Fenomena Halo Matahari : Pengertian – Proses – Dampak

fenomena halo matahariBerbagai fenomena alam sering terjadi di planet Bumi. Beberapa fenomena merupakan fenomena alam langit maupun fenomena alam yang menakjubkan, namun sebagian lagi merupakan fenomena alam sehari- hari yang sering kita rasakan. Beberapa contoh fenomena alam yang langka dan menakjubkan diantaranya kemunculan fenomena matahari kembar, fenomena alam bulan kembar, halo matahari, gerhana matahari, fenomena halo bulan, melintasnya komet dan lain sebagainya.

Sementara beberapa contoh fenomena alam yang sering terjadi contohnya adalah proses terjadinya pelangi, terbentuknya awan dan lain sebagainya. Namun seringkali kita tidak menyadari bahwa fenomena ini terjadi melalui berbagai proses. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai sebuah fenomena langka yang menakjubkan, yaitu fenomena Halo Matahari.

Pengertian Halo Matahari

Pernahkan Anda melihat matahari yang dikelilingi oleh cahaya yang berbentuk lingkaran bundar di sekitarnya? Hal ini terlihat matahari seolah dilingkari oleh sebuah cincin cahaya. Nah, itulah yang disebut dengan halo matahari. Jadi, halo matahari merupakan sebuah fenomena optis yang berupa lingkaran cahaya di sekitar matahari. Apakah fenomena halo ini hanya terjadi di sekitar matahari? Tidak.

Fenomena halo bisa juga terjadi di sekitar bulan ataupun lampu penerangan jalan dan kadang- kadang di permukaan Bumi sendiri. Fenomena halo ini biasa terjadi di berbagai sumber cahaya. lalu, apa sajakah yang menyebabkan terjadinya fenomena halo matahari ini? baik, kita akan membahas mengenai penyebab halo matahari di bawah ini.

Penyebab Terjadinya Halo Matahari

Fenomena halo matahari merupakan fenomena langka yang tidak biasa terjadi atau hanya terjadi pada waktu tertentu saja. sebenarnya apa sih yang menyebabkan fenomena ini terjadi? Apa yang menyebabkan munculnya lingkaran cahaya di sekitar matahari? Hal ini sungguh tidak lepas dari peranan pantulan cahaya matahari itu sendiri. Sebenarnya ada bermacam- macam fenomena halo, namun pada umumnya halo matahari disebabkan karena adanya kristal es yang berada di awan cirrus yang dingin sudah berada di ketinggian 5 hingga 10 km di atas lapisan troposfer.

Terjadinya fenomena halo matahari sangat bergantung pada bentuk dan juga arah kristal es. Jadi, fenomena halo matahari ini sangat erat kaitannya dengan adanya kristal es yang berada di salah satu awan yang ada di angkasa, yakni awan cirrus. Awan cirrus sendiri merupakan awan yang berbentuk tipis- tipis seperti bulu yang biasanya muncul tidak berkelompok. Lalu, bagaimanakah proses terjadinya fenomena halo matahari ini?

Proses Terjadinya Halo Matahari

Fenomena halo matahari terjadi karena beberapa proses. Seperti yang kita ketahui sebelumnya bahwa halo matahari akan terjadi apabila ada kristal es yang berada di awan cirrus. Lalu bagaimanakah prosesnya hingga tercipta cahaya indah yang mengitari matahari tersebut? Berikut merupakan beberapa proses terjadinya cahaya yang mengitari matahari atau halo matahari:

  • Terdapat sinar matahari

Fenomena halo matahari diawali dari adanya cahaya matahari karena cahaya itulah yang menjadi pokok dari terjadinya halo matahari ini.

  • Sinar matahari kemudian direfleksikan atau dibiaskan oleh permukaan es yang berbentuk batang atau prisma

Kristal- kristal es yang berada di awan cirrus ada yang berbentuk batang atau prisma atau mungkin yang lainnya. Nah, halo matahari terjadi ketika sinar matahari mengenai kristal es yang berbentuk batang dan prisma.

  • Sinar matahari menjadi pecah ke dalam beberapa warna akibat efek dispersi udara

Ketika sinar matahari mengenai bentuk kristal yang batang maupun prisma, cahaya matahari akan terpecah ke dalam beberapa warna seperti pada prose terjadinya pelangi

  • Pecahan sinar tersebut dipantulkan ke arah tertentu

Kemudian sinar matahari yang terpecah ke dalam beberapa warna tersebut dipantulkan ke arah tertentu (di sekitar matahari) dan menjadi cincin cahaya di sekitar matahari.

Nah itulah beberapa langkah dari proses terjadinya fenomena halo matahari. Selain melalui proses tersebut, halo matahari juga bisa terjadi karena terdapat debu- debu berlian atau kristal es pada saat cuaca sangat dingin ketika kristal es terbentuk di dekat permukaan bumi dan memantulkan cahaya. Pada waktu ilmu meteorologi belum banyak dikembangkan, manusia menggunakan fenomena halo matahari ini untuk meramalkan cuaca di wilayah tersebut.

Dampak Fenomena Halo Matahari

Fenomena halo matahari merupakan fenomena optik yang terjadi karena sebab- sebab alam. Sebenarnya tidak ada dampak khusus dari terjadinya fenomena ini selain efek keindahan. Namun sebagian masyarakat Indonesia sering mengaitkan fenomena ini dengan bencana alam yang akan terjadi (khususnya gempa bumi) beberapa hari setelahnya. Hal ini karena beberapa kali menjelang gempa bumi besar yang menimpa beberapa wilayah di Indonesia, fenomena halo matahari ini terjadi

Beberapa fenomena halo matahari terlihat di langit Indonesia. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Fenomena halo matahari di Padang tanggal 21 Oktober 2010
  2. Fenomena halo matahari di Yogyakarta tanggal 10 April 2018

Nah itulah fenomena halo matahari yang menghebohkan masyarakat di Indonesia. Demikianlah penjelasan mengenai fenomena halo matahari. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

, , , ,
Oleh :
Kategori : Fenomena Alam