Kepulauan Samoa: Karakteristik, Ekonomi dan Faktanya

Kepulauan Samoa merupakan sebuah negara yang berada di Samudera Pasifik. Kepulauan ini telah menjadi sebuah negara merdeka dari negara Selandia Baru pada 1 Januari 1962.

Sebagai sebuah negara kepulauan, Samoa memiliki banyak pantai yang indah serta perairan yang jernih. Dahulu Kepulauan Samoa bernama Samoa Jerman (1900-1914) dan Samoa Barat (1997).

Karakteristik Kepulauan Samoa

Kepulauan Samoa merupakan sebuah negara kepulauan yang terdiri atas 2 pulau utama dan 7 pulau kecil. Negara ini berada di setengah jarak perjalanan dari Kepulauan Hawaii ke negara Selandia Baru. Selain itu, Samoa termasuk sebagai negara dengan wilayah terkecil di dunia dengan total daratan sekitar 2.842 km persegi.

Samoa berbatasan dan berdekatan dengan beberapa negara yang masih masuk dalam kawasan negara di benua Oseania. Negara tersebut antara lain:

  • Sisi utara berbatasan dengan: Kepulauan Tokelau.
  • Sisi selatan berbatasan dengan: Kepulauan Cook.
  • Sisi barat daya berbatasan dengan: Negara Fiji, negara Tonga, dan negara Vanuatu.
  • Sisi barat laut berbatasan dengan: negara Tuvalu.

Beribu kota di Apia yang merupakan kota terbesar di Samoa dan berada di salah satu pulau terbesar atau utama, tepatnya di Pulau Upolu. Pulau terbesar lainnya bernama Savai’i. Kedua pulau utama tersebut telah menjadi daratan terluas bagi Kepulauan Samoa.

Pulau-pulau kecil lainnya tersebar di beberapa tempat, 3 pulau kecil terletak di Selat Apolima yakni pulau Manono, pulau Apolima, dan pulau Nu’ulopa. Empat pulau lainnya berada di ujung timur Upolu yakni Nu’utele, Namua, Nu’ulua, dan Fanuatapu.

Terdapat satu pulau lagi yang berada di lepas pantai Upolu yakni Nu’usafe’e. Titik tertinggi Samoa berada di Gunung Silisili yang terletak di pulau Savai’i.

Kepulauan Samoa berada di bagian selatan garis khatulistiwa, tidak heran jika iklim di negara ini termasuk ke dalam iklim tropis dan lembab. Curah hujan cukup bervariasi dengan rata-rata sekitar 2.540 mm per tahun di sisi utara dan 7.620 mm per tahun di bagian selatan.

Penduduk Kepulauan Samoa

Hampir sebagian besar atau tiga perempat penduduk Samoa tinggal di pulau utamanya yakni Pulau Upolu. Berdasarkan sensus tahun 2020 bulan Oktober, jumlah populasi penduduk Samoa mencapai 202.506 jiwa.

Mayoritas penduduk Samoa berasal dari etnik Samoa (92,6%). Terdapat etnik lain yang merupakan etnik minoritas yakni Euronesian yakni percampuran dari bangsa Eropa dengan Polinesian, bangsa Eropa, dan beberapa bangsa dari Asia Timur.

Bahasa Samoa dan Bahasa Inggris merupakan bahasa resmi negara ini. Meskipun begitu, penutur bahasa Samoa lebih banyak daripada penutur bahasa Inggris.

Agama Kristen menjadi agama resmi negara ini dan telah dianut oleh sebagian besar penduduk Samoa. Hal ini sudah tertulis dalam konstitusi pasal 1 yang menyatakan bahwa “Samoa merupakan agama Kristen yang didirikan oleh Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus”.

Ada beberapa agama yang diakui di Samoa, yakni:

  • Gereja Jamaat Kristen Samoa
  • Katolik Roma
  • Metodis
  • Majelis Tuhan
  • Gereja Yesus Kristus
  • Masehi Advent Hari Ketujuh
  • Dan lain-lain

Kondisi Perekonomian Dan Sumber Daya Alam Kepulauan Samoa

Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB telah menyatakan bahwa Samoa telah menjadi negara berkembang di bidang perekonomian sejak tahun 2014. Di tahun 2017, PDB Samoa mencapai US$1,13 miliar dan menjadi peringkat 204 di semua negara.

Pendapatan negara berasal dari jasa (66%), pertanian (10,4%) dan industri (23,6%). Dari sektor pertanian berhasil memperkerjakan dua pertiga angkatan kerja bahkan hasil pertanian telah diekspor ke sejumlah negara sebesar 90%. Adapun hasil pertanian yang diekspor berupa minyak kelapa, noni, kopra, dan krim kelapa.

Selain itu, pendapatan negara juga berasal dari pengiriman uang pribadi khususnya bagi penduduk yang bekerja di luar negeri, dan bantuan pembangunan. Mata uang Samoa bernama Samoan Tala yang dikeluarkan oleh Bank Sentral Samoa.

Fakta Menarik Kepulauan Samoa

  1. Pada abad ke-19 Samoa masih dipimpin oleh seorang raja. Di saat yang sama, Samoa telah pecah dan diperebutkan oleh Jerman, Amerika Serikat dan Inggris.
  2. Setelah Samoa dibom oleh Inggris dan Amerika Serikat pada tahun 1899. Akibatnya terbentuklah perjanjian Samoa Tripartiete Convention dengan hasil membagi Samoa menjadi 3 bagian. Inggris memperoleh bagian yang saat ini dikenal sebagai Kepulauan Solomon, Amerika Serikat yang dinamakan American Samoa (Samoa Amerika), dan Jerman memberi nama bagiannya dengan sebutan Samoa Jerman dan saat ini berubah menjadi Samoa Merdeka.
  3. Pada Perang Dunia I, Selandia Baru melakukan penyerangan ke Samoa Jerman, namun Jerman tidak berhasil mempertahankan kekuasannya. Hingga akhirnya Perjanjian Versailles dibuat yang berisi bahwa Samoa telah menjadi sebuah negara merdeka oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.
  4. Salah satu tempat ikonik milik Samoa yakni To Sua Ocean Trench yakni sebuah kolam alami yang berada di Pulau Upolu. Kolam renang ini memiliki diameter sekitar 30 meter, terbentuk oleh letusan gunung vulkanik.
  5. Penduduk Samoa menjunjung tinggi 3 cara hidup yang disebut sebagai Fa’a Samoa, yakni pentingnya keluarga, menghormati orang yang dituakan atau orang tua, dan harus memberi apapun untuk keluarga. Fa’a Samoa telah diteruskan sejak 3.000 tahun lalu.
fbWhatsappTwitterLinkedIn