5 Cara Merasakan Bumi Berputar dan Dampak Jika Bumi Berhenti Berputar

bumi berputarKita tahu jika bumi yang kita tempati saat ini berputar. Tetapi, apakah kita bisa merasakan perputaran bumi tersebut? Lalu mengapa kita tidak merasa pusing?

Indonesia kebetulan terletak di garis khatulistiwa, hal ini menyebabkan bumi berputar dengan kecepatan 1.000 mil per jam di sekitar porosnya dan mengelilingi matahari dengan kecepatan 67.000 mil per jam. Dengan kecepatan seperti itu, seharusnya kita bisa merasakan gerakan berputar bumi. Namun nyatanya, kita tidak dapat merasakannya sama sekali. Hal ini disebabkan karena kecepatan tersebut sepenuhnya konstan.

Jika ada suatu pertanyaan mengenai, bagaimana kita tahu jika bumi dan planet – planet lain mengelilingi matahari dan bukan sebaliknya?

Pertanyaan ini cukup menarik. Untuk beberapa kurun waktu lalu, setelah pertanyaan ini diterima bahwa bumi dan planet – planet mengelilingi matahari. Padahal sebelumnya tidak ada bukti yang jelas jika bumi itu bergerak dan bukan matahari.

Seorang ahli astronomi, Aristarchus beranggapan jika bumi bergerak mengelilingi matahari sejak dia menemukan jika matahari berukuran lebih besar daripada bumi. Copernicus (orang yang mengemukakan pendapat jika planet mengelilingi matahari) berpendapat jika sistem tata surya memiliki pusat yaitu matahari dan itu lebih masuk akal.

Tetapi Copernicus tidak dapat membuktikan definisinya. Kepler berpendapat akan lebih mudah menentukan letak orbit di dalam tata surya, jika matahari menjadi pusatnya. Newton menjelaskan jika hal ini disebabkan oleh hukum gaya gravitasi. Jika gaya gravitasi bekerja, bumi dan planet – planet lain juga akan mengelilingi matahari , karena matahari memiliki massa yang lebih berat.

Mengapa kita tidak dapat melihat bumi saat berputar?

Hal yang serupa dapat dirasakan ketika kita tidak dapat melihat jarum menit pada jam tangan yang kita pakai bergerak. Jarum menit itu bergerak, hanya saja sangat lambat. Mungkin sebagian besar dari kita akan kehilangan momen pergerakan jarum menit tersebut meskipun mata kita fokus ke arah jarum menit pada jam tangan yang kita pakai. Para ilmuan melihat bukti dari rotasi bumi ketika mereka melihat awan yang sedang berotasi pada sistem yang bertekanan rendah atau tinggi. Selain itu, saat melihat badai yang berputar melawan arah jarum jam yang disebabkan oleh perputaran bumi.

Bagaimana kita bisa merasakan bumi berputar?

  1. Dari sudut pandang yang lain, kita bisa merasakan bumi yang kita huni ini berputar dengan cara melihat bintang yang sedang berotasi. Tempat yang cocok untuk melihat dengan jelas rotasi bintang yaitu di sekitar titik terdekat Bintang Utara.
  2. Cara lain yang bisa kita lakukan yaitu ketika kita menaiki kereta atau pesawat. Saat kereta atau pesawat yang kita naiki bergerak, kita tidak dapat merasakan gerakannya. Kecuali jika gerakan kereta atau pesawat diperlambat, dipercepat atau menyentuh tanah. Selama ada gerakan yang konstan seperti itu, kita tidak dapat merasakan gerakan. Begitu pun yang kita rasakan saat bumi berputar. Karena kecepatan putaran yang konstan, kita hampir tidak merasakan gerakannya.
  3. Jika kalian pernah menaiki komidi putar, pasti kalian pernah merasakan jika komidi putar berputar lebih cepat dibandingkan dengan putaran bumi. Bumi membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk berputar secara penuh. Saat bumi berputar, benda – benda seperti rumah, manusia, pohon, gedung dan lain sebagainya berada pada posisi yang tetap. Sehingga kita tidak dapat merasakan bagaimana perputaran bumi itu. Namun, yang bisa menjadi bukti jika bumi itu berputar adalah matahari. Matahari yang kita lihat setiap hari selalu muncul dari timur dan terbenam di sebelah barat, kemudian akan muncul keesokan harinya dari timur lagi, begitu seterusnya. Hal ini yang membuktikan jika kita bisa merasakan bahwa bumi itu berputar.
  4. Ada cara lain untuk mengetahui jika bumi itu berputar yaitu dengan melihat bulan. Pilihlah tempat yang sesuai dan cocok untuk melihat bulan. Kemudian perhatikan arah gerakan bulan tersebut. Bulan akan perlahan bergerak naik. Jika sedikit bersabar, memperhatikan bulan seperti ini membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Hal ini karena saat bumi berotasi, bulan perlahan – lahan bergerak dengan arah yang sama.
  5. Cara terakhir bisa menggunakan Pendulum Foucault. Beberapa ilmuan telah memamerkan pendulum ini di dalam sebuah museum. Museum ini terletak di Pantheon, Paris, Pancis. Di museum ini bisa melihat perputaran bumi. Dengan menunggu selama beberapa menit dan lihatlah pendulum akan perlahan berputar. Pendulum ini akan berputar sama persis dengan perputaran rotasi bumi setiap harinya.

Apa yang menyebabkan bumi berputar?

Planet bumi bisa berputar atau berotasi akibat dari sisa momentum gerakan yang berasal dari solar nebula (tempat semua planet dan matahari terbentuk).  Solar nebula tersebut akhirnya runtuh akibat dari ledakan supernova (Baca : Teori Big Bang) dan menghantarkan awan dingin yang mengandung molekul hidrogen. Setiap molekul hidrogen yang terdapat di dalam awan memiliki momentum sendiri – sendiri. Sehingga saat semua molekul tersebut berkumpul, momentum tersebut menjadi besar. Hal inilah yang mengatur nebula matahari sehingga dapat berputar dan membentuk cikal bakal planet.

Seiring besar massa sebuah benda maka semakin besar pula momentumnya. Material yang terkumpul akan terakumulasi membentuk planet akibat adanya gaya gravitasi. Planet juga mengalami perputaran akibat adanya penambahan materi yang bersatu dan sama halnya dengan solar nebula. Materi – materi tersebut akhirnya memadat dan karena adanya putaran, mereka tertarik ke arah inti pusat akumulasi. Hingga mengubah wujud menjadi bulat (sebagian besar planet berbentuk bulat).

Apa yang akan terjadi jika bumi berhenti berputar?

Mungkin pertanyaan tersebut muncul di pikiran kalian. Apa jadinya jika bumi berhenti berputar. Bagaimana kondisi alam ini. Berikut ini adalah hal – hal yang mungkin akan terjadi jika bumi berhenti berputar.

  1. Tubuh kita akan terbang dengan kecepatan sekitar 465 meter per detik. Tidak menutup kemungkinan jika nantinya tubuh kita akan berubah menjadi potongan – potongan kecil berukuran beberapa inci.
  2. Akan muncul angin topan yang berukuran super besar yang memiliki kekuatan setara dengan bom atom. Karena kecepatannya yang sangat cepat, seolah – olah angin tersebut membakar seluru benda – benda yang dilewatinya. Angin topan super tersebut juga diperkirakan akan menyebabkan erosi yang besar. Bahkan pegunungan tinggi akan mengecil dan memendek akibat angin topan super.
  3. Segala sesuatu yang ada di atas permukaan bumi akan terangkat dan terbang ke arah timur dengan kecepatan yang sangat tinggi kemudian akan jatuh. Kecepatan terbesar akan terjadi di sekitar khatulistiwa yaitu 1.000 mph dan sekitar 800 mph di sekitar kutub.
  4. Munculnya bencana tsunami yang memiliki gelombang yang cukup tinggi. Gelombang tsunami raksasa tersebut menyapu seluruh permukaan bumi.
  5. Selama bumi berputar, air terkumpul di satu titik yaitu di sekitar garis khatulistiwa karena adanya gaya sentrifugal. Jika bum berhenti berputar perairan akan membentuk dua lautan besar yang telaknya di kedua kutub. Sehingga di daerah khatulistiwa akan muncul sebuah benua baru berukuran besar.
  6. Akan terjadi gempa bumi (Baca: Proses terjadinya gempa bumi) yang dahsyat, gunung meletus dan badai di seluru belahan bumi. Planet bumi akan sedikit mengembang di bagian khatulistiwa dan rata di bagian kutub.
  7. Suhu bumi akan mengalami kenaikan yang ekstrim di salah satu sisi. Sedangkan di sisi lain bumi akan mengalami suhu yang super dingin.
  8. Medan magnet bumi akan hilang. Medan magnet pada intinya terbuat akibat adanya gerakan berputar bumi dan inti luar. Medan magnet berfungsi untuk melindungi bumi dari radiasi.
  9. Jarak bulan dengan bumi semakin dekat. Dan akhirnya bulan akan jatuh ke bumi.

Itulah tadi informasi mengenai cara merasakan bumi berputar beserta penjelasan lainnya. Semoga bisa menambah pengetahuan kalian.

, , ,
Oleh :
Kategori : Astronomi