Pasar Oligopoli: Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Keunggulan dan Kelemahannya

Manusia hidup bermasyarakat tidak lepas dari kegiatan perekonomian. Bahkan setiap haripun kita pasti terlibat dalam aktivitas ekonomi, seperti jual beli, pinjam meminjam, menerima bunga, menerima gaji, membayar sewa, dan lain sebagainya. Akan sangat mustahil apabila manusia zaman sekarang tidak pernah terlibat dalam kegiatan perekonomian sementara manusia yang hidup di masa sangat tradisional pun sudah mengalami kegiatan perekonomian, meskipun interaksinya tidak langsung dengan manusia.

Salah satu tempat yang penuh dengan kegiatan perekonomian adalah pasar. Kita pasti telah mengenal tentang apa itu pasar. Ya, pasar merupakan sebuah tempat bertemunya antara penjual dan pembeli yang menawarkan barang dagang dengan yang sedang mencari barang untuk kemudian diperoleh kesepakatan atas barang dagang dengan harganya. Pasar bisa kita temukan dimana saja karena hampir setiap wilayah, minimal kecamatan pasti memiliki pasar. Pasar yang mempertemukan langsung antara penjual dan pembeli disebut pasar konkret. Bahkan sekarang ini pasar ini tidak hanya berbentuk tempat dengan banyak pedagang disana namun bisa berbentuk abstrak atau yang disebut dengan pasar online atau pasar abstrak. Pasar online bisa kita akses melalui gadget baik itu hp, laptop, tablet atau lainnya yang terhubung dengan jaringan internet. Dengan demikian pasar semakin dekat dengan kehidupan manusia.

Jenis– jenis Pasar

Tahukah Anda, pasar ternyata tidak hanya memiliki satu jenis saja. Pasti kita juga pernah menemui pasar yang berbeda- beda antara satu dengan lainnya. Sebagai contoh pasar yang kita temukan adalah pasar tradisional dan ditempat lain kita memasuki supermarket yang lebih modern. Tidak hanya itu saja, terkadang kita memasuki pasar dimana barang yang diperjual belikan hanya satu jenis saja, namun di sisi lain kita menemukan berbagai barang dijual dalam satu tempat, semua ini telah dibeda- bedakan sehingga melahirkan berbagai jenis pasar. Beberapa jenis pasar adalah sebagai berikut:

  1. Pasar Monopoli

Jenis pasar menurut jenis barang yang diperdagangkan yang pertama adalah pasar monopoli. Pasar monopoli merupakan pasar yang mana barang yang diperdagangkan adalah barang yang langka dan penjual yang ada hanya berjumlah satu saja. Dengan demikian penjual tersebut menguasai pasar dan mampu menentukan harga barang yang diperjual belikan tersebut sesuai dengan keinginannya, dan tentunya dengan berbagai pertimbangan tertentu.

  1. Pasar Oligopoli

Jenis pasar selanjutnya adalah pasar oligopoli. Pasar oligopoli adalah pasar dimana jumlah penjual tidak begitu banyak atau hanya terdapat beberapa produsen saja namun jumlah pembelinya di pasar banyak. Dilihat barang yang diperjual belikan, di pasar oligopoli ini barang yang diperjualbelikan sifatnya homogen atau sulit untuk dibedakan meskipun produsennya berbeda- beda.

  1. Pasar Monopsoni

Pasar yang dikuasai satu pembeli, apabila perusahaan itu bukan sebagai penjual tetapi sebagai pembeli tunggal.

  1. Pasar Monopolistik

Pasar yang terdapat banyak perusahaan yang menjual hampir serupa tetapi tidak sama. Sebagai contoh ketika kita berkunjung ke Swalayan, maka kita akan menjumpai berbagai merk yang sama namun berbeda barangnya.

  1. Pasar Persaingan Sempurna

Selanjutnya adalah pasar persaingan sempurna. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar dimana barang yang diperjualbelikan jenisnya sama dan jumlah penjual ada banyak. Misalnya ketika kita berada di pasar batik, dimana penjual disana ada banyak dan jualannya adalah batik semua. Nah itulah yang dimaksud dengan pasar persaingan sempurna.

Nah itulah beberapa jenis pasar berdasarkan jenis barang dagang yang diperjual belikan. Pasar- pasar tersebut dapat kita temukan di sekitar kita. pada kesempatan kali ini ada jenis pasar yang akan kita bahas lebih dalam, yaitu pasar oligopoli.


Pengertian Pasar Oligopoli

Pasar oligopoli merupakan jenis pasar tidak sempurna dimana barang- barang yang diperdagangkan sifatnya homogen atau sulit dibedakan, seperti penjelasan yang telah dikemukakan di atas. Di pasar oligopoli kita akan menemukan beberapa produsen yang menjual barang- barang yang mana sifatnya homogen. Meskipun demikian, ada dikalangan produsen tersebut yang berkuasa atas produsen lainnya. Dan tindakan dari produsen yang berkuasa ini akan dapat mempengaruhi tindakan dari produsen lainnya yang berada di lingkup pasar tersebut. Jumlah pembeli yang berada di pasar oligopoli jumlahnya adalah banyak. Pasar oligopoli memang sedikit sulit untuk dibedakan dengan jenis pasar lainnya. Oleh karena itulah kita membedakan pasar oligopoli bisa dengan melalui ciri- ciri yang dimiliki oleh pasar tersebut.

Ciri- ciri Pasar Oligopoli

Jenis pasar ada banyak sekali, dan masing- masing dari jenis pasar tersebut memiliki ciri khasnya sendiri- sendiri. Begitu pula halnya dengan pasar oligopoli yang memiliki ciri- cirinya sendiri yang dapat kita gunakan untuk membedakannya dengan jenis pasar lain. Adapun beberapa ciri yang dimiliki oleh pasar oligopoli antara lain sebagai berikut:

  • Pasar dikuasai oleh beberapa produsen saja atau produsen yang ada jumlahnya tidak banyak namun tidak terlalu sedikit.
  • Jenis produk yang diperjual belikan adalah bersifat homogen sehingga sulit untuk dibedakan kualitasnya, namun berbeda coraknya.
  • Harga produk dari satu produsen dengan produsen lain cenderung sama atau perbedaannya sangat kecil.
  • Terdapat produsen yang berkuasa diantara produsen- produsen lainnya.
  • Kebijakan dari salah satu produsen penguasa akan mempengaruhi kebijakan dari produsen lainnya.
  • Harga produk yang berlaku di pasar biasanya mengikuti dari harga produsen yang produknya paling laris di pasar atau produsen terbesar.
  • Untuk memasuki pasar oligopoli akan terasa sulit bagi produsen baru.
  • Diperlukan strategi yang penting untuk dapat menarik pembeli, seperti misal dengan promosi dan juga inovasi produk.

Nah itulah beberapa ciri dari pasar oligopoli yang mencerminkan keadaan pasar tersebut. Pasar oligopoli mrupakan jenis pasar yang bisa kita temukan di sekitar kita. namun tidak hanya sampai disini saja, ternyata pasar oligopoli ini dibedakan menjadi dua jenis lagi. Adapun jenis- jenis pasar oligopoli ini akan dijelaskan sebagai berikut.

Jenis- jenis Pasar Oligopoli

Meskipun kita telah mengetahu tentang pengertian dan juga ciri- ciri pasar oligopoli, namun akan lebih baik apabila kita mengetahui tentang jenis- jenis pasar oligopoli tersebut. Jenis- jenis pasar oligopoli ada dua jenis, yaitu:

  1. Pasar Oligopoli Murni (Pure Oligopoli)

Pasar oligopoli murni merupakan pasar oligopoli dimana produk yang dijual bersifat identik atau sangat mirip sehingga untuk mebedakan sangat sulit antara produk dari satu produsen dengan produsen lain, baim dari segi kualitas maupun corak yang dimilikinya. Lantas untuk membedakannya, biasanya hanya berpatokan pada merk yang tertera pada produk tersebut. Adapu  contoh dari pasar pure oligopoli ini antara lain adalah air mineral, produk semen, minyak goreng, seng dan lainnya yang sangat mirip.

  1. Pasar tentunya dengan berbaga Oligopoli Terdiferensiasi (Differentiated Oligopoly)

Jenis pasar oligopoli terdiferensiasi ini merupakan pasar oligopoli dimana barang yang dijual bersifat homogen, sulit dibedakan atas kualitasnya namun bisa dibedakan berdasarkan coraknya. Corak yang dimaksud ini bisa saja dari bentuknya, dari aromanya maupun dari rasa yang dimilikinya. Adapun jenis pasar ini sebagai contoh adala pasar sepeda motor yang dibedakan atas bentuknya, sabun mandi yang dibedakan atas aromanya, maupun produk rokok yang dibedakan atas rasanya.

Nah itulah kedua jenis dari pasar oligopoli. Pada dasarnya keduanya sama saja, perbedaanya hanya pada bisa dibedakan atas coraknya, namun ada yang sangat sulit dibedakan meskipun melalui coraknya sekalipun. Selanjutnya apakah ada keunggulan atau kelemahan yang dimiliki oleh pasar oligopoli? Kita akan mebahasnya di bawah ini.


Keunggulan dan Kelemahan Pasar Oligopoli

Semua jenis pasar memiliki ciri- cirinya masing- masing. Dengan karakteristik yang berbeda  tersebut maka setiap jenis pasar memiliki keunggulan dan juga kelemahan, tidak terkecuali  pasar oligopoli. Adapun beberapa keuanggulan dan juga kelemahan yang dimiliki oleh pasar oligopoli adalah sebagai berikut:

  • Keunggulan pasar oligopoli

Pasar oligopoli merupakan pasar yang memiliki beberapa keunggulan, antara lain adalah:

  1. Produk memiliki kualitas terbaik

Keunggulan pertama yang dimiliki oleh pasar oligopoli adalah produk yang beredar di pasar memiliki kualitas terbaik. Hal ini karena dalam pasar oligopoli persaingan  sangat ketat. Dalam pasar oligopoli kualitas sangat diperhatikan sehingga seberapapun kualitas  berubah pasti dampaknya akan besar terhadap penjualan. Karena inovasi produk merupakan salah satu faktor yang penting, maka selalu dilakukan pengembangan produk dan juga kualitas produk yang terbaik.

  1. Harga produk standar dan sesuai keinginan konsumen

Dalam pasar oligopoli, pengusaan harga oleh produsen sangat lemah. Hal ini karena produk yang hampir sama, maka dari itulah harga yang dipatok juga standar. Produsen tidak akan bisa menaikkan harga terlalu tinggi. Karena jika hal itu terjadi, maka konsumen akan berpindah ke produsen lain yang menjual barang yang hampir sama.

  1. Banyak pilihan

Di pasar oligopoli jumlah produsen hanya terbatas. Meski demikian banyak variasi dari produk tersebut yang bisa menjadi pilihan bagi masyakat. Dengan banyaknya variasi dari produsen, hal ini bisa menjadi keuntungan sendiri bagi masyarakat karena bisa disesuaikan dengan selera masing- masing.

Itulah beberapa keunggulan yang akan kita temukan di pasar oligopoli. Melalui keunggulan yang telah disebutkan diatas dapat diketahui bahwa pasar oligopoli ini lebih menguntungkan konsumen karena selain banyak variasi, harga yang dipatok juga tidak terlalu tinggi.

  • Kelemahan pasar oligopoli

Selain memiliki keunggulan, pasar oligopoli juga memiliki beberapa kelemahan. Beberapa kelemahan dari pasar oligopoli antara lain sebagai berikut:

  1. Produsen baru sulit untuk masuk

Kelemahan dari pasar oligopoli yang pertama adalah sulitnya produsen baru untuk memasuki pasar.  Memang dalam memasuki pasar oligopoli bagi produsen baru terasa lebih sulit karena persaingan sangat ketat. Produsen selain harus bersaing dengan menciptakan produk yang berkualitas, juga memerlukan modal untuk iklan.

  1. Peranan produsen yang berkuasa akan sangat mempengaruhi pasar

Di dalam pasar oligopoli ada produsen yang sangat berkuasa di antara beberapa produsen. Tindakan produsen yang berkuasa ini akan sangat berpengaruh bagi pasar dan juga bagi produsen- produsen lainnya. Misalnya produsen yang berkuasa tersebut menurunkan harga, maka yang lain juga menurunkan harga. Atau jika produsen tersebut menaikkan harga, maka yang lain juga menaikkan harga, namun tidak melebihi produsen yang berkuasa tersebut.

  1. Banyak modal untuk iklan

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan, dipertimbangkan dan juga dilakukan selain variasi dan inovasi adalah iklan atau promosi. Perlu bagi produsen di pasar oligopoli agar masyarakat mengetahui akan produk yang dihasilkan. Hal ini karena semua produk di pasar oligopoli cenderung sama.

Nah itulah beberapa kelemahan yang ada di pasar oligopoli. Kelemahan di pasar oligopoli ini kebanyakan ditujukan kepada produsen selaku pihak yang menyediakan produk.

Contoh Pasar Oligopoli

Diatas sudah dijelaskan berbagai macam hal mengenai pasar oligopoli. Dari berbagai penjelasan di atas, kita bisa mengetahui beberapa contoh produk yang termasuk dalam pasar oligopoli diantaranya adalah produk semen, produk air mineral, produk sepeda motor dan lain sebagainya yang sesuai dengan ciri- ciri pasar oligopoli di atas.

Demikianlah informasi mengenai pasar oligopoli, mengenai pengertian, keunggulan, kelemahan dan juga contoh dari pasar oligopoli. Semoga informasi yang termuat dalam artikel ini bermanfaat untuk kita semua.

, , ,
Oleh :
Kategori : Ilmu Sosial