Sponsors Link

Polusi Air : Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya

Advertisement

Air merupakan sumber kehidupan yang ada di Bumi (baca: jenis-jenis air). Sebagai salah satu planet di tata Surya, Bumi mempunyai kandungan air yang sangat banyak. Bahkan apabila dilihat dari luar angkasa, kita akan mendapati warna biru pada Bumi cenderung lebih banyak daripada warna yang lainnya. Hal ini menandakan bahwa perairan lebih luas dan lebih banyak daripada daratan yang ada di Bumi.

Pengertian polusi air

Banyak sekali jenis sumber daya alam yang diperlukan sekaligus disediakan oleh alam di Bumi ini. Ada air, cahaya matahari (baca: bagian-bagian matahari), tanah (baca: jenis tanah di Indonesia), udara (baca: ciri-ciri udara bersih dan sehat), dan lain sebagainya. Salah satu sumber daya alam yang sangat dibutuhkan adalah air. Namun sumber daya alam tersebut ternyata tidak selalu tersedia dalam keadaan bersih. Seiring dengan meningkatnya teknologi dan juga perkembangan zaman, kita akan menemukan banyak sekali sumber daya alam yang kotor dan tercemar.

Salah satunya adalah air. Air yang tercemar atau terkontaminasi oleh bahan- bahan pencemar ini kita kenal dengan sebutan polusi air (baca: pencemaran air). Polusi air merupakan suatu perubahan keadaan di tempat- tempat yang menjadi penampungan air, baik itu sungai (baca: manfaat sungai), macam- macam danau, macam- macam laut, waduk, rawa, dan lain sebagainya yang diakibatkan karena adanya aktivitas manusia yang berlebihan.  Tentunya perubahan yang melanda sumber air ini merupakan perubahan yang kearah negatif dan dapat merugikan banyak pihak.

Penyebab Polusi Air

Air pada dasarnya adalah sumber daya alam yang sangat murni dan berasal dari dalam Bumi dengan keadaan yang masih bersih. Air yang tercemar merupakan air yang tidak murni lagi karena tercampur oleh berbagai macam bahan- bahan sisa olahan atau limbah, serta bahan- bahan kimia lainnya. Lalu, apa sih yang menyebabkan polusi air ini dapat terjadi? Berikut ini merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan polusi air atau pencemaran pada air:

  • Sampah

Penyebab pertama dari terjadinya polusi air adalah sampah. Sampah ini merupkan sebab yang sangat umum dan seringkali terjadi di berbagai tempat. Sampah yang merupakan bahan sisa pakai ini ditimbun dalam suatu tempat. Kemudian tempat tersebut secara sengaja digunakan sebagai lahan untuk membuang sampah. Ketika sampah ini menumpuk dalam jumlah yang sangat banyak, maka hal ini akan menyebabkan berbagi macam kerugian.

Diantaranya, tumpukan sampah tersebut ketika tekena hujan akan menyebabkan adanya air yang kotor. Kemudian air tersebut bisa saja mengalir ke sumber air dan akan mencemarinya. Selain itu, kasus sampah yang dibuang langsung ke sumber air juga akan menyebabkan pencemaran pada air.

  • Limbah

Selain sampah, limbah juga seringkali menjadi penyebab pencemaran air yang sangat umum ditemukan. Limbah-limbah yang mencemari sumber ini berasal dari berbagai macam kategori, seperti limbah pabrik, limbah pertokoan, atau limbah rumah tangga. Apapun jenis limbah tersebut, namun yang namanya limbah tetap saja akan membawa dampak buruk dan juga kotor. Sebenarnya untuk kategori limbah cair, bisa saja dibuang di dalam sumber air yang mengalir seperti sungai maupun laut.

Namun limbah cair yang boleh dibuang ke sumber air mengalir ini adalah limbah yang sudah diolah atau disaring sehingga sudah tidak terlalu berbahaya. Tetapi jika limbah cair yang dibuang langsung ke sumber air tanpa adanya proses pengolahan terlebih dahulu, maka akan menyebabkan berbagai  dampak buruk.

  • Penggunaan bahan peledak

Kemudian hal yang memicu terjadinya polusi air lainnya adalah penggunaan bahan peledak pada saat mencari ikan. Hal- hal semacam ini biasanya dilakukan oleh nelayan- nelayan yang tidak bertanggung jawab. Bahan peledak tersebut apabila digunakan akan dapat mematikan banyak sekali biota laut. Bukan hanya ikan saja namun juga hewan laut lainnya dan tumbuhan- tumbuhan laut lainnya.

  • Penyebab alami

Polusi air selain disebabkan oleh berbagai bahan kimia dan juga aktivitas manusia, ternyata juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor alami. Penyabab alami yang menyebabkan polusi air adalah seperti sisa metabolisme dari makhluk hidup yang diarahkan ke laut. Meningkatkan tingkat nutrisi atau kandungan bahan- bahan organik sebagai hasil dari metabolisme pencernaan akan mengakibatkan eutrofikasi.

  • Kendaraan bermotor

Kendaran bermotor juga berperan dalam pembentukan polusi air, bukan hanya polusi udara saja. Kendaraan bermotor yang menyebabkan asap beracun setiap hari ini, ketika dilepaskan ke udara akan mengakibatkan terjadinya kontak dengan air dan akan berubah menjadi asam korosif yang ringan seperti asam klorida ataupun sulfat. Setelah itu air akan turun ke Bumi sebagai wujud hujan asam.

Asam tersebut kemudaian merembes melalui tanah dan akan bercampur dengan air tanah (baca: ciri-ciri air tanah artesis). Air tanah yang tercemar ini kemudian akan digunakan untuk kebutuhan konsumsi

Itulah beberapa benda yang dapat menyebabkan terjadinya polusi air. Selain benda- benda yang telah disebutkan masih banyak lagi benda maupun aktivitas lain yang akan menyebabkan terjadinya polusi air. Kitapun terkadang lupa atau tidak menyadarai bahwa tindakan kita juga dapat menimbulkan polusi pada air.

Dampak Polusi Tanah

sponsored links
Segala sesuatu yang ada di Bumi apabila terkontaminasi zat- zat polutan pastinya akan mempunyai berbagai macam dampak negatif, tidak terkecuali polusi air, berbagai mdampak dari adanya polusi air ini antara lian sebagai berikut:

  1. Menurunkan kadar oksigen yang ada di dalam tanah

Dampak dari adanya pencemaran air yang paling sering kita jumpai adalah menurunnya kadar oksigen yang ada di dalam air. Lalu, mengapa oksigen ini penting keberadaannya di dalam air? Karena oksigen digunakan oleh binatang- binatang air untuk bernafas dan juga digunakan oleh tumbuhan- tumbuhan air untuk melakukan fotosintesis. Maka dari itu ketika air hanya mengandung sedikit oksigen maka akan banyak binatang dan tumbuhan yang hidup di dalam air menjadi mati.

  1. Mengurangi cadangan air bersih

Dampak ini merupakan dampak yang pasti terjadi karena adanya polusi air. Bagaimanapun juga polusi air akan menyebabkan air menjadi kotor sehingga cadangan air bersih yang ada di Bumi akan berkurang karena banyak air yang tercemar. Hal ini tentu akan sangat merepotkan dan juga merugikan bagi banyak pihak, terutama manusia sendiri.

  1. Mengganggu keseimbangan ekosistem air

Polusi air juga akan mengganggu keseimbangan ekosistem air.  Bagaimanapun air merupakan komponen utama dan yang paling menonjol dari ekosistem air. Dalam ekosistem air, air merupakan rumah bagi berbagai macam komponen biotik, sehingga apabila air yang menjadi rumah tersebut tercemar, maka hal ini akan menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem.

  1. Menyebabkan erosi, banjir, dan tanah longsor

Polusi air juga akan menyebabkan berbagai macam peristiwa alam atau bencana terjadi. Bencana yang berpotensi timbul akibat adanya polusi air antara lain adalah erosi (baca: erosi tanah), banjir (baca: jenis-jenis banjir), maupun tanah longsor. Hal ini karena tanah yang tercemar akan menyebabkan banyak tumbuhan mati. Dan ketika tumbuhan mati, maka akan banyak bencana alam yang akan terjadi. Diantara bencana alam yang akan terjadi tersebut adalah erosi, tanah longsor, dan juga banjir.

Itulah beberapa dampak dari polusi air. Setelah mengetahui banyak dampak yang ditimbulkan, seharusnya kita harus lebih waspada dalam menjaga air.

Manfaat Air

Kita semua tidak bisa memungkiri bahwa air tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari- hari. Manusia dan makhluk hidup lain sangat membutuhakan air untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam tubuh manusia dan makhluk hidupnya lainnya sangat dibutuhkan cairan, dan air lah yang mengisi kebutuhan  cairan tersebut. Oleh karena itulah alasan mengapa manusia dan hewan membutuhkan minum.

Bahkan manusia dan hewan bisa menahan lapar untuk beberapa hari namun tidak bisa menahan minum untuk beberapa hari. Apabila manusia dan makhluk hidup lainnya tidak minum untuk beberapa hari, bisa jadi mereka akan mati. Itulah dasyatnya fungsi air bagi tubuh kita ini (baca: fungsi air hujan).

Selain untuk minum, air juga memiliki manfaat  yang sangat banyak lainnya. Kita tidak akan bisa menyebutkan secara lengkap manfaat air bagi kehidupan manusia dan juga alam karena saking banyaknya manfaat air tersebut. Beberapa manfaat dari air yang dapat kita rasakan dan alam rasakan  diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Sebagai kebutuhan pokok

Air sebagai kebutuhan pokok sudah dijelaskan sebelumnya bahwa manusia dan makhluk hidup lainnya sangat membutuhkan cairan utuk mengisi kebutuhan tubuhnya. Cairan yang akan mengisi kebutuhan tubuh ini bisa didapat dari air dengan cara meminumnya. Air yang diminum oleh manusia ini akan mengisi cairan di dalam tubuh manusia, sehingga bisa terasa segar kembali, manusia mendapatkan konsentrasinya kembali dan juga merasa bersemangat kembali.

  • Air sebagai kebutuhan sekunder

Jika kita ditanyakan apakan fungsi primer dari air, tentu akam kita jawab bahwa air digunakan untuk mengisi kebutuhan cairan yang ada di dalam tubuh. Namun apabila kita ditaya apakan fungsi sekunder dari air, maka jawabanyya akan banyak sekali. Sebenarnya yang dimaksud dengan fungsi sekunder ini adalah fungsi air dalam kehidupan sehari- hari. Fungsi air untuk kebituhan sehari- hari sangatlah banyak, seperti untuk mandi, mencuci, menyirami tanaman, sikat gigi, memasak, membersihkan perabotan, membersihkan sisa-sisa kotoran (cebok), dan lain sebagainya.

Sponsors Link

  • Menjaga kesehatan tubuh

Fungsi air yang selanjutnya adalah menjaga kesehatan tubuh. Banyak manfaat air untuk kesehatan. Manfaat yang paling terasa adalah sebagai penghilang dehidrasi, meningkatkan tingkat konsentrasi, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi sembelit, mengobati panas dalam, meeningkatkan sirkulasi darah, mencegah stroke dan serangan jantung, mengobati batuk sariawan dan lain sebagainya.

  • Menjaga kecantikan

Air juga sangat bermanfaat untuk menjaga kecantikan seseorang. Air ini dapat memelihara kelembaban kulit sehingga membuatnya lebih terlihat sehat dan juga awet muda. Kita bisa membandingkan dua orang yang berbeda sifat, yang satu banyak minum air putih sementara yang satu lagi tidak. Tentu kita akan melihat banyak perbedaannya. Orang tang suka meminum air putih akan terlihat lebih sehat dan segar daripada orang yang tidak banyak meminum air putih. Kulit orang yang bantyak minum air putih juga akan terlihat lebih halus dan tentunya jauh dari keriput.

  • Sebagai faktor penting bagi fotosintesis

Air juga merupakan salah satu syarat terjadinya fotosintesis. Tumbuhan tidak akan bisa melakukan fotosintesis apabila tidak ada air. Kita semua mengetahui bahwasannya fotosintesis merupakan proses tumbuhan untuk makan. Ketika tumbuhan tidak melakukan fotosistesis, berarti tumbuhan tersebut tidaklan makan. Akibatnya, tumbuhan tersebut lama- kelamaan akan layu dan mati.

Dan kita bisa membayangkan apa yang akan terjadi  apabila tumbuh- tumbuhan mati. Tentu kita akan merasa kesulitan, supplay oksigen yang ada di udara (baca: cara menjaga kelestarian udara) jelas akan berkurang, air tanah yang baik akan cepat habis, menimbulkan banjir, tanah longsor, dan lain sebagainya. Inilah mengapa air sangat dibutuhkan bagi tumbuh- tumbuhan.

  • Banyak binatang yang mati

Bukan hanya manusia dan tumbuhan saja yang membutuhkan air untuk bertahan hidup. Binatang atau hewan juga sangat membutuhkan air untuk dapat bertahan hidup. Binatang juga membutuhkan banyak cairan untuk membuat tubuhnya bisa beraktifitas, sama halnya dengan manusia. Oleh karena itulah air juga sangat dibutuhkan bagi makhluk hidup.

Ituah beberapa manfaat yang akan diperoleh dari air bagi kehidupan sehari- hari. Manfaat air ada banyak sekali. Bahkan kita tidak akan bisa menyebutkannya satu persatu karena saking banyaknya. Manfaat yang telah disebutkan di atas hanyalah sebagian kecil dari manfaat air. Masih banyak lagi manfaat air yang akan kita rasakan dalam kehidupan sehari- hari.

Sponsored Links

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 24th, June 2016 / 13:58 Oleh :
Kategori : Hidrologi