8 Jenis Fauna di Amerika Serikat yang Khas dan Langka

Setiap tempat yang ada di dunia ini memiliki jenis fauna yang berbeda – beda, termasuk jenis fauna yang ada di Benua Amerika. Jenis fauna yang terdapat di Amerika juga berbeda antara di Amerika bagian selatan hingga Amerika di bagian Utara sekalipun. Nah pada kesempatan kali ini akan dibahas jenis fauna ada saja yang terdapat di Amerika Serikat. Berikut ini adalah daftar fauna yang bisa ditemukan di Amerika Serikat:

1. Bald Eagle (Haliaeetus leucocephalus)

Bald eagle atau elang botak menjadi ikon dan juga simbol negara Amerika Serikat. Meskipun mendapat julukan botak bukan berarti elang ini benar – benar botak. Dalam bahasa Inggris, kata “bald” sendiri berasal dari kata piebald yang artinya berkepala putih. Hal ini juga sesuai dengan bulu warna putih yang terdapat pada kepala hingga leher yang kemudian disambung dengan bulu berwarna coklat di bagian tubuh dan ekor berwarna putih. Rentang sayap elang botak dewasa bisa mencapai 2,4 meter dan dapat terbang hingga ketinggian 3.048 meter. Saat berhasil menemukan mangsa yang bahkan dalam jarak 1,6 km elang botak dapat meluncur dengan kecepatan hingga 161 km/jam. Elang botak merupakan spesies elang yang bisa ditemukan di hutan atau di atas laut dan tidak heran jika mereka hanya mengkonsumsi ikan saja.

2. Beruang Grizzly (Ursus arctos)

Klasifikasi beruang di dunia bermacam-macam. Nama grizzly memiliki arti yaitu bulu putih atau abu – abu, akan tetapi seorang naturalis yang bernama George Ord melakukan kesalahan dalam mengutipkan kata menjadi ‘grisly’ yang mempunyai arti mengerikan. Beruang grizzly terkenal dengan mengkonsumsi makanan dalam jumlah besar terutama jika memasuki musim dingin. Berat beruang grizzly dewasa bisa mencapai 200 – 400 kg untuk jantan sedangkan beruang grizzly betina bisa mencapai 150 hingga 220 kg. Saat berdiri dengan keempat kakinya, beruang grizzly memiliki tinggi sekitar 90 sampai dengan 120 cm, namun saat berdiri dengan kedua kaki belakangnya bisa mencapai 180 hingga 210 cm. Variasi warna beruang grizzly cukup beragam yaitu putih, hitam, coklat hingga cream. Seperti kebanyakan beruang, beruang grizzly akan memulai hibernasi dari bulan Oktober atau November sampai dengan 6 bulan ke depan. Selama itu pula mereka akan memanfaatkan cadangan lemak dalam tubuhnya untuk bertahan hidup.

3. Moose (Alces alces)

Moose atau Rusa Tanduk Besar termasuk kelompok rusa yang memiliki ukuran tubuh terbesar dalam keluarga rusa. Moose dapat hidup dan berkembang biak di tempat dingin sekalipun. Tinggi dari moose dewasa bisa mencapai 1,4 – 2,1 meter sampai dengan bagian pundaknya. Untuk beratnya moose jantan bisa memiliki berat sekitar 380 – 700 kg sedangkan moose betina bisa mencapai 200 – 490 kg. Cara membedakan antara moose jantan dan betina cukup mudah, yakni dengan melihat tanduk. Moose jantan memiliki tanduk yang dapat tumbuh hingga 6 kaki jika diukur dari ujung satu ke ujung lainnya. Sedangkan moose betina akan melahirkan sekitar 1 atau 2 bayi yang rata – rata memiliki berat 30 pounds pada musim semi.

4. Rattlesnake (Ular Derik)

Ular derik mempunyai ciri khusus yaitu di bagian ujung ekornya terdapat segmen – segmen yang dapat berbunyi cukup keras jika digetarkan. Tujuan ular ini menggerakan ekornya yaitu untuk memberi peringatan kepada musuh untuk tidak mengganggunya. Jika dibuka, bagian ekor berderik tersebut tersusun atas zat tanduk yang kokoh dan berongga berupa ruas – ruas, sehingga dapat menghasilkan suara jika digerakan. Tidak heran jika ular derik akan menjaga ujung ekornya dengan cara mengangkat ke atas hal ini bertujuan agar ekor tersebut tidak rusak atau hilang. Ular derik akan berburu hewan – hewan kecil seperti kelinci, tikus dan hewan pengerat lainnya dengan cara menyuntikan bisa yang terdapat ada taringnya. Racun ular derik sangat mematikan dan mampu membuat otot menjadi lemah, kesulitan melihat hingga sulit bernafas, jika tidak ditangani dengan benar dapat mengakibatkan kematian. Ular derik termasuk ular dengan ukuran terpendek dan panjang rata – rata bisa mencapai 90 sampai dengan 150 cm.

5. Koyote (Canis latrans)

Koyote atau lebih dikenal dengan nama serigala prairi memiliki arti yaitu anjing yang menggonggong dan berkerabat dekat dengan serigala abu – abu. Pertama kali ditemukan oleh penjelajah Eropa saat melakukan perjalanan ke wilayah Amerika di bagian barat daya. Biasanya mereka ditemukan berburu sendirian namun juga dapat hidup bergerombol dalam bentuk kawanan kecil. Koyote memiliki tinggi badan kurang dari 0,6 meter dan memiliki variasi warna bulu yang berbeda – beda dari warna putih kelabu hingga berwarna coklat bahkan ada juga yang berwarna kemerahan. Berat dari koyote antara 9 hingga 22 kg dengan berat rata – rata mencapai 14 kg. Untuk mengidentifikasikan koyote bisa dilihat dari ekornya yang tebal dan berbulu lebat hingga menjuntai ke tanah. Jika dilihat bentuk tubuh koyote cukup kecil dan ramping terkesan kurang asupan gizi, namun demikian koyote mampu berlari hingga kecepatan 69 km per jam.

6. Rakun (Procyon lotor)

Merupakan mamalia terbesar di keluarga Procyonidae dengan panjang tubuh bisa mencapai 40 sampai dengan 70 cm dan berat antara 3,5 kg hingga 9 kg. Ciri khas dari rakun yaitu memiliki bulu berwarna abu – abu yang cukup tebal serta wajah yang seolah – olah sedang memakai topeng, serta mempunyai cakar yang sangat tajam. Mereka memiliki kebiasaan berjalan dengan keempat kakinya, namun kaki depan berfungsi sebagai tangan dan menggunakannya untuk memegang makanan, mengambil sesuatu dan lain sebagainya. Bahkan dari tangan itulah mereka mendapatkan namanya, rakun berasal dari kata aroughcun (bahasa Powhatan) yang mempunyai arti hewan yang menggaruk dengan menggunakan tangan. Rakun termasuk hewan cerdas serta mampu beradaptasi dengan baik bahkan di perkotaan sekalipun.

7. Caiman

Habitat hewan satu ini banyak ditemukan di sungai dan juga rawa – rawa di Amerika Serikat bagian selatan. Namun caiman juga banyak ditemukan di negara Florida. Panjang tubuh maksimal caiman bisa mencapai 6 meter. Caiman jantan dewasa memiliki berat bisa mencapai 450 kg sedangkan caiman betina hanya sekitat 70 kg. Secara morfologi, caiman tidak jauh berbeda dengan buaya pada umumnya, namun jika diteliti caiman memiliki perbedaan dengan buaya atau aligator. Moncong caiman lebih lebar dan berbentuk U jika dilihat dari atas. Saat mulutnya menutup akan terlihat gigi atas dan gigi bawahnya. Sebagian besar bentuk giginya panjang dan lidah tidak mempunyai kelenjar garam. Selain itu terdapat bintik – bintik di bagian kepalanya.

8. Sigung Bergaris

Sigung termasuk hewan mamalia yang memiliki bulu berwarna putih dan hitam. Termasuk hewan penyendiri dan aktif mencari mangsa saat malam hari atau nokturnal. Sigung banyak ditemukan di hutan – hutan sekunder dengan ketinggian 2000 mdpl dan gemar bersembunyi di tempat gelap atau gua pada siang hari. Rata – rata berat sigung antara 1,4 – 3,6 kg dengan panjang tubuh mencapai 50 cm. Ciri khas yang hanya dimiliki oleh sigung yaitu dapat mengeluarkan gas yang berbau busuk yang berasal dari kelenjar khusus yang ada di sekitar anusnya. Gas tersebut mengandung sulfur, metil dan butylthiol yang berfungsi sebagai alat mempertahankan diri saat bertemu dengan musuh.

Itulah tadi beberapa jenis fauna yang bisa ditemukan di Amerika Serikat. Selain fauna, jenis flora di Amerika Serikat juga beraneka ragam. jaga kelestarian alam serta flora dan faunanya. Karena dampak kerusakan flora dan fauna sangat merugikan dari berbagai aspek kehidupan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Biogeografi