Categories
Tanah

5 Jenis Air Tanah yang Bermanfaat di Bumi

Air tanah merupakan salah satu sumber daya alam yang ada di Bumi dan dapat kita manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari. Namun tahukah Anda bahwa air tanah pun memiliki berbagai jenis. Beberapa jenis air tanah antara lain sebagai berikut:

  1. Air Konat

Jenis air tanah yang pertama adalah air konat. Air konat adalah jenis air yang mengalami proses mineralisasi terbaik diantara jenis air tanah yang lainnya. Air konat juga dikenal sebagai air purba atau air tersingkap karena air ini terjebak diantara batuan dalam kurun waktu yang sangat lama, hingga mencapai berjuta- juta tahun lamanya. Air konat memiliki ciri khas yakni mempunyai kandungan garam yang sangat tinggi bahkan melebihi kadar garam air laut. Air ini akan menjadi air yang mengalami proses mineralisasi tersempurna apabila air ini terjebak diantara batuan sedimen yang terletak di sekitar gunung berapi. Oleh karena kadar garam yang dimiliki oleh air konat ini melebihi air laut, maka air ini tidak untuk dikonsumsi manusia.

  1. Air Tanah Vados

Jenis air tanah yang kedua adalah air tanah vados. Air tanah vados juga dikenal sebagai air tanah meteorit atau air tanah tua. Air tanah ini akan terbentuk melalui proses yang unik dan langka, sehingga keberadaan air tanah yang satu ini bisa dikatakan langka. Sama seperti namanya, yaitu air tanah meteorit, proses terbentuknya air ini tidak jauh- jauh dari yang namanya meteorit. Air tanah vados ini terbentuk sebagai hasil dari presipitasi atau hujan yang di dalam prosesnya di atmosfer mengalami kondensasi serta percampuran debu meteor yang menabrak lapisan atmosfer yang habis terbakar di lapisan tersebut. Oleh karena proses terbentuknya yang demikian maka air tanah ini mengandung unsur debu meteor. Seperti tritium serta kimia air berat (H3). Karena air vados ini tergolong air yang langka, maka manfaat air tanah vados belum terlalu maksimal untuk manusia.

  1. Air Tanah Artesis

Jenis air tanah selanjutnya adalah air tanah artesis. Barangkali air tanah artesis inilah yang paling akrab dengan kita. Hal ini karena lokasi keberadaan air tanah artesis ini. Jadi, air tanah artesis merupakan air tanah yang keberadaannya di lapisan kedap air pertama dan paling dekat dengan lapisan permukaan tanah. Ciri-ciri air tanah Artesis yaitu jika diukur, air tanah ini biasa berada di kedalaman antara 80 hingga 300 meter dari permukaan tanah. Air tanah artesis disebut juga dengan air tanah dalam. Oleh karena letaknya yang demikian, maka air ini memiliki kemungkinan apabila diambil dengan alat pompa khusus dengan kapasitas besar. Bahkan bisa saja air tersebut akan keluar dengan sendirinya apabila tekanan air tersebut juga besar sehingga cukup untuk membentuk sebuah sumur artesis.

Air artesis adalah air yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh manusia. Oleh karena itulah air ini bisa langsung kita minum tanpa memasaknya terlebih dahulu. Hal ini karena air ini sudah mengalami proses penyaringan alami yang sempurna sehingga bebas dari bakteri jahat. Selain itu manfaat dari air ini lainnya adalah sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kekeringan. Hal ini karena debit air artesis ini terbilang stabil sehingga cocok digunakan untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau. Namun, tidak dapat dipungkiri juga bahwasanya untuk membangun sumur artesis harus dengan biaya yang besar.

  1. Air Tanah Juvenil

Air tanah yang mungkin langka atau asing di telinga kita adalah air tanah juvenil. Air tanah juvenil merupakan air tanah yang tidak terlepas dari gunung berapi. Pasalnya, air tanah juvenil ini terbentuk sebagai hasil dari proses intrusi magma di kedalaman tertentu. oleh karena terbentuk dari proses kimiawi yang demikian maka air ini juga dikenal dengan sebutan air tanah magma. Air tanah juvenil ini biasanya digolongkan sebagai jenis- jenis air tanah menurut letaknya.

Oleh karena letaknya di sekitar gunung berapi, tidak menutup kemungkinan bahwa air ini mengandung kandungan belerang yang tinggi apabila dalam prosesnya menuju permukaan bumi melewati struktur batuan belerang. Namun apabila ketika menuju permukaan tanah tidak menembus struktur lapisan belerang maka air tanah ini tidak mengandung belerang. Apabila tekanan air juvenil ini tinggi, maka ketika sampai ke permukaan bumi air ini membentuk air panas atau geyser. Geyser juga tidak akan terbentuk jika tekanan air juvenil di dalam tanah tidaklah tinggi. Air ini apabila sudah sampai ke permukaan dan mengandung belerang maka digunakan sebagai terapi untuk menyembuhkan berbagai penyakit, terutama penyakit kulit.

  1. Air Tanah Freatik

Ada air tanah yang lebih akrab dari air tanah artesis yang telah kita jelaskan diatas. Ialah air tanah freatik. Air ini adalah yang paling dekat dengan manusia dan paling sering muncul apabila kita membuat sumur. Air tanah freatik adalah air tanah yang berasal dari lapisan dangkal dan tidak jauh dari permukaan tanah. Secara letaknya, air inilah yang paling mudah kita dapatkan, karena bisa keluar di kedalaman 9 hingga 15 meter. Air ini memiliki ciri- ciri berwarna bening dan terlihat bersih. Namun air ini juga merupakan air yang mudah tercemar karena letaknya yang dangkal.

Oleh karena itu, apabila terkena pencemaran air tanah maka air ini akan mengandung berbagai zat kimia atau zat lainnya (tergantung bahan pencemarnya) yang bisa saja membahayakan tubuh manusia. oleh karena itulah air tanah ini tidak boleh dikonsumsi secara langsung. Apabila ingin meminumnya maka harus dimasak terlebih dahulu. Air ini cukup untuk memenuhi berbagai kebutuhan manusia seperti minum, mencuci, memasak, dan lain sebagainya.

Nah itulah berbagai jenis air tanah yang ada di Bumi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.