Categories
Geografi Dasar

11 Cabang Ilmu Geografi Fisik dan Penjelasannya

Geografi merupakan cabang ilmu yang sangat luas, sehingga geografi mempunyai banyak cabang- cabangnya yang lain. Salah satunya adalah cabang geografi fisik. Ilmu geografi fisik merupakan cabang ilmu geografi yang mempelajari tentang bentang lahan (landscape). Bentang lahan atau landscape merupakan bagian ruang dari permukaan Bumi (baca: keragaman bentuk muka Bumi) yang dibentuk oleh interaksi dan interdependensi bentuk lahan.

Cabang ilmu geografi fisik ini mempunyai perhatian utama pada lapisan hidup dari lingkungan fisik, yakni zone tipis dari daratan (baca: ekosistem darat) dan juga lautan (baca: macam-macam laut) yang menjadi tempat sebagian besar kehidupan. Cabang ilmu geografi fisik ini berkaitan dengan ilmu- ilmu lain yang menunjang pengembangan cabang ini. ilmu- ilmu lain yang menunjang yakni sebagai berikut:

  1. Meteorologi

Ilmu penunjang cabang geografi fisik yang pertama adalah meteorologi. Meteorologi merupakan ilmu yang mempelajari mengenai cuaca (baca: hubungan awan dan cuaca) di suatu wilayah. Melalui bidang ini pula kita bisa mendapatkan informasi mengenai prakiraan cuaca yang sangat bermanfaat.

  1. Klimatologi

Penunjang yang kedua adalah klimatologi. Klimatologi merupakan saudara dari meteorologi. Jika meteorologi mempelajari mengenai cuaca, maka klimatologi akan mempelajari mengenai iklim (baca: iklim di Indonesia). Iklim dan cuaca merupakan merupakan hal yang berkaitan dimana cuaca hanya meliputi tempat yang sempit dan iklim tempat yang lebih luas.

  1. Oceanografi

Ilmu penunjang yang selanjutnya adalah oceanografi. Seperti namanya, oceanografi merupakan cabang ilmu pengetahuan dan studi eksplorasi yang mempelajari tentang lautan beserta semua aspek yang terdapat di dalam lautan tersebut, termasuk sedimen (baca: batuan sedimen organik), batuan yang membentuk dasar laut, interaksi antara laut dengan atmosfer (baca: fungsi atmosfer), pergerakan air laut (baca: ekosistem air laut) dan juga tenaga yang menyebabkan adanya gerakan- gerakan tersebut, baik tenaga yang berasal dari dalam maupun yang berasal dari luar.

  1. Hidrologi

Selanjutnya adalah ilmu hidrologi, yakni cabang ilmu geografi yang mempelajari mengenai pergerakan dan juga distribusi air di Bumi.

  1. Hidrografi

Setelah hidrologi adalah hidrografi. Karena kedua cabang ini mempunyai nama yang mirip maka bidang yang dikaji pun juga sama. Hidrografi merupakan cabang ilmu geografi fisik yang berhubungan dengan penelitian dan juga pemetaan air yang berada di permukaan Bumi.

  1. Geologi

Geologi merupakan salah satu cabang ilmu dari geografi fisik. Geologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang  proses pembentukan Bumi dan perubahan Bumi dari waktu ke waktu.

  1. Geomorfologi

Selanjutnya adalah cabang ilmu geomorfologi. Yang dimaksud geomorfologi merupakan ilmu geografi fisik yang mempelajari tentang permukaan suatu lahan yang juga dijelaskan mengenai sejarah bentuk permukaan lahan tersebut.

  1. Ilmu tanah

Ilmu tanah(baca: jenis-jenis tanah) juga merupakan salah satu cabang dari geografi fisik. Yang dimaksud dengan ilmu tanah merupakan ilmu yang mempelajari berbagai hal ihwal mengenai tanah (baca: tanah grumusol) dan juga sifat- sifat dari tanah tersebut.

  1. Geografi tanah

Tidak jauh dari ilmu tanah, selanjutnya adalah geografi tanah. Karena keduanya mempunyai nama yang mengandung unsur pembentuk tanah, maka yang dipelajari pun juga mengenai tanah (baca: tanah liat). Geografi tanah mempelajari mengenai tanah, yang tidak hanya meliputi sifat saja, namun juga genesis, penyebaran, dan juga penerapannya terhadap manusia.

  1. Biologi

Selanjutnya adalah biologi. Mungkin dari kita mengira bahwa biologi merupakan salah satu cabang ilmu dari sains, namun biologi ternyata juga merupakan bagian dari ilmu geografi fisik. Bilologi merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup,

  1. Biogeografi

Cabang geografi fisik yang terakhir adalah biogeografi. Biogeografi merupakan ilmu yang mempelajari penyebaran organisme dalam ruang dan waktu, serta faktor- faktor yang mempengaruhi, membatasi atau menentukan pola penyebaran jarak.

Itulah sebelas ilmu- ilmu yang menunjang pengembangan cabang ilmu geografi fisik. Kesemuanya ini merupakan ilmu yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya demi menciptakan hasil yang dapat digunakan untuk mempermudah kehidupan manusia.