9 Efek Jika Gunung Agung Bali Meletus – Positif dan Negatifnya

gunung agung baliGunung berapi di Indonesia jumlahnya ada banyak sekali, baik yang berstatus sebagai gunung aktif maupun gunung berapi tidak aktif di Indonesia. Salah satu gunung yang terkenal adalah gunung Agung. Gunung Agung adalah gunung yang berada di pulau Dewata Bali.

Gunung ini tentu memiliki peranan yang sangat sentral bagi kehidupan masyarakat Bali, terlebih pulau Bali tergolong pulau yang kecil. Demikian halnya ketika gunung Agung ini meletus, maka efek jika gunung Agung Bali meletus ini akan sangat dirasakan oleh masyarakat Bali dan orang- orang yang sedang berada di Bali. Apa saja ya kira- kira?

Erupsi gunung berapi merupakan salah satu fenomena alam menakjubkan di dunia. Penyebab gunung meletus pun juga berbeda- benda. Ada faktor dari dalam maupun dari luar. Namun yang pasti, efek yang ditimbulkannya akan banyak dan rata- rata sama antara satu gunung dengan gunung lainnya. Efek ini akan dibagi menjadi efek positif dan efek negatif apabila dilihat dari sifatnya. Adapun beberapa efek jika gunung Agung Bali meletus antara lain sebagai berikut:

  1. Mencemari lingkungan

Gunung api ketika mengalami erupsi akan mengeluarkan berbagai macam material baik padat, cair, maupun gas. Ketika material- material ini keluar maka akan menimbulkan pencemaran pada lingkungan. Pencemaran yang akan ditimbulkan bukan hanya pencemaran udara saja, maupun di aliran sungai dan juga di udara.

  1. Merusak lingkungan

Tidak hanya mencemari saja, lebih parah lagi material- material gunung agung ini dapat merusak lingkungan. Lingkungan yang rusak ini disebabkan oleh dorongan tenaga dari material- material yang keluar dari kawah gunung tersebut.

  1. Mencemari udara

Gunung berapi juga mengeluarkan abu vulkanik yang akan berdampak banyak bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Adanya abu vulkanik ini pasti akan mencemari udara, maka dari itulah setiap warga dihimbau untuk menggunakan masker karena kandungan abu vulkanik ini sangat berbahaya dan dapat merusak paru- paru.

  1. Banyak bangunan rusak

Bangunan yang rusak ketika terjadinya letusan gunung ini disebabkan oleh gempa bumi vulkanik yang terjadi ketika gunung akan meletus. Selain karena gempa vulkanik, rusaknya bangunan juga disebabkan karena terjangan dari berbagai macam material yang keluar.

  1. Tutupnya sektor pariwisata

Bali terkenal dengan sektor pariwisatanya, namun sektor ini otomatis akan terganggu dan dapat ditutup sementara karena situasi yang timbul dari erupsi gunung Agung ini.

  1. Menyebabkan kebakaran hutan

Tidak selamanya kebakaran hutan di Indonesia hanya disebabkan oleh musim kemarau yang panjang dan juga ulah manusia. Namun kebakaran ini juga disebabkan oleh letusan gunung berapi. Lahar panas yang keluar dari kawah gunung berapi akan menyebabkan terjadinya kebakaran hutan secara alami.

  1. Tanah Bali subur

Abu vulkanik yang dikeluarkan oleh gunung Agung mengandung zat- zat yang baik untuk tanah. Abu vulkanik ini bisa membuat tanah di Bali subur, terlebih tanah yang berada di lereng gunung. Maka dari itu tidak heran jika di sekitar gunung kita banyak menemukan tanaman- tanaman yang tumbuh subur.

  1. Menambah persediaan bahan bangunan

Berbagai bahan bangunan akan kita panen pasca gunung berapi meletus. Beberapa bahan bangunan tersebut antara lain adalah pasir, kerikil dan jenis-jenis batuan penyusun lapisan bumi.

  1. Merugikan rakyat Bali

Semua setuju bahwa bencana alam dapat menyebabkan penderitaan rakyat. Banyak rakyat yang mengalami kerugian, abik kerugian material maupun spiritual.

Nah, itulah beberapa efek jika Gunung Agung Bali meletus. Selain dampak-dampak yang disebutkan diatas, masih banyak lagi dampak yang bisa ditimbulkan seperti terganggunya pendidikan dan juga terganggunya transportasi. Dari dampak- dampak gunung Agung meletus ini, beberapa diantaranya adalah dampak positif.

fbWhatsappTwitterLinkedIn