Lubang Putih : Pengertian – Proses Terbentuknya – Dampak dan Fakta Uniknya

Setelah beberapa waktu yang lalu, dunia astronomi digegerkan dengan penemuan berupa potret lubang hitam yang dahulu masih menjadi tanda tanya bagaimana bentuk asli dari lubang hitam. Akan tetapi, penemuan tersebut tidak serta merta membuat para ilmuan untuk berhenti melakukan penelitian lebih mendalam terutama mengenai lubang hitam. Para peneliti yang berasal dari segala macam disiplin ilmu terus bekerja untuk dapat menguak rahasia di balik lubang hitam, sesuai dengan teori relativitas umum yang pernah dikemukakan oleh Albert Einsten.

Ternyata penemuan lubang hitam bukanlah satu – satunya benda luar angkasa yang sudah ditemukan keberadaannya. Hingga saat ini, para astronom juga telah menemukan planet mirip bumi, galaksi terdekat dengan galaksi bima sakti dan lain sebagainya. Hingga saat ini, benda – benda langit tersebut yang sudah berhasil ditemukan, ternyata masih terus dipelajari lebih mendalam. Menurut beberapa peneliti, selain terdapat lubang hitam di luar angkasa juga terdapat yang namanya lubang putih atau white hole. Nah, bagi yang belum memahami apa itu lubang putih, berikut ini akan dibahas mengenai white hole atau lubang putih.

Apa Itu Lubang Putih?

Jika lubang hitam akan menarik masuk seluruh benda – benda luar angkasa termasuk planet hingga cahaya sekalipun ke dalam lubang, lubang putih justru kebalikan dari lubang hitam. Lubang putih akan mengeluarkan seluruh benda – benda luar angkasa dari dalam lubang. Sehingga dapat dikatakan jika lubang putih termasuk benda luar angkasa yang cukup unik, dan keberadaannya berdasarkan pada teori relativitas umum milik Albert Einsten.

Menurut para ilmuan, lubang putih seperti sebuah sumber energi dan materi, dan akan terus menerus memuntahkan energi serta materi ke ruang eksternalnya. Banyak ahli berpendapat jika lubang hitam dan lubang putih tersebut saling berhubungan. Ketika lubang hitam mulai terbentuk hingga mencapai batas tertentu, lubang hitam tersebut akhirnya akan berubah menjadi lubang putih. Sehingga dengan meneliti lubang hitam, para peneliti bisa menemukan kebalikan dari cara kerja lubang hitam yaitu lubang putih. Hal ini mengingat bahwa lubang hitam ternyata memiliki hubungan dengan sinar x dan beberapa partikel energi yang tinggi. Sehingga dengan meneliti pancaran gelombang radio dan juga fenomena alam lainnya, ada kemungkinan bisa mengetahui gambaran dari lubang putih tersebut.

Bagaimana Cara Terbentuknya Lubang Putih?

Konsep dari lubang putih sendiri muncul saat beberapa ahli astrofisikawan melakukan perhitungan secara matematis menyelidiki lingkungan yang berada di sekitar lubang hitam. Dengan mengasumsikan bahwa tidak ada massa yang berada di dalam horizon peristiwa. Lubang putih tercipta berdasarkan konsep matematika teoritis. Sehingga dapat dikatakan jika lubang putih bukanlah sesuatu yang benar – benar ada. Para astronom juga tidak menemukan adanya ledakan radiasi yang luar biasa untuk kemudian dikembangkan menjadi sebuah hipotesis berupa model lubang putih untuk nantinya bisa dijelaskan.

Jika di alam semesta ini benar – benar ada lubang putih, sesuai dengan prediksi matematika cara kerja lubang putih akan sangat berkebalikan dengan lubang hitam. Kita tahu jika lubang hitam akan menyerap semua materi yang berada di sekitarnya, namun lubang putih akan mengeluarkan semua materi ke luar angkasa. Salah satu dampak lain dari konsep matematika pada lubang putih yaitu bahwa lubang putih hanya ada dalam bentuk teori selama tidak terdapat setitikpun materi yang berada di dalam horizon peristiwa.

Jika ditemukan sebuah atom hidrogen memasuki wilayah horizon peristiwa, bisa dipastikan keseluruhan lubang putih akan runtuh. Dan jika memang benar lubang putih telah ada sejak terbentuknya alam semesta, sudah bisa dipastikan bahwa lubang putih runtuh sejak lama. Hal ini tentu dipengaruhi oleh kondisi alam semesta yang telah diisi oleh materi – materi liar.


Dampak Dan Kejadian Lubang Putih Dalam Sejarah

Hingga saat ini, belum ada catatan apapun yang berhubungan dengan lubang putih di dalam alam semesta. Seperti yang sudah disinggung diatas, jika keberadaan lubang putih hanya terdapat di dalam teori saja. Namun, ada beberapa ahli mengemukakan tentang bagaimana cara mengetahui keberadaan lubang putih tersebut. Menurut Roger Penrose untuk mengetahui keberadaan lubang putih yaitu dengan cara masuk ke dalam lubang hitam. Akan tetapi hal tersebut sangat tidak mungkin meskipun telah menggunakan peralatan yang canggih sekalipun.

Jika diibaratkan kita adalah sebuah partikel, hipotesis atau dugaan yang mungkin terjadi ketika memasuki lubang hitam yaitu:

  • Dari alam semesta, kemudian masuk ke dalam lubang hitam dengan melewati horizon peristiwa untuk selanjutnya tersedot hingga menuju cakrawala lubang cacing.
  • Dari cakrawala lubang cacing atau horizon dalam lubang hitam. Di titik ini bisa melihat masa lalu yang tidak terhingga dari alam semesta, hal tersebut tercermin pada singularitas repulsif gravitasi.
  • Setelah melewati lubang cacing, selanjutnya akan tiba pada cakrawala dalam lubang putih. Dari sini bisa melihat masa depat yang tidak terhingga dari alam semesta.
  • Saat memasuki lubang putih hingga akhirnya terlempar keluar menuju cakrawala peristiwa lubang putih. Di titik ini, bisa tahu mengenai masa lalu tidak terhingga pada alam semesta baru.

Hipotesis di atas tadi mungkin terjadi dan hanya berlaku pada lubang hitam Reissner-Nordstrom serta lubang hitam Schwartzchild. Ada yang berpendapat jika lubang hitam Reissner-Nordstrom merupakan lubang hitam yang mempunyai muatan listrik dan massa, namun tidak memiliki putaran atau spin. Sedangkan lubang hitam Schwartzchild mempunyai massa tanpa muatan listrik ataupun putaran. Namun, lubang hitam yang telah ditemukan di alam semesta mempunyai putaran atau dikenal dengan lubang hitam Kerr dan tidak memiliki muatan listrik. Para astronom berpendapat jika luar angkasa netral dari muatan listrik sehingga lubang hitam akan segera menjadi netral jika memang mengandung muatan.


Terdapat pendapat lain mengenai lubang putih yang diungkapkan oleh Marcelo Samuel Berman. Ia mengatakan jika alam semesta kita merupakan lubang putih. Dan sekarang ini kita hidup di dalam lubang putih yang dibuktikan dari pengembangan alam semesta. Pendapat lain datang dari Stephen Hawking, sebelumnya dia mengatakan jika lubang hitam dan lubang putih berbeda, hingga akhirnya ia mengatakan jika keduanya sebenarnya sama. Menurut Hawking alam semesta berada di dalam lubang putih hal tersebut tentu sama saat mengatakan jika alam semesta berada di dalam lubang hitam.

Fakta – Fakta Unik Dari Lubang Putih

Terdapat beberap fakta unik terkait dengan lubang putih, antara lain:

  1. Hingga sekarang keberadaan lubang putih masih sebatas teori yang pernah diungkapkan oleh para ilmuwan. Sedangkan untuk keberadaan secara nyata masih belum ditemukan buktinya.
  2. Menurut Prof. Michiku yang melakukan penelitian mengenai white hole atau lubang putih mengatakan jika secara teoritis kita dapat melakukan time travel (perjalanan waktu) dengan melewati lubang putih, namun secara praktek jelas itu tidaklah mungkin.
  3. Ada yang menjelaskan jika pembentukan material dari lubang putih sama seperti Big Bang atau fenomena terbentuknya alam semesta. Sehingga dapat dikatakan bahwa lubang putih disebut juga dengan Small Bangs.
  4. Lubang putih atau white hole tidak mempunyai titik koordinat ruang dan waktu yang pasti, sehingga sulit untuk dapat dideteksi keberadaanya. Ada kemungkinan kemunculannya bisa terjadi secara tiba – tiba dan di mana saja untuk melakukan aktivitasnya untuk kemudian kembali menghilang.
  5. Pada tahun 2005, terjadi sebuah tembakan sinar gamma dan berhasil direkam. Akan tetapi tembakan tersebut tidak diikuti dengan supernova yang biasanya memicu kehadiran lontaran sinar gamma. Ada yang berpendapat jika sinar gamma tersebut akibat dari runtuhnya lubang putih.

Demikian penjelasan mengenai lubang putih. Keberadaanya hingga saat ini masih menjadi misteri. Tapi mungkin seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi, ada kemungkinan bisa terkuak keberadaannya suatu saat nanti.

, , , , ,
Oleh :
Kategori : Astronomi