Categories
Geografi Teknik

Industri Non Ekstraktif: Pengertian, Tujuan, Contoh dan Manfaatnya bagi Perekonomian

Perekonomian merupakan suatu hal yang sangat penting bagi setiap rumah tangga, baik itu rumah tangga konsumen, rumah tangga produsen maupun rumah tangga negara. Bagaimanapun juga perekonomian adalah sesuatu hal yang mampu mendongkrak nama dan juga status suatu rumah tangga. Bagi rumah tangga negara, perekonomian merupakan satu hal yang sangat penting karena sangat berkaitan dengan kemampuan pemenuhan kebutuhan bagi masyarakat yang ada di dalamnya. Maka dari itulah perekonomian suatu negara harus benar- benar diperhatikan secara seksama dan diupayakan kemajuannya. Selain berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan, perekonomian juga mempengaruhi status suatu negara dimata negara lainnya.

Industri bagi Perekonomian

Seiring berjalannya waktu, suatu negara mengalami kemajuan dalam bidang perekonomian. Negara yang mengalami kemajuan ekonomi ini mengalami perubahan struktur dari bidang utama atau mata pencaharian yang menopang ekonomi negara tersebut. Beberapa tahapan negara dari masa yang paling tradisional menuju ke negara maju antara lain sebagai berikut:

  1. Masa Bercocok tanam

Di masa yang paling tradisional, masyarakat suatu negara melakukan bercocok tanam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada masa ini, manusia masih hidup berpindah- pindah atau sering kita sebut nomaden. Manusia melakukan cocok tanam dari satu tempat ke tempat yang lain demi menghasilkan tanaman yang bermanfaat. Setelah satu lahan berkurang kesuburannya, maka manusia akan berpindah ke tempat lain untuk mendapatkan lahan yang memiliki ciri-ciri tanah subur, dan begitulah seterusnya.

  1. Masa Pertanian

Setelah masa hidup nomaden, manusia berfikir untuk menetap. Sama- sama bercocok tanam, namun pertanian ini lebih ke mengolah tanah dan kesuburannya. Di masa pertanian ini manusia sudah tidak berpindah- pinda karena sudah mengetahui cara mengolah tanah. Hingga saat ini banyak negara yang mata pencaharian utama masyarakatnya adalah bertani.

  1. Masa Industri Barang dan Jasa

Negara yang lebih maju lagi ditandai dengan bergesernya pertanian sebagai sumber mata pencaharian dan digantikan oleh industri. Industri merupakan kegiatan mengolah barang mentah menjadi barang jadi. Industri bisa berupa industri barang dan juga industri dalam bidang jasa. Negara yang lebih maju, ditandai apabila industri yang lebih maju justru di bidang jasa.

Itulah beberapa tahapan negara apabila dilihat dari mata pencaharian utamanya. Indonesia saat ini tengah memperbaiki diri dan bertransformasi dari negara agraris menuju ke negara Industri. Selanjutnya, industri ini dibeda- bedakan menjadi beberapa jenis, salah satunya menurut tempat beradanya bahan baku. Berdasarkan tempat adanya bahan baku, klasifikasi industri adalah sebagai berikut:

  • Industri ekstraktif, yaitu industri yang bahan bakunya diambil langsung dari alam sekitar.
  • Industri non ekstraktif, yaitu industri yang bahan bakunya terdapat di tempat lain selain di alam sekitar
  • Industri fasilitatif, yaitu industri yang memiliki produk utama berbentuk jasa.

Itulah beberapa jenis industri jika dilihat dari tempat bahan bakunya. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai satu jenis industri, yakni industri non ekstraktif.

Pengertian Industri Non Ekstraktif

Industri non ekstraktif merupakan industri yang letak bahan baku utamanya terdapat di tempat lain, baik hasil olahan maupun masih berupa bahan mentah. Industri non ekstraktif telah banyak dikembangkan, termasuk juga di Indonesia.

Industri non ekstraktif dibagi menjadi dua bentuk. Bentuk- bentuk industri non ekstraktif antara lain sebagai berikut:

  • Industri reproduktif, yaitu industri yang bahan bakunya bisa diperbaharui (seperti sumber daya alam yang dapat diperbaharui) ketika sudah habis, terutama melalui kegiatan seperti yang terdapat dalam industri ekstraktif.
  • Industri manufaktur, merupakan industri yang mengolah bahan baku dimana hasil industri ini masih digunakan oleh industri lainnya.

Tujuan Industri Non Ekstraktif

Industri non ekstraktif memiliki beberapa tujuan. Adapun tujuan dari industri non ekstraktif antara lain sebagai berikut:

  • Membuka lapangan pekerjaan
  • Menambah keuntungan
  • Menyediakan berbagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan manusia
  • Menyediakan bahan baku bagi industri lainnya

Nah itulah beberapa tujuan diadakannya industri non ekstraktif di suatu negara. Industri non ekstraktif tidak hanya bermanfaat bagi produsen saja, namun juga bagi berbagai pihak.

Contoh Industri Non Ekstraktif

Industri non ekstraktif merupakan industri yang umum terdapat di suatu negara, khususnya Indonesia. Industri  non ekstraktif ini merupakan industri yang jumlahnya banyak karena banyak dibutuhkan oleh konsumen langsung maupun oleh produsen lain. Adapun beberapa contoh industri non ekstraktif antara lain sebagai berikut:

  1. Industri kayu lapis

Salah satu contoh industri non ekstraktif adalah industri kayu lapis. Industri kayu lapis merupakan industri pengolahan dari kayu pohon yang kemudian dipotong- potong menjadi kayu. Hasil dari industri ini bisa digunakan oleh industri lain, seperti pembuatan mebel.

  1. Industri pemintalan kapas

Industri pemintalan kapas merupakan industri yang mengolah kapas menjadi benang, hasil industri ini kemudian menjadi bahan baku untuk membuat kain.

  1. Industri pengolahan logam

Industri pengolahan logam ini merupakan salah satu jenis industri non ekstraktif. Hasil dari industri ini diolah menjadi barang- barang rumah tangga, dll.

Itulah beberapa contoh dari industri non ekstraktif yang berada di sekitar kita. Selain ketiga industri di atas, masih banyak lagi contoh yang lainnya.

[AdSsense-C]

Manfaat Industri Non Ekstraktif bagi Negara

Industri memiliki banyak manfaat bagi negara, termasuk juga industri non ekstraktif ini. Industri ekstraktif ini memiliki banyak manfaat bagi negara antara lain sebagai berikut:

  1. Menambah devisa negara
  2. Memajukan potensi pengusaha dalam negeri
  3. Menambah keuntungan negara
  4. Membuka lapangan pekerjaan
  5. Mengurangi jumlah pengangguran

Nah itulah beberapa manfaat industri non ekstraktif bagi negara. Manfaat yang telah disebutkan diatas hanya sebagian kecil, masih ada banyak manfaat yang bisa dihasilkan industri non ekstraktif untuk negara ini. Demikianlah informasi mengenai industri non ekstraktif, semoga bermanfaat.