25 Negara Dengan Pendidikan Terbaik di Dunia


Negara Dengan Pendidikan Terbaik bisa menjadi referensi bagi sebuah negara untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pendidikan seolah menjadi kunci kesuksesan sebuah negara agar bisa maju dan menghasilkan karya yang berkualitas. Dimana pendidikan yang diberikan terutama kepada generasi penerus bisa menjadi bekal mereka dalam menentukan sikap bagaimana harus bekerja dan menghasilkan dengan hasil terbaik, bahkan hingga bisa dikenal di luar atau mancanegara dengan membawa nama baik negara. Selain itu, pendidikan menjadi perbekalan manusia sejak kecil dalam bersikap. Selain lingkungan seseorang akan dipengaruhi pola pikir dan juga sikapnya berdasarkan pendidikan.

Negara Dengan Pendidikan Terbaik

Sayangnya untuk di Indonesia (Baca Juga : Macam-Macam Bencana Alam Di Indonesia) beberapa masyarakat masih rendah untuk berkeinginan untuk memiliki pendidikan, bahkan ke jenjang yang lebih tinggi. Apalagi ada masalah yang dinamakan pergantian generasi yang akan mengembangkan negara menjadi lebih baik lagi. Bagaimana bisa jika mereka tidak memiliki pendidikan yang layak dan tidak bisa bekerja. Ujung-ujungnya mereka hanya bisa mengemis atau bekerja yang mengandalkan otak, sedangkan penghasilannya dan kontribusinya tidaklah seberapa. Untuk itu ada sebagian negara yang menjadi percontohan negara lain di dunia yang menunjukan sistem pendidikan terbaik agar bisa menghasilkan generasi dan sumber daya yang berkualitas. Negara apa saja dan bagaimana tipe atau cara ajar pendidikan mereka ?

Top 16 Sampai 25 Negara Dengan Pendidikan Terbaik

Berikut kita sajikan daftar beberapa dengan pendidikan terbaik di dunia dimulai dengan peringkat ke 16 hingga peringkat ke 25 :

  1. Jerman
  2. Rusia
  3. Amerika Serikat
  4. New Zeland
  5. Israel
  6. Belgia
  7. Swiss
  8. Qatar
  9. Estonia
  10. Indonesia

Top 15 Sampai 1 Negara Dengan Pendidikan Terbaik

Berikut kita sajikan daftar beberapa dengan pendidikan terbaik di dunia dimulai dengan peringkat ke 15 hingga peringkat ke 1 :

15. India

Negara India memanglah miskin, namun mereka memiliki standar pendidikan yang tinggi. Dimana mereka menggunakan bahasa Inggris dan juga bahasa Hindi. Banyak juga masyarakat India yang berpergian ke luar negeri dan mendapatkan pekerjaan di luar, hal ini menunjukan bahwa India memang memiliki kualitas yang layak di mata Internasional, namun di India kurangnya pendidikan pertanian dan perkebunan (Baca Juga : Jenis Tanah Untuk Pertanian dan Perkebunan)

14. Australia

64% adalah angka yang mungkin didapatkan Australia sebagai negara yang menghargai kualitas pendidikan. Dimana mereka juga menghargai adanya pendidikan yang datang dari luar negeri dan mereka terus pelajari. Hal ini yang membuat negara dengan flora dan fauna dilindungi (Baca Juga : Cagar Alam Di Indonesia Beserta Flora dan Fauna yang Dilindungi) paling banyak terbuka dan memiliki ragam pendidikan yang tinggi. Mereka juga memiliki keahlian yang beragam dan juga hasil atau produksi yang sangat baik. Banyak hasil dari Australia yang dikenal banyak orang dan juga populer di dunia Internasional. Australia sendiri menjadi negara yang banyak di sasar oleh para pencari beasiswa di dunia untuk bisa bersekolah dan menuntut ilmu dari negara ini. Tak heran tingkat pendidikan Australia sangatlah bagus.

13. Austria

Austria terkenal akan negara yang bersikap netral, dimana palang merah dan tim penolong dunia berasal dari Austria. Namun kenyataannya ada hal yang lebih menarik dari pada Palang merah melainkan pendidikan yang baik. Banyak orang tua ekspaktriat mengakui bahwa pendidikan di Austria mencapai kualitas yang tinggi dan sangat baik. Mencapai 21% dari rata-rata global di Dunia (Baca:Laut Terdalam di Dunia) .

Meskipun ada beberapa yang tertinggal, namun jika di perkotaan India menggunakan sistem pernikahan seperti layaknya Inggris. Memang hal tersebut terjadi karena India memang dulunya dijajah di Inggris. Hal ini mungkin menyisakan beberapa sistem pendidikan yang membekas di India. Sayangnya banyak orang India yang sukses namun tidak ingin kembali ke negara mereka karena negara asal mereka termasuk negara berkembang. Hal ini juga terjadi beberapa pelajar yang mungkin berasal dari Indonesia yang tidak ingin kembali ke Indonesia.

12. Republik Ceko

Apa yang membuat Ceko termasuk salah satu negara yang memiliki pendidikan terbaik. Tentunya harga atau biaya pendidikan yang jumlahnya jauh lebih murah dibanding negara besar lainnya. Kelebihan ini menyebabkan banyak pelajar Ceko menjadi bebas untuk mengambil sekolah jenis apapun dan sekolah jurusan apapun. Selain itu, Ceko juga membiarkan siswanya mendapatkan beasiswa jika mendapatkan prestasi yang baik. Hal ini sering menjadi motivasi bagi para pelajar di Republik Ceko.

11. Polandia

Polandia termasuk salah satu negara yang memiliki  pendidikan berkualitas. Menurut para ahli (Baca: Pengertian Geopolitik Menurut Para Ahli), SDM (Sumber Daya Manusia) di Polandia sengaja dibuat untuk bisa mendirikan bisnis dan melebarkan sayap ke dunia Internasional. Hal seperti ini yang membuat Polandia dikenal karena bisnisnya yang maju dan juga banyak merajai banyak bisnis di dunia. Setelah berganti beberapa menteri tidak menutup kemungkinan bahwa Polandia tetap menjadi negara bisnis karena memang sengaja diarahkan menjadi negara yang berbasis atau berpendidikan usaha dan juga bisnis. Hebat bukan ?

10. Irlandia

Hampir 99% SDM (Sumber Daya Manusia) di Irlandia dapat membaca huruf dan menulis. Tingkat kesadaran akan belajar di negara ini sangatlah tinggi, meskipun sederhana hal ini dapat membuat Irlandia masuk kedalam negara yang memiliki sistem pendidikan terbaik di Dunia. Selain itu, Irlandia juga membiarkan anak-anaknya mengenyam pendidikan di luar Irlandia dan kembali untuk membangun negaranya.

9. Kanada

Kanada merupakan Negara yang mungkin terlihat santai dan tidak menunjukan ambisi akan sistem pendidikan, kenyataanya sistem pendidikan disana sangatlah baik. Dimana anda bisa memilih Kanada sebagai satu Negara yang memberikan ilmu sangat baik, tak jarang banyak mahasiswa Indonesia yang ingin bersekolah disana. Selain itu kanada hanya memberikan sekolah selama 190 hari dalam setahun dan banyak memberikan hari libur, tapi faktanya meskipun banyak hari yang diliburkan namun anak-anak Kanada memiliki pendidikan yang sangat baik dan pola berpikir yang sangat baik. Sama halnya dengan Finlandia, Kanada menunjukan bahwa menjadi negara dengan pendidikan terbaik tidak harus menekan anak-anak hingga ke level terendah.

8. Denmark

Denmark memiliki sistem pendidikan yang jelas dan juga terfokus. Dimana pendidikan di Denmark tidak hanya mengembangkan kualitas pendidikannya namun juga karakter yang dimiliki manusianya. Banyak masyarakat Denmark yang berhasil meneruskan ke jenjang yang paling tinggi dari sekolah yakni kuliah. Namun meskipun banyak orang yang menjadi lulusan sarjana, tetapi Denmark selalu bisa memenuhi lapangan pekerjaan untuk masyarakatnya. Walaupun di Denmark sendiri memang jauh dari Negara yang maju disekitarnya apalagi adanya pemanasan global (baca juga : Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global) yang menyebabkan wilayah Denmark tergeser, namun Denmark masih bisa maju dan menunjukan mereka bisa maju.

7. Hongkong

Hongkong memiliki kehidupan yang hiruk pikuk dan juga persaingan yang sangat tinggi, banyak fenomena masyarakat yang sudah renta dan tidak bisa bekerja atau tidak mendapat pendidikan tinggi hanya bisa tinggal di tempat tidak layak seperti kandang untuk hewan dengan penyewaan yang sangat tinggi. Ada juga tempat sewa yang hanya berukuran 4 x 3 meter yang diisi seluruh bagian rumah. Hal ini menyebabkan Hongkong menerapkan sistem pendidikan yang cukup tinggi. Agar SDM selanjutnya siap bersaing untuk bisa hidup di Hongkong. Hongkong merupakan negara yang mengikuti Inggris Raya yang menerapkan pelajaran teratur. Dimana Hongkong merupakan negara dengan kebutuhan tinggi dan pendapatan yang tinggi, sehingga pendidikan dan keahlian dibutuhkan di Hongkong untuk bisa bersaing dan bertahan hidup, era global (Baca: Dampak Pemanasan Global) juga menyebabkan hidup Hongkong sangat keras.

6. Belanda

Negara dengan letak geografis (Baca: Arti Letak Astronomis dan Geografis) yang unik, serta ciri khas kinci angin ini ini sangat terbuka pada apapun yang ada di luar negaranya, Ia juga membiarkan muridnya untuk melakukan studi perjalanan ke berbagai negara dan memberikan masukan kepada mahasiswa atau siswa lainnya. Bagaimana seharusnya menuntut ilmu, mendapatkan pengalaman dan juga mengaplikasikan ilmu dengan benar. SDM yang terbiasa dengan pemikiran terbuka membuat Belanda termasuk negara yang memiliki sistem pendidikan yang baik. Penjurusan akademik sudah ada sejak dini, sehingga mereka tidak perlu pusing memilah dan sudah mendalami minat dan bakatnya sejak dini.


5. Singapura

Singapura berhasil mengembangkan pendidikan ke tingkat yang tinggi dan jauh jika dibandingkan oleh Indonesia. Dimana negara Singapura sadar akan kebutuhan SDM yang harus disiapkan untuk memajukan negara kecil mereka. Selain itu, persaingan yang tinggi membuat Singapura mempersiapkan mental dan fisik serta pendidikan yang cukup bagi generasinya. Sehingga memberikan hasil akhir yang tidak hanya teori melainkan generasi penerus Singapura masih bisa mempertahankan negara kecil mereka dengan sukses ditengah persaingan negara maju.

4. Inggris Raya

Negara yang dipimpin oleh Ratu Elizabeth ini termasuk negara yang memiliki sistem pendidikan yang sangat baik, Inggris raya menerapkan sistem pendidikan otonomi yang memang menghasilkan cara belajar yang berbeda di setiap daerahnya. Namun sistem kerajaan ini memberikan sistem pendidikan yang berbeda efeknya. Seperti halnya banyak masyarakat Inggris yang mengalami sifat atau karakter individualis dan agak sulit bersosialisasi. Hal ini terjadi karena pendidikan menganut sistem kerjaan yang banyak akan aturan dan tertata.

3. Finlandia

Finlandia mungkin menjadi negara idaman banyak siswa, dimana Finlandia berkebalikan dengan Korea Selatan. Negara ini menerapkan kuliah gratis, biaya murah untuk fasilitas apapun bagi siswa dan mahasiswa dan juga tidak adanya pekerjaan rumah yang menjadi bawaan wajib pelajar di sekolah. Namun Finlandia menunjukan dapat menghasilkan kualitas yang baik meskipun tidak menerapkan sekolah yang terlalu menekan. Finlandia selalu mengacu kepada siswa yang mau belajar sesuai minat, kemudian diperdalam bukan siswa yang dipaksakan untuk memakan semua ilmu atau pelajaran. (Baca:Ruang Lingkup Manajemen Sumber Daya Manusia)

2. Jepang

Jepang memang terkenal akan kualitas pelajaran yang sangat tinggi, di Jepang pelajaran memang sangatlah sulit, mereka juga menerapkan nilai tinggi untuk mata pelajaran seperti sains. Namun uniknya di Jepang, anak-anak yang bersekolah hingga tingkat 3 sekolah dasar tidak mendapatkan pelajaran seperti layaknya subjek pelajaran. Melainkan mereka sekolah untuk membentuk kepribadian yang lebih baik dan juga matang. Seperti halnya membersihkan kelas, gotong royong, belajar berbagi dan juga belajar bagaimana bersosialisasi. Negara yang sering mengalami gempa bumi (Baca: Macam-Macam Gempa Bumi)  ini,  menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya pintar namun juga berkarakter. Sistem belajar ini banyak diikuti oleh negara besar yang memiliki SDM bermasalah.

1. Korea Selatan

Sebagai negara yang memiliki Sumber Daya Alam Terestrial yang kaya, Korea Selatan memiliki jadwal belajar gila-gilaan, memang banyak SDM di Korea berkualitas dan menghasilkan kerja yang benar-benar bagus. Tak jarang dari mereka memang bekerja di bidang teknologi dan juga perkembangan industri, karena kebutuhan intelegensi mereka akan hal-hal yang serius dan bersifat eksperimen. Namun dengan fenomena belajar gila-gilaan sebagian siswa merasa tidak mampu dan menyebabkan tingginya angka bunuh diri yang terjadi. Hanya karena ambisi tidak tercapai atau tidak kuat akan sistem belajar yang sangat menekan. Mereka bisa mulai belajar sejak pagi pukul 8 malam dan baru selesai pukul 8 malam kembali.

Menunjukan adanya sistem pendidikan yang maju dan menghasilkan generasi yang berkualitas menjadi tolak ukur dan panutan tersendiri bagi negara lainnya. Sehingga mereka bisa meniru untuk memajukan negaranya dengan pendidikan tidak hanya pembangunan atau ekonomi saja. Karena nyatanya sangatlah penting untuk bisa menghasilkan sumber daya yang berkualitas, termasuk untuk Indonesia.

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Friday 28th, April 2017 / 07:56 Oleh :
Kategori : Ilmu Sosial