Pencemaran yang Mengakibatkan Perubahan Alam


Pencemaran lingkungan bukan menjadi hal asing di kehidupan manusia. Aktivitas manusia manusia sehari- hari banyak yang membawa dampak buruk baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Akibatnya, banyak lingkungan yang tercemar tanpa disadari. Lingkungan yang tercemar ini akan mendatangkan berbagai dampak yang merugikan, bukan hanya kepada manusia, namun juga pada makhluk hidup lainnya, seperti binatang dan tumbuh- tumbuhan. Bahkan pencemaran lingkungan yang sudah berlebihan dapat mengancam keselamatan hidup makhluk- makhluk tersebut.

Tingkatan Pencemaran Lingkungan

Pencemaran lingkungan ini dibagi menjadi beberapa tingkatan. Menurut WHO, pencemaran ini dibagi menjadi empat tahap, yakni:

  1. Pencemaran tingkat pertama, yakni pencemaran yang tidak menimbulkan kerugian bagi manusia baik dari kadar polutannya maupun waktu kontaknya dengan lingkungan.
  2. Pencemaran tingkat kedua, yakni pencemaran yang sudah mulai menimbulkan iritasi ringan pada panca indera manusia serta alat vegetatif yang lainnya. Pencemaran tingkat kedua ini juga dapat menimbulkan gangguan pada komponen ekosistem yang lainnya.
  3. Pencemaran tingkat ketiga, adalah pencemaran yang sudah sampai menimbulkan reaksi yang fatal pada tubuh serta menyebabkan penyakit yang parah atau kronis.
  4. Pencemaran tingkat keempat, adalah pencemaran yang sudah sangat parah, bahkan bisa menimbulkan kematian. Pencemaran tingkat keempat ini bisa terjadi jika kadar polutan terlalu tinggi.

Itulah beberapa tingkatan pencemaran. Dari tingkatan- tingkatan tersebut bisa dilihat bahwa semakin tinggi tingkatan pencemaran maka semakin berbahaya pencemaran tersebut. Pencemaran lingkungan yang semakin berbahaya bisa mneyebabkan perubahan pada lingkungan. Pencemaran yang mengakibatkan adanya perubahan pada lingkungan ini dibagi menjadi tida jenis, yakni pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran udara. Artikel ini akan menjelaskan mengenai jenis pencemaran yang mengakibatkan perubahan pada lingkungan.

Pencemaran lingkungan yang menyebabkan Pencemaran yang Mengakibatkan Perubahan Alam ini dibagi menjadi tiga macam, yakni pencemaran udara, air, dan tanah.

Pencemaran Udara

Pencemaran udara adalah pencemaran yang terjadi pada udara karena disebabkan oleh zat- zat polutan yang ada di udara dan mengotori udara tersebut (lebih lengkap baca: penyebab pencemaran udara). Pencemaran udara ini terjadi apabila suatu udara mengandung satu macam atau lebih polutan atau bahan pencemar yang diperoleh dari hasil proses kimiawi, seperti gas- gas karbon dengan konsentrasi yang tinggi. Selain gas- gas karbon, masih banyak sekali gas- gas lainnya yang dapat menjadi polutan bagi udara yang kita hirup, seperti CFC, SO2, dan SO3. Gas- gas ini tidak hanya tidak diperlukan saja, namun juga mempunyai sifat yang merugikan bagi manusia dan juga makhluk hidup yang lainnya.

Gas- gas yang berbahaya ini bisa ditimbulkan dari berbagai macam aktivitas manusia baik itu hasil suatu proses, maupun karena akibat penggunaan alat- alat tertentu. Beberapa aktivitas manusia yang dapat menimbulkan pencemaran pada udara antara lain dalah aktivitas pabrik, aktivitas pertanian, aktivitas, rumah tangga (seperti pembakaran sampah yang mengandung zat berbahaya sehingga menimbulkan asap beracun), dan lain sebagainya. Sementara itu, peralatan dalam kehidupan sehari- hari manusia, yang penggunaannya dapat memicu timbulnya gas- gas berbahaya antara Air Conditioner atau AC, hair dryer, serta peralatan transportasi. Semua peralatan tersebut apabila digunakan secara bersama- sama dan oleh banyak orang maka akan menimbulkan pencemaran udara, bahkan perubahan alam, baik jangka waktu pendek maupun panjang.

Pencemaran Air

Pencemaran yang terjadi di dalam air karena disebabkan oleh berbagai zat polutan atau limbah- limbah yang masuk ke dalam air tersebut. Pencemaran air ini dapat terjadi ketika di dalam air terdapat satu macam atau lebih zat- zat polutan yang bersifat merugikan yang berasal dari berbagai aktivitas manusia. Tidak hanya zat- zat saja, polutan yang dapat menimbulkan pencemaran pada air ini juga bisa berupa makhluk hidup, energi, maupun komponen lainnya. Zat- zat atau segala apapun yang masuk ke dalam air dan menyebabkan turunnya kualitas air ini disebut dengan polutan. Dan peristiwa menurunnya kualitas air ini dinamakan sebagai pencemaran air. Air yang tercemar oleh zat- zat polutan ini mempunyai bererapa tanda atau ciri- ciri.

Yang pasti, air yang telah tercemar sangat jauh keadaannya dengan ciri-ciri air tanah yang baik. Berbagai zat dapat dengan mudah menjadi polutan di dalam air, seperti limbah pabrik, sampah harian, sampah rumah tangga, cairan insektisida, pupuk, dan juga kotoran- kotoran dari makhluk hidup. Semuanya ini dapat dengan mudah mencemari air, terlebih apabila masuk ke dalam sumber air. Air ini mempunyai sifat sangat mudah untuk tercemar. Tanpa disadari, dalam aktivitas sehari-hari, manusia seringkali mencemari air. Beberapa sumber air yang seringkali tercemar adalah sungai, laut, danau, dan sumur. Pencemaran air apabila dilakukan secara massal atau meliputi wilayah yang luas maka akan menimbulkan perubahan yang terjadi pada alam. Terlebih apabila dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Pencemaran Tanah

 Selain udara dan air, pencemaran lain yang dapat menimbulkan perubahan pada alam adalah pencemaran tanah. Pencemaran tanah ini tentu saja merupakan pencemaran yang terjadi pada tanah. Pencemaran pada tanah ini terjadi ketika ada bahan kimia atau zat- zat polutan lainnya masuk ke dalam lapisan tanah sehingga menurunkan kualitas tanah, hingga menimbulkan perubahan pada tanah tersebut.

Pencemaran tanah ini biasanya terjadi karena adanya beberapa hal, seperti kebocoran limbah cair, penggunaan pestisida yang berlebihan, tumpahnya minyak ke tanah dalam jumlah yang besar, dan masuknya cairan dari hasil penimbunan sampah ke dalam tanah. Pencemaran tanah ini bisa mempengaruhi hal- hal lain, seperti udara dan juga kelangsungan hidup makhluk hidup lainnya. Awalnya zat polutan ini hanya akan menumpahi permukaan tanah, kemudian bisa menguap mencemari udara, dan tersapu air hujan sehingga mencemari air. Banyak zat yang dapat mencemari tanah, zat- zat yang mencemari tanah antara lain adalah arsen, cadmium, chromium, lead, mercury, nitrate, selenium, silver, sulfate, besi, tembaga, chlorida, dan fluor.

baca jenis- jenis tanah: tanah padas, tanah kapur, tanah liat, tanah podsol

Ciri- ciri Lingkungan yang Telah Tercemar

Lingkungan yang telah tercemar mempunyai ciri- ciri tertentu yang sangat berbeda dengan lingkungan yang sehat. Pancemaran yang menyerang lingkungan (udara, air, dan tanah) ini mempunyai kondisi yang berbeda dengan kondisi normal. Berikut ini akan dijelaskan mengenai ciri- ciri udara, air, dan tanah yang telah tercemar.

Ciri- ciri udara yang tercemar adalah sebagai berikut:

  • Terdapat warna pada udara
  • Terdapat bau pada udara tersebut
  • Udara memiliki rasa
  • Terdapat suhu yang tinggi pada udara tersebut
  • Terasa sesak apabila dihirup oleh manusia

Itulah ciri- ciri air yang telah tercemar, lebih lengkapnya baca ciri- ciri udara yang tercemar.

Ciri- ciri air yang tercemar adalah sebagai berikut:

  • Terdapat warna pada air
  • Terdapat bau pada air
  • Terdapat rasa pada air
  • Air tidak mempunyai pH yang netral
  • Terdapat perubahan suhu, sehingga menjadi lebih tinggi
  • Terdapat endapan dan juga kolonial
  • Terdapat zat yang terlarut
  • Terdapat banyak mikroorganisme
  • Terdapat aktivitas aradioaktif yang tinggi

Itulah ciri- ciri air yang telah tercemar, lebih lengkapnya baca ciri- ciri air yang tercemar.

baca juga: air tanah yang baik

Ciri- ciri tanah yang tercemar adalah sebagai berikut:

  • Tanah terlihat rusak
  • pH tanah dibawah 6 (tanah asam) atau di atas 8 (di atas basa)
  • mengandung logam berat dalam kadar yang tinggi
  • tanah berbau busuk
  • tanah terlihat kering
  • mengandung banyak sampah anorganik

Itulah beberapa ciri lingkungan yang tercemar yang tampak pada udara, air, dan juga tanah. Udara, air, dan tanah yang tercemar tersebut akan terlihat sangat berbeda dengan udara, air dan tanah dalam keadaan normal. Ketiga komponen ini apabila tercemar dalam kadar yang cukup tinggi maka akan dapat menimbulkan perubahan pada lingkungan atau alam.


Dampak Lingkungan yang Tercemar

Lingkungan yang tercemar akan mendatangkan berbagai dampak buruk, bukan hanya pada lingkungan saja namun juga pada makhluk hidup yang ada di ingkungan tersebut. Berikut merupakan dampak dari masing- masing elemen (udara, air, dan tanah) yang tercemar.

Dampak pencemaran udara

Pencemaran udara akan membawa berbagai macam dampak yang merugikan bagi lingkungan sendiri, maupun makhluk hidup lainnya, diantaranya adalah:

  • menyebabkan bocornya lapisan ozon yang melindungi Bumi dari radiasi sinar matahari
  • menyebabkan keracunan karena terlalu banyak menghirup karbon
  • menurunkan kualitas udara untuk bernafas
  • menyebabkan iritasi dan ISPA.
  • Meningkatkan resiko terkena kanker kulit, dan juga penyakit mata.
  • Menyebabkan terjadiya hujan asam.

Dampak pencemaran air

Air yang menjadi sumber kehidupan bagi manusia apabila tercemar maka akan menimbulkan berbagai dampak yang merugikan, antara lain sebagai berikut:

  • Mengganggu kelangsungan hidup makhluk hidup yang ada di air tersebut.
  • Menyebabkan kematian pada makhluk hidup yang ada di air tersebut.
  • Menimbulkan berbagai penyakit yang dapat menyerang manusia dan makhluk hidup lainnya.
  • Menurunkan kualitas air.
  • Berpotensi menimbulkan keracunan pada makhluk hidup yang meminum air tersebut.
  • Menurunkan nilai keindahan pada air tersebut karena adanya perubahan air dan juga kotornya air tersebut.

Dampak pencemaran tanah

Tanah yang tercemar akan banyak menimbulkan dampak yang buruk. Beberapa dampak yang ditimbulkan karena pencemaran tanah antara lain:

  • Menurunkan kualitas tanah
  • Menyebabkan keracunan karena zat polutan yang ada di tanah mengenai tanaman yang pada akhirnya dikonsumsi oleh manusia dan binatang
  • Menyebabkan penyakit asma
  • Menimbulkan berbagai penyakit karena air tanah juga menjadi ikut tercemar
  • Mematikan banyak mikroorganisme
  • Mempunyai sifat
  • Menurunkan kesuburan tanah

Itulah beberapa dampak yang ditimbulkan dari berbagai pencemaran lingkungan, yang meliputi pencemaran udara, air dan juga tanah.

Baca juga: dampak hutan gundul, dampak penebangan hutan secara liar, dampak kerusakan hutan, dampak letusan gunung berapi, dampak erosi sungai

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Monday 16th, May 2016 / 01:27 Oleh :
Kategori : Ilmu Sosial