Bumi adalah salah satu planet dengan makhluk hidup di dalamnya. Bumi adalah planet dengan permukaan yang tidak rata (Baca: Relief Permukaan Bumi Daratan dan Lautan). Akibat adanya relief permukaan bumi yang tidak rata, menyebabkan bumi memiliki banyak ekosistem. Ekosistem yang ada di bumi, dibagi menjadi dua. Yaitu ekositem darat dan air (Baca: Jenis-jenis Ekosistem Darat dan Air).
Ekosistem darat adalah hutan hujan, sabana, padang rumput, gurun, hutan gugur, taiga, tundra dan karst. Sedangkan ekosistem air adalah sungai, danau, rawa, ekosistem terumbu karang, ekosistem pantai, dan ekosistem laut dalam. Setiap ekosistem di bumi memiliki pengaruh dalam keseimbangan di bumi. Akan tetapi, akibat ulah manusia, banyak ekositem yang mulai kehilangan keseimbangannya. Pencemaran adalah salah satu perusak terbesar dalam ekosistem.
Sumber- Sumber Pencemaran Air dan Tanah
Air dan tanah adalah dua sumber yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Akan tetapi, akibat dari ulah manusia juga, air dan tanah menjadi tercemar dan rusak. Banyak faktor yang menyebabkan air dan tanah menjadi tercemar. Salah satunya adalah pembuangan limbah secara sembarangan. Pada dasarnya bumi memiliki kekuatan untuk menyembuhkan diri dan membersihkan diri dari zat pencemar.
Akan tetapi, zat pencemar yang mengandung zat kimia berbahaya, tidak bisa di hilangkan oleh alam, dan justru akan menyatu dengan air maupun tanah sehingga air dan tanah menjadi rusak. Sumber- sumber air pencemaran air maupun tanah di bumi telah menyebabkan bumi menjadi tidak seimbang. Sumber pencemaran tersebut antara lain (Baca: Sumber-sumber Pencemaran Air dan Tanah):
Akibat dari hal tersebut, bumi mengalami pencemaran. Manusia adalah salah satu makhluk yang berperan dalam pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, manusia juga yang harus menjaga lingkungan hidup agar selalu sehat, sehingga aman untuk ditinggali.
Kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia pada bumi, pada dasarnya dapat di sembuhkan oleh bumi itu sendiri. Akan tetapi, bumi yang mengalami kerusakan terus menerus, tidak akan memiliki kesempata untuk menyembuhkan diri sendiri.
Oleh Karen itu butuh upaya dari manusia untuk menjaga lingkungan hidup menjadi lebih sehat. Sebuah lingkungan hidup dapat dikatakan sehat jika memiliki lingkungan yang bersih. kebersihan dari lingkungan dapat dilihat dari air yang ada di lingkungan tersebut. Air yang bersih dapat dilihat dari 3 indikator. Yaitu fisika, kimia, dan bakteriologi.
Selain itu, vegetasi yang ada di suatu lingkungan juga membantu dalam menjaga lingkungan hidup agar menjadi lingkungan hidup yang sehat. Upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan hidup tetap sehat adalah dengan melakukan beberapa cara menjaga lingkungan hidup yang baik :
Baca Juga:
Siapa sangka ternyata negara Indonesia memiliki sejarah tentang letusan gunung berapi cukup banyak. Diketahui jika…
Hampir sebagian besar gunung berapi yang ada di dunia pernah mengalami erupsi atau letusan. Setiap…
Negara Indonesia merupakan negara iklim tropis dan hanya memiliki dua musim saja, yakni musim kemarau…
Gunung merupakan sebuah daerah yang sangat menonjol dibandingkan dengan sekitarnya dan dapat mencapai tinggi lebih…
Gunung memiliki keindahan dan pesonanya tersendiri terutama bagi para pecinta alam. Namun siapa sangka dibalik…
Nusa Tenggara Timur merupakan sebuah provinsi di negara Indonesia yang memiliki keindahan alam yang sangat…