Sekilas Tentang Provinsi di Papua

Papua adalah nama salah satu pulau besar yang berada dikawasan Indonesia timur. Wilayahnya yang sangat luas menempatkannya sebagai pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland. Papua memiliki luas area sekitar 421.981 kilometer persegi dengan populasi penduduk hanya sekitar 3 juta saja. Akhir-akhir ini Papua mulai disorot publik bahkan dunia karena potensi sumber daya alamnya yang melimpah.

Dahulu kita mengenal Papua dengan nama Irian Jaya. Pengubahan nama dari Irian menjadi Papua dilakukan sekitar tahun 2000. Hingga saat ini Papua tercatat memiliki 2 Provinsi dengan 29 Kabupaten. Untuk lebih detailnya berikut adalah daftar provinsi di Papua.

  1. Provinsi Papua

Provinsi Papua bisa dikatakan sebagai salah satu provinsi terkaya di Indonesia. Provinsi yang beribu kota di Jayapura ini memiliki luas wilayah hampir 3 kali luas Pulau Jawa. Meskipun wilayahnya sangat luas, namun jumlah penduduk di Provinsi Papua masih sangatlah sedikit. Padahal daerah ini sangatlah kaya akan sumber daya alam seperti hasil hutan, pertambangan, pertanian, perikanan, dan pariwisata. Keasrian alamnya yang belum terlalu terekspos oleh manusia memberikan keuntungan tersendiri bagi Papua dalam hal terjaganya kelestarian habitat flora fauna asli Papua.

Provinsi ini memiliki banyak taman nasional dan keberagaman budaya yang tersebar di berbagai kabupaten. Ada 29 kabupaten/kota di Papua. Untuk lebih jelasnya, berikut data mengenai Provinsi Papua.

A. Geografi
Provinsi Papua memiliki luas daerah 317.062 Km2 dengan jumlah penduduk 3,486 juta (2014) terletak pada 130° – 141° Bujur Timur dan 2°25′ Lintang Utara – 9° Lintang Selatan

Batas Wilayah Provinsi Papua
Sebelah Barat : Provinsi Papua Barat
Sebelah Timur : Papua New Guinea
Sebelah Utara : Samudera Pasifik
Sebelah Selatan Laut Arafuru

* Hidrologi
– Sungai Baliem (Jaya Wijaya)
– Sungai Digul (Boven Digoel
– Sungai Bian
– Sungai Kamundan
– Sungai Lorentz
– Sungai Mamberamo
– Sungai Torsi
– Sungai Merauke

* Iklim
Iklim di Provinsi Papua tergolong iklim tropis dengan curah hujan bervariasi tiap daerahnya.
* Kondisi Tanah
Tanah di Provinsi Papua yang dimanfaatkan ialah sekitar 100.000 Ha dari total 410.660 Km2. Tanahnya berasal dari batuan sedimen yang kaya akan mineral, kapur dan kwarsa. Permukaan tanahnya didominasi lereng dan tebing. 10 jenis utama tanah di Provinsi Papua ialah tanah organosol, alluvia, litosol, hidromorf kelabu, resina, medeteren merah kuning, latosol, podsolik merah kuning, podsolik merah kelabu, podsol.

* Flora
Flora di Provinsi Papua rata-rata bersifat australis, artinya memiliki kemiripan dengan flora di Benua Australia. Flora di Provinsi Papua diantaranya ialah auranlaris, librocolnus, grevillea, ebny-dium, dll

* Fauna
Sama halnya dengan floranya, fauna di Provinsi Papua juga bersifat Australis. Ada bermacam-macam jenis fauna yang karakternya berbeda dengan fauna Indonesia bagian barat. Diantaranya ialah Cendrawasih, walaby, kasuari, mambruk dll.

B. Demografi

*Penduduk
Penduduk asli Papua sebagian besar ialah ras Melanesian. Ciri-cirinya :

-rambut keriting kecil
-berbibir tebal
-kulit hitam

*Kebudayaan
Di Papua terdapat berbagai kelompok suku dengan perbedaan bahasa dan adat istiadat. Ada sekitar 250 bahasa daerah di Papua dimana setiap sukunya mengenal sistem strata dalam masyarakat. Strata disana diklasifikasikan berdasarkan keturunan, kekayaan dsb. Hal ini sudah diwariskan turun menurun dimana strata dapat mempengaruhi kepemimpinan dalam masyarakat.
Sebagian suku pedalaman tetap mempertahankan kebudayaannya dengan utuh tanpa mau dipengaruhi oleh kebudayaan luar yang modern. Hal ini menyebabkan sulitnya modernisasi masyarakat asli papua.

*Agama
Sebagian besar penduduk Papua sudah memiliki agama dan kepercayaan sesuai asas Ketuhanan Yang Maha Esa. Namun demikian masih ada sebagian kecil (terutama suku pedalaman) yang menganut paham animisme.
Agama yang ada di Provinsi Papua diantaranya Kristen Protestan, Kristen Katholik, Islam, Hindu Bali dan Budha.

C. Transportasi
Di Papua sudah mendukung transportasi udara, transportasi darat dan transportasi air/laut.

D. Kabupaten dan Kota
* Kabupaten Asmat
* Kabupaten Biak Numfor
* Kabupaten Boven Digoel
* Kabupaten Deiyai
* Kabupaten Dogiyai
* Kabupaten Intan Jaya
* Kabupaten Jayapura
* Kabupaten Jayawijaya
* Kabupaten Keerom
* Kabupaten Kepulauan Yapen
* Kabupaten Lanny Jaya
* Kabupaten Mamberamo Raya
* Kabupaten Mamberamo Tengah
* Kabupaten Mappi
* Kabupaten Merauke
* Kabupaten Mimika
* Kabupaten Nabire
* Kabupaten Nduga
* Kabupaten Paniai
* Kabupaten Pegunungan Bintang
* Kabupaten Puncak
* Kabupaten Puncak Jaya
* Kabupaten Sarmi
* Kabupaten Supiori
* Kabupaten Tolikara
* Kabupaten Waropen
* Kabupaten Yahukimo
* Kabupaten Yalimo
* Kota Jayapura

E. Taman Nasional dan Pariwisata
* Taman Nasional Wasur
* Taman Nasional Lorentz
* Pegunungan Jayawijaya
* Danau Paniai
* Danau Sentani

2. Provinsi Papua Barat

Tak beda halnya dengan Provinsi Papua, kekayaan alam di Provinsi Papua Barat juga sangat melimpah. Pengelolaan sektor wisata disini juga sudah semakin maju. Provinsi Papua Barat beribukota di Manokwari. Selain sektor pariwisata, beberapa potensi daerah Provinsi Papua Barat ialah perikanan, pertanian, tambang dll. Berikut adalah sebagian informasi penting mengenai Provinsi Papua Barat.

A. Geografi
Provinsi Papua Barat memiliki luas wilayah sekitar 126.093 Km2 dengan jumlah penduduk 722.981 jiwa (2007). Letak  koordinatnya ialah 0 – 4° Lintang Selatan dan 124 – 132° Bujur Timur.

Batas Wilayahnya ialah :
Sebelah Barat : Laut Seram (Maluku)
Sebelah Utara : Laut Pasifik
Sebelah Timur : Provinsi Papua
Sebelah Selatan : Laut Banda (Maluku)

*Hidrologi
-Sungai : Bian, Kumbe, Maro, Pulau, Warswai, Wowei
-Danau : Ayamaru, Anggi Giji, Anggi Gita, Yamur, Yawasi

*Iklim
Iklim di Provinsi Papua Barat juga cenderung sama dengan iklim di Provinsi Papua yaitu beriklim tropis dengan curah hujan bervariasi disetiap daerahnya.

*Kondisi Tanah
Kondisi tanah di Papua Barat hampir sama dengan Provinsi Papua dimana permukaan tanahnya berupa tebing dan lereng. Jenis tanah di Papua Barat ialah latosol, resina, medeteren merah dan kuning, podsol, podsolik merah kuning, podsolik merah kelabu, litosol, alluvia, hidromorf kelabu.

*Flora
Jenis flora di Papua barat masih sama dengan flora di Papua yaitu bersifat australis.

*Fauna
Begitu juga dengan faunanya yang bersifat australis sebagaimana flora di Provinsi Papua.

B. Demografi

*Penduduk
Penduduk Papua Barat merupakan ras Melanesian dan sebagian kecil dari suku luar pulau yang tinggal disana. Kepadatan penduduknya masih relatif rendah.

*Kebudayaan
kebudayaan di Provinsi Papua Barat bisa dibilang lebih modern dibanding kebudayaan di Provinsi Papua. Hal ini dikarenakan banyaknya interaksi yang terjadi antara penduduk asli dengan pendatang luar yang membawa budayanya masing-masing. Selain itu juga karena pesatnya pembangunan dan sarana transportasi yang baik. Budaya asli penduduk setempat mulai terpengaruh dan berubah menjadi modern mulai dari kendaraan, mata pencaharian, pakaian, model rumah dll.

*Agama
Agama yang ada di Papua Barat diantaranya Kristen Protestan Kristen Katholik, Islam, Hindu Bali, Budha, Konghucu dan sebagian kecil menganut animisme.

C. Transportasi
-Transportasi Darat
-Transportasi Air/Laut
-Transportasi Udara

D. Kabupaten dan Kota
*Kabupaten Fakfak
*Kabupaten Kaimana
*Kabupaten Manokwari 
*Kabupaten Manokwari Selatan
*Kabupaten Maybrat
*Kabupaten Pegunungan Arfak
*Kabupaten Raja Ampat
*Kabupaten Sorong
*Kabupaten Sorong Selatan
*Kabupaten Tambrauw
*Kabupaten Teluk Bintuni
*Kabupaten Teluk Wondoma
*Kota Sorong

E. Taman Nasional dan Pariwisata
*Kepulauan Raja Ampat
*Pulau Masinam
*Desa Arborek
*Pantai Tanjung Kasuari
*Pagoda Sapta Ratna
*Pantai Dafior

Potensi Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang ada di Papua sangatlah besar. Untuk itu dibutuhkan pengelolaan yang tepat dan optimal. Diharapkan peran dari pemerintah dan segenap masyarakat mampu mewujudkan Papua yang lebih makmur dan sejahtera di masa mendatang. Semoga informasi mengenai provinsi di papua dapat bermanfaat.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Kepulauan