Relief Permukaan Bumi Daratan dan Lautan

Relief permukaan bumi adalah perbedaan tinggi rendah permukaan bumi. Relief permukaan bumi juga bisa disebut sebagai lapisan kulit bumi atau litosfer. Litosfer terdiri dari batuan, tanah, dan beberapa jenis logam. Batuan yang berada di bumi, berperan aktif dalam menyusun lapisan bumi (Baca: Jenis-jenis Batuan Penyusun Lapisan Bumi – Beku, Sedimen, Metamorf). Bumi memiliki banyak lapisan. Dan tempat hidup manusia berada di lapisan bumi yang paling atas (Baca: Struktur Lapisan Bumi dan Penjelasannya).

Tanah bumi sendiri berasal dari pelapukan. Terbentuknya relief permukaan bumi, akibat dari tenaga yang dimiliki bumi. Tenaga itu adalah tenaga eksogen dan tenaga endogen. Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi, sedangkan tenaga endogen adalah tenaga yang berasal dari dalam bumi (Baca: Tenaga Pembentuk Muka Bumi : Pengertian, Jenis dan Penyebabnya).

Relief permukaan bumi sendiri terbagi menjadi dua. Yaitu relief permukaan bumi di darat atau relief daratan, dan relief permukaan bumi di laut atau relief lautan.

A. Relief Daratan

Relief Lautan
Relief Lautan

Relief lautan adalah relief muka bumi yang berada di dasar laut. Bentuk relief ini juga bisa berbentuk dataran luas, tonjolan, maupun cekungan seperti pada relief daratan. Hanya saja, berbeda dengan relief daratan, relief lautan tidak berbentuk seruncing relief di daratan. Hal ini akibat dari adanya erosi, yang mengikis bentuk relief di lautan. perbedaan bentuk relief lautan, juga mengakibatkan perbedaan ekosistem di setiap bentuk relief (Baca:Ekosistem Air Laut : Pengertian, Ciri-ciri dan Jenisnya).

Relief lautan juga memiliki berbagai macam bentuk. Total ada 9 bentuk relief lautan.

1. Landasan Kontinen (Continental Self)

Landasan kontinen atau bisa disebut laut dangkal adalah dataran yang berada di laut dengan kedalaman kurang dari 200 m dari atas permukaan laut. Landasan kontinen adalah salah satu relief lautan yang letaknya paling dekat dengan garis pantai.

2. Lereng Benua

Lereng benua atau bisa disebut laut dalam ini, berada pada kedalaman lebih dari 200 meter dari atas permukaan laut. Lereng benua memiliki kemiringan bisa mencapai 4% hingga 6%. Lereng benua adalah perpanjangan dari landasan kontinen. Lereng benua, mengambil total 13% dari total luas permukaan bumi.

3. Paparan Benua

Paparan benua adalah dataran di dasar permukaan laut, yang semakin lama melandai menuju daratan atau pantai. Kedalaman paparan benua bisa kurang dari atau antara 200 meter dari atas permukaan laut.

4. Lereng Benua

Lereng benua atau bisa disebut tanjakan kontinen adalah lereng yang berada di antara benua dan samudra. Lereng benua dapat dikatan sebagai batas antara benua dan samudra. Lereng benua adalah lokasi pengendapan sedimen yang berasal dari daratan (Baca: Proses Sedimentasi – Jenis, Penyebab, dan Dampaknya).

5. Lubuk Laut

Lubuk laut atau basin adalah dasaran yang berada di dasar laut, dan berbentuk cekung. Cekungan ini terjadi akibat adanya ingresi atau pemerosotan di dasar laut. Basin dapat berbentuk bulat maupun oval, dengan ukuran yang luas dan lebar.

6. Palung Laut

Palung laut adalah lembah di dasar laut. Palung laut juga terbentuk akibat adanya ingresi. Berbeda dengan lubuk laut yang berbentuk cekungan, palung laut berbentuk memanjang ke bawah dan dalam.

7. Punggung Laut

Punggung laut adalah deretan perbukitan yang berada di dasar laut. Punggung laut dapat memiliki panjang hingga ribuan kilometer. Bentuk punggung laut hampir seperti tanggul raksasa. Punggung laut memiliki dua jenis, yaitu Rise dan Ridge. Rise adalah punggung laut yang memiliki lereng landai, sedangkan Ridge adalah punggung laut yang memiliki lereng yang curam. Beberapa punggung laut sangat tingga, sehingga puncaknya keluar ke permukaan laut, dan membentuk pulau- pulau.

8. Ambang Laut

Ambang laut adalah deretan dataran tinggi atau pegunungan dasar laut yang terletak di antara dua lautan. Kedalaman ambang laut kurang dari 200 meter dari permukaan laut. Ambang laut adalah daratan yang tenggelam dan tertutup oleh air laut.

9. Gunung Laut

Gunung laut adalah gunung yang berada di dasar laut. Puncak dari gunung laut ini bisa berada di atas permukaan laut, atau tetap berada di dalam laut. Gunung laut berada pada kedalaman 1000 hingga 4000 meter dari atas permukaan laut. Puncak gunung laut yang keluar dari dalam laut, bukanlah sebuah pulau.

Baca juga: