Sponsors Link

Gerhana Matahari Hibrid : Pengertian, Proses Terjadinya, dan Fenomenanya

Sponsors Link

Banyak sekali fenomena alam atau kejadian alam yang terjadi di dunia ini. Sebagian besar fenomena alam tersebut banyak menyita perhatian masyarakat di dunia. Fenomena alam yang menyita perhatian masyarakat di dunia ini tidak terjadi secara rutin (terjadi secara berkala). Beberapa contoh fenomena alam yang banyak menyita perhatian antara lain gerhana (matahari dan bulan), proses terjadinya aurora, proses terjadinya pelangi, dan lain sebagainya. Dari beberapa fenomena alam yang telah disebutkan di atas, salah satu yang paling menyita perhatian adalah terjadinya gerhana matahari.

Gerhana matahari selalu menjadi pusat perhatian masyarakat dan diumumkan jauh- jauh hari sebelum terjadinya gerhana tersebut. Gerhana matahari sendiri dibedakan menjadi tiga macam, yakni gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian (parsial), gerhana matahari cincin, dan gerhana bulan hibrid. Pada kesempatan kali ini kita akan membicarakan mengenai satu jenis gerhana matahari yang paling jarang kita dengar, yakni gerhana matahari hibrid.

Pengertian Gerhana Matahari Hibrid

Gerhana matahari terjadi dengan tampilan yang bervariasi, ada gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian, gerhana matahari cincin, dan gerhana matahari bibrida. Gerhana matahari total merupakan gerhana matahari dimana matahari tenggelam seluruhnya oleh bayangan bulan sehingga pada saat itu gelap seperti malam hari. Gerhana matahari sebagian merupakan gerhana matahari dimana matahari hanya akan tertutupi sebagian oleh bayangan bulan sehingga matahari tidak tertutup dengan sempurna.

Gerhana matahari cincin merupakan gerhana matahari dimana matahari akan tertutup oleh bayangan bulan namun hanya di bagian tengahnya saja. Dengan demikian matahari akan terlihat di bagian pinggirannya saja sehingga membantuk menyerupai cincin. Sementara yang disebut gerhana matahari hibrida adalah gerhana matahari yang berupa gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin yang terjadi dalam satu waktu secara berurutan. Hal ini menjadi sesuatu yang sangat unik dan langka. Bisa dikatakan bahwa gerhana matahari hybrid menjadi gerhana yang paling jarang terjadi diantara ketiga gerhana matahari lainnya.

Sebenarnya proses tejadinya gerhana matahari ini sama saja, yang membedakan hanyalah letak daerah yang ada di bumi sehingga ada daerah yang hanya mendapatkan gerhana matahari sebagian atau parsial, ada pula daerah yang mendapatkan gerhana matahari total, ada daerah yang mendapatkan gerhana matahari cincin, dan ada pula daerah yang mendapatkan gerhana matahari hibrida. Hal ini tergantung berbagai factor yang mempengaruhinya.

Proses Terjadinya Gerhana Matahari Hibrid

hybridGerhana matahari merupakan suatu fenomena alam yang terjadi ketika matahari – bulan – bumi berada di satu garis lurus. Fenomena ini sangat jarang terjadi, sehingga menjadi sebuah fenomena yang menakjubkan untuk dilihat. Proses terjadinya matahari hibrid secara umum sama saja dengan gerhana matahari jenis lain, namun ada beberapa apa hal yang menyebabkan gerhana tersebut tampak berbeda. Beberapa proses terjadinya gerhana matahari hibrida dapat diuraikan dalam beberapa tahapan. Tahapan- tahapan tersebut antara lain sebagai berikut:

  1. Proses gerhana matahari hibrida ini diawali ketika matahari – bulan – dan bumi berada pada satu garis lurus. Pada saat inilah maka terjadi gerhana matahari.
  2. Pada dasarnya, gerhana matahari hybrid bias terjadi akibat jarak antara bulan dengan bumi yang sangat bervasiasi pada setiap titik wilayah di bumi. Hal ini disebabkan karena bentuk bumi bulat serta orbit bulan yang bentuknya elips, bukan lingkaran yang sempurna.
  3. Gerhana matahari hybrid sendiri dimulai dengan fenomena gerhana matahari cincin. Gerhana matahari yang terjadi dan jarak bulan terlalu jauh akan menyebabkan terjadinya gerhana matahari cincin.
  4. Kemudian gerhana matahari total. Setelah gerhana matahari cincin, dengan terus bergerak mengelilingi orbitnya, bulan berada di jarak yang tidak terlalu jauh sehingga bisa menutup cahaya matahari dengan sempurna.
  5. Setelah gerhana matahari total, kemudian akan terjadi gerhana matahari cincin lagi. hal ini karena posisi bulan yang terus bergerak sehingga pada suatu waktu bulan kembali berada di jarak yang cukup jauh. Dengan demikian bulan kembali tidak bisa menutupi cahaya matahari secara sempurna lagi dan kembali membentuk gerhana matahari cincin.

Nah itulah beberapa proses terjadinya gerhana matahari hibrid yang diawali dengan posisi matahari – bulan – bumi berada pada satu garis lurus. Fenomena gerhana matahari hybrid sendiri biasanya diawali dengan terjadinya gerhana matahari cincin, kemudian berlanjut ke gerhana matahari total, dan kemudian kembali lagi ke gerhana matahari cincin sebelum gerhana berakhir. Namun ternyata tidak semua gerhana matahari hybrid berlangsung dengan demikian. Ada gerhana matahari hibrida yang bermula dari gerhana matahari cincin, kemudian diakhiri dengan gerhana matahari total. Fenomena gerhana matahari hibrid sendiri sudah beberapa kali terjadi di dunia. Beberapa fenomena gerhana matahari hibrid yang pernah terjadi di dunia akan kita bahas

Fenomena Gerhana Matahari Hibrid yang Pernah Terjadi di Dunia

Tidak dipungkiri lagi bahwa fenomena gerhana matahari memang merupakan fenomena alam yang selalu menyedot perhatian masyarakat, khususnya adalah gerhana matahari hybrid ini. Bagaimana tidak, fenomena langka ini terjadi dalam jangka waktu yang lama. Fenomena gerhana matahari lebih jarang terjadi daripada gerhana bulan, sehingga animo masyarakat ketika gerhana matahari terjadi juga lebih meriah daripada ketika terjadi gerhana bulan. Fenomena gerhana matahari ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis yakni gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian atau parsial, gerhana matahari hibrida dan gerhana matahari cincin. Beberapa fenomena mengenai gerhana matahari hibrida yang pernah terjadi dan dicatat sejarahnya antara lain sebagai berikut:


1. Fenomena gerhana matahari hybrid di abad 20

Fenomena gerhana matahari hybrid sudah terjadi sejak zaman dahulu.beberapa rangkungan sejarah gerhana matahari hybrid yang terjadi pada abad 20 antara lain sebagai berikut:

  • Gerhana matahari hybrid tanggal 23 Desember 1908 yang terlihat di Amerika Selatan, Antartikadan Afrika Selatan
  • Gerhana matahari hybrid tanggal 17 Juni 1909 yang terlihat di Asia Timur Laut, dan Amerika utara sebelah utara
  • Gerhana matahari hybrid tanggal 17 April 1912 yang terlihat di Amerika Selatan dan utara sebelah timur, Afrika barat laut, Eropa, Naher Osten
  • Gerhana matahari hybrid tanggal 28 April 1930 yang terlihat di Amerika utara, Asia timur laut
  • Gerhana matahari hybrid tanggal 3 September 1986 yang terlihat di Amerika tengah dan utara, Amerika selatan sebelah utara
  • Gerhana matahari hybrid tanggal 29 Maret 1987 yang terlihat di Amerika Selatan sebelah selatan, Afrika, Naher Osten

2. Fenomena gerhana matahari hybrid di abad 21

Setelah kita mengetahui gerhana matahari hybrid yang terjadi pada abad ke 20, selanjutnya kita juga akan mengetahui gerjana mataharihibrid yang terjadi pada abad 21. Gerhana matahari hybrid pada abad ke 21 antara lain sebagai berikut:

  • Gerhana matahari hybrid tanggal 8 April 2005 yang terlihat di Selandia Baru, Amerika Selatan dan utara
  • Gerhana matahari hybrid tanggal 3 November 2013 yang terlihat di Amerika selatan dan utara sebelah timur, Eropa selatan dan Afrika

Itulah beberapa contoh peristiwa atau fenomena alam yang menakjubkan yang berupa gerhana matahari hibrida yang ada di dunia. Diantara fenomena alam langka lainnya, fenomena alam gerhana matahari hibrid tetap menjadi fenomena alam yang menarik untuk diperhatikan dan yang paling unik karena paling langka terjadi. Diperkirakan bahwa gerhana matahari hibrida akan kembali terjadi pada tanggal  20 April tahun 2023 yang akan terlihat di Asia Tenggara, Australia dan Selandia baru. Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan mengenai gerhana matahari hibrida, semoga bermanfaat bagi pembaca semua.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Sunday 12th, November 2017 / 07:52 Oleh :
Kategori : Astronomi