebut dengan nama Ceylon, bahkan nama tersebut terkadang masih berlaku hingga saat ini.

Karakteristik Sri Lanka

Negara Sri Lanka merupakan sebuah negara republik semi presidensial, beribu kota Sri Jayawardenapura Kotte (Colombo) tersebut merupakan negara yang wilayahnya berupa pulau besar dengan beberapa pulau kecil. Sekitar tiga per empat wilayahnya berada di ketinggian 200 meter di atas permukaan laut dan perbukitan.

Sedangkan wilayah tertinggi berada di ketinggian 2.524 meter di atas permukaan laut bernama Piduru Talagala. Di sini juga menjadi hulu Sungai Mahaveli Ganga, sungai paling panjang di Sri Langka.

Negara yang terletak di antara 5o – 10oLU dan serta berada di antara 79o – 82oBT, mempunyai batasan wilayah:

Kondisi alam Sri Lanka cukup bervariasi, di sisi utara tepatnya di Jaffna terdapat batuan kapur serta batu karang yang memanjang di sepanjang pantai. Di bagian timur banyak ditemukan bukit yang bergelombang, beberapa di antaranya bernama Monaragalla, Westminster Abbey, dan Kataragama.

Iklim negara Sri Lanka termasuk ke dalam iklim tropis namun dengan curah hujan yang beragam di setiap daerahnya. Hal ini disebabkan karena angin musim serta kondisi relief yang berbeda – beda di setiap tempat.

Sedangkan suhu udara Sri Lanka rata – rata berkisar antara 26,7oC – 28oC dengan suhu tertinggi berada di Trincomalee yakni 36oC.

Secara administratif negara Sri Lanka terbagi atas 9 provinsi, antara lain:

  • Central (Tengah), beribu kota Kandy
  • Eastern (Timur), beribu kota Tricomalee
  • North Central, beribu kota Anuradhapura
  • Northern, beribu kota Jaffna
  • North Western, beribu kota Kurunegala
  • Sabaragamuwa, beribu kota Ratnapura
  • Southern, beribu kota Galle
  • Uva, beribu kota Badulla
  • Western, beribu kota Colombo

Penduduk Sri Lanka

Jumlah penduduk di Sri Lanka berkisar 21.675.000 jiwa (2018) yang tinggal di negara dengan luas 65.610 km persegi. Sebagian besar penduduk Sri Lanka merupakan Suku Sinhala (69%) yang memiliki keyakinan Buddha mazhab Theraveda, sedangkan suku yang lain antara lain:

  • Suku Tamil (18%), sebagian besar beragama Hindu (15%)
  • Suku Arab dan Melayu, beragama Islam (8%)
  • Suku Burgher, keturunan campuran Eropa (1%)
  • Suku Wanniyala-Aetto (Vedda)

Bahasa resmi yang telah disahkan sejak persetujuan antara India dengan Sri Lanka yakni bahasa Sinhala dan Tamil. Bahasa Inggris sendiri merupakan bahasa konstitusi dan juga sebagai bahasa ibu bagi 10% penduduk Sri Lanka, ketiga bahasa tersebut tetap digunakan di pemerintaha, pendidikan, ilmiah dan komersil.

Ekonomi Sri Lanka

Meskipun masih menjadi negara berkembang, perkembangan ekonomi Sri Lanka mengalami pertumbuhan sekitar 4,3% di tahun 2016 dengan Pendapatan Domestik Bruto mencapai US$260,6 milyar sedangkan pendapatan  per kapita mencapai US$12.300.

Sektor industri menyumbang pendapatan negara sekitar 30,9% dari total keseluruhan Pendapatan Domestik Bruto. Industri tersebut berasal dari beberapa sektor, antara lain:

  • Pengolahan produk pertanian (karet, teh, tembakau dan kalapa)
  • Pariwisata
  • Perkapalan
  • Telekomunikasi
  • Asuransi
  • Perbankan
  • Semen
  • Pariwisata
  • Tekstil
  • Konstruksi
  • Jasa teknologi komunikasi

Sektor pertanian sendiri juga menjadi penyumbang perekonomian negara terpenting, dengan komoditas utamanya berupa beras, tebu, biji-bijian, teh, tebu, karet, kepala, tembakau, buah-buahan, daging sapi, ikan, dan sayur-mayur.

Kekayaan Alam Sri Lanka

Hampir separuh wilayah Sri Lanka berupa hutan yang cukup lebat, gurun serta padang rumput. Seiring berjalannya waktu terjadi penebangan liar secara besar – besaran yang berakibat rusaknya lingkungan di Sri Lanka.

Dampak lain dari penebangan liar tersebut yakni vegetasi mulai mengalami kelangkaan. Bahkan fauna andalan Sri Lanka, gajah jumlahnya semakin sedikit di alam bebas dan diperkirakan hanya tersisa ratusan ekor saja. Adapun fauna lain yang bisa ditemukan di negara ini yakni monyet, macan tutul, kera, dan banteng.

Sumber daya alam negara ini yakni grafit, bahkan menjadikan negara ini sebagai negara penghasil grafit terbesar di dunia. Tidak hanya itu saja, terdapat pula bijih besi, krikil mulia, kaolin, pasir kuarsa dan kapur.

Fakta Menarik Sri Lanka

  1. Negara Sri Lanka adalah negara pertama di dunia di mana kepala negaranya seorang wanita.
  2. Sri Lanka mendapat julukan sebagai Mutiara Samudera India atau Pearl of Indian Ocean, sebab bentuk daratan mirip mutiara atau tetesan air mata.
  3. Setidaknya terdapat 7 Warisan Budaya UNESCO yang terdapat di Sri Lanka, yakni Kota Kuno Sigiriya, Kota Suci Kandy, Kota Kuno Polonnaruwa, Kuil Emas Dambulla, Kota Tua Galle, Kota Suci Anuradhapura dan Hutan Sinharaja.
  4. Sri Lanka pernah mengalami perang saudara selama 23 tahun dan berakhir pada 18 Mei 2009. Ada sekitar 65  ribu jiwa tewas dalam peristiwa tersebut.
  5. Republik Rakyat Tiongkok telah memberikan pendanaan guna melakukan pembangunan kota pelabuhan di lahan reklamasi di Colombo sebesar Rp20,1 triliun. Diharapkan kota tersebut akan terlihat seperti Singapura dan Hong Kong.